<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607</id><updated>2012-02-11T14:30:36.412+07:00</updated><title type='text'>Air Mata Peradaban</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>133</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-1349470505763667044</id><published>2011-11-12T17:28:00.004+07:00</published><updated>2011-11-15T11:08:05.252+07:00</updated><title type='text'>Kasi ringan beban dipundakku yaa Robbi....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-3bNYFClXWHo/TsHln0qljyI/AAAAAAAAAjg/34S9kV8cXro/s1600/lonely-climber3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-3bNYFClXWHo/TsHln0qljyI/AAAAAAAAAjg/34S9kV8cXro/s400/lonely-climber3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675069477778460450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terukir indah didalam Al Qur'an betapa bodohnya manusia, merasa sanggup diberi amanah oleh Sang Khalik. Dan kini aku semakin tahu apa arti amanah dan tanggung jawab itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam benakku, kini hari demi hari yang kujalani tak pernah sepi dari segala rasa resiko...seakan-akan mengajarkan aku arti menjadi seorang khalifah. Dan kini semuanya bermula, dimana segala pertanyaan butuh jawaban dari otak dan hatiku...jawaban yang tak hanya perlu ditanggung jawabi di atas dunia ini, tapi sampai akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga ketika aku hendak memutuskan suatu perkara, maka terbayanglah ribuan jalan sejarah bergegas menuju takdirnya, entah itu tentang nasib anak istri seorang teman, tentang nasib seorang penghianat yang tega melukaiku, atau tentang seekor kucing yang meminta sepotong daging didepan kamarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa penuh kuasa atas takdir-takdir mereka, karena dari semua keputusanku yang ditakdirkan Tuhan untuk aku ucapkan menjadi kenyataan hidup pada diri mereka...alangkah sombongnya aku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jika bukan aku yang mengucapkan itu semua, siapa lagi dan memang harus ada yang mengucapkannya, aku hanya menjadi yang terpilih diantara milyaran keputusan yang Tuhan takdirkan untuk keluar dari mulutku... Yaa Robbi betapa berat pundakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisakah aku hanya menonton saja melihat semua bermain dengan ceria seperti anak-anak ku yang begitu merindu bertemu abinya saat pulang kerja, atau ijinkan aku berada dibalik layar ini semua, tanpa perlu tahu bahwa keputusan itu aku yang tanggung jawabi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbi aku kecil tak ada arti dihadapan-Mu...&lt;br /&gt;Apalah arti aku ya Robb...yang menyandang beban begini hebatnya, aku tak kuasa untuk bisa mengurusi dosa-dosaku pada-Mu ya Robb, dan aku juga tak kuasa untuk memastikan anak-anakku dapat rejeki yang halal dari Mu lewat tanganku, urusan dunia dan akhiratku pun aku tak tahu pasti, neraka-kah tempat kembaliku atau aku diijinkan tidak oleh-Mu untuk menginjakkan kaki di syurga-Mu, pantaskah aku mengurusi orang diluar diriku yang semua takdir mereka Engkau yang kendalikan, aku ingin Engkau rontokkan satu-satu beban ini yaa Robb...agar tak bertambah dosaku pada orang-orang yang berharap terbaik dariku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini saatnya aku mengadu pada-Mu, atas segala keterbatasanku dan pengetahuanku tentang apa-apa yg aku hadapi kini, saat setiap orang menengadahkan tangan dihadapanku meminta pengharapan terbaik atas jalan hidupnya...lalu aku mengembalikan semuanya keharibaan-Mu meminta belas kasih-Mu agar aku tak salah mengambil keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berharap akupun Engkau berikan pengharapan terbaik ketika bermunajat dikolong langit dunia yang fana ini...meminta agar Kau matikan aku dalam kondisi keimanan terbaikku...atau saat darahku mengalir diantara debu jihad yang berterbangan saat membela kehormatan ummat nabi-Mu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijabah do'a ku yaa Robb...&lt;br /&gt;Seperti kucing yang kini sedang menyantap sepotong daging, hasil do'a-nya diharibaan-Mu untuk diberi rezeki dari tangan mungilku....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-1349470505763667044?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/1349470505763667044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=1349470505763667044' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1349470505763667044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1349470505763667044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2011/11/kasi-ringan-beban-dipundakku-yaa-robbi.html' title='Kasi ringan beban dipundakku yaa Robbi....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-3bNYFClXWHo/TsHln0qljyI/AAAAAAAAAjg/34S9kV8cXro/s72-c/lonely-climber3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-4303328330500945578</id><published>2011-10-15T00:34:00.004+07:00</published><updated>2011-11-15T11:11:57.026+07:00</updated><title type='text'>Surat untukmu Nabi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-UzViBZ1i0ro/TsHmiHX-bLI/AAAAAAAAAjs/nfPJf1j2Q0c/s1600/maulid-nabi%255B2%255D.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-UzViBZ1i0ro/TsHmiHX-bLI/AAAAAAAAAjs/nfPJf1j2Q0c/s400/maulid-nabi%255B2%255D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675070479233084594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum yaaa Rasulullah...&lt;br /&gt;Salam bagimu wahai baginda yang mulia &lt;br /&gt;Engkau mungkin tak pernah mengenalku...karena beribu jarak antara kita Ya Rasul mulia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku cukup mengenalmu wahai nabii yang kusanjung selalu...&lt;br /&gt;Ingin kukabarkan padamu wahai Rasulullah betapa aku merindukan melihat wajahmu...dan bertegur sapa denganmu...entah apa rasanya bisa berjumpa dengan mu walau hanya dalam mimpi &lt;br /&gt;Seperti dirimu yang pernah aku lihat sekali dalam mimpiku, dulu sekali..saat semua waktu masih bermula dan aku masih belia....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rasululullah ijinkan aku berkirim kabar dengan mu lewat tulisan ini...&lt;br /&gt;Kini ummatmu tengah terlunta-lunta wahai nabi...&lt;br /&gt;Diterjang gempa zaman yang memaksa mereka untuk lupa pada Robb kita dan tentunya dengan semua petuah-petuahmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang dapat menolong kami wahai nabi...benar tiada yang dapat menolong kami kecuali ketika kami berpegang kepada 2 warisan mu yang sangat berharga itu...Qur'an dan hadist dari mu...&lt;br /&gt;Wahai nabi yang begitu mencintai ummatnya...ingin kubaca berulang-ulang siroh tentang mu saat engkau hendak berangkat ke haribaanNya, saat bibir-bibir lemahmu disaat sakaratul maut berucap ummati-ummati-ummati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa teriris-iris hatiku wahai nabi ketika membaca itu semua..&lt;br /&gt;Engkau yang begitu mencintai kami sebagai ummatmu tak sanggup membalas semua cinta sucimu buat kami...hinanya kami wahai Rasul Allah yang mulia...ya hinanya kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun juga begitu, begitu banyak gumamanku untuk bisa mencintaimu tapi sangat sulit membuktikan itu semua, walau hanya mencicil semua sunnah mu satu-satu rasanya masih kurang saja untuk bisa membalas semua rasa cintamu kepada kami wahai nabi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rasulullah...siapakah yang dapat menolong kami saat duka-duka kami berserakan dijaman ini...tanpa pemimpin yang bisa membimbing kami menuju keridhoan Robb kita..&lt;br /&gt;Rasanya sulit sekali menyentuh dinding maghfiroh tanpa engkau hadir disini yaa Nabi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun aku...yang terlunta-lunta keimanannya...&lt;br /&gt;Terlalu tipis bedanya antara kebaikan dan keburukan yang aku kerjakan disini...&lt;br /&gt;Sulit sekali memberikan hidup ku bulat-bulat hanya untuk Robbil Izzati..tidak seperti sahabat-sahabat yang hidup dijamanmu...yang begitu bersemangat dalam beramal, selalu haus akan ilmu dari dirimu wahai nabi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai nabiyullah..Muhammad bin Abdillah aku pun rindu berziarah ke makam mu, makam yang diatasnya bernaung kubah hijau yang indah..&lt;br /&gt;Aku bercita-cita bisa ke makam mu wahai nabi...dan menumpahkan segala keluh kesah ini sambil berdo'a sudilah kiranya Alloh azza wajalla mengijabah do'a-do'a ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi do'aku pun pasti tak jauh dari urusan dunia...&lt;br /&gt;Pasti yang kudo'akan adalah diberik kekayaan rezeki yang banyak yang berkah yang halal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin tak pernah berdo'a bisa berjumpa dengan mu di padang mahsyar nanti....&lt;br /&gt;dan mengiba syafa'at darimu wahai nabii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do'akan aku wahai nabi...&lt;br /&gt;Agar kita bisa berjumpa suatu saat nanti...&lt;br /&gt;Bantu aku dengan do'amu ya nabi&lt;br /&gt;Agar aku bisa mendapat syafa'at darimu dan mendapatkan pengampunan dari Robb kita &lt;br /&gt;atas semua dosa-dosa dan maksiat duniaku....&lt;br /&gt;bantu aku wahai nabi ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allohumma sholli 'ala sayyidina Muhammad....&lt;br /&gt;Rindu dan air mataku untuk mu nabi...&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum...ya Rasulullah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-4303328330500945578?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/4303328330500945578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=4303328330500945578' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4303328330500945578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4303328330500945578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2011/10/surat-untukmu-nabi.html' title='Surat untukmu Nabi'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-UzViBZ1i0ro/TsHmiHX-bLI/AAAAAAAAAjs/nfPJf1j2Q0c/s72-c/maulid-nabi%255B2%255D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5863987031434187743</id><published>2011-07-25T06:38:00.003+07:00</published><updated>2011-07-25T06:52:50.874+07:00</updated><title type='text'>Ramadhan...engkau datang lagi kasihku....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-_ZoHFj9YOpo/TiywQ_SQZlI/AAAAAAAAAiE/J7dabhywU4g/s1600/doa%2B1.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 358px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_ZoHFj9YOpo/TiywQ_SQZlI/AAAAAAAAAiE/J7dabhywU4g/s400/doa%2B1.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633071039846049362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan...engkau datang lagi kasihku....&lt;br /&gt;Sematkan semangat ibadah dalam kealpaanku terhadap Tuhanku...&lt;br /&gt;Aku runtuh disini...dikaki langit bumi yang mendesakku untuk tidak berbuat dosa...&lt;br /&gt;Sungguh aku tidak tenang menjalani hidupku kini...tanpa kenyataan yang pasti bahwa aku dalam selimut ridho Illahi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan memang aku tak pernah sempurna mengabdi pada Robbku...selalu saja ada ambisi pribadi disana dan tak pernah ikhlas mendulang hidup hanya untuk memenuhi hak-hak Robbul izzati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai muak dengan semua titik hijrahku..selalu saja perahu yang berlayar itu aku bolongi geladaknya demi nafsuku&lt;br /&gt;Apakah yang sedang terjadi pada diriku wahai Robb?&lt;br /&gt;Apakah ini pertanda akhir dunia ku atau justru gunung yang akan berhasil aku lompati...&lt;br /&gt;Robb...sediakan kolam mandiku dalam Ramadhan ini...&lt;br /&gt;Agar aku bisa mandi sepuasnya dan membersihkan dosa-dosa karatku yang mulai membusuk...&lt;br /&gt;Aku tak pernah merasa jaya dan menang atas duniaku hanya saja aku tak pernah sanggup berucap bahwa hanya Engkau saja tujuan hidupku....&lt;br /&gt;Aku tak pernah sanggup berkata benar atas ibadahku tapi tetap saja aku berusaha menyakinkan bahwa Engkau selalu suka atas semua aktivitas maksiatku...&lt;br /&gt;Naifnya diriku wahai Robb....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan...engkau datang lagi kasihku...&lt;br /&gt;Izinkan aku wahai Robb berlama-lama didalam masjidMu sambil meruntuhkan air mata duka atas dosa-dosaku&lt;br /&gt;Izinkan aku wahai Robb untuk tau persis bahwa ayat-ayat Qur'an Mu dapat melunakkan hati kasarku dan mengobati luka-luka perih akibat maksiat denganMu...&lt;br /&gt;Izinkan aku wahai Robb untuk merasakan haus dan lapar dalam shoumku dan mendapatkan pahala terbaik sebagai balasan dari puasa ku itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasi izin aku wahai Robb...&lt;br /&gt;Engkaulah pelabuhan terakhirku.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5863987031434187743?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5863987031434187743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5863987031434187743' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5863987031434187743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5863987031434187743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2011/07/ramadhanengkau-datang-lagi-kasihku.html' title='Ramadhan...engkau datang lagi kasihku....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_ZoHFj9YOpo/TiywQ_SQZlI/AAAAAAAAAiE/J7dabhywU4g/s72-c/doa%2B1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2168684365433232509</id><published>2011-03-11T21:39:00.003+07:00</published><updated>2011-07-11T12:30:49.025+07:00</updated><title type='text'>Bungkam...</title><content type='html'>Jujur saja, aku telah jauh melangkah dari ini semua, dari segala cita-cita iman yang pernah aku idamkan, dari setiap hidayah yang tetap ada walaupun sedikit.&lt;br /&gt;Aku mengingkari segala keluguanku kini, yang ada hanya sombongnya langkah.&lt;br /&gt;Entah mulai dari mana untuk merestart semangatku, entahlah&lt;br /&gt;Aku sudah mulai melupakan masa kecilku, melupakan asalku yang berangkat dari kesendirian optimisme. Bahkan aku lupa dengan jiwa yang dulu begitu peka melihat setiap fenomena, mungkin ini akibat idealisme yang dulu kukubur dibelakang rumahku sesaat hendak berangkat meraih dunia.&lt;br /&gt;Semua berjalan cepat sekali dan tiba-tiba aku melihat rambut putih yang tumbuh dekat pelipisku.&lt;br /&gt;Dan aku mentertawakan itu semua. Seakan memang tak ada lagi sosok yang bisa aku teladani untuk benar menghadapi kesalnya hati.&lt;br /&gt;Cermin yang dulu aku lihat kini berubah menjadi sosok yang mati hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-2168684365433232509?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/2168684365433232509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=2168684365433232509' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2168684365433232509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2168684365433232509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2011/03/bungkam.html' title='Bungkam...'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-6833461464457733077</id><published>2011-03-11T21:16:00.002+07:00</published><updated>2011-03-11T21:34:57.043+07:00</updated><title type='text'>Milenium yang beranjak Pulang</title><content type='html'>Jagad ini mungkin sudah tua, sesuai dengan peradaban yang disandangnya. Aku bermimpi melihat cakrawala yang membiru diufuk sana, tapi tak tau apa artinya. Aku baru merancang hidup dengan segala suka dukanya. Menuju kefanaan yang berarti kematian. Semua merasa akan hidup selamanya demikian juga aku.&lt;br /&gt;Di jagad yang semua orang hidup ini, aku merasa tidak sendiri, berteman malaikat maut yang setiap saat mengintai langkah-langkahku.&lt;br /&gt;Masih saja orang-orang berjalan menuju kuburnya masing-masing demikian juga aku.&lt;br /&gt;Entah dijagad mana aku mati dan yang kutahu pasti kembali menuju kampung halaman yang sejati...akhirat.&lt;br /&gt;Aku masih punya seribu harapan dan mimpi, dan salah satunya berdiri diujung cincin saturnus yang bergerak perlahan.&lt;br /&gt;Aku tahu persis itu pasti terjadi, tapi mungkin tidak dengan raga kasar ini, mungkin dengan nyawa yang tak pernah bisa diam dan selalu dinamis ini, tidak.&lt;br /&gt;Mungkin tidak dengan dunia yang hingar bingar ini....tidak.&lt;br /&gt;Mungkin disunyinya laut dalam yang bergerak perlahan menuju surutnya.&lt;br /&gt;Mungkin tidak dengan benakku yang berisi pasir penuh debu bulan yang lebur.&lt;br /&gt;Seluruh buku-buku tanganku mencoba untuk membentuknya, tapi mungkin tidak dengan caraku tapi cara-Nya.&lt;br /&gt;Dan aku berlalu dengan kesedihan akan hilangnya tatapan tajam dari seorang pembunuh.&lt;br /&gt;Yang selalu saja berdiri diatas bayang-bayang yang aku duduki.&lt;br /&gt;Dialah masa laluku.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-6833461464457733077?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/6833461464457733077/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=6833461464457733077' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6833461464457733077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6833461464457733077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2011/03/milenium-yang-beranjak-pulang.html' title='Milenium yang beranjak Pulang'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-6320625509645990122</id><published>2011-01-26T19:02:00.002+07:00</published><updated>2011-01-26T19:05:53.847+07:00</updated><title type='text'>Sekali Hidup</title><content type='html'>"Jika hidup hanya sekali...lalu pahala seorang syahid sungguh merupakan janji dari Robb yang tak pernah ingkar janji...lalu mengapa kita masih saja disini...disesaki kemaksiatan dan kelemahan hati untuk membela setiap jengkal kehormatan ummat Muhammad dari penghinaan kaum kuffar...lalu mengapa kita masih saja disini..berkumpul dirumah-rumah dan bermanja-manja dengan anak-anak istri kita...sedangkan akhirat itu kekal abadi....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun yang lalu aku sempat punya cita-cita berhaji dan tak pulang-pulang karena langsung pergi ke negeri para mullah untuk menggadaikan diriku dihadapan Robb yang Maha Agung...&lt;br /&gt;Tapi kini rasanya semakin jauh dan jauh...cita-cita itu sepertinya tak kan pernah kuraih...karena mempersiapkan diri sebaik mungkin adalah modal utamanya, kini aku bukan tidak sedang menyiapkan apa-apa malah semakin tenggelam dengan semua hubuddunnya...aku lelah berharap menjadi pilihannya untuk bisa syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mungkin cita-cita itu hanya bisa dimiliki oleh seorang aktivis dakwah dulu sekali...ya dulu sekali ketika dia tak pernah merasakan nikmatnya punya keluarga, merasakan hangatnya dekapan anak-anak dan istri dirumah petak sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin harus mengumpulkan tekad kembali untuk menggulung memori indah bercita-cita syahid dimedan jihad...entah dimana yang kutahu ummat islam saat ini butuh pejuang dien untuk kembali tegaknya syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robb...suatu saat, ya suatu saat ketika panggilan itu tiba...kan kujawab dengan teriakan lantang menggema...&lt;br /&gt;Nahnu Sholahuddin...Nahnu Sholahuddin!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-6320625509645990122?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/6320625509645990122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=6320625509645990122' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6320625509645990122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6320625509645990122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2011/01/sekali-hidup.html' title='Sekali Hidup'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2417369215307952806</id><published>2011-01-06T17:56:00.002+07:00</published><updated>2011-01-06T18:11:59.061+07:00</updated><title type='text'>Inilah aku wahai Robb...</title><content type='html'>Wahai Robb...tak ada lagi asaku untuk tetap berada dalam hidayahMu...&lt;br /&gt;Tak satupun yang membuat ku pasti untuk bisa yakin dapat menginjakkan kaki disyurgaMu..&lt;br /&gt;Hamba merasa lemah berhadapan dengan hawa nafsu ini...&lt;br /&gt;Robb...ijinkan aku mengumpulkan kembali semua pengharapanku padaMu&lt;br /&gt;Dimana hati telah bercampur antara harap dan cemas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah aku wahai Robb...&lt;br /&gt;Dengan permasalahan hidup yang aku bawa kehadapanMu...&lt;br /&gt;Yang tak pernah berhasil aku hadapi sendiri tanpa bantuan dan pertolonganMu semata&lt;br /&gt;Tiada gerak tangan dan langkah kaki gegasku merebut hidayahMu kecuali kau ijinkan dia dapat bergegas...secepat mungkin menjemput pahala dan rejeki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah aku wahai Robb&lt;br /&gt;Dengan segala dosa-dosa yang kubawa kehadapanMu... untuk Kau ampuni sau-satu&lt;br /&gt;Untuk Kau bukakan pintu maghfirohMu seluas ciptaan Mu atas langit dan bumi diluar keleluasaan pikiranku yang terbatas dan sempit ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri aku kesempatan Wahai Robb untuk menjadi lebih berarti bagi orang-orang yang aku cintai...&lt;br /&gt;Beri waktu bagiku wahai Robb untuk menjadi yang terbaik dihadapan istri dan anak-anakku...abang-abangku...kakak-kakakku...&lt;br /&gt;Aku hina wahai Robb dan Engkau sungguh Maha Mulia&lt;br /&gt;beri setitik cahaya yang bisa membersihkan duka dan luka-luka hati karena bermaksiat padaMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robb titip salam untuk ayah bundaku...&lt;br /&gt;Karena kasih sayang merekalah aku hidup....&lt;br /&gt;Beri mereka pembalasan terbaik atas amalan mereka selama hidup didunia dan maafkan setiap inci kesalahan yang pernah mereka lakukan...&lt;br /&gt;Aku jadi saksi atas kebaikan mereka dan betapa besar budi balas yang tak sanggup dan tak sempat kutunaikan untuk mereka....&lt;br /&gt;Dan kini yang tinggal hanya kerinduan yang tak pernah berakhir, sekedar bisa bermanja-manja dalam buaian mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampaikan sholawatku atas Pemimpin akhir jaman...Muhammad bin Abdillah...&lt;br /&gt;semoga kesejahteraan selalu tercurah untuk baginda...&lt;br /&gt;dan aku selalu bermimpi berjihad disampingnya sewaktu beliau terdesak di uhud....dan aku rela menjadi tameng hidupnya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasbunallah wa ni'mal wakiil.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-2417369215307952806?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/2417369215307952806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=2417369215307952806' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2417369215307952806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2417369215307952806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2011/01/inilah-aku-wahai-robb.html' title='Inilah aku wahai Robb...'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-8451650998300554988</id><published>2010-10-25T19:38:00.003+07:00</published><updated>2010-10-25T19:57:58.002+07:00</updated><title type='text'>Pahlawan kesorean</title><content type='html'>Apa yang kalian lakukan dengan draft undang-undang itu...?&lt;br /&gt;Apakah pernah terbersit undang-undang yang banyak berpengaruh pada hajad hidup orang banyak itu telah membuat kita terkunci dengan intervensi asing...&lt;br /&gt;Berapa banyak BUMN yang sahamnya kalian serahkan kepada asing, sehingga ketika rakyat indonesia mempunyai hajad atas sumber daya tersebut harus membayar mahal...mahal sekali.&lt;br /&gt;Apa yang kalian lakukan dimeja-meja parlemen?&lt;br /&gt;tentu bukan hanya menorehkan paraf didaftar hadir untuk mengambil honor kehadiran kan?&lt;br /&gt;Atau membaca sekilas draft undang-undang untuk kemudian menyetujuinya tanpa kwatir konsekwensinya buat rakyat kita dimasa yang akan datang...&lt;br /&gt;Apa kalian hanya cari aman?&lt;br /&gt;Apa yang kalian pikirkan?&lt;br /&gt;Buntukah otak kalian gara-gara gaji dan tunjangan menjadi anggota parlemen...&lt;br /&gt;Terlalu besarkan gaji kalian sehingga sulit dan bingung bagaimana menghabiskannya?&lt;br /&gt;Hanya itukah yang kalian pikirkan dimeja-meja parlemen....tanda-tangan, membubuhkan paraf setuju dan oke didekat nomor halaman draft perjanjian yang nantinya menyesengsarakan 250 juta rakyat indonesia....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku masih mendengar tangis bayi-bayi miskin dinegeri ini....tanpa makan, tanpa jaminan hidup yang pasti...bukan salah orang tuanya mungkin, tapi karena mereka tak punya cukup akses untuk menuju pusat-pusat pemenuhan kebutuhan hidup....&lt;br /&gt;mungkin karena ekonomi yang tak merata ditambah listrik, air, minyak tanah, gas semua masih mahal dan perlu perjuangan untuk membayarnya dengan rupiah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus jadi orang kaya untuk bisa membantu mereka, mungkin karena seluruh pemimpin negeri ini tak sanggup memenuhi hasrat rakyat miskin dengan kekuasaan yang berada ditangannya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dimana mencari orang kaya yang mengerti kesulitan ini dan itu....&lt;br /&gt;Memberi tanpa diminta...&lt;br /&gt;Mengasihi tanpa perlu dikasih tau....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marunda, 18.30 wib&lt;br /&gt;(dipinggiran jakarta paling utara) saat melihat matahari ditutupi hujan sore ini......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-8451650998300554988?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/8451650998300554988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=8451650998300554988' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8451650998300554988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8451650998300554988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/10/pahlawan-kesorean.html' title='Pahlawan kesorean'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-571506516207772483</id><published>2010-10-25T19:18:00.005+07:00</published><updated>2010-12-09T10:09:27.196+07:00</updated><title type='text'>Go Home bro...</title><content type='html'>Aku sedikit merasa lega, ketika kutahu ada angin baik yang akan membawaku kembali pada jalan yang membuatku begitu nyaman....&lt;br /&gt;Jalan yang selama ini begitu jauh aku tinggalkan disana...dibalik gunung benak, dikedalaman samudra hati bernama hidayah....&lt;br /&gt;Betapa sesaknya dada ketika kita tahu bahwa kita telah jauh sekali berbelok kekiri...entah kejalan yang bernama apa...&lt;br /&gt;Gelap yang memburu menuju kenyamanan palsu bernama "tenang" atau Lorong yang bertuliskan buntu menuju ego...&lt;br /&gt;Lagi-lagi masalah istiqommah dan keimanan, kesempurnaan ibadah dan hal akhirat yang tak pernah selesai untuk digapai...&lt;br /&gt;Lagi-lagi masalah akhirat dan bagaimana membuat Tuhan kita begitu bahagia melihat kita berada dalam rel keabadian cintaNya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti bintang gemintang yang selalu berjalan didalam orbitnya, planet-planet diluar angkasa sana yang begitu patuh pada kodrat penciptaannya...semenjak dia hadir mungkin tak pernah kufur nikmat dengan cara melarikan diri dari orbitnya atau jika dia melakukannya maka dia akan hancur lebur karena tertabrak oleh orbit bintang yang lain....&lt;br /&gt;Aku yang manusia ini tak seperti itu....&lt;br /&gt;Begitu banyak benak dan mimpi yang menggelayuti anganku...&lt;br /&gt;Seribu cita-cita memenuhi otakku saat perjalanan pergi beranjak untuk berangkat bekerja...atau pulang menuju peraduan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kadang angan itu tak diridhoiNya...&lt;br /&gt;Mungkin terlalu picik, terlalu rakus dan serakah atau terlalu keji untuk dilaksanakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robb...izinkan aku pulang membawa masalah ini kehadapanMu...&lt;br /&gt;Izinkan aku bermalam-malam panjang di tahajudku yang hanya kuperuntukkan untukMu saja...&lt;br /&gt;Biarkan aku membasahi mataku dengan airmata penyesalan yang begitu mendalam akan kesia-siaan sehat ragaku, rezekiku, dan masih banyak ni'mat lain yang selama ini aku kufurkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan aku menghapus titik-titik noda hitam dihatiku satu-satu dengan dzikirku...&lt;br /&gt;Robb....aku rindu maghfirohMu...&lt;br /&gt;Bukakan untukku seluas langit dan bumi....&lt;br /&gt;Aku pulang wahai Robb...dan jangan biarkan aku kembali pada keberanianku menentang Engkau......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-571506516207772483?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/571506516207772483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=571506516207772483' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/571506516207772483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/571506516207772483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/10/aku-sedikit-merasa-lega-ketika-kutahu.html' title='Go Home bro...'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5677612262105906129</id><published>2010-09-29T17:39:00.004+07:00</published><updated>2010-09-29T17:57:10.010+07:00</updated><title type='text'>Bondan ft 2black-Bumi Ke Langit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TKMbWsy0xmI/AAAAAAAAAgI/w7dH9Vu9npY/s1600/apollo13-twothirds.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 396px; height: 396px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TKMbWsy0xmI/AAAAAAAAAgI/w7dH9Vu9npY/s400/apollo13-twothirds.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522287644881765986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;yeah... from the sea to the sky...&lt;br /&gt;i see reflection...&lt;br /&gt;check it out... everybody c'mon..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teori simple tak sekompleks teori darwin&lt;br /&gt;tapi tak gampang sperti coba menangkap angin&lt;br /&gt;contoh... standar manusia tapi standar yang mana?&lt;br /&gt;karna semua ingin lebih dari sebelumnya&lt;br /&gt;jika satu tambah satu sama dengan dua&lt;br /&gt;knpa hitunganku slalu saja tidak sama...&lt;br /&gt;mungkin saja karna faktor x&lt;br /&gt;atau mungkin manusia slalu ikuti teks&lt;br /&gt;terkadang anak panahku melesat jauh&lt;br /&gt;terkadang ku tangguh lalu kemudian jatuh&lt;br /&gt;aku coba bangkit meskipun sulit&lt;br /&gt;kecepatan penuh dari bumi ke langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff:&lt;br /&gt;ku coba untuk bangkit... bumi ke langit&lt;br /&gt;meski terasa sulit... dari bumi ke langit&lt;br /&gt;terbang melayang... bumi ke langit&lt;br /&gt;dari bumi ke langit... dari bumi ke langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;u... u... u... can see me when i drop...&lt;br /&gt;rise again... i rise again to the top!!!&lt;br /&gt;sperti ku turunkan kepala diatas debu&lt;br /&gt;saat bertemuNya walau jarang lima waktu&lt;br /&gt;mungkin ku rasa apa yang kau rasakan...&lt;br /&gt;dan mungkin kau tau rasanya bila tertekan&lt;br /&gt;sering ku bertingkah seperti charlie caplin&lt;br /&gt;tak banyak bicara, bergerak seperti mesin&lt;br /&gt;smoooth... seperti tanpa gerakan&lt;br /&gt;mereka berfikir mungkin ku tak punya tujuan&lt;br /&gt;aku coba bangkit... meskipun sulit&lt;br /&gt;kecepatan tinggi... dari bumi ke langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;back to reff:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bridge:&lt;br /&gt;yea...&lt;br /&gt;kucoba bangkit.... untuk keyakinan Yang Diatas&lt;br /&gt;untuk kenikmatan dan pada keyakinan Yang Diatas&lt;br /&gt;akan kurasakan...biar kurasakan nikmatnya bernafas, ketenangan......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5677612262105906129?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5677612262105906129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5677612262105906129' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5677612262105906129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5677612262105906129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/09/bondan-ft-2black-bumi-ke-langit_538.html' title='Bondan ft 2black-Bumi Ke Langit'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TKMbWsy0xmI/AAAAAAAAAgI/w7dH9Vu9npY/s72-c/apollo13-twothirds.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-7739795881349562122</id><published>2010-09-28T19:01:00.003+07:00</published><updated>2010-09-28T19:09:29.671+07:00</updated><title type='text'>Abadan illa akhiruzzaman....</title><content type='html'>Pertarungan antara haq dan bathil abadan illa akhiruzzaman....&lt;br /&gt;Begitu sulitnya mengumpulkan iman didalam dada, sesulit mendapat hidayah yang menyegarkan dada saat kita menghirupnya&lt;br /&gt;Tahukah kita betapa orang-orang yang bergelimang kemaksiatan bercampur hidup dalam kekelaman dunia gelap hendak keluar dari sana jika mereka sanggup untuk keluar?&lt;br /&gt;Tahukah kita betapa mereka sekuat tenaga mencoba untuk berada dalam kebaikan tetapi setan dan iblis masih menariki buntut dan ekor mereka untuk tetap dalam kesesatan?&lt;br /&gt;Begitulah nikmatnya hidayah...&lt;br /&gt;Tak semua orang beroleh kemuliaan...&lt;br /&gt;Seperti tak semua orang juga bisa masuk ke syurga...&lt;br /&gt;Berbondong-bondong orang yang pernah hidup didunia ini berminat ke syurga...&lt;br /&gt;Manusia sejak nabi Adam sampai akhir zaman kelak...berapa puluh milyar manusia berebut kesana...semuanya menuju kampung halaman....#AKHIRAT....&lt;br /&gt;dan aku salah satu pemburunya...&lt;br /&gt;Tapi sedih tak berujung ini masih menggayuti...&lt;br /&gt;Menyesali ketidak sempurnaan iman....&lt;br /&gt;masih lemahnya benteng diri ketika berhadapan dengan hawa nafsu serta iblis dan konvoi pasukannya....&lt;br /&gt;Seakan membuat jiwa kita putus asa meraih kemuliaan bagai seorang mujahid yang sedang meregang nyawa dimedan pertempuran melawan kebathilan...&lt;br /&gt;Sejatinya kita tak pernah berhadapan lansung dengan syaitan dan iblis...&lt;br /&gt;Diri kita sendirilah yang sedang kita hadapi...&lt;br /&gt;Iblis tak pernah membuat kita sesat....dia hanya menggoda kita untuk mengikuti jalannya.&lt;br /&gt;Sayangnya kita yang bodoh dan dhoif ini sering tertipu dan tidak menganggap setan dan iblis itu musuh....tetapi malah sebaliknya berteman dan mengakrabinya.....&lt;br /&gt;Marilah kita meminta kemurahan Robb kita untuk memaksa kita untuk tetap dalam kebenaran dan kesucian....&lt;br /&gt;Dan aku meratapi semua itu malam ini....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-7739795881349562122?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/7739795881349562122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=7739795881349562122' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7739795881349562122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7739795881349562122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/09/abadan-illa-akhiruzzaman.html' title='Abadan illa akhiruzzaman....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2284539159040166696</id><published>2010-09-11T23:50:00.002+07:00</published><updated>2010-09-12T00:01:42.272+07:00</updated><title type='text'>Seperti Biasa....Ramadhan Berlalu</title><content type='html'>Seperti yang sudah-sudah...Ramadhan pun berlalu, menyisakan sesak didada saat sholat magrib terakhir dipenghujung tgl 30 Ramadhan, seakan tak percaya Ramadhan berlalu dengan secepat kilat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja aku habiskan 23 juz Qur'an dan berharap bisa mengejar ketinggalan sebelum Ramadhan berakhir...tapi memang waktu terus bergulir tanpa tawar menawar dan dia bergegas menuju pintu perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap langit sembayu diujung kota Medan, mengintipnya perlahan lewat kaca jendela mobil seperti tidak mengucapkan kata selamat tinggal buatku...Ramadhan berlalu tanpa kata-kata...begitu angkuhnya....dan aku masih merasakan sesak didada saat sholat magrib terakhir dipenghujung tgl 30 Ramadhan, seakan tak percaya Ramadhan berlalu sekejab mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robb sudilah kiranya Engkau kirimkan pada hamba, seorang malaikat yang akan menuntun hamba untuk tetap semangat dalam keimanan, mencermati halal haramnya perilaku diri dan selalu memberi peringatan disaat khilaf menjelang...ooo malangnya siapakah aku...nabikah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robb begitu jahatnya fujur yang kumiliki, seakan tertawa gembira ketika Ramadhan berlalu...dan aku begitu bodohnya menuruti semua inginku akan dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampuni Dhoifku wahai Robb&lt;br /&gt;Sampaikan aku pada Ramadhan ditahun depan, amiiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-2284539159040166696?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/2284539159040166696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=2284539159040166696' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2284539159040166696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2284539159040166696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/09/seperti-biasaramadhan-berlalu.html' title='Seperti Biasa....Ramadhan Berlalu'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-3615214666746591091</id><published>2010-08-24T11:50:00.003+07:00</published><updated>2010-08-24T12:07:46.882+07:00</updated><title type='text'>Umur ummat Islam tinggal beberapa tahun lagi by Ust Ihsan Tanjung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/THNQpclbDGI/AAAAAAAAAfw/kI8yAPyj5YM/s1600/index.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/THNQpclbDGI/AAAAAAAAAfw/kI8yAPyj5YM/s400/index.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508835442182261858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kiamat akan segera tiba. Begitu tema yang sering diceramahkan muballigh muda, Muhammad Ihsan Arlansyah Tanjung (42). Tema Ma'rifatuz Zamaan atau Mengenal [tanda-tanda] Zaman itu disebarluaskan terus oleh Ihsan dengan "berpegang pada Al-Quran dan hadits-hadits shahih," tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contohnya adalah Al-Quran Surat Muhammad ayat 8, "Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat, (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba. Karena sesungguhnya telah datang syarat-syaratnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan syarat atau tanda-tanda (kecil) kiamat di antaranya tercantum dalam Hadits Riwayat Muslim dari eUmar bin Khaththab Radhiallaahu 'anhu, yang diriwayatkan pula oleh Ahmad dari Ibnu Abbas. Bunyinya, "Apabila budak perempuan melahirkan tuannya, dan ketika penggembala kambing yang telanjang kaki serta kekurangan pakaian tinggal di gedung-gedung tinggi.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah fenomena di atas sudah terjadi saat ini? "Sekarang ini, anak yang kurang ajar dan suka ngatur orangtua tidak cuma ada di Barat. Di negeri kita yang mayoritas Muslim pun terjadi, anak menyuruh ibunya begini-begitu. Seolah-olah anak itulah tuan, dan si ibu menjadi hamba sahaya," jelas Ihsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda lainnya adalah imraatus sibyaan (kekuasaan di tangan anak-anak). Itu bisa berarti bahwa penguasa di rumah tangga adalah anak-anak, bukan lagi orangtua. Atau, yang menjadi penguasa di masyarakat adalah orang yang berkarakter kekanak-kanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, maraknya pemutusan silaturahim antar sesama Muslim. Manusia masa kini rajin menggunakan telepon tetapi untuk urusan bisnis, bukan menelepon orangtua atau saudara. Alasannya sibuk, cari duit. Padahal kata Rasulullah, barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan diperpanjang umurnya, maka bersilaturahimlah. "Lucu kan jadinya. Kita sibuk cari duit tetapi justeru memutus silaturahim," ujar muballigh yang setiap Senin ba'da Subuh membahas "Tafsir Fii Zhilaalil Qur'an" karya Sayyid Quthb, di RCTI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa dan bagaimana huru-hara akhir zaman itu? Kapan akan terjadinya? Ihsan Tandjung menguraikan panjang lebar hasil bacaannya dari berbagai kitab kepada wartawan Majalah Hidayatullah, Pambudi Utomo, dan kontributor Nuim Hidayat. Selamat mencermati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fenomena yang terjadi di tengah masyarakat sekarang ini, tampaknya tanda-tanda kiamat atau akhir zaman sudah terjadi semua ya? Belum semua. Sudah kira-kira 95 persen, jadi masih ada 5 persen yang belum terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan akhir zaman itu tiba? Semenjak diutusnya Muhammad bin Abdullah menjadi Nabi, Allah Subhaanahu wa ta'ala sudah menvonis bahwa ummat beliau adalah ummat akhir zaman. Jadi pengertian akhir zaman itu sudah sejak diutusnya Nabi Muhammad Sallallahu eAlaihi wa Sallam (Saw) yang merupakan Nabi terakhir. Kenyataan bahwa kita adalah ummat akhir zaman menunjukkan bahwa kita saat ini hidup di akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hadits shahih, masa akhir zaman ini terbagi menjadi lima. Pertama, masa kenabian, saat Rasulullah masih hidup. Kedua, masa Khulafaur Rasyidin, mulai Abubakar, Umar, Usman, dan Ali. Ketiga, masa raja-raja menggigit (maalikan 'adhan), yaitu masa setelah wafatnya Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu eAnhu sampai runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah (1924). Keempat, masa maalikan jabariyan (penguasa diktator). Kelima, masa kembalinya sistem khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kita hidup di masa yang mana? Sekarang masa penguasa diktator, dan sedang hot-hot-nya. Ummat Islam sedang kalah. Tetapi itu memang sudah sunatullah, bahwa ada kalanya menang, ada kalanya kalah. Kita pun harus optimis, akan tiba waktunya ummat Islam memperoleh kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak penguasa diktator itu bisa dikalahkan kaum Muslimin? Begitulah menurut hadits. Kita akan berperang melawan Yahudi, dan Yahudi akan hancur. Yahudi akan diburu sampai manapun, sampai-sampai pohon dan batu pun bicara, "Hai kaum Muslimin, di belakangku ada Yahudi yang bersembunyi!" Kecuali pohon gharqad (semacam kaktus) yang merupakan pohon Yahudi. Jangan heran, sekarang pohon gharqad itu banyak ditanam oleh orang-orang Israel, untuk berlindung dari serangan kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud Yahudi itu khusus di Israel atau juga termasuk di Amerika Serikat (AS)? Yang pasti Yahudi Israel. Kalaupun kemudian Yahudi-Amerika pindah ke Israel, wallahu alam. Dan Yahudi yang pindah ke Israel itu berarti menyatakan diri sebagai musuh ummat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits diriwayatkan, sebelum akhir zaman tiba, kaum Muslimin akan berdamai dengan Bangsa Rum. Siapa yang dimaksud Rum itu? Saya cenderung menafsirkan Bangsa Rum adalah Eropa. Alasannya bersifat historis. Ummat Islam atau Bangsa Arab diapit oleh dua peradaban besar, yaitu peradaban Barat (Romawi) dan Timur (Persia). Peradaban Barat dipengaruhi oleh tadisi-tradisi ahli kitab (Yahudi maupun Nasrani). Timur dipengaruhi oleh kemusyrikan dan paganisme. Memang, sekarang ada perluasan akibat globalisasi. Pengertian Timur tidak lagi hanya Persia, tetapi juga China, India, dan lainnya. Mereka kategorinya bukan ahli kitab tetapi disebut al-Adyaan al-Ardhiyah atau agama-agama bumi yang banyak sekali dan didominasi paganisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sekarang perdamaian itu sudah berlangsung? Sekarang sedang berjalan, meski semu. Kenapa? Karena yang kini memimpin dunia bukan amiirul mu'miniin. Pemimpinnya adalah kalangan Rum, yang mengandalkan tradisi yang campur aduk dengan kebatilan sehingga muncul kezhaliman dan ketidakadilan. Jadi, perdamaian yang sekarang terjadi lebih tepat diartikan sebagai "kesepakatan untuk tidak berperang". Ini terjadi sejak berakhirnya penjajahan resmi oleh Bangsa Rum terhadap negeri-negeri kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya ada kontradiksi. Kaum Muslimin berdamai dengan Bangsa Rum, tetapi saat ini Rum justru dekat dengan musuh abadi ummat Islam yaitu Yahudi? Bukan dekat, tetapi pengertian tentang Bangsa Rum sendiri memang sudah campur aduk. Ada Nasrani dan Yahudi-nya sehingga sering disebut Judeo-Christian civilization (peradaban Yahudi-Nasrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula hadits yang menyatakan, di akhir zaman, Iraq akan diboikot oleh Bangsa Rum. Itukah yang terjadi saat ini? Ya, sudah dan sedang berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan terjadi setelah itu? Kalau mau dirangkai secara kronologis, cukup sulit ya. Tetapi di antara tanda-tanda menjelang batas akhir tanda kecil adalah mengeringnya sungai Eufrat dan ditemukannya gunung emas di bawah sungai itu. Nanti akan berduyun-duyun pasukan dari berbagai bangsa untuk memperebutkan emas itu. Setiap seratus manusia datang, 99 di antaranya tewas karena berebut emas. Dan Rasulullah Saw melarang kaum Muslimin ikut dalam perebutan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah itu berupa serangan AS dan sekutu nya terhadap Iraq, seperti yang terjadi beberapa saat lalu? Kalau itu berebut minyak atau emas hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kelak akan ditemukan emas dalam arti yang sebenarnya, bukan emas hitam? Saya meyakini itu memang emas yang sebenarnya. Isyarat Nabi tidak cuma bersifat maknawi tapi juga hakiki. Seperti isyarat akan munculnya Imam Mahdi, saya yakin itu bukan kiasan. Sosok Imam Mahdi memang ada. Begitu juga hadits tentang Dajjal. Dajjal adalah oknum atau person. Saat ini oknum Dajjal belum muncul, meskipun sistem dajjal sudah bisa kita rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sistem dajjal itu? Sistem dajjal adalah sistem kepalsuan, seperti yang berlaku sekarang ini. Orang menyebutnya sebagai The New World Order (Tata Dunia Baru), meskipun kenyataannya malah tidak ada tatanan. Yang disebut pejuang hak asasi manusia justru mereka yang sebenarnya teroris. Sedangkan mereka yang dituduh teroris justru sebenarnya orang yang mulia di mata Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang Anda maksud dengan sistem dajjal itu adalah tatanan kehidupan yang kini dikomandani oleh AS? Ya. Itu tercermin dalam lembaran uang satu dollar AS. Bagian depan uang itu bergambar Presiden AS pertama George Washington, bagian belakang bergambar piramid yang terpotong. Letak gambar piramid ada di belakang, sebagai isyarat bahwa di belakang AS itu ada kekuatan lain. Di atas piramid ada segitiga bergambar mata satu. Di atasnya ada tulisan annuit coeptis (semoga dia senang dengan proyek ini). "Dia" yang dimaksud adalah si Mata Satu. Di bawahnya ada tulisan novus ordo seclorum (tatanan dunia baru). Artinya, ummat seluruh dunia diharapkan masuk dalam proyek tatanan dunia baru dan menerima kepemimpinan si Mata Satu. Orang yang familier dengan hadits-hadits Rasulullah akan paham bahwa yang dimaksud si Mata Satu adalah Dajjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan sosok Dajjal akan muncul? Dajjal sudah ada sejak zaman Rasulullah Saw. Hal ini dijelaskan dalam se buah hadits shahih yang panjang, diriwayatkan oleh Muslim dari Fathimah binti Qais. Ada seorang pengembara Nasrani yang terdampar di sebuah pantai, ia turun dari kapalnya kemudian bertemu dengan binatang aneh. Binatang itu mengantarkannya ke sebuah biara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di biara ada seorang lelaki yang terpasung. Si terpasung langsung bertanya, "Apakah sungai Tiberia sudah mengering? Apakah sudah muncul seorang lelaki yang bernama Muhammad yang disebut sebagai Nabi akhir zaman? Apakah lelaki itu sudah diusir oleh penduduk di negerinya sendiri?" Pengembara Nasrani itu penasaran, kemudian dia menelusuri Jazirah Arab untuk mencari lelaki yang dimaksud. Dia pun bertemu Muhammad Saw. Dia bertanya kepada Nabi, "Siapa orang yang dipasung itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi kemudian menyatakan bahwa lelaki itu adalah Dajjal. Namun Dajjal tidak akan muncul sebelum Imam Mahdi keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan Imam Mahdi keluar? Menurut Rasulullah Saw, salah satu tandanya adalah meninggal atau terbunuhnya seorang khali fah. Namun kekhalifahan sekarang kan sudah tidak ada. Menurut saya, khalifah yang dimaksud itu adalah seorang pemimpin negeri Muslim yang sangat nyata. Amin Muhammad Jamaluddin, penulis buku "Umur Ummat Islam" asal Mesir, menafsirkannya sebagai pemimpin Kerajaan Arab Saudi. Kalau memang betul itu, berarti sudah dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda setuju dengan pendapat itu? Tidak setuju sepenuhnya. Saya look and see aja. Tetapi saya yakin bahwa hadits yang menyatakan wafatnya khalifah itu memang benar. Menurut hadits itu, kelak Al-Mahdi akan muncul lalu dibaiat oleh sekelompok pemuda di Ka'bah. Penguasa semenanjung Arab akan langsung mengirim pasukan untuk menangkap para pemuda itu. Tetapi pasukan itu akan dibenamkan ke dalam bumi oleh Allah Swt, kecuali dua orang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya sengaja diselamatkan agar bisa menceritakan kepada publik bahwa teman-teman mereka telah tenggelam ke dalam bumi. Begitu kabar ini tersiar, semua Mu'min yang paham hadits-hadits shahih tentang munculnya Al-Mahdi akan sadar bahwa Imam Mahdi telah muncul. Mereka akan berbondong-bondong untuk berbaiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika dihubungkan dengan umur ummat Islam? Menurut Muhammad Amin Jamaluddin, ketika dia menafsirkan beberapa hadits mengenai umur ummat Yahudi, Kristen, ummat Islam, diisyaratkan umur ummat Islam itu 1500 tahun. Sekarang sudah 1424 Hijriah, jadi tinggal 76 tahun lagi. Itu belum dipotong waktu perjuangan Muhammad ketika di Makkah, yang memakan waktu 13 tahun. Jadi umur ummat Islam tinggal kira-kira 63 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau masa kekhalifahan di akhir zaman --yang menurut hadits akan berlangsung 40 tahun-- terjadi pada masa damai, maka huru-hara besar itu akan terjadi dalam kurun waktu kurang dari 23 tahun ke depan ini. Kemunculan khilafah akan didahului oleh terjadinya huru-hara, dimana kaum Muslimin berada di bawah komando Imam Mahdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan Imam Mahdi juga akan ditandai dengan munculnya bintang berekor atau komet. Menurut yang saya dengar dari para astronom, komet akan muncul tahun 2022. Jadi kalau pada saat itu muncul Imam Mahdi, sebuah perhitungan yang sangat mungkin. Bisa jadi kemunculan Imam Mahdi justru akan lebih cepat daripada itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ciri-ciri khusus Imam Mahdi itu? Menurut Rasulullah Saw, namanya seperti nama Rasulullah dan ayahnya pun sama dengan ayah Rasulullah. Ia juga disebut-sebut ngomongnya kurang lancar, sehingga kalau bicara harus menepuk pahanya dulu. Apakah itu berarti ia gagap, wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat muncul, Imam Mahdi berusia berapa? Kira-kira seusia Nabi ketika pertama kali perang. Rasulullah pertama kali perang ketika usianya sekitar 55 tahun, Perang Badar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu, saat ini sebenarnya Imam Mahdi sudah ada ya? Ya, sudah ada, tapi oleh Allah Swt belum dimunculkan. Kalau sekarang kita tidak tahu Imam Mahdi itu siapa, bukan hal yang aneh, karena memang ia fenomena yang akan muncul mendadak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah sudah ada beberapa orang yang mengaku sebagai Imam Mahdi? Tidak bisa. Imam Mahdi itu dibaiat oleh 313 pemuda di Kabah. Jumlah itu sama dengan pasukan Perang Badar. Baiatnya bersifat terbuka, meskipun sebenarnya Imam Mahdi enggan dijadikan pemimpin. Kalau ada yang mengaku-aku Imam Mahdi, itu omong kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kelak Imam Mahdi akan memimpin kekhalifahan Islam? Ya. Sebelum itu ia akan memimpin beberapa peperangan dalam rangka meruntuhkan Tatanan Dunia Baru ini. Perang meruntuhkan maalikan jabariyan (penguasa diktator) ini dimaksudkan untuk mewujudkan The Next World Order (Tatanan Dunia Kelak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan apa saja itu? Ada empat perang besar. Pertama, perang melawan penguasa semenanjung Arab. Kaum Muslimin menang. Kedua, perang melawan penguasa zhalim Persia, juga menang. Ketiga, pe rang melawan Rum atau Eropa, juga menang. Terakhir perang melawan Dajjal dan 70 ribu tentara Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Imam Mahdi sedang berkonsolidasi di Damaskus (Suriah), waktu shalat Shubuh tiba. Iqamat dikumandangkan, lalu Imam Mahdi hendak maju menjadi imam. Muncul tanda besar kedua akan terjadinya hari kiamat, yaitu Isa eAlaihissallam (As) turun di Menara Putih, masjid sebelah timur Damaskus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Mahdi memohon agar Isa yang menjadi imam shalat. Namun Isa As menolak, "Demi Allah, inilah kelebihan ummat Muhammad, sebagian engkau menjadi pemimpin sebagian ummat lainnya. Engkau pemimpin ummat ini, Imam Mahdi, Engkau yang memimpin shalat. Aku menjadi ma'mum."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah shalat, mereka bertolak menuju hari bertemunya dua pasukan. Yaitu pasukan kaum Muslimin yang dipimpin Imam Mahdi dan Nabi Isa As, melawan pasukan Yahudi yang dipimpin Dajjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang ini terjadi dimana? Persisnya saya tidak tahu, tetapi tidak jauh dari Baitul Maqdis. Menurut hadits, ketik a melihat Isa As dari kejauhan, Dajjal "mengkerut" lalu berusaha kabur. Ia dikejar terus oleh Nabi Isa sampai akhirnya terbunuh di pintu Lod, salah satu pintu masuk ke Baitul Maqdis. Dajjal tewas tertusuk tombak. Nabi Isa As lalu mengangkat tinggi-tinggi tombak itu, supaya orang-orang yang selama ini percaya pada Dajjal dan menganggapnya sebagai Tuhan, menyadari bahwa sikap itu keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhalifahan nanti pusatnya dimana? Pusatnya di Baitul Maqdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah umur ummat Islam berakhir, apa yang terjadi kemudian? Menurut hadits, setelah khilafah berdiri, kemakmuran akan terjadi dimana-mana. Pada masa itu tetap ada orang kafir, sampai pada masa tertentu Allah Swt mendatangkan tanda akhir zaman, yaitu hembusan angin sepoi-sepoi dari arah Yaman (selatan). Itu terjadi setelah wafatnya Isa Ibnu Maryam. Semua orang Islam, hatta yang hanya punya keimanan sebiji zarah, akan menghirup udara itu dan meninggal dengan damai. Ya sudah, selesai. Berakhi rlah umur ummat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia tinggal ummat yang kafir 24 karat. Terjadilah kekacauan dan kehancuran luar biasa, karena tidak ada lagi amar ma'ruf nahiy munkar. Nabi menggambarkan, saat itu manusia tak akan malu-malu bersenggama seperti keledai di jalanan. Makkah dan Madinah dihancurkan, sehingga datanglah kiamat yang mengerikan. Alhamdulillah, ummat Islam tidak akan mengalami fase penghancuran yang amat mengerikan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak ulama atau ustadz yang concern bicara tentang tema akhir zaman. Ihsan Tandjung pun menyadari hal itu. Bahkan ia kerap mendengar celoteh masyarakat, yang mengungkapkan ketidaksukaannya kepada muballigh yang bicara tentang akhir zaman, syurga, dan neraka. "Masyarakat kita menganggap kehidupan akhir zaman sebagai hal yang tidak penting," Ihsan menyimpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, Ihsan tetap percaya diri untuk terus maju. Imam Mahdi, Dajjal, Armageddon, kiamat, adalah kosakata yang kerap meluncur dari bibirnya ketika ceramah. "M asyarakat harus terus diingatkan," alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihsan juga terus mengingatkan agar kaum Muslimin waspada terhadap fitnah kaum Yahudi yang mengepung dari segala penjuru. "Dunia saat ini memang sangat tidak ramah terhadap nilai-nilai keimanan," ujarnya sewaktu ceramah di sebuah instansi pemerintah di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik kaum Muslimin dengan Yahudi memang sudah sunnatullah. Ihsan menyebutnya sebagai sunnah at-tadafu' al-insany (ketentuan Ilahi berupa pergolakan antarmanusia). "Konflik antara ummat Islam dan Yahudi adalah konflik hakiki," kata penulis buku "Pertarungan Abadi" ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tema-tema memahami zaman, Ihsan juga rajin menyerukan digalangnya ukhuwwah antar harakah Islam. Menurutnya, jika kita menghayati desain besar Allah untuk mengakhiri zaman ini, maka berbagai friksi dan ketegangan yang terjadi di antara gerakan Islam menjadi kurang relevan. "Kita harus semakin rajin merapatkan barisan, seperti pada shalat berjama'ah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anda, kenapa tema tentang akhir zaman kurang disukai oleh masyarakat? Tidak aneh, sebab itu sudah diisyaratkan Nabi sejak berabad-abad yang lalu. Kata Rasulullah Saw, "Dajjal tidak akan muncul sebelum ummat manusia lupa membicarakan Dajjal dan imam-imam di mimbar pun tidak menerangkan lagi tentang Dajjal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga sudah menganjurkan agar kita berdoa usai membaca tahiyat akhir di setiap shalat, seperti diriwayatkan Imam Bukhari. Isi doa itu adalah permohonan agar kita terhindar dari fitnah jahanam, fitnah dunia, dan fitnah Dajjal. Sayang, ummat Islam sering mengabaika n masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Anda concern bicara tentang tema ini? Huru-hara akhir zaman itu sudah sangat dekat. Ummat harus diingatkan. Kalau tidak, saya khawatir mereka tidak sanggup mengantisipasi huru-hara atau munculnya Imam Mahdi itu. Misalnya, bila nanti Imam Mahdi muncul, mereka tidak bergabung tetapi malah mencaci maki. Bisa saja nanti CNN akan memberitakan bahwa Imam Mahdi itu seorang teroris. Kalau kita ikut-ikutan, kan repot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, tema akhir zaman biasanya cuma menjadi serpihan-serpihan lepas dari tema yang lain. Padahal Nabi telah menjelaskan kepada kita akan adanya grand design dari Allah. Mestinya ummat berlomba-lomba untuk menyesuaikan diri dengan grand design itu, yang pasti akan tetap berjalan terlepas apakah kita setuju atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita jangan cuma mengandalkan otak sendiri dalam merancang perjuangan. Kekalahan ummat Islam saat ini sudah amat parah, bagaimana otak kita akan mengalahkan musuh? Kalau kita di suruh membuat pesawat F-16, belum tentu dalam waktu 100 tahun bisa. Tentu saja kita tidak boleh menjadi fatalis. Kita harus berbuat semaksimal mungkin. Dan ada satu momentum yang harus diantisipasi. Begitu momentum itu datang, namun kita tolak, maka berarti kita kehilangan peluang untuk menjemput kemenangan. Kita harus terlibat di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagian orang berpendapat, hadits-hadits tentang akhir zaman itu derajatnya tidak sampai mutawatir. Bagaimana menurut Anda? Saya ini bukan ahli hadits ya. Tetapi tanda-tanda akhir zaman yang ditulis para ulama rasa-rasanya tidak pernah luput membahas tentang Imam Mahdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang seharusnya dilakukan ulama, berkaitan dengan huru-hara akhir zaman? Mestinya para ulama banyak berbicara tentang ini, harus bisa menjadi sumber ilmu bagi kita. Anehnya, justru orang yang menulis buku-buku akhir zaman berasal dari orang teknik. Misalnya Amin Muhammad Jamaluddin, penulis buku "Umur Ummat Islam", berlatar belakang insinyur. Belakangan ia baru menempuh S-2 di Fakultas Da'wah Universitas Al-Azhar, Kairo. Bukunya itu betul-betul spektakuler dan menjadi best-seller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bukan ulama yang menulis itu? Jangan-jangan ini sebuah isyarat bahwa kelak ketika Imam Mahdi datang, beberapa ulama akan menolak sebagaimana pendeta-pendeta Yahudi-Nasrani menolak Nabi Muhammad. Tidak mustahil pula ada aktivis harakah yang akan menolak kedatangan Imam Mahdi itu. Dan sebaliknya, orang Islam yang saat ini masih bergelimang kemaksiatan tidak mustahil bisa menjadi prajurit-prajurit yang bergabung dalam barisan Imam Mahdi. Beragama itu bukan urusan ilmu semata, tapi juga amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pernah mendiskusikan dengan para ulama tentang kekhawatiran di atas? Secara formal belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berencana melakukannya suatu saat? Pasti. Tapi tunggu dulu lah, sebab sebagian mereka sekarang sedang sibuk menyongsong 2004 (sambil tersenyum). Nanti kalau suasananya sudah adem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tema ceramah futuristik tentang akhir zaman, apakah pernah ada orang yang menilai Anda sebagai ustadz yang suka menjadi pengkhayal? Alhamdulillah belum ada. Tetapi banyak yang bertanya, misalnya tentang kemunculan Isa Al-Masih. Bukankah ini bertentangan dengan dalil Al-Quran yang menyatakan bahwa Muhammad adalah Nabi terakhir? Tidak, karena Isa As nanti datang tidak menjadi Nabi yang membawa kitab baru. Ia menyempurnakan tugas yang belum sempat dikerjakan dulu, yaitu mengajak kembali ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) untuk masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula sunnah yang belum dikerjakan Isa As, yaitu menikah. Padahal beliau kan pengikut syariat Muhammad. Ada beberapa hadits shahih yang berisi tentang Isa as akan menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isa As akan turun dalam usia 33 tahun, persis seperti usia ketika dia dulu diangkat Allah Swt ribuan tahun lalu. Ibarat tape recorder, Isa as sekarang ini sedang "pause", nanti turun akan "play" lagi. Kelak, menurut hadits, Isa As akan wafat dan dimakamkan di dekat pemakaman Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar di Masjid Nabawi. Saat ini tempat itu masih kosong, dan memang disediakan untuk Nabi Isa As.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-3615214666746591091?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/3615214666746591091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=3615214666746591091' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3615214666746591091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3615214666746591091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/08/umur-ummat-islam-tinggal-beberapa-tahun.html' title='Umur ummat Islam tinggal beberapa tahun lagi by Ust Ihsan Tanjung'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/THNQpclbDGI/AAAAAAAAAfw/kI8yAPyj5YM/s72-c/index.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-540453350507497393</id><published>2010-07-28T18:36:00.004+07:00</published><updated>2010-07-28T18:43:32.141+07:00</updated><title type='text'>Remainder...For Ramadhan...Be The Best, Brother....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TFAXuNPdc4I/AAAAAAAAAfo/gNLOHOOu6WE/s1600/Sunset.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TFAXuNPdc4I/AAAAAAAAAfo/gNLOHOOu6WE/s400/Sunset.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498921227615302530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Meninggal Dia Mengatakan, “Aku Mencium Bau Surga!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam sebuah hadits yang terdapat dalam ash-Shahihain  dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,&lt;br /&gt;    “Ada tujuh golongan orang yang akan mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya…di antaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam sebuah hadits shahih dari Anas bin an-Nadhr RA, ketika perang Uhud ia berkata, “Wah…angin surga, sungguh aku telah mecium bau surga yang berasal dari balik gunung Uhud.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Seorang Doktor bercerita kepadaku, “Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal -semoga Allah merahmatinya-. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya -semoga Allah membalas kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh. Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel? Atau apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka, ‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal… tenanglah… sesungguhnya aku mencium bau surga.!’ Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan pada dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, jangan kalian menyusahkan diri sendiri… karena sekarang aku mencium bau surga.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. ‘ Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Allahu Akbar… apa yang harus kukatakan dan apa yang harus aku komentari… semua kalimat tidak mampu terucap… dan pena telah kering di tangan… aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah SWT,&lt;br /&gt;    ‘Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.’ (Ibrahim: 27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tidak ada yang perlu dikomentari lagi.”&lt;br /&gt;    Ia melanjutkan kisahnya,&lt;br /&gt;    “Mereka membawanya untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya’ di tempat memandikan mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Maghrib pada hari yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    I. Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat.” Ini merupakan tanda-tanda Husnul Khatimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    II. Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Padahal tubuh orang yang sudah meninggal itu dingin, kering dan kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    III. Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiaannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Subhanallah… sungguh indah kematian seperti ini. Kita bermohon semoga Allah menganugrahkan kita Husnul Khatimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudara-saudara tercinta… kisah belum selesai…&lt;br /&gt;    Saudara Dhiya’ bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya? Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang ter-larang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau sedang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan Husnul Khatimah yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-idamkannya; meninggal dengan mencium bau surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ayahnya berkata,&lt;br /&gt;    ‘Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjamaah. Ia gemar menghafal al-Qur’an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Aku katakan, “Maha benar Allah yang berfirman,&lt;br /&gt;    ‘Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Rabb kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang.’ (Fushshilat: 30-32).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    (SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN KARYA MUHAMMAD BIN SHALIH AL-QAHTHANI, PENERBIT DARUL HAQ, TELP.021-4701616 sebagai yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-540453350507497393?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/540453350507497393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=540453350507497393' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/540453350507497393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/540453350507497393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/07/remainderfor-ramadhanbe-best-brother.html' title='Remainder...For Ramadhan...Be The Best, Brother....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TFAXuNPdc4I/AAAAAAAAAfo/gNLOHOOu6WE/s72-c/Sunset.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-4795695135223115105</id><published>2010-06-04T10:57:00.002+07:00</published><updated>2010-06-04T11:00:02.104+07:00</updated><title type='text'>Gaza Tidak Membutuhkanmu!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TAh569DwlFI/AAAAAAAAAfg/L2IeEC5kRZQ/s1600/Freedom-Flotilla.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 207px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TAh569DwlFI/AAAAAAAAAfg/L2IeEC5kRZQ/s400/Freedom-Flotilla.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478763000425911378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di atas M/S Mavi Marmara, di Laut Tengah, 180 mil dari Pantai Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lebih dari 24 jam berlalu sejak kapal ini berhenti bergerak karena sejumlah alasan, terutama menanti datangnya sebuah lagi kapal dari Irlandia dan datangnya sejumlah anggota parlemen beberapa negara Eropa yang akan ikut dalam kafilah Freedom Flotilla menuju Gaza. Kami masih menanti, masih tidak pasti, sementara berita berbagai ancaman Israel berseliweran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cara untuk melewatkan waktu – banyak di antara kami yang membaca Al-Quran, berzikir atau membaca. Ada yang sibuk mengadakan halaqah. Beyza Akturk dari Turki mengadakan kelas kursus bahasa Arab untuk peserta Muslimah Turki. Senan Mohammed dari Kuwait mengundang seorang ahli hadist, Dr Usama Al-Kandari, untuk memberikan kelas Hadits Arbain an-Nawawiyah secara singkat dan berjanji bahwa para peserta akan mendapat sertifikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan sibuk sendiri, para aktivis – terutama veteran perjalanan-perjalanan ke Gaza sebelumnya – mondar-mandir; ada yang petantang-petenteng memasuki ruang media sambil menyatakan bahwa dia “tangan kanan” seorang politisi Inggris yang pernah menjadi motor salah satu konvoi ke Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Activism&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada begitu banyak activism, heroism…Bahkan ada seorang peserta kafilah yangmengenakan T-Shirt yang di bagian dadanya bertuliskan “Heroes of Islam” alias “Para Pahlawan Islam.” Di sinilah terasa sungguh betapa pentingnya menjaga integritas niat agar selalu lurus karena Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang wartawan sering merasa hebat dan powerful karena mendapat perlakuan khusus berupa akses komunikasi dengan dunia luar sementara para peserta lain tidak. Yang berposisi penting di negeri asal, misalnya anggota parlemen atau pengusaha, mungkin merasa diri penting karena sumbangan material yang besar terhadap Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dibiarkan riya’ akan menyelusup, na’udzubillahi min dzaalik, dan semua kerja keras ini bukan saja akan kehilangan makna bagaikan buih air laut yang terhempas ke pantai, tapi bahkan menjadi lebih hina karena menjadi sumber amarah Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengerem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari waktu ke waktu, ketika kesibukan dan kegelisahan memikirkan pekejaan menyita kesempatan untuk duduk merenung dan tafakkur, sungguh perlu bagiku untuk mengerem dan mengingatkan diri sendiri. Apa yang kau lakukan Santi? Untuk apa kau lakukan ini Santi? Tidakkah seharusnya kau berlindung kepada Allah dari ketidak-ikhlasan dan riya’? Kau pernah berada dalam situasi ketika orang menganggapmu berharga, ucapanmu patut didengar, hanya karena posisimu di sebuah penerbitan? And where did that lead you? Had that situation led you to Allah, to Allah’s blessing and pleasure, or had all those times brought you Allah’s anger and displeasure?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hanya sekedar penghargaan manusia yang kubutuhkan di sini, Subhanallah, sungguh banyak orang yang jauh lebih layak dihargai oleh seisi dunia di  sini. Mulai dari Presiden IHH Fahmi Bulent Yildirim sampai seorang Muslimah muda pendiam dan shalihah yang tidak banyak berbicara selain sibuk membantu agar kawan-kawannya mendapat sarapan, makan siang dan malam pada waktunya… Dari para ‘ulama terkemuka di atas kapal ini, sampai beberapa pria ikhlas yang tanpa banyak bicara sibuk membersihkan bekas puntung rokok sejumlah perokok ndableg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  hanya sekedar penghargaan manusia yang kubutuhkan di sini, Subhanallah, di tempat ini juga ada orang-orang terkenal yang petantang-petenteng karena ketenaran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berteriak, “Untuk Gaza!” namun siapakah di antara mereka yang teriakannya memenangkan ridha Allah? Hanya Allah yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaza Tak Butuh Aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari waktu ke waktu, aku perlu memperingatkan diriku bahwa Al-Quds tidak membutuhkan aku. Gaza tidak membutuhkan aku. Palestina tidak membutuhkan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjidil Aqsha milik Allah dan hanya membutuhkan pertolongan Allah. Gaza hanya butuh Allah. Palestina hanya membutuhkan Allah. Bila Allah mau, sungguh mudah bagiNya untuk saat ini juga, detik ini juga, membebaskan Masjidil Aqsha. Membebaskan Gaza dan seluruh Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah yang butuh berada di sini, suamiku Dzikrullah-lah yang butuh berada di sini karena kami ingin Allah memasukkan nama kami ke dalam daftar hamba-hambaNya yang bergerak – betapa pun sedikitnya – menolong agamaNya. Menolong membebaskan Al-Quds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh mudah menjeritkan slogan-slogan, Bir ruh, bid dam, nafdika ya Aqsha… Bir ruh bid dam, nafdika ya Gaza!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sungguh sulit memelihara kesamaan antara seruan lisan dengan seruan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Allah Mengingatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha mengingatkan diriku selalu. Namun Allah selalu punya cara terbaik untuk mengingatkan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini aku ke kamar mandi untuk membersihkan diri sekedarnya – karena tak mungkin mandi di tempat dengan air terbatas seperti ini, betapa pun gerah dan bau asemnya tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk ke salah satu bilik, ternyata toilet jongkok yang dioperasikan dengan sistem vacuum seperti di pesawat itu dalam keadaan mampheeeeet karena ada dua potongan kuning coklaaat…menyumbat lubangnya! Apa yang harus kulakukan? Masih ada satu bilik dengan toilet yang berfungsi, namun kalau kulakukan itu, alangkah tak bertanggung-jawabnya aku rasanya? Kalau aku mengajarkan kepada anak-anak bahwa apa pun yang kita lakukan untuk membantu mereka yang fii sabilillah akan dihitung sebagai amal fii sabilillah, maka bukankah sekarang waktunya aku melaksanakan apa yang kuceramahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah berapa kali kutekan tombol flush, tak berhasil. Kotoran itu ndableg bertahan di situ. Kukosongkan sebuah keranjang sampah dan kuisi dengan  air sebanyak mungkin – sesuatu yang sebenarnya terlarang karena semua peserta kafilah sudah diperingatkan untuk menghemat air – lalu kusiramkan ke toilet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ndableg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucoba lagi menyiram…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ndableg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada cara lain. Aku harus menggunakan tanganku sendiri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubungkus tanganku dengan tas plastik. Kupencet sekali lagi tombol flush. Sambil sedikit melengos dan menahan nafas, kudorong tangan kiriku ke lubang toilet…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kotoran ndableg itu pun hilang disedot pipa entah kemana…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 10 menit kemudian kupakai untuk membersihkan diriku sebaik mungkin sebelum kembali ke ruang perempuan, namun tetap saja aku merasa tak bersih. Bukan di badan, mungkin, tapi di pikiranku, di jiwaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada peringatan Allah di dalam kejadian tadi – agar aku berendah-hati, agar aku ingat bahwa sehebat dan sepenting apa pun tampaknya tugas dan pekerjaanku, bila kulakukan tanpa keikhlasan, maka tak ada artinya atau bahkan lebih hina daripada mendorong kotoran ndableg tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumaj’alni minat tawwabiin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumaj’alni minal mutatahirin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumaj’alni min ibadikas-salihin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Mei 2010, 22:20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santi Soekanto&lt;br /&gt;Ibu rumah tangga dan wartawan yang ikut dalam kafilah Freedom Flotilla to Gaza Mei 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-4795695135223115105?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/4795695135223115105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=4795695135223115105' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4795695135223115105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4795695135223115105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/06/gaza-tidak-membutuhkanmu.html' title='Gaza Tidak Membutuhkanmu!'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/TAh569DwlFI/AAAAAAAAAfg/L2IeEC5kRZQ/s72-c/Freedom-Flotilla.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5729806742145935614</id><published>2010-05-16T07:49:00.005+07:00</published><updated>2010-05-16T08:06:46.359+07:00</updated><title type='text'>Apa Kabar Darah Yang Terserak!!!!</title><content type='html'>Apa kabar dunia Islam...&lt;br /&gt;Apa kabar Moro, Afghan, Bosnia Herzegovina, Kashmir dan Chechnya....&lt;br /&gt;Apa kabar Pattani, Irak dan Palestina....!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah kalian merintih sakit disana?&lt;br /&gt;Masihkan kalian butuh uluran belas kasihan dari manusia laknat yang menjajah kalian?&lt;br /&gt;Katakan tidak pada semua!!!!&lt;br /&gt;Lantangkan suara kalian saudaraku...&lt;br /&gt;Keraskan suara kalian agar telinga kami menjadi saksi keteguhan jihad kalian!!&lt;br /&gt;Keraskan dan biarkan kami mendengarnya dengan jelas dari sini!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akan kami kirimkan do'a yang menghantarkan ribuan malaikat untuk membantu kalian dari sisi Alloh...&lt;br /&gt;Dan hanya itulah yang dapat kami lakukan sementara ini...&lt;br /&gt;Ya sementara ini saudaraku!!&lt;br /&gt;Hapuskanlah rasa pilu kesendirian jihad kalian...karena kami akan segera datang!!&lt;br /&gt;Datang membawa ruh baru untuk dunia Islam kita yang telah lama terpuruk...&lt;br /&gt;Menjemput kemenangan demi kemenangan dengan penuh tawadhu dan ketaqwaan...&lt;br /&gt;Menyongsong peradaban emas yang akan segera kita rasakan sampai ketulang sum-sum...&lt;br /&gt;Bersabarlah saudaraku!!!&lt;br /&gt;Innallaha Ma'anaa...&lt;br /&gt;Laa Izzata illa biljihadii...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5729806742145935614?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5729806742145935614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5729806742145935614' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5729806742145935614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5729806742145935614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/05/apa-kabar-darah-yang-terserak.html' title='Apa Kabar Darah Yang Terserak!!!!'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-3674412956484280292</id><published>2010-04-21T15:18:00.003+07:00</published><updated>2010-04-21T15:53:52.195+07:00</updated><title type='text'>Surat terbuka dari Palestina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/S867fKwVPYI/AAAAAAAAAfQ/SFCrahD51IU/s1600/25907_1304306482771_1083767005_30799745_6016087_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 380px; height: 285px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/S867fKwVPYI/AAAAAAAAAfQ/SFCrahD51IU/s400/25907_1304306482771_1083767005_30799745_6016087_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462509542184402306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia,, Namun, jika kalian tetap bertanya kepadaku,kenapa?? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim Terbanyak di punggung bumi ini,,,,bukan demikian saudaraku??? Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini?!!!?. Wah,,,,sungguh jumlah angka yang sangat fantastis &amp; membuat saya berdecak kagum, Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku,,,,jika jumlah jama'ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang di gabung,,itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji Dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat di banding kalian yah? Wah?.wah?pasti uang kalian sangat banyak yah, apalagi menurut sahabatku itu ada 5 % dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya,,,Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Pernah saya berkhayal dalam hati,,kenapa saya &amp; kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah?.pasti sangat indah dan mengagumkan yah. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian. Pasti para ibu-ibu disana amat mudah Menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko &amp; para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan. Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku Tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil,,,,yah diatas mobil saudaraku!! Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2 tahun lalu, Namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya Walau, terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum. Namun,,,mengapa di negeri kalian , katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah &amp; ibunya , terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah,,,,itu yang kami dapat dari informasi televisi. Dan yang membuat saya terkejut dan merinding,,, ,, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA,,,,Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian..??? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?.!! !, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini. Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan,,,,atau got-got apalagi ditempat sampah?saudaraku! !!, Mereka mati syahid,,,saudaraku! mati syahid karena serangan roket tentara Israel !!! Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya ,di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku,,, ,bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini. Perlu kalian ketahui,,,sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami Namun,,,,sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar,,,Allahu Akbar!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, Namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi ,menderita busung lapar,,,, Apa karena kalian sulit mencari rezki disana..? apa negeri kalian sedang di blokade juga..? Perlu kalian ketahui,,,saudaraku , tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan,,, walau sudah lama kami diblokade. Kalian terlalu manja?!? Saya adalah pegawai Tata usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami. Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda Baru saja melangsungkan pernikahan,, ,yah,,,mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah,,,,diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku. Dan Perdana menteri kami, yaitu ust Isma?il Haniya memberikan santunan awal pernikahan Bagi semua keluarga baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut,,,, Program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan Buku-buku pasti kalian telah lahap,,,kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karna kalian punya waktu.Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam,,,yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh Setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami. Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut Walau Cuma satu jam saudaraku,,, ,Tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta'aruf, tafahum dan takaful di sana. Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami,,, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang ,,, bagaimana Dengan kalian?? Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al qur?an, umurnya baru 10 tahun , Saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang. Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah Diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma,,,, yah di tempat itulah mereka belajar Saudaraku,, bunyi suara setoran hafalan al quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal,,,karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudaraku di Indonesia,&lt;br /&gt;Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, ,,,,kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini. Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun,,,bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku Biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai Bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya. Oh,,,iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhhuka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah ( Gaza City ..1430 H)&lt;br /&gt;Sumber : anonim (dari email teman)Please Share this blog to all your friend, ALLAHU AKBAR!!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;SEND YOUR DONATION FOR PALESTIN PEOPLE TO&lt;br /&gt;Infaq Peduli Al-Aqsha:&lt;br /&gt;Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang SLIPI&lt;br /&gt;No. Rek. 311.01856.22 an Nurdin QQ. KISPA (KOMITE INDONESIA UNTUK SOLIDARITAS PALESTINA)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-3674412956484280292?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/3674412956484280292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=3674412956484280292' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3674412956484280292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3674412956484280292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/04/surat-terbuka-dari-palestina.html' title='Surat terbuka dari Palestina'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/S867fKwVPYI/AAAAAAAAAfQ/SFCrahD51IU/s72-c/25907_1304306482771_1083767005_30799745_6016087_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-8900769787411091653</id><published>2010-03-21T08:19:00.006+07:00</published><updated>2010-03-21T08:55:13.176+07:00</updated><title type='text'>Episode ANJING-ANJING NERAKA.....</title><content type='html'>Suatu hal yang amat merugikan bagi kita, disaat kita hendak membangun peradaban Islam kembali untuk kita persembahkan kepada Robbul Izzati, atas bimbingan Rosul SAW dan teladan para sahabat, merunut wejangan para ulama-ulama yang kita cintai dan kita ikuti petuahnya sementara ada sekelompok orang-orang yang meruntuhkan bangunan seperti mencabuti bata-bata yang tertanam didinding peradaban yang kita bangun itu, sedangkan kita seorang diri bersusah payah menyusun bata-bata peradaban itu atas nama "kebersamaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita yang hidup dialam yang penuh dengan perbedaan seharusnya cerdas dalam memberikan pemahaman, bahwa perbedaan itu nyata dan tak dapat kita hindari, hanya saja kita harus mampu bijaksana, toleran dan bersikap adil dalam setiap perkataan dan perbuatan. Menghindari pernyataan mengkafirkan antar sesama muslim, memperuncing masalah khilafiah dan melakukan fitnah tanpa hujjah yang nyata adalah cara-cara yang dilakukan seorang Khawarits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah meruginya memunculkan permasalahan perbedaan dimasyarakat semata-mata ingin mengambil hati orang-orang yang memang berada dipihaknya, menurut saya bukan sifat terpuji mengangkat diri sendiri sementara Alloh dan Rosulnya kita tinggalkan dibelakang. Bukankah sifat Da'wah yang benar adalah mengajak ummatnya semata-mata untuk mengikhlaskan ibadahnya pada Alloh SAW sahaja dan bukan menitipkan kharisma dihati-hati orang-orang yang kita da'wahi dan menikmati kemasyuran dari mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahi, ditubuh kaum muslimin telah mengalir darah merah yang mengatas namakan perbedaan, sesungguhnya jika kita tahu dan mengerti siapa musuh dan lawan kita maka akan sangat sulit menggalang simpati diantara orang-orang yang terpisah karena perbedaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada siapa saja yang memperuncing perbedaan...tahukah anda dijaman yang tak jauh dari hidupnya Imam Ghazali dan Imam Syafi'i, ummat dapat berpisah hanya karena beda mahzab? karena berbeda mahzab seorang bapak melarang putrinya untuk menikah dengan pemuda dari mahzab lain??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti anda ingat peristiwa-peristiwa pedih didunia Islam yang meruntuhkan asa kita dalam berdakwah dan hanya mengharapkan berkah-Nya bahwa perbedaan-perbedaan yang sengaja dilontarkan Abdullah Saba sehingga para Sahabat saling curiga terus membekas hingga kehidupan kita dihari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindarilah memperuncing perbedaan...bukankah masih banyak materi dakwah yang bisa kita gali untuk membangkitkan kebersamaan ummat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah S.A.W kepada Mu'adz, "Wahai Mu'adz, apabila di dalam amal perbuatanmu itu ada kekurangan : ·    Jagalah lisanmu supaya tidak terjatuh di dalam ghibah terhadap saudaramu/muslimin. ·    Bacalah Al-Qur'an ·    tanggunglah dosamu sendiri untukmu dan jangan engkau tanggungkan dosamu kepada orang lain. ·    Jangan engkau mensucikan dirimu dengan mencela orang lain. ·    Jangan engkau tinggikan dirimu sendiri di atas mereka. ·    Jangan engkau masukkan amal perbuatan dunia ke dalam amal perbuatan akhirat. ·    Jangan engkau menyombongkan diri pada kedudukanmu supaya orang takut kepada perangaimu yang tidak baik. ·    Jangan engkau membisikkan sesuatu sedang dekatmu ada orang lain. ·    Jangan engkau merasa tinggi dan mulia daripada orang lain. ·    Jangan engkau sakitkan hati orang dengan ucapan-ucapanmu. Nescaya di akhirat nanti, kamu akan dirobek-robek oleh anjing neraka. Firman Allah S.W.T. yang bermaksud, "Demi (bintang-bintang) yang berpindah dari satu buruj kepada buruj yang lain." Sabda Rasulullah S.A.W., "Dia adalah anjing-anjing di dalam neraka yang akan merobek-robek daging orang (menyakiti hati) dengan lisannya, dan anjing itupun merobek serta menggigit tulangnya." Kata Mu'adz, " Ya Rasulullah, siapakah yang dapat bertahan terhadap keadaan seperti itu, dan siapa yang dapat terselamat daripadanya?" Sabda Rasulullah S.A.W., "Sesungguhnya hal itu mudah lagi ringan bagi orang yang telah dimudahkan serta diringankan oleh Allah S.W.T."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-8900769787411091653?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/8900769787411091653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=8900769787411091653' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8900769787411091653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8900769787411091653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/03/episode-anjing-anjing-neraka.html' title='Episode ANJING-ANJING NERAKA.....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-9086140448461642264</id><published>2010-01-22T13:24:00.000+07:00</published><updated>2010-01-22T13:25:11.572+07:00</updated><title type='text'>Bicara Orang Miskin Berkacalah Pada Nabi</title><content type='html'>Di antara misi terpenting Islam, salah satunya membela, menyelamatkan, membebaskan, melindungi, dan memuliakan kelompok yang lemah dan menderita (dhuafa). Dalam sebuah hadits qudsi diriwayatkan bahwa Allah hanya menerima sholat dari orang-orang yang menyayangi orang miskin, ibnu sabil, wanita yang ditinggalkan suaminya, dan yang menyayangi orang yang ditimpa musibah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika Nabi Musa as bertanya kepada allah SWT, “Tuhanku, di mana aku harus mencari-Mu”. Lalu Allah menjawab, “carilah Aku di tengah-tengah mereka yang hancur hatinya”. Dalam kitab Adz-dzull wa al-Inkisar li al-Aziz al-Jabbar al-Khusyu fi al-Shalah karya Ibn Rajab al-Hambali, Ibnu Majah meriwayatkan dari hadis Abu Sa'idah al-Khudri r.a., bahwa Nabi saw., pernah mengucapkan doa, "Ya Allah hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan bangkitkanlah aku bersama orang-orang miskin."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nabi saw., sangat memerhatikan dan menyayangi orang miskin. Hal ini tercermin dari doa yang disampaikannya bahwa ia ingin hidup dan mati dalam keadaan miskin, perhatikanlah orang miskin karena doa orang miskin dikabulkan oleh Allah SWT. Bahkan dalam Alquran surat al-Ma'un ayat 1 dan 2 dijelaskan, "Tahukah kamu siapa orang yang mendustakan agama? Orang yang mendustakan agama adalah orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alquran sangat memerhatikan nasib orang miskin, sehingga Alquran mengisyaratkan bahwa orang yang tidak memerhatikan orang miskin adalah orang yang mendustakan agama. Artinya, jika orang Muslim tidak mengayomi, memerhatikan, dan peduli terhadap nasib orang miskin, ia di hadapan Allah akan dikelompokkan kepada orang yang berdusta dan berbohong dalam beragama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rasulullah dalam membela kelompok masyarakat yang tertindas, selalu membangkitkan harga diri rakyat kecil dan dhuafa. Ia senantiasa bersama orang-orang lemah. Pada suatu hari para sahabat melihat Nabi sedang memperbaiki sandal anak yatim, lain kali menjahit baju janda tua yang miskin. Bila masuk masjid Rasul memilih kelompok orang miskin, dan di sanalah ia duduk. Digembirakannya mereka, dipeluknya, hingga kadang-kadang Rasulullah tertawa bersama mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai pemimpin orang kecil, Nabi memilih hidup seperti mereka. Ia hidup amat sederhana, lantaran ia mafhum sebagian besar sahabatnya masih menderita. Ditahannya rasa lapar berhari-hari, karena ia tahu sebagian sahabatnya juga tidak makan berhari-hari. Suatu hari, sepulang perjalanan jauh ia dijamu oleh Aus bin Khaulah dengan susu dan madu. Rasulullah menolaknya, “Aku tak mengatakan bahwa ini haram, tetapi aku tak ingin pada hari kiamat nanti, Allah bertanya kepadaku tentang hidup berlebihan di dunia ini. (HR Ahmad bin Hambal).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menyelami gaya kepemimpinan Rasulullah, dalam konteks kekinian kita amat merindukan pemimpin yang mampu meneladani Beliau. Pemimpin yang adil dan senantiasa berpihak pada yang lemah dan menderita. Pemimpin yang mendahulukan hajat hidup rakyat, daripada kepentingan pribadi, politik, kelompok, dan golongan. Pemimpin yang berani tampil di depan sebagai garda perubahan budaya dan nilai-nilai kemandirian. Kita amat rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitapun luruh dan takut tatkala ingat wasiat Rasulullah, “Bila masyarakat sudah membenci orang-orang miskin dan menonjol-nonjolkan kehidupan dunia serta rakus dalam mengumpulkan harta, maka mereka akan ditimpa empat bencana. Yakni, zaman yang berat, pemimpin yang dhalim, penegak hukum yang khianat, dan musuh yang mengancam”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Astaghfirullah. Jika demikian sungguhkah kondisi kita hari ini sebagaimana rambu-rambu yang disabdakan Nabi? “Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami dan dosa pemimpin kami serta tegurlah mereka agar kembali ke jalan-Mu dan memihak orang-orang yang tertindas”. Wallahu’alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAZ Al Azhar Peduli Ummat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-9086140448461642264?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/9086140448461642264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=9086140448461642264' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/9086140448461642264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/9086140448461642264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/01/bicara-orang-miskin-berkacalah-pada.html' title='Bicara Orang Miskin Berkacalah Pada Nabi'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5630108078975593507</id><published>2010-01-21T16:10:00.000+07:00</published><updated>2010-01-21T16:11:33.095+07:00</updated><title type='text'>Mengenal Malaikat Maut</title><content type='html'>Diciptakannya Malaikatul Maut oleh Allah Ta'ala adalah untuk memegang mati (pencabut nyawa). setelah Malaikatul maut itu diberi tugas untuk mencabut nyawa, ia bertanya "Ya Tuhanku, apakah gerangan maut itu ? "Maka Allah Ta'ala memerintahkan hijab untuk membukakan diri dan tahulah Malaikat Maut akan kematian. Kemudian Allah berfirman kepada sekalian malaikat " Mendekatlah kamu semua dan lihatlah Malaikatul Maut ini! Setelah semua Malaikat mendekat, Allah berfirman kepada Malaikatul Maut : "Terbanglah di atas mereka dan bentangkan seluruh sayapmu serta bukalah semua matamu!" Ketika malaikatul Maut menuruti semua perintah Allah Ta'ala, sekalian malaikat pun tersungkur dan pingsan selama 1000 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika para Malaikat telah siuman kembali, mereka bertanya kepada Allah "Ya Tuhan kami, mengapa engkau menciptakan yang lebih besar dari makhluk ini ?" Allah berfirman " Aku yang menciptakannya dan Aku lebih besar darinya. seluruh makhluk akan merasakan darinya!" kemudian Allah melanjutkan firmannya: " Ya Izrail cabutan nyawa (mati) telah aku pasrahkan kepadamu untuk mencabutnya! "Izrail bertanya, "Ya Tuhanku, dengan kekuatan apa aku mencabut nyawa, karena sesungguhnya mati itu lebih besar daripada aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Allah pun memberi kekuatan pada Izrail, untuk mencabut mati, dan digenggamlah mati itu di tangannya. dan maut (mati) itu berkata, " ya Tuhanku, izinkanlah aku untuk memanggil sekali saja seluruh langit!" Allah pun mengizinkannya. Kemudian Maut memanggil seluruh langit dan isinya dengan suara yang keras : "Aku adalah Maut!. Yang memisahkan tiap-tiap kekasih, Aku adalah maut yang memisahkan anak dengan ibunya! Aku adalah Maut yang memisahlkan saudara laki-laki dengan saudara wanita! Aku adalah Maut yang meramaikan kubur! Meskipun kamu berada di gedung besi yang terkunci rapat, Aku akan memburumu dan menemukanmu. Tidak ada seorang makhluk pun, kecuali akan merasakan aku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang kafir &amp; munafik adalah orang-orang yang celaka, ketika maut mendatangi mereka, Malaikat Azab yang hitam mukanya turun di sisi kiri mereka, dengan mata melotot dan dengan memakai pakaian diri siksa(azab). Lalu Malaikat Azab duduk agak jauh dari si kafir, samapai datang malaikat maut, untuk mencabut nyawa orang kafir dan munafik, malaikat maut datang dalam bentuk yang sangat menyeramkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berkatalah orang kafir yang telah mati itu, "Ya Tuhanku, kembalikanlah aku, agar aku berbuat amalan shalih yang pernah aku tinggalkan. Dan berfirman Allah Ta'ala " Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sedikitpun dan tidak pula mendahulukannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dicabutlah nyawa oleh Malaikatul Maut. Jika orang itu beriman, maka ia akan bebahagia. Namun jika orang itu munafik ia akan celaka, karena apa yang diperbuatnya di dunia senantiasa dipoantau dan amalannya ditulis dalam kitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Maut dan Cara Mencabut Nyawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di sebutkan dalam kitab ”As-Suluki” Bahwa Muqatil bin Sulaiman pernah berkata: Malaikat maut itu mempunyai ranjang yang terletak di langit ketujuh, ada yang mengatakan, di langit keempat. Allah Ta’ala menciptakan maut dari cahaya. Ia mempunya 70.000 kaki dan mempunyai 4000 sayap, yang seluruh jasadnya dipenuhi dengan beberapa mata &amp; lisan. Tidak ada seorang pun dari anak turun Adam, burung, termasuk setiap makhluk yang mempunyai nyawa, kecuali dirinya berada dalam kekuasaan malaikat maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mempunyai wajah, mata, tangan dan telinga yang jumlahnya menurut bilangan seluruh manusia maupun makhluk yang bernyawa lainnya, maka ia mencabut ruh dengan menggunakan tangannya itu. Ia melihat dengan wajahnya tepat pada wajah manusia. Demikianlah cara ia mencabut nyawa para makhluk. Ketika seseorang telah meninggal, maka hilanglah dari jasadnya gambar orang tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan dia berwajah empat, satu wajah di muka, satu wajah di kepala, satu dipunggung dan satu lagi di telapak kakinya. Dia mengambil nyawa para nabi dari wajah kepalanya, nyawa orang mukmin dengan wajah mukanya, nyawa orang kafir dengan wajah punggung dan nyawa seluruh jin dengan wajah tapak kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelah kakinya berada di jambatan neraka dan sebelah lagi di Syurga. Andaikata dituangkan seluruh laut dan sungai ke atas kepalanya, nescaya tidak akan jatuh walau setiitk airpun ke bumi menunnjukkan betapa besarnya jasadnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Maut telah bertanya kepada Allah SWT tentang cara mencabut nyawa seseorang itu katanya : “Wahai Tuhanku, katakanlah kepadaku bagaimanakah akau hendak mencabut nyawa seseorang itu dan dalam keadaan yang macam mana ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT menjawab : “Wahai Malaikat Maut, ilmu itu adalah asing sekali. Tiada siapapun yang mengerti kecauli Aku tetapi Aku akan memberitahu kedatangan waktunya kepadamu dan Aku buat tanda-tanda kepadamu yang berdiri padanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kabil Akbar katanya : “Allah SWT telah menciptakan sebuah pohon di bawah Arsy yang mana daunnya sama banyak dengan bilangan makhluk yang Allah ciptakan. Jika seseorang itu telah diputuskan ajalnya, maka umurnya tinggal 40 hari dari hari yang diputuskan. Maka jatuhlah daun itu kepada Malaikat Maut, tahulah bahawa dia telah diperintahkan untuk mencabut nyawa orang yang tertulis pada daun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu mereka menyebut orang yang tertulis pada daun tersebut sebagai mayat di langit, padahal dia masih hidup di dunia untuk tempoh 40 hari.&lt;br /&gt;Kemudian akan jatuh dua titisan dari arah Arsy pada daun tersebut iaitu sama ada titisan hijau ataupun putih. Hijau menandakan bakal si mayat akan mendapat kecelakaan sementara putih mengambarkan dia akan mendapat kebahagiaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5630108078975593507?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5630108078975593507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5630108078975593507' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5630108078975593507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5630108078975593507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/01/mengenal-malaikat-maut.html' title='Mengenal Malaikat Maut'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-7028299973762563905</id><published>2010-01-13T11:40:00.003+07:00</published><updated>2010-01-13T11:48:35.000+07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang  Neo Osmanism</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/S01PjNpGOeI/AAAAAAAAAfI/a8YsHz_vhmI/s1600-h/180px-Flag_of_Turkey.svg.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/S01PjNpGOeI/AAAAAAAAAfI/a8YsHz_vhmI/s320/180px-Flag_of_Turkey.svg.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426080592427366882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh M. Liii Nur Aulia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka menuduh kami Neo Osmanism. Kami katakan, 'Ya, kami adalah Neo &lt;br /&gt;Osmanism," &lt;br /&gt;ujar Menteri Luar Negeri Turki Davitaglo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu,Tahun 2002, pertama kalinya AKP (Adalet ye Kailcinma Partisi) atau &lt;br /&gt;Partai Keadilan dan Pembangunan, menang mutlak dalam pemilu di Turki. Sebanyak &lt;br /&gt;363 anggotanya pun masuk panlemen. Sebelum pelantikan, media massa memberitakan &lt;br /&gt;para anggota AKP ramai-ramai mencukur janggut, guna menghindari tuduhan membawa &lt;br /&gt;simbol Islam ke gedung parlemen. Turki, merupakan negara penganut ekstrim &lt;br /&gt;sekularisme, dan sangat anti dengan simbol-simbol yang dianggap menjurus pada &lt;br /&gt;agama tertentu, terutama Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sesungguhnya, sejak 2002 ituIah, titik kehidupan politik Turki mulai &lt;br /&gt;berubah. Dan sudah sejak itu, mãta dunia, khususnya Eropa dan Amerika, &lt;br /&gt;menyimpan kekhawatiran besar. Lalu, titik perubahan itupun bergulir semakin &lt;br /&gt;luas. Istana Kepresidenan Cankaya di Ankara, sejak itu dihuni oleh pemimpin &lt;br /&gt;yang mengharamkan minum alkohol, dan, istrinya berjilbab. Padahal, selama 84 &lt;br /&gt;tahun sebelumnya, dari 'istana yang sama Jenderal Mustafa Kemal Attaturk &lt;br /&gt;memimpin revolusi yang menumbangkan Kesultanan Usmani (The Ottoman Empire). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan politisi Islam di Turki pun semakin menunjukkan eksistensinya pada &lt;br /&gt;Agustus 2007. Saat ParlemenTurki mengambil sumpah Abdullah Gul (58) menjadi &lt;br /&gt;Presiden Turki untuk masa jabatan 7 tahun. Gul selama ini dikenal sebagai tokoh &lt;br /&gt;politisi Islam AKP menggantikan Presiden sekuler, Ahrnet Needet Sezer. Inilah &lt;br /&gt;titik kedua perubahan Turki. Untuk pertama kalinya seorang politisi Islam &lt;br /&gt;menjadi Presiden sejak Kesultanan Usmani ditumbangkan. Sejak itu, partai Islam &lt;br /&gt;praktis mendominasi sistem politik Turki. Perdana Menteri dipegang Recep Tayyip &lt;br /&gt;Erdogan, pendiri dan pernimpin puncak AKP. Ketua Parlemen, Bukn Arinc,juga dari &lt;br /&gt;AKP. Lalu hampir seluruh kursi walikota disapu kader AKP, yang selalu menang &lt;br /&gt;dalam berbagai Pilkada.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arah Keislaman AKP Kian Jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orientasi Islam Turki yang makin kuat mengarah kembali pada'akar khilafah &lt;br /&gt;Islamiyah, melalui dalam banyak kebijakan dalam dan luar negerinya sempat &lt;br /&gt;memicu upaya kalangan sekuler melarang aktifltas AKP pada Juli 2008; dengan &lt;br /&gt;dalih lagi-lagi terkait kaitan AKP yang berwarna Islam itu dianggap berlawanan &lt;br /&gt;dengan undang-undang. Tapi upaya ini gagal. Dan langkah-langkah AKP pun terus &lt;br /&gt;bergulir kuat menunjukkan identitasnya yang cenderung pada keislaman. Turki &lt;br /&gt;menunjukkan sikapnya yang tegas membela Palestina, saat tragedi serangan Israel &lt;br /&gt;atas Gaza di Desember 2008. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erdogan bahkan dalam salah kesempatan menyebut orang orang Turki sebagai &lt;br /&gt;generasi Utsmani, mengingatkan Yahudi bahwa sebenarnya yang menyelamatkan &lt;br /&gt;mereka dari tragedi holocaust adalah imperium Utsmaniyah. Di hadapan Presiden &lt;br /&gt;Israel, Peres, Erdogan dengan tegas menyatakan jika, "tidakkah engkau ingat, &lt;br /&gt;ketika bangsa Yahudi mengalami tragedi pembantaian di Spanyol pasca jatuhnya &lt;br /&gt;daulah Islam di sana, juga ketika orang-orang Yahudi diusir dari Eropa di abad &lt;br /&gt;petengahan, khalifah Utsmani-lah, orang-orang Turki-lah, kami-lah yang &lt;br /&gt;melindungi dan menyelamatkan bangsa kalian!". Erdogan menjadi satu satunya &lt;br /&gt;pemimpin negara yang mengangkat issu khilafah utsmaniyah di era modern ini.&lt;br /&gt;Ketika itu, sejumlah analisa yang berkembang masih menyebut sikap Erdogan itu &lt;br /&gt;barangkali dipicu oleh emosi yang spontan saja. Tapi ada juga analisa, bila &lt;br /&gt;statemen yang justru mempertegas arah politik baru Turki, untuk kembali kepada &lt;br /&gt;pola kekuasaan Khllafah Utsmaniyah. &lt;br /&gt;Dalam waktu yang sama, Erdogan juga mengatakan, "Saya bukanlah kepala suku, &lt;br /&gt;tidak pernah diizinkah siapapun berpikir untuk menghina atau merendahkan &lt;br /&gt;pemimpin Turki atau menodai kemuliaan Turki, kami sebagai negara besar dan &lt;br /&gt;kuat. Semua orang harus tahu itu." Bahasa seperti ini dianggap merupakan bahasa &lt;br /&gt;kekhilafahan yang mengatasnamakan  semua golongan dan sama sekali tidak &lt;br /&gt;menerima direndahkan atau ditundukkan oleh kelompok.lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan baru saja di bulan Oktober 2009, Ahmet Davutoglu diangkat menjadi menlu &lt;br /&gt;Turki. Davutoglu bukan tokoh asing bagi Turki dan AKP nya. Ia sebelumnya &lt;br /&gt;memegang jabatan penasiltat Erdogan, dan disinyalir beberapa kebijakan luar &lt;br /&gt;negeriTurki mémang lebih megemuka di kancah mnternasional. Oleh media-media &lt;br /&gt;Arab, Davutoglu dijuluki sebagai Arsitek Politik Luar Negeri Turki (Muhandis &lt;br /&gt;as-Siyasah aI-Kharijiyyah at-Turkiyyah). Davetoglu diduga hendak menjadikan &lt;br /&gt;Turki kembali "mewarisi" keagungan imperium Utsmani (Ottoman) Turki  yang &lt;br /&gt;pengaruhnya malang melintang di sasah konstelasi global. Dalam sebuali &lt;br /&gt;wawancara dengan televisi Aljazeera sebelum pelantikan, terkait beberapa &lt;br /&gt;manuver kebij akan luar negeri Turki, secara tegas Davutoglu menyatakan, jika &lt;br /&gt;"kami (Turki) tidak ingin hanya menjadi pengikut, apalagi penonton konstelasi &lt;br /&gt;global, tetapi kami juga harus menjadi pemimpin, kami harus mengendalikan &lt;br /&gt;beberapa arah kebijakan dunia."  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Kami memang Neo Osmanism &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manuver politisi Islam Turki terus membelalakkan mata dunia. Tenlebih ketika &lt;br /&gt;Oglu tegas mengatakan bahwa kami adalah Neo Osmanism (generasi baru &lt;br /&gt;Utsmaniyah), di bulan November ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka menuduh kami Neo Osmanism. Kami katakan, "Ya, kami adalah Neo &lt;br /&gt;Osmanism." Ungkapan tegas dan lugas ini pertama kali oleh Menteni Luar Negeni &lt;br /&gt;Turki, dalam pertemuannya bersama para utusan partai di markas milker Fezlija &lt;br /&gt;Hamam di Ankara, Turki. Suatu ketika Mènlu Devitoglu juga pernah ditanya &lt;br /&gt;tentang kedekatanTurki dengan beberapa Negara Arab. Dengan tenang ia menjawab &lt;br /&gt;"Turki bisa menjadi Orang Eropa di Eropa dan menjadi Orang Timur di Timur, &lt;br /&gt;Karena kami adalah keduaduanya." Pola pikir yang merangkum semua kalangan &lt;br /&gt;itulah, salah satu poin persepsi politik era Utsmaniyah. &lt;br /&gt;Sebelumnya, AKP dan politisinya, meski telah memegang penuh tampuk pemerintahan &lt;br /&gt;di Turki, sangat hati-hati menyatakan sesuatu terkait Khilafah Utsmaniyah, yang &lt;br /&gt;merupakan pilar terakhir kekuasaan Islam di Turki. PM Turki, Recep Thaep &lt;br /&gt;Erdogan, itupun sebelumnya berulangkali menuai tuduhan bahwa mereka mengarahkan &lt;br /&gt;Turki pada proses Islamisasi dan kembali pada póla pemerintahan Turki Utsmani. &lt;br /&gt;Erdogan dituduh akan menghidupkan kemball permasalahan dunia terkait &lt;br /&gt;problematikan dunia Islam yang dahulunya pernah menenggelamkan pemerintahan &lt;br /&gt;sekuler Turki. Melalui pemerintahan Islam itu, diduga Turki akan menjalin &lt;br /&gt;jembatan kerjasama dengan seluruh unsur dunia Islam, tanpa kecuali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran-peran luar negeri Turki pun semakin tak terbendung. Seperti tak ada &lt;br /&gt;hambatan, Turki menyuarakan pembelaannya pada masalah-masalah Islam di pentas &lt;br /&gt;internasional. Beberapa bulan lalu, Turki bahkan mengancam akan meninjau &lt;br /&gt;kembali sikapnya mengenai pipa gas baru yang strategis untuk Eropa yang akan &lt;br /&gt;.menghindari Rusia, jika perundingan tentang masuknya negara berpenduduk &lt;br /&gt;mayoritas Muslim itu ke Uni Eropa dihambat. Ancaman PM Recep Erdogan itu &lt;br /&gt;diucapkan di tengah-tengah krisis gas terburuk Eropa disebabkan sengketa antara &lt;br /&gt;Rusia dan Ukraina yang menyebabkan kekurangan gas di seluruh benua Eropa. &lt;br /&gt;Sehingga praktis nasib gas untuk Rusia sangàt bergantung pada belas kasih &lt;br /&gt;Turki. "Jika kami menghadapi satu situasi di mana cabang energi itu diblokir &lt;br /&gt;maka kami akan meninjau sikap kami" menyangkut Nabucco, kata Erdogan dalam satu &lt;br /&gt;konferensi di Brussels. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel Gamang SikapiTurki &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Erdogan walk out dari Forum Ekonomi Dunia di Davos (1/2009) setelah adu &lt;br /&gt;mulut dengan Presiden Israel Shimon Peres mengenai konifik Gaza, mendapat &lt;br /&gt;dukungan luas dan publik Turki. Ketika itu, Erdogan juga mengkritik hadirin &lt;br /&gt;yang terdiri dan pejabat internasional maupun swasta karena mereka memberi &lt;br /&gt;tepuk tangan atas pidato emosional Peres tentang serbuan ke Gaza yang &lt;br /&gt;menewaskan lebih dari 1300 warga Palestina. Erdogan mengatakan Israel berlaku &lt;br /&gt;biadab di Gaza. Ketika disambut di negaranya, Erdogan yang pernah menitikkan &lt;br /&gt;air mata saat melihat korban luka bakar yang parah dan seorang bocah Gaza yang &lt;br /&gt;dibawa ke rumah sakit Turki itu, menegaskan,bahwa ia memang titisan khilafah &lt;br /&gt;Utsmaniyah, yang menjadi pilar kekuasaan terakhin Islam di abad 20. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itulah hubungan bilateral Turki dengan Israel mengalami masalah yang &lt;br /&gt;semakin serius. Selain terkait pembantaian di Gaza, Turki juga berulangkali &lt;br /&gt;melakukan tindakan yang sempat memicu kemaharan Israel. Bulan Oktober lalu, &lt;br /&gt;Turki melarang keterlibatan Israel dalam latihan angkatan perang udara bersama &lt;br /&gt;NATO di Konya, Turki. Lalu, televisi pemerintah Turki TRT1 menyiarkan serial &lt;br /&gt;acara benjudul "Ayrilik" (Perpisahan) yang menampilkan gambar-gambar operasi &lt;br /&gt;genosida (pembantaian massal) tentara-tentara Zionis saat menyerang Gaza bulan &lt;br /&gt;Januani 2009. Tapi justru ketika situasi Israel memanas melihat tingkah polah &lt;br /&gt;Turki, Sabtu (17/10) PM Turki Erdogan malah menegaskan jika negaranya, Turki, &lt;br /&gt;adalah negara besar yang akan senantiasa melindungi orang-orang yang tertindas &lt;br /&gt;dan terzalimi, serta tidak akan tinggal diam di hadapan sistem tiran yang &lt;br /&gt;zalim. Disambung keesokan harinya dengan penegasan Presiden Turki Abdullah GuI &lt;br /&gt;dalam wawancaranya, bahwa Turki siap menghadapi segala kemungkinan resiko yang &lt;br /&gt;muncul akibat sikapnya. "Turki telah melakukan langkah yang benar untuk membela &lt;br /&gt;kebenaran. Dan atas semua ini, Turki siap rnenghadapi semua kemungkinan resiko &lt;br /&gt;dengan patriotis," demikian tandas Gul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski secara lahir, konflik Israel dan Turki  parah, tapi para pengamat tetap &lt;br /&gt;memandang, Israel akan cermat menempuh langkah dan sikap menghadapi Turki. &lt;br /&gt;Israel diperkirakan takkan terpancing akibat manuver politik Turki itü. &lt;br /&gt;Sebabnya Israel tahu betul, menyambung api kemarahan Turki akan berdampak buruk &lt;br /&gt;secara politik dan diplomatik bagi Israel. "Hubungan antara Israel dan Turki &lt;br /&gt;adalah hubungan yang strategis dan telah dijaga selama berpuluh-puluh tahun," &lt;br /&gt;kata Barak dalam sebuah pertemuan tertutup. Dia menambahkan: "Meski hubungan &lt;br /&gt;Israel-Turki seringkali naik-turun, Turki tetaplah menjadi sebuah negara &lt;br /&gt;penting bagi kami." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah Utsmaniyah memiliki magnet tersendiri bagi umat Islam yang telah &lt;br /&gt;kehilangan kekuatan sejak keruntuhannya. Apakah, di tengah kebekuan suasana &lt;br /&gt;politik negara-negana Arab, dan di antara permasalahan umat Islam di ragam &lt;br /&gt;penjunu dunia, Turki benar-benar akan membawa pencerahan dan harapan bagi dunia &lt;br /&gt;Islam?O &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarbawi Edisi 217Thl1. DzuLhijjah 1430, 17 Desember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-7028299973762563905?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/7028299973762563905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=7028299973762563905' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7028299973762563905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7028299973762563905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2010/01/selamat-datang-neo-osmanism.html' title='Selamat Datang  Neo Osmanism'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/S01PjNpGOeI/AAAAAAAAAfI/a8YsHz_vhmI/s72-c/180px-Flag_of_Turkey.svg.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-8071000616856119332</id><published>2009-12-24T12:44:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T12:45:13.834+07:00</updated><title type='text'>Tatapan Kasih Sayang</title><content type='html'>Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia&lt;br /&gt;sedang&lt;br /&gt;tidur...?&lt;br /&gt;Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat&lt;br /&gt;sedang tidur.&lt;br /&gt;Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan&lt;br /&gt;paling jujur&lt;br /&gt;dari seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan&lt;br /&gt;gemerlap pun&lt;br /&gt;bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia&lt;br /&gt;sedang tidur.&lt;br /&gt;Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak&lt;br /&gt;akan tampak&lt;br /&gt;wajah bengisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur.&lt;br /&gt;Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini&lt;br /&gt;semakin tua&lt;br /&gt;dan ringkih, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi&lt;br /&gt;kepalanya,&lt;br /&gt;betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk&lt;br /&gt;kesejahteraan kita,&lt;br /&gt;anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja asal&lt;br /&gt;perut kita&lt;br /&gt;kenyang dan pendidikan kita lancar. Sekarang, beralihlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah ibu anda.&lt;br /&gt;Hmm...kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus&lt;br /&gt;membelai-belai&lt;br /&gt;tubuh kita selagi bayi kini kasar karena tempaan hidup&lt;br /&gt;yang keras.&lt;br /&gt;Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita.&lt;br /&gt;Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli&lt;br /&gt;kita&lt;br /&gt;semata-mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya,&lt;br /&gt;itu sering kita&lt;br /&gt;salah artikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu :&lt;br /&gt;Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat,&lt;br /&gt;Semuanya...&lt;br /&gt;Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya.&lt;br /&gt;Rasakanlah energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat&lt;br /&gt;menatap wajah&lt;br /&gt;lugu yang terlelap itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika&lt;br /&gt;mengingat betapa&lt;br /&gt;banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;kebahagiaan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman&lt;br /&gt;kecil yang entah&lt;br /&gt;kenapa selau saja nampak besar. Secara ajaib Tuhan&lt;br /&gt;mengatur agar&lt;br /&gt;pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur&lt;br /&gt;mereka saat&lt;br /&gt;sedang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka&lt;br /&gt;ungkapkan.&lt;br /&gt;Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya.&lt;br /&gt;Tanpa kata, tanpa suara dia berkata :"Betapa lelahnya aku&lt;br /&gt;hari ini".&lt;br /&gt;Dan penyebab lelah itu?&lt;br /&gt;Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang&lt;br /&gt;bekerja keras&lt;br /&gt;mengurus dan mendidik anak, juga rumah.&lt;br /&gt;Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan&lt;br /&gt;hari-hari suka dan&lt;br /&gt;duka bersama kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah&lt;br /&gt;terjadi dengan&lt;br /&gt;menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan&lt;br /&gt;dan keharuan&lt;br /&gt;seketika membuncah jika mengingat itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkanlah apa yang akan terjadi&lt;br /&gt;jika esok hari mereka "orang-orang terkasih itu"&lt;br /&gt;tak lagi membuka matanya, untuk selamanya .......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-8071000616856119332?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/8071000616856119332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=8071000616856119332' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8071000616856119332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8071000616856119332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/12/tatapan-kasih-sayang.html' title='Tatapan Kasih Sayang'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-6098312789859910419</id><published>2009-10-28T11:42:00.001+07:00</published><updated>2009-10-28T11:42:54.467+07:00</updated><title type='text'>Surat Terbuka Dari Tora Bora Untuk Gedung Putih</title><content type='html'>President Amerika Serikat, Barack Obama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama kalian semua harus mengetahui bahwa perlindungan dari keadaan yang buruk dan hina dina di dunia dan dari panasnya api neraka hanyalah Islam, hanya Islam! Islam adalah satu-satunya agama yang member jaminan kesuksesan di dunia dan hari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Anda, Presiden dari kulit hitam pertama yang berhasil memegang kontrol atas gedung putih, menambah sejarah Amerika Serikat bahwa Anda adalah Presiden Amerika Serikat yang menerima keyakinan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kesempatan ini, aku ingin membawa perhatianmu terhadap poin-poin penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda, bahwa bangsa Anda telah meletuskan peperangan dengan beberapa negeri yang seperti satu tubuh. Dan pertempuran ini sungguh telah dimulai dan tidak bisa dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika menganggap itu tidaklah benar, serangan itu bukanlah menyerang negeri Islam, hanya menyerang sebuah negeri. Tidak, Anda tidak benar, dugaan Anda salah. Mengapa pertempuran terjadi lebih panjang dari perkiraanmu? Mengapa pertempuran menghabiskan banyak dana lebih dari perkiraanmu? Mengapa pertempuran memakan lebih banyak waktu dari yang Anda perkirakan? Mengapa kerugian lebih banyak dari asumsi Anda? Itu bukanlah klaim kami, tetapi pengakuan Bush.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, saat bangsa Amerika mengetahui bahwa para penguasa mereka memulai peperangan tanpa kepedulian dan tidak menemukan jalan untuk kembali. Bangsa Amerika memiliki power saat itu, tetapi kini, mereka telah kehilangan segalanya. Kekalahan teknologi mereka dalam pertempuran menandakan angkatan perang mereka telah usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memberikan suaranya untuk Anda dengan harapan bahwa Anda dapat mengeluarkan mereka dari perang ini. Walaupun Anda kelompok minoritas di AS, tetapi semua bangsa menaruh harapan besar bahwa Anda akan mengembalikan martabat AS yang hilang dan Anda akan memperbaiki perdamaian dan ekonomi negeri Anda. Dan dapat melepaskan anak-anak yang tak bersalah dari peperangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin loyal terhadap bangsa Anda, benar-benar ingin membawa kedamaian dan mengganti peperangan, benar-benar ingin membangkitkan perekonomian bangsa Anda demi menghindari kemiskinan, maka jangan menunggu lagi, segera hentikan kebijakan Bush!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secepatnya tarik mundur pasukan Anda dari Afghanistan dan seluruh negeri muslim lainnya yang Anda perangi, minta maaf kepada mereka dan menerima kerugian yang Anda dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda mengetahui bahwa setiap kejadian pasti memiliki penyebab, insiden ini tidak bisa diselesaikan jika tidak menghapus penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel. “tidak hanya untuk timur tengah tetapi untuk seluruh penjuru dunia” merupakan sumber dari kebiadaban dan kejahatan. Amerika mendukungnya secara penuh maka Amerika akan merasakan masalah yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat permasalahan Jerusalem sebagai permasalahan negeri-negeri Arab adalah suatu kebodohan. Permasalahan Jerusalem adalah masalah dunia Islam seluruhnya. Israel dan para pendukungnya tidak akan merasakan aman di manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mengetahui bahwa Israel mencoba merobohkan Jerusalem, sekarang pada waktu yang sama Israel sedang berusaha merobohkannya dengan cara yang berebda. Dalam waktu yang sama, mendukung Israel akan memperlihatkan dengan jelas di mata Ummat Islam yang beriman siapa Anda dan hasilnya adalah akan sangat pahit untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barak Obama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mengambil kebijakan Bush, Anda tidak hanya kehilangan martabat bangsa Anda, perdamaian dan ekonomi, tetapi bangsa Anda hanya akan menjadi sebuah cerita untuk generasi mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusanmu untuk menarik mundur Angkatan perang AS dari Irak, adalah keputusan yang benar. Memberikan mereka kebebasan, memberikan hak mereka, pertempuran dan pembunuhan yang dilakukan AS hanya akan membuat dunia berdiri menantang bangsa Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus melakukan keputusan yang sama di Afghanistan dan menarik mundur angkatan perang dari negeri muslim yang kami cintai secepat mungkin. Anda mungkin tidak mengenal geografis Afghanistan, jika Anda mengira mengirimkan lebih banyak pasukan ke Afghanistan dapat memenangkan pertempuran, itu kesalahan besar! Lihatlah apa yang Bush dapatkan ketika mengirimkan lebih banyak pasukan ke Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barak Obama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda mengetahui? Anda memiliki musuh teknologi di sini, mereka tidak dapat memikul beban untuk mengontrol daerah ini. Anda mungkin ingat cerita-cerita dari kekalahanmu di Vietnam. Anda mungkin telah mempelajari daratan di sana dan aku pikir tidak perlu dilakukan pengujian kembali. Jika Anda ingin melakukan kesalahan untuk kedua kalinya, Anda harus mempersiapkan daya tahan Anda, sebab situasi di Helmand dan Falujah akan datang ke New York dan Washington.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika angkatan perang Anda mendapatkan sedikit kesuksesan dengan mengirimkan lebih banyak pasukan adalah layak, tetapi Anda harus mengeluarkan jutaan dollar dari kas Negara Anda untuk hal tersebut dan mengorbankan lebih banyak lagi tentara dari bangsa Anda. Sebaliknya, kebencian penduduk Afghanistan terhadap bangsa Anda terus-menerus tumbuh dari hari ke hari tidak hanya di Afghanistan tetapi di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afghan telah memiliki kemampuan untuk melindungi negerinya karena kepercayaan dan keimanan yang kuat dalam hati mereka. Banyak dari penduduk yang Anda “lindungi” dan Anda “dukung”, para budak atau teman Anda sebenarnya mereka secara penuh mendukung kami, dan hal itu disembunyikan dari Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup di sini lebih lama, dapat membahayakan bangsa Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barak Obama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan penduduk Afghan melaksanakan system Islam di negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda telah salah jika melakukan pertempuran dengan bangsa yang tidak takut akan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Pasukan di Tora Bora&lt;br /&gt;Maulawy Anwarulhaq (Mujahid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Hanin Mazaya/arrahmah.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-6098312789859910419?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/6098312789859910419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=6098312789859910419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6098312789859910419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6098312789859910419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/10/surat-terbuka-dari-tora-bora-untuk.html' title='Surat Terbuka Dari Tora Bora Untuk Gedung Putih'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-6981442091291402229</id><published>2009-10-28T11:40:00.001+07:00</published><updated>2009-10-28T11:40:30.291+07:00</updated><title type='text'>Buronan Densus</title><content type='html'>Menurut beberapa sumber yang aku baca, kebanyakan dari seluruh buronan teroris itu adalah alumnus Camp Jihad Afghan. Seperti Nurdin M Top, Imam Samudra dan dua rekannya yang telah dieksekusi didepan regu tembak. Mereka adalah orang-orang yang pernah berlatih dan mengenyam pendidikan dan latihan perang di Peshawar Pakistan, tempat dimana para mujahidin Afghan berlatih sebelum bertempur digaris depan melawan Tentara Rusia.&lt;br /&gt;Ketika mereka selesai melaksanakan Tour Jihadnya di Afghan, sebagian ada yang tetap bertempur diladang-ladang jihad kaum muslimin diseantero dunia, ada juga yang pulang kampung seperti Imam Samudra dan rekan-rekan yang telah dieksekusi. Sebelum sampai ke Tanah Air mereka berkumpul dahulu di Malaysia untuk membicarakan bagaimana caranya membuat Indonesia Futuh dan berdaulat sebagai Negeri bersyariah Islam. Dan serangkaian misi pun dijalankan termasuk menggempur asset-asset milik asing (barat) di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang jika boleh ber-opini, kalau aku hanya mengenal Islam sebagai satu-satunya Ideologi yang aku anut sejak kecil..tentunya aku tak mengenal dunia lain selain dunia Islam, beruntungnya (entah beruntung atau justru prihatin)pribadiku dibentuk menjadi seorang warganegara sebuah negara bernama Indonesia...jika tidak mungkin aku tak pernah mengakui UUD 1945, Pancasila dan Undang-undang positive Indonesia menjadi bagian dari kehidupanku. Seperti mereka yang telah mengikrarkan diri sebagai mujahid dimedan pertempuran terdepan dalam membela Islam, Islam-lah tanah air mereka, Al Qur'an dan hadist-lah undang-undang kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah berkhayal menjadi seorang mujahid, dulu sekali saat aku masih SMA dan kegiatan sekolahku hanya melulu Rohis, aku membayangkan suatu saat ummat ini memiliki komunitas jihad yang solid, terdiri dari orang-orang Islam dari berbagai negara didunia yang berkomitmen untuk membela kaum muslimin yang tertindas dibelahan bumi manapun mereka berada. Saat itu Bosnia dan Palestina menjadi Issue renyah yang sangat mudah memancing amarah dan sanggup merebus darah anak-anak muda seusiaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa tidak kita bentuk saja sebuah negara bersyariat Islam disalah satu kepulauan diantara ratusan ribu kepulauan didunia ini, dan menjadikannya pusat peradaban Islam seperti yang pernah dirintis para salafus salih lalu kita membentuk sebuah milisi yang gunanya membantu kaum muslimin yang tertindas diseantero jagad ini?, gumamku saat itu.&lt;br /&gt;Aku tak tau tidak semua orang punya pemahanam Islam yang jernih dan bening sehingga bisa tidak punya kepentingan dalam berjama'ah dan ber-Islam.&lt;br /&gt;Sampai-sampai aku punya mimpi yang kuat untuk bisa bergabung dengan komunitas itu suatu saat nanti, seakan-akan mimpiku itu begitu mudah terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sesaat kemudian aku mendengar seorang milyarder bernama Usamah Bin Laden yang berasal dari Saudi membentuk milisi mimpiku dan menamainya Qaidatul Jeehad atau Al Qaida, misi utamanya menghancurkan asset-asset musuh kaum muslimin diseluruh penjuru dunia. &lt;br /&gt;Selanjutnya simak di:&lt;br /&gt;http://yossyrahadian.wordpress.com/2007/11/02/usamah-bin-ladin-%E2%80%9Csang-mujahid%E2%80%9D-pengguncang-tahta-fir%E2%80%99aun-abad-ini/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-6981442091291402229?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/6981442091291402229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=6981442091291402229' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6981442091291402229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6981442091291402229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/10/buronan-densus.html' title='Buronan Densus'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2761551998622541905</id><published>2009-10-01T07:38:00.002+07:00</published><updated>2009-10-01T07:46:47.516+07:00</updated><title type='text'>Semesta tak pernah salah</title><content type='html'>jika kau bertanya pada alam, apa yang diperbuatnya untukmu dan orang-orang disekelilingmu...&lt;br /&gt;maka ia akan menjawab dengan gempa...&lt;br /&gt;jikau kau bertanya pada semesta, apa yang dilakukannya untuk dirimu dan orang-orang disekelilingmu...&lt;br /&gt;maka ia akan menjawab dengan banjir&lt;br /&gt;dengan angin topan&lt;br /&gt;dengan gemuruh tsunami&lt;br /&gt;dan dengan guntur dilangit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semesta tak pernah bersalah...dan tak ada yang berhak menyalahkannya&lt;br /&gt;manusialah yang patut bertanya pada diri dan orang-orang disekelilingnya...&lt;br /&gt;mengapa semesta menjawab dengan penuh kemarahan&lt;br /&gt;setelah selama ini diam atas tingkah laku makhluk yang hidup diatasnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau carilah semesta lain selain disini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;for victims at eartquake Padang Pariaman 6.7 skala richter...&lt;br /&gt;may Alloh SWT blessing you All...and give you more pattients...amiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-2761551998622541905?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/2761551998622541905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=2761551998622541905' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2761551998622541905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2761551998622541905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/10/semesta-tak-pernah-salah.html' title='Semesta tak pernah salah'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-1174561273713372291</id><published>2009-09-06T17:12:00.000+07:00</published><updated>2009-09-06T17:14:44.201+07:00</updated><title type='text'>SUARA YANG DIDENGAR MAYAT</title><content type='html'>Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga: Keluarga, Hartanya, Dan Amalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Dua Yang Kembali Dan Satu Tinggal Bersamanya; Keluarga Dan Hartanya Akan Kembali Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Roh Meninggalkan Jasad...&lt;br /&gt;Terdengar Suara Dari Langit Memekik,&lt;br /&gt;"Wahai Fulan Anak Si Fulan..&lt;br /&gt;Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia,&lt;br /&gt;Atau Dunia Yang Meninggalkanmu&lt;br /&gt;Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan,&lt;br /&gt;Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu&lt;br /&gt;Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia,&lt;br /&gt;Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu&lt;br /&gt;Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia,&lt;br /&gt;Atau Dunia Yang Telah Menguburmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan....&lt;br /&gt;Terdengar Dari Langit Suara Memekik,&lt;br /&gt;"Wahai Fulan Anak Si Fulan...&lt;br /&gt;Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat&lt;br /&gt;Mengapa Kini Terkulai Lemah&lt;br /&gt;Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih&lt;br /&gt;Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara&lt;br /&gt;Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar&lt;br /&gt;Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa&lt;br /&gt;Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia&lt;br /&gt;Mengapa Kini Raib Tak Bersuara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mayat Siap Dikafan...&lt;br /&gt;Suara Dari Langit Terdengar Memekik,&lt;br /&gt;"Wahai Fulan Anak Si Fulan&lt;br /&gt;Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha Allah&lt;br /&gt;Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah&lt;br /&gt;Wahai Fulan Anak Si Fulan...&lt;br /&gt;Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan&lt;br /&gt;Nun Jauh Tanpa Bekal&lt;br /&gt;Kau Telah Keluar Dari Rumahmu&lt;br /&gt;Dan Tidak Akan Kembali Selamanya&lt;br /&gt;Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mayat Diusung....&lt;br /&gt;Terdengar Dari Langit Suara Memekik,&lt;br /&gt;"Wahai Fulan Anak Si Fulan..&lt;br /&gt;Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan&lt;br /&gt;Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat&lt;br /&gt;Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mayat Siap Dishalatkan.... Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan.. Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mayat Dibaringkan Di Liang Lahat....&lt;br /&gt;Terdengar Suara Memekik Dari Langit,&lt;br /&gt;"Wahai Fulan Anak Si Fulan...&lt;br /&gt;Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia&lt;br /&gt;Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini&lt;br /&gt;Wahai Fulan Anak Si Fulan...&lt;br /&gt;Dahulu Kau Tertawa Kini Dalam Perutku Kau Menangis&lt;br /&gt;Dahulu Kau Bergembira Kini Dalam Perutku Kau Berduka&lt;br /&gt;Dahulu Kau Bertutur Kata Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Semua Manusia Meninggalkannya Sendirian....&lt;br /&gt;Allah Berkata Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku..... Kini Kau Tinggal Seorang Diri Tiada Teman Dan Tiada Kerabat Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap.. Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri Padahal, Karena Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku Hari Ini,.... Akan Kutunjukan Kepadamu Kasih Sayang-Ku Yang Akan Takjub Seisi Alam Aku Akan Menyayangimu Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya. Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, "Wahai Jiwa Yang Tenang Kembalilah Kepada Tuhanmu Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandu Keadilan's Notes&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-1174561273713372291?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/1174561273713372291/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=1174561273713372291' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1174561273713372291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1174561273713372291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/09/suara-yang-didengar-mayat.html' title='SUARA YANG DIDENGAR MAYAT'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-4414715940271793079</id><published>2009-08-27T07:23:00.002+07:00</published><updated>2009-08-27T07:30:58.016+07:00</updated><title type='text'>Suara Imam yang menderas...</title><content type='html'>diantara alunan bacaan sholat yang merdu itu...&lt;br /&gt;ada isak tangis yang menyekat ruangan besar dimasjid megah ini...&lt;br /&gt;ada nafas yang tersenggal sesegukan merintih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah alangkah indah ramadhan Mu ya Rabb...&lt;br /&gt;manusia-manusia berubah menjadi sangat tawadhu...&lt;br /&gt;Subhanallah mewahnya keimanan ini...&lt;br /&gt;Seakan aku ingin larut selamanya disini...&lt;br /&gt;dikenyamanan tanpa batas bersama orang-orang&lt;br /&gt;yang sedang berlomba menggapai maghfirohMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam sujud panjang itu &lt;br /&gt;akupun merintih bersama orang-orang yang tahu bahwa malam ini...&lt;br /&gt;Bahwa Robbnya, sangat-sangat dekat lebih dekat dengan urat nadi mereka&lt;br /&gt;dan hangatnya airmata keinsyafan yang mengalir perlahan menjadi pertanda&lt;br /&gt;bahwa hati ini masih lembut dan tak keras layaknya batu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betapa hidayah itu indah...&lt;br /&gt;seindah lantunan do'a yang disampaikan penuh pengharapan...&lt;br /&gt;berharap gugur seluruh dosa...&lt;br /&gt;dan perjumpaan dengan wajahNya menjadi impian yang tak pernah habis untuk &lt;br /&gt;digumamkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan Kau tinggalkan kami wahai Robb...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-4414715940271793079?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/4414715940271793079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=4414715940271793079' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4414715940271793079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4414715940271793079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/08/suara-imam-yang-menderas.html' title='Suara Imam yang menderas...'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5541031945047786432</id><published>2009-08-11T11:51:00.003+07:00</published><updated>2009-08-11T12:29:11.150+07:00</updated><title type='text'>Episode Terakhir...lawatan indah ke tanah kusir</title><content type='html'>Menjejal otak dan hati dengan segala kerinduan tentang keimanan adalah hal terberat&lt;br /&gt;Seperti berkerumun menuju syurga yang jauhnya ribuan tahun cahaya&lt;br /&gt;Dan kenyataan ini harus berhadapan juga dengan fakta &lt;br /&gt;Bahwa puluhan milyar orang sedang berharap menuju keabadian itu sejak umat nabi adam sampai bayi yang lahir diakhir dunia nanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syurga, tumpuan harapan setiap orang yang berharap pahala terbaik&lt;br /&gt;Dan neraka, adalah hal yang paling buruk untuk bisa dihindari ketika perjalanan menuju keabadian itu berakhir...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan dan keburukan silih berganti datang kedalam kehidupan kita&lt;br /&gt;Dan sikap terbaik yang kita miliki adalah jawaban kemana akhir hidup kita bermuara&lt;br /&gt;Seperti hitam dan putihnya sejarah hidup setiap manusia yang pernah hidup diatas muka bumi ini...&lt;br /&gt;Entah dia manusia besar yang berlimpah prestasi dan kegemilangan hidup mencipta pesona hingga meraup decak kagum orang-orang disekitarnya...&lt;br /&gt;Atau manusia kerdil yang tak pernah jadi pahlawan bagi tiap orang yang berharap padanya...pada akhirnya harus terbujur kaku ditaman pemakaman yang bernama kuburan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak terjang orang-orang yang kita idolakan atau perilaku hidup orang-orang yang kita benci dan caci maki harus berakhir ketika dia berkelang tanah didalam liat lahatnya...dan kita hanya bisa menatap batu nisan yang tertanam diujung atas kuburnya sambil berucap...yaa kamu sekarang telah mati...dan tidak bisa berkata-kata lagi dengan kami disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai mengumpulkan pertanyaan tentang segalanya...&lt;br /&gt;tentang siapa yang mentalqinkan aku ketika nazaq menjelang...&lt;br /&gt;tentang sosok malaikat yang menghampiri dan yang akan mencabut nyawaku&lt;br /&gt;tentang dibelahan bumi mana aku menghembuskan nafas terakhir..&lt;br /&gt;tentang siapa-siapa yang membacakan alfatihah dan surat yasin didekat jenazahku...&lt;br /&gt;tentang siapa-siapa yang menggotong keranda mayatku menuju tempat terakhirku...&lt;br /&gt;tentang pertanyaan malaikat dibalik papan-papan yang menutupiku didalam liang lahatku&lt;br /&gt;akan kah aku selamat ya Robb??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kini aku sedang meratap ampunanMu...&lt;br /&gt;sedangkan aku hendak menjauh dari hidayahMu...&lt;br /&gt;Back up aku wahai Robb...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5541031945047786432?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5541031945047786432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5541031945047786432' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5541031945047786432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5541031945047786432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/08/episode-terakhirlawatan-indah-ke-tanah.html' title='Episode Terakhir...lawatan indah ke tanah kusir'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-1843536210828167008</id><published>2009-08-07T07:50:00.003+07:00</published><updated>2009-08-07T08:03:50.172+07:00</updated><title type='text'>Dan kau datang...yaa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/Snt9bmS3kjI/AAAAAAAAAeY/VGIWjmkf8X8/s1600-h/38510686ErpIas_fs.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/Snt9bmS3kjI/AAAAAAAAAeY/VGIWjmkf8X8/s320/38510686ErpIas_fs.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367021294031704626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Engkau datang lagi Ramadhan&lt;br /&gt;Dan aku melihatmu diujung purnama&lt;br /&gt;Mengenang ibadahku saat Ramadhan lalu&lt;br /&gt;Kantuk yang kujaga saat iktikaf di UT&lt;br /&gt;Menjadi kenangan yang tak pernah sirna bersamamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku akan mengulangnya sekali lagi&lt;br /&gt;Bendera akan segera kukibarkan&lt;br /&gt;Panji Kesejukan hati yang tak pernah pudar &lt;br /&gt;Seperti berkerumun ke arahmu berebut rahmat dari beningnya mata airmu&lt;br /&gt;Seperti berjumpa dengan keimanan yang mewah dan megah&lt;br /&gt;Yang bisa dimiliki oleh orang se-papa apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membasuh luka-luka zaman yang bertebaran dimata kaki&lt;br /&gt;Mengobati kalbu yang rusak karena perilaku&lt;br /&gt;Dan Maghfiroh itu...selalu kutunggu diujung fajar menjelang&lt;br /&gt;Untuk bersimpuh dibumi karena keagungan Robbku...&lt;br /&gt;Semoga Berkah untuk diriku menjadikanku Karang Iman yang tak hancur &lt;br /&gt;diterpa ombak kehidupan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-1843536210828167008?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/1843536210828167008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=1843536210828167008' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1843536210828167008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1843536210828167008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/08/dan-kau-datangyaa-ramadhan.html' title='Dan kau datang...yaa Ramadhan'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/Snt9bmS3kjI/AAAAAAAAAeY/VGIWjmkf8X8/s72-c/38510686ErpIas_fs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-1252795847814653223</id><published>2009-07-20T05:36:00.002+07:00</published><updated>2009-07-20T05:42:33.506+07:00</updated><title type='text'>Kisah-kisah seputar Salahuddin dan Perang Salib</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SmOhQQvqUAI/AAAAAAAAAeQ/WDlaMRymBsA/s1600-h/731319220_41a3e4cb07.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 254px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SmOhQQvqUAI/AAAAAAAAAeQ/WDlaMRymBsA/s320/731319220_41a3e4cb07.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360305282245873666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SmOhQLDHN4I/AAAAAAAAAeI/MqA93ZfldSM/s1600-h/crusade.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 247px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SmOhQLDHN4I/AAAAAAAAAeI/MqA93ZfldSM/s320/crusade.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360305280716846978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SmOhPhx9hHI/AAAAAAAAAeA/oBex2RconGI/s1600-h/photo_11_hires.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 209px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SmOhPhx9hHI/AAAAAAAAAeA/oBex2RconGI/s320/photo_11_hires.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360305269639054450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda tahu, kalau raja Richard dari Inggris tidak bisa berbahasa Inggris? Ataukah anda tahu kalau raja Richard dan sultan Saladin sering makan malam bersama dijeda pertempurannya? Seperti layaknya perang-perang yang lain, maka perang salib banyak sekali menyimpan cerita atau fakta unik dibaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Richard the Lion heart, yang terkenal sebagai Raja Inggris, dan konyolnya beliau tidak bisa bahasa inggris. Karena sejak kecil dia selalu berada di Prancis. Dia cuma numpang lahir di Inggris. Bahkan konon, beliau lebih mahir bahasa Arab daripada bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Raja Richard berada di Inggris dalam masa pemerintahannya hanya selama 11 bulan. Permaisurinya, Queen Berengaria of Navarre, malah tidak pernah ke Inggris sama sekali. Oleh karena itu Richard juga dikenal sebagai " The Absent King&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saking tidak percayanya dengan motivasi rekannya sesama ekspedisi perang salib, Raja Richard pernah mengatakan : "Saya lebih rela Yerusalem dipimpin oleh seorang Muslim yang bijak dan berjiwa ksatria daripada kota suci itu jatuh ketangan para baron Eropa yang hanya mengejar kekayaan pribadi "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pada suatu peristiwa di pertempuran di Jaffa, ketika pasukan kavaleri Tentara Salib merasakan kelelahan, Richard sendiri memimpin pasukan tombak melawan kaum muslim. Saladin nyaris berada di sisinya dengan penuh kekaguman. Saat dia melihat kuda Richard terjatuh di bawahnya, seketika Sultan mengirimkan tukang kudanya ke medan pertempuran dengan dua ekor kuda yang masih segar untuk Raja Inggris yang berani itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ada juga cerita mengenai Richard yang memasuki Yerusalem dengan menyamar dan makan malam bersama Saladin : mereka benar-benar saling bersikap ramah. Dalam rangkaian perbincangan, Richard bertanya kepada Sultan tentang bagaimana pandangannya mengenai Raja Inggris. Saladin menjawab bahwa Richard lebih mengunggulinya dalam sifat keberaniannya sebagai seorang ksatria, tapi kadang-kadang dia cenderung menyia-nyiakan sifatnya ini dengan terlalu gegabah dalam pertempuran. Sedangkan menurutnya Richard, Saladin terlalu moderat dalam memperkuat nilai-nilai keksatriaan, bahkan dalam pertempuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketika ada salah satu panglima perang saladin memberontak, Richard membunuhnya dan menyerahkan kepalanya pada saladin serta berkata, "Aku tidak ingin orang ini mengacaukan "permainan" kecil kita". Dan keesokan harinya mereka bertempur sengit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pernah dalam suatu pertempuran, Richard melihat bahwa pedang saladin tumpul dan dia menghentikan perang hari itu untuk memberikan kesempatan agar saladin mengasahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin mengirimkan dokter terbaiknya untuk mengobati Richard. Kapan lagi kita bisa mendapatkan pemimpin kaum muslim yang memiliki akhlak seperti Salahuddin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Orang Eropa pada awalnya menyebut orang Muslim sebagai Barbarian, tetapi akibat kontak yang intensif dari perang salib, Lambat laun mereka menyadari bahwa yang barbar sesungguhnya adalah mereka. Jika ditilik dari tingginya peradaban budaya dan ilmu kaum muslimin saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Menurut catatan sejarah, pada saat perang salib, semua wanita dan pelacur di usir keluar dari kamp crusaders. Seluruh crusaders harus suci secara jasmaniah, bebas dari nafsu. Tapi ada satu grup wanita yg bebas keluar masuk camp crusaders yaitu tukang cuci baju. Bahkan kalau satu grup tukang cuci mau bepergian antar kota, mereka dijaga oleh sepasukan knight, dan dibuntuti pasukan infantri. Kalau iring-iringan ini diserang, keselamatan para tukang cuci ini no.1. Waktu ditawan pasukan muslim, para tukang cuci ini lebih dihormati daripada prajurit biasa. Sampai-sampai Richard The Lion Heart juga rela membayar ransum buat para tukang cuci itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Ketika Frederick Barbarossa (kakek kaisar Frederik II) meninggal pada ekspedisi perang salib III, banyak ksatrianya yang menganggap bahwa ini adalah kehendak Tuhan dan banyak yang bergabung dengan kaum muslim. Lalu yang tersisa membawa jasad Barbarossa menuju ke yerusalem dengan anggapan nanti Barbarosa akan terlahir kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Frederick II Kaisar Jerman, punya hubungan khusus dengan Sultan Malik dari Mesir di perang salib V. Beliau merasa di jaman itu (jaman dark ages), satu-satunya yang sebanding dengan dia di masalah budaya dan personality adalah pangeran-pangeran dari kerajaan muslim. Oleh karena itu gaya hidupnya agak nyentrik (dia berpoligami, padahal seorang Katolik tidak demikian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Waktu terpaksa harus berpartisipasi dalam perang salib, Frederick II berhasil merebut Jerusalem, Betlehem dan Nazareth tanpa meneteskan setitik darahpun. Walaupun sebenernya dia cuma menyewa ke 3 kota tersebut dari sahabatnya si sultan Malik dari Mesir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Pernah ada kejadian Frederick II memukul pendeta yang masuk ke dalam masjid dan memperingatkan agar jangan melakukan hal itu lagi. Sedangkan al-Malik pernah dinasehati oleh Knight Templar agar membunuh Frederick II pada saat pengawalannya sedang longgar. Mengetahui hal tersebut, al-Malik segera menyuruh Frederick II agar segera pergi dari situ karena keadaannya 'berbahaya'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Kekalahan pasukan Arab lebih sering karena mereka terpancing melakukan serangan terbuka melawan kavaleri berat Eropa. Dimana disiplin serta pengalaman tempur sukarelawan Jihad kalah jauh dari satuan tempur veteran Eropa khususnya ordo-ordo militer seperti Templar, Hospitallers dan Teutonic Knight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Kekalahan pihak Eropa umumnya akibat dari insubordinasi alias kurang kuatnya komando tunggal dalam kesatuan tentara yang terdiri dari elemen-elemen berbeda dari para baron dan ordo militer yang sebenarnya saling tidak suka satu sama lainnya. Selain itu dalam beberapa kekalahan, para tentara bayaran ( mercenary ) dan sukarelawan Eropa seringkali terlalu cepat meninggalkan barisannya untuk menjarah kota-kota Islam yang hampir ditaklukannya. Hal itu membuat pasukan Islam yg sebenarnya sudah terpojok bisa melakukan counter-attack&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Pasukan turki khwaraziman yang menyerang jerusalem tahun 1244 waktu itu dikontrol oleh keturunan genghis khan, Eljigidei. Yang lucu dari pasukan ini adalah pasukannya mayoritas beragama Buddha bahkan komandan Hulegu khan juga seorang Buddhis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Sebenarnya pengiriman para Crusader salah alamat, kaum Turki Seljuk yang banyak mengganggu ziarah kaum kristiani ke Yerusalem sudah diusir oleh khalifah Mesir. Akan tetapi lamanya perjalanan serta miskinnya informasi membuat pemimpin Crusader tidak mendengar pergantian kekuasaan di Yerusalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Divisi elit pasukan berkuda Cossack di Rusia dan Musketer berkuda di Prancis karena terinspirasi suksesnya pasukan berkuda pemanah bangsa Arab. Pasukan berkuda bukan hanya sebagai pasukan sayab tapi menjadi pasukan khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Membangun sepasukan knights memakan biaya yang sangat besar. Seorang raja sekalipun di abad pertengahan paling hanya memiliki sekitar 100 - 300 Full Knight dengan Heavy Horse yang berdinas dibawah komandonya secara full - time. Biasanya para raja akan mengumpulkan seluruh Knight yang berada di bawah para duke dan baronnya apabila menghadapi pertempuran besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Para Knights umumnya adalah anak para ningrat yang tidak memiliki hak waris. Di masa itu seperti juga para bangsawan dimana saja, kekayaan dan kekuasaan sang ayah hanya diwarisi oleh putra sulungnya, kecuali tingkat raja atau baron kaya dimana putra ke dua hingga ke 3 masih mungkin mewarisi satu county atau estate dengan kastil kecil. Putra-putra yang tidak atau merasa kurang memiliki kekayaan biasanya sejak remaja mengasah diri dengan ketrampilan perang. Mereka kemudian pada usia tertentu (15-16 tahun ) di inagurasi menjadi knight oleh raja atau baron tempat dia mengabdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Ada sebuah aturan yang tidak pernah dilanggar oleh kedua belah pihak sewaktu perang salib. Yaitu Fakta Nobility atau Hukum Chivalry yang berlaku di abad pertengahan bahwa raja tidak boleh membunuh sesama raja. Khususnya apabila tertawan. Salah satu kode etik knights dan para noble adalah mereka pantang membunuh keluarga atau orang2 dari keturunan ningrat yang menyerah/tertawan dalam pertempuran. Akan tetapi khusus buat religius-military Order spt Templar, Hospitaller dan Teutonic dalam perang Salib, peraturan itu tidak berlaku terhadap para noble/ningrat Muslim. Kecuali dalam kondisi khusus atau mendapat spesial order dari pemimpin Crusader yang mendapat mandat langsung dari Paus. Dalam tradisi Arab sendiri, seorang raja pantang membunuh sesama raja. Hal itu yang diterapkan Saladin ketika dia tidak membunuh Guy of Lusignan, raja kerajaan Latin di Yerusalem ketika berhasil memenangkan pertempuran Hattin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Saladin pernah melanggar etika dan hukum perang Islam yg selalu dia junjung tinggi ketika dia mengeksekusi semua tawanan Ksatria Templar dan Hospitaller ketika dia memenangkan pertempuran Hattin. Sementara Richard The Lion Heart juga pernah melanggar kode etik Chivalry serta etika Noble-nya saat dia mengeksekusi 2000 serdadu Saladin yang tertawan di depan gerbang Acre/Akko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Kalau selama ini kita mendengar bahwa Saladin itu komandan yg santun, maka salah satu panglima mamluk yaitu Baybar adalah komandan yang garang. Tidak kalah garangnya dalam soal bunuh-membunuh seperti crusaders. Kalau crusaders dibawah pimpinan Richard pernah menghukum mati seluruh tawanan muslim di Aacre, pasukan Baybar juga membunuh semua orang kristen di Acre, termasuk pendeta dan perempuan. bahkan dia berkirim surat ke komandan crusaders untuk menceritakan detil pembantaian di dalam suratnya. Baybar bahkan sampai membuat lingkungan acre jadi gurun agar di masa depan sulit untuk jadi pangkalan crusaders lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Saat pengepungan kota Acre, Baybars menggunakan siege weaponnya selain sebagai senjata penghancur berat jarak jauh, juga sebagai senjata psikologi dan biologi. Senjata katapel-nya tidak hanya melontarkan batu ke arah kota, tapi juga mayat pasukan musuh, tawanan anak-anak yang masih hidup serta bangkai binatang spt kuda, unta dll. Di abad pertengahan hal itu kerap disebut sbg 'humor pasukan artileri'. Namun Baybars melakukannya lebih intensif dan mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Akibat dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Maka.Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad.Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-1252795847814653223?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/1252795847814653223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=1252795847814653223' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1252795847814653223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1252795847814653223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/07/kisah-kisah-seputar-salahuddin-dan.html' title='Kisah-kisah seputar Salahuddin dan Perang Salib'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SmOhQQvqUAI/AAAAAAAAAeQ/WDlaMRymBsA/s72-c/731319220_41a3e4cb07.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-8470204369099428328</id><published>2009-06-25T08:02:00.002+07:00</published><updated>2009-06-25T08:06:12.478+07:00</updated><title type='text'>Ketika Baginga Rosul dan Jibril Mulia menangis bersama....</title><content type='html'>Ramadhan, dan aku datang mendekat cepat kepadamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.: Luasnya Neraka :.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata:&lt;br /&gt;Jibril datang kepada Nabi SAW pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya,&lt;br /&gt;maka ditanya oleh Nabi SAW : 'Mengapa aku melihat kau berubah muka?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Nabi SAW bersabda: 'Ya Jibrail, jelaskan padaku sifat Jahannam itu.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Ya... Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya karena panasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi, niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di hujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur karena sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi dan minumannya air panas campur nanah dan pakaiannya potongan-potongan api.&lt;br /&gt;Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW bertanya: 'Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda.' (artinya: yaitu yg lebih bawah lebih panas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya Rasulullah SAW : 'Siapakah penduduk masing-masing pintu?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab Jibril :&lt;br /&gt;'Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat Nabi Isa AS. serta keluarga Fir'aun namanya Al-Hawiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu kedua tempat orang-orang Musyrikin bernama Jahim,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu ketiga tempat orang Shobi'in bernama Saqar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu kelima orang Yahudi bernama Huthomah.&lt;br /&gt;Pintu ke enam tempat orang Nasara bernama Sa'eir.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Jibril diam sejenak....segan pada Rasulullah SAW, sehingga ditanya: 'Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Nabi SAW jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi SAW di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar Nabi SAW bersabda: 'Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya: 'Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi SAW menangis, Jibrail juga menangis, kemudian Nabi SAW masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah (dipetik dari kitab 'Peringatan Bagi Yg Lalai').&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hadith Qudsi:&lt;br /&gt;Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahawa neraka jahanamKu itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat&lt;br /&gt;2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah&lt;br /&gt;3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung&lt;br /&gt;4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah&lt;br /&gt;5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik&lt;br /&gt;6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak&lt;br /&gt;7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum&lt;br /&gt;8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular&lt;br /&gt;9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun yang hitam pekat.&lt;br /&gt;10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai&lt;br /&gt;11. Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-8470204369099428328?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/8470204369099428328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=8470204369099428328' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8470204369099428328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8470204369099428328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/06/ketika-baginga-rosul-dan-jibril-mulia.html' title='Ketika Baginga Rosul dan Jibril Mulia menangis bersama....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2441972552038653056</id><published>2009-06-25T07:11:00.002+07:00</published><updated>2009-06-25T07:31:09.712+07:00</updated><title type='text'>Sebait Pesan Ketua Kelas</title><content type='html'>Teman-teman...&lt;br /&gt;Tiba saatnya kita berpisah...&lt;br /&gt;Setelah sekian lama kita bertemu dan bersua, bermain bersama dipelataran sekolah tercinta kita&lt;br /&gt;Masihkah ingatkah saat kaki-kaki kita terluka terjatuh didepan kelas...&lt;br /&gt;karena berebut keluar saat jam istirahat tiba...?&lt;br /&gt;Atau masih ingatkah saat dengkul-dengkul kita lecet karena berebut bola ketika bermain dilapangan sekolah kita...&lt;br /&gt;Itu semua kenangan terindah...dan hari ini kita akan mengakhiri semua kenangan itu...untuk berangkat belajar lebih tinggi lagi, mengejar cita dan keinginan dunia kita...dan aku berucap lirih karena kita mungkin tak berjumpa lagi...kecuali Tuhan menghendakinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman...&lt;br /&gt;Jika kita adalah seorang yang sangat jujur, bahkan pada dunia sekalipun&lt;br /&gt;Marilah kita berikrar sekarang untuk tidak pernah berbohong pada siapapun&lt;br /&gt;Karena negeri ini butuh pemimpin yang jujur....&lt;br /&gt;dan aku berharap itu adalah salah satu dari kita..&lt;br /&gt;dan aku pun berharap kita kelak menjadi salah satu pemimpin dinegeri ini...&lt;br /&gt;untuk berucap jujur pada rakyat atas apa yang ingin diusahakannya untuk negeri dan rakyat tercintanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita berikrar sekarang, disini ditempat ini...&lt;br /&gt;Untuk menjadi yang terbaik bagi dunia kita...&lt;br /&gt;Untuk semua harapan-harapan kanak-kanak kita...menjunjung semua kehormatan atas nama manusia yang berbudi luhur...dan aku yakin hati kita dibuat hanya dari kepolosan....dan aku menjadi saksinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman tercinta...&lt;br /&gt;Aku berpesan kepada kalian...&lt;br /&gt;Jangan lupakan jasa guru-guru kita....karena jasa merekalah kaki-kaki kita kelak akan melangkah kesegala penjuru dunia...&lt;br /&gt;dari hanya semangat mengejar bola dilapangan sekolah&lt;br /&gt;menjadi kunjungan mewah dibelantara Eropa...atau melanglang buana dinegeri sahara...&lt;br /&gt;Menjadi orang terhormat karena ilmu yang mereka curahkan pada kita...tanpa pamrih dan bertanya kita bisa bayar berapa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berpisah teman...dan tolong jabat tanganku seerat persahabatan yang tak pernah putus walaupun kita berpisah raga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertanda&lt;br /&gt;Ketua Kelas Kalian&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-2441972552038653056?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/2441972552038653056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=2441972552038653056' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2441972552038653056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2441972552038653056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/06/sebait-pesan-ketua-kelas.html' title='Sebait Pesan Ketua Kelas'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-1881775069120106961</id><published>2009-06-23T20:32:00.005+07:00</published><updated>2009-06-25T07:10:31.374+07:00</updated><title type='text'>Wahai Para Capres dan Wapres, Perkenalkan....</title><content type='html'>Bapak-ibu terhormat...&lt;br /&gt;calon presiden dan wakil presiden&lt;br /&gt;sebelum suara kami memenuhi bilik perolehan suaramu coba dengarkan kami dahulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalkan kami bernama "RAKYAT JELATA"&lt;br /&gt;Kami dilahirkan ditanah pertiwi yang penuh berlimpah kesuburan tak terkira...&lt;br /&gt;Diatas Tanah negeri bernama INDONESIA...&lt;br /&gt;Yang katanya jika kayu dilemparkan maka jadi tumbuhan subur dan rimbun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kami tak seperti nasib tanah negeri ini&lt;br /&gt;Kami lahir dari pergulatan nasib yang seperti dirancang untuk membuat kami bodoh dan miskin...&lt;br /&gt;Dan siapa yang perduli dengan kemiskinan?&lt;br /&gt;siapa yang butuh kecuali hanya suara dibilik pemilu saja..&lt;br /&gt;setelah itu kami tercampak lalu &lt;br /&gt;Kamipun sibuk bertahan hidup dibelantara kemelaratan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalkan nama kami adalah RAKYAT JELATA&lt;br /&gt;yang menjadi tapak injakan para elite yang berkuasa&lt;br /&gt;Diharapkan jika bisa menjawab berapa suara yang kamu bisa dapatkan&lt;br /&gt;Lalu disisipi amplop berisi juta-juta&lt;br /&gt;Kemudian ditinggalkan dalam keadaan menderita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal dikolong jembatan atau dibalik rumpun bilik disebelah pembuangan sampah&lt;br /&gt;Seakan sama artinya dengan sampah itu sendiri&lt;br /&gt;Jika pemimpin masih punya wibawa...kuatkah dia melihat kepapaan kami?&lt;br /&gt;Atau mari ikut kami hidup disebelah penderitaan&lt;br /&gt;Betapa sulit mencari rupiah untuk dibelanjakan lauk dan pauk&lt;br /&gt;Atau untuk mengongkosi anak kami berangkat ketempatnya belajar...&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba diantara kami ada yang mengakhiri hidupnya tanpa berpikir panjang&lt;br /&gt;Menguntai seutas tali untuk bertemu dengan neraka jahanam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalkan nama kami RAKYAT JELATA&lt;br /&gt;yang dilahirkan dari keterasingan peradaban&lt;br /&gt;yang katanya penuh dengan kalimat pengagungan terhadap kemajuan&lt;br /&gt;Kemajuan menurut versi kekuasaan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalkan nama kami RAKYAT JELATA&lt;br /&gt;yang setiap diri kami berisi ribuan pertanyaan tentang kemakmuran&lt;br /&gt;Kenapa kemakmuran itu bukan milik kami &lt;br /&gt;Dan Kesejahteraan&lt;br /&gt;Mengapa hanya menjadi impian disiang hari bolong&lt;br /&gt;Tanpa ada yang mewujudkannya kecuali hanya berjanji dan berbohong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tak semua suara harus didengar...tapi cobalah hidup bersama kami disini&lt;br /&gt;Atau jika kalian sudi bawalah anak-anak pejabat itu tinggal hidup bersama kami&lt;br /&gt;Mungkin nanti dia pulang dengan membawa seember air mata keperihan&lt;br /&gt;Karena tak sanggup hidup terlunta-lunta bersama kami....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengarlah wahai para calon pemimpin kami&lt;br /&gt;Kami butuh pemimpin yang bisa mendengar dari balik dinding istana megah itu&lt;br /&gt;Atau setidaknya mendekat dan merapat dekat ke kami&lt;br /&gt;Tolong jangan lupakan kami jika kau menang...&lt;br /&gt;Dan semoga Tuhan membalas keadilan dan kemurahan hati kalian dengan pahala yang berlipat ganda...&lt;br /&gt;Amiiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-1881775069120106961?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/1881775069120106961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=1881775069120106961' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1881775069120106961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1881775069120106961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/06/wahai-para-capres-dan-wapres.html' title='Wahai Para Capres dan Wapres, Perkenalkan....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5136555252913215976</id><published>2009-06-04T07:50:00.003+07:00</published><updated>2009-06-04T08:01:15.528+07:00</updated><title type='text'>Qiyadah...dengarlah!!!!!!!</title><content type='html'>Aku menyimpan benak....&lt;br /&gt;Seharusnya PKS mengumpulkan seluruh koalisi dari partai-partai Islam yang ada, kemudian menyiapkan satu kubu tempat berhimpunnya seluruh suara kaum muslimin Indonesia, dan mengumumkan calon Capres dan Cawapres dari kalangan Islam, untuk berhadapan langsung dengan kekuatan sekuler ini!!!!&lt;br /&gt;Inilah mimpiku...tetapi ustadz-ustadz yang bertengger sebagai Qiyadah kini, seakan-akan hendak menggadaikan suara kaum muslimin dengan mengemis simpati pada partai yang dominan...apakah tidak bisa kita tarik dukungan itu, kenapa harus meminta disaat yang lain dengan ambisi yang sama juga turut meminta...&lt;br /&gt;Demi martabat dan izzah kaum muslimin sudah seharusnya kita mempunyai kubu sendiri dan bukan terombang-ambing seperti ini, mendekat pada komunitas yang punya kesempatan menang besar bukan jaminan langgengnya loyalitas kader...justru seakan meninggalkan amanah dan berlari untuk mencari dunia...yang cuma sesaat.&lt;br /&gt;Demi sejarah pergulatan dakwah kaum muslimin Indonesia, sudah seharusnya kita mencipta perlawanan dan muncul kehadapan, bukan takabur atau jumawa tapi suara kaum muslimin telah ada ditangan kalian wahai qiyadah...&lt;br /&gt;Apakah sekedar mempertahankan eksistensi dan kelangsungan da'wah, bukankah hal ini lebih mudah jika kita memiliki kubu sendiri....&lt;br /&gt;PKS...berhati-hatilah karena kader-kadermu mulai menepi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5136555252913215976?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5136555252913215976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5136555252913215976' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5136555252913215976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5136555252913215976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/06/qiyadahdengarlah.html' title='Qiyadah...dengarlah!!!!!!!'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-4848920636879313120</id><published>2009-04-29T07:36:00.002+07:00</published><updated>2009-04-29T07:48:53.017+07:00</updated><title type='text'>jasad siapa itu....</title><content type='html'>Bangun 2 jam sebelum subuh, jadi agenda kegembiraan yang tak tergantikan, ngucek mata, dan melangkah menuju pancuran untuk berwudhu, aku bertemu dengan mertuaku didekat kamar mandi...kusapa tapi tak ku lirik...&lt;br /&gt;Air dingin itu mengguyur sela pori-pori wajahku...seperti dikejutkan oleh hidayah yang sebentar lagi kan kucicipi...&lt;br /&gt;Kenapa tiba-tiba letih menjalar...dan nafas sesenggal susah dilepaskan, dadaku sempit...sesaat setelah kaki kubasuh.&lt;br /&gt;Rehat sejenak, ah mungkin syaitan yg ikut aliran darah kaget dengan air wudhu ini...lalu sesaat aku lihat air itu menjalar melewati sela-sela jari tangan dan kakiku...biasa kok...kulitku tak berubah tetap sawo item..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini aku sholat tahajud 2 rakaat, lalu aku lanjutkan dengan 3 rakat witir, dan perasaan unvit itu datang lagi &lt;br /&gt;Menjelang azan subuh, aku bangunkan istriku....."mi..uda mau subuh...bangun", lalu aku melenggang ke surau diseberang jalan, lalu dia bangun dan beranjak ke kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenapa ada bayangan ditempat aku tidur...&lt;br /&gt;ku amati dengan cermat...baju yang dikenakakannya bajuku, dia berbaring membelakangiku...siapakah gerangan?? alangkah beraninya dia tidur disitu...dadaku berdegup kencang....ingin cepat-cepat kuambil samurai yang kusimpan dibalik lemari...&lt;br /&gt;tapi sebelumnya aku dekati dia...aku melongok dan membalik tubuhnya....dan...&lt;br /&gt;aku melihat wajahku didirinya....&lt;br /&gt;itu adalah jasadku......!!!!&lt;br /&gt;itu aku!!!!!...masya Allah....&lt;br /&gt;Lalu aku bangun dari tidurku....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-4848920636879313120?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/4848920636879313120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=4848920636879313120' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4848920636879313120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4848920636879313120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/04/jasad-siapa-itu.html' title='jasad siapa itu....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-1644693096321751727</id><published>2009-03-31T19:37:00.004+07:00</published><updated>2009-03-31T20:39:24.011+07:00</updated><title type='text'>Testimoni jadi kader PKS</title><content type='html'>Kalo loe pernah gabung di pks, artinya loe jadi kader sungguhan dan bukan boong-boongan pasti loe gak percaya sama apa yang loe denger, loe lihat dan loe saksikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw testimoni kek gini karena gw memang jadi kader sejak partai ini masih jadi partai keadilan, asas partai ini ISLAM (yg jadi dasar partai ini bukan Pancasila dan UUD 1945 seperti kebanyakan partai, bahkan partai islam kebanyakan melainkan al Qur'an), karena untuk jadi kader dan terlibat langsung dalam sepak terjang kepengurusan seorang kader harus menguasai hapalan qur'an minimal 1 juz, bisa melaksanakan amalan-amalan sunnah sesuai hadits dan mampu membaca buku (umum/agama)minimal 1 buku 1 minggu, itu target-target yang dijalankan setiap pertemuan mingguan dengan salah seorang pembimbing (murobbi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap pertemuan berkelompok terdiri dari 8 s/d 12 orang itu persahabatan(ukhuwah) menjadi basis utamanya contoh kalo loe punya temen satu kelompok sakit, temen yg lain pasti jenguk dan loe pasti mendapatkan perhatian lebih dari sekedar basa-basi persahabatan biasa, karena loe pasti dido'ain supaya cpt sembuh dan bahkan kalo gak ada yang nemenin loe dirumah sakit loe bakal ditemenin sampai kapan loe mau,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loe gak punya uang? loe bakal dipinjamin uang sama temen2x loe (wajar kalo suatu saat banyak orang-orang yang menggunakan ini untuk mencari keuntungan pribadi, memanfaatkan ketulusan rekan satu kelompok untuk kepentingan pribadi). Pernah gw didatangi sama orang yang ngaku lagi nyari-nyari kader PKS karena butuh bantuan duit untuk ngeluarin jenazah orang tuanya dari rumah sakit, dan gw bilang kenapa mesti nyari kader PKS emang Kader PKS itu yakin bakal bantu elo...trus dia bilang ya saya yakin abang pasti bantu..dan saya tau orang PKS pasti gak bisa nyia-nyiain permintaan tolong orang-orang seperti saya....lalu setelah gw lakukan penyelidikan ternyata memang orang itu berbohong sekedar untuk mendapatkan uang (taulah sekarang gimana orang menggunakan segala cara untuk mencari uang halal atau tidak yg penting bisa pegang duit),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali gw direkrut secara tidak langsung malah sebelum adanya partai, dulu sebelum komunitas dakwah ini belum mewujudkan dirinya dalam bentuk partai dan ikut dalam aktivitas parlemen, kegiatan-kegiatan kelompok pengajian sangat-sangat dirahasiakan karena ORDE BARU sangat sensitif dengan isu AKTIVIS ISLAM dan ISLAM MODERAT. Karena ruang dakwah dibatasi maka kebanyakan aktivitas dakwahnya berlangsung secara formil di sekolah-sekolah umum dan dipelopori oleh alumni-alumni sekolah menengah yang rata-rata mendapatkan bimbingan dari alumni-alumni sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rentang waktunya antara tahun 1992 s/d 1995, awalnya gw simpati dengan aktivitas kerohanian Islam yang gak ada matinye, malah kegiatan-kegiatannya lebih banyak dari induk organisasinya sendiri yaitu OSIS, acaranya sederhana kajian Al Qur'an dan hadist, padahal kajiannya cukup berat tapi karena dikemas dengan cara-cara yang menarik dan tdk monoton (ada games, kuis menguji kekompakan antar kelas) rata-rata 30 sampai dengan 50 siswa/wi hadir memenuhi acara-acara yang diadakan rohis SMA gw. Dari sinilah muncul siswa-siswa yang loyal terhadap Rohis dan aktivitas dakwahnya kemudian mereka nyemplung ke Rohis secara All Out dan mentahbiskan diri sebagai aktivis dakwah beneran. Mulailah yang cowoknya miara jenggot dan tetap dalam kondisi berwudhu, tidak merokok dan tidak suka nongkrong, tidak suka godain lawan jenis dan sangat santun dalam bergaul, gemar baca Qur'an dan tidak ketinggalan unggul dalam setiap mata pelajaran dikelasnya masing-masing.Tidak ketinggalan cewek-ceweknya yang mulai pakai jilbab, tidak menampakkan kegenitan dan menjaga pandangan mata, ramah dan tidak mudah tersinggung jika dicibir karena berpakaian tertutup seperti wanita yang tak tau mode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena terkesan seperti komunitas underground, kadang-kadang gw dulu beranggapan bahwa kalo kita muncul kepermukaan orang-orang dikomunitas ini pasti diberangus sama inteligen negara karena dianggap mengganggu stabilitas keamananan, dianggap separatis agama dan mau mendirikan negara ISLAM, padahal yang kita lakukan dalam pengajian cuma membahas ayat-ayat al qur'an memperlajari hadits-hadist dan mencoba mencontoh perilaku Rosul dalam kehidupan sehari-hari, seperti selalu sholat berjama'ah, puasa senin kamis, sholat tahajud, menghapal ayat-ayat Qur'an dan yang tidak ketinggalan menelaah sistem ekonomi Islam dari sumber-sumbernya yang dpt dipercaya(kitab-kitab fiqih ulama2x abad 19-21), sampai-sampai kalo kita gelar acara pengajian kalo perlu sendal-sendal yang biasanya diparkir didepan pintu rumah salah satu anggota pengajian dibawa masuk supaya tetangga kiri-kanan gak nuduh yang bukan-bukan sama pengajian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pergaulan antar jenis, kader PKS sangat-sangat menjaga etika antara wanita dan pria contohnya yang wanita harus selalu berjilbab, bahkan kader yang sangat militan (dlm artian pemahaman agamanya sangat baik) tidak akan menampakkan aurat walaupun sesama wanita, prianya juga tidak sembarangan memperlihatkan auratnya sesama pria bahkan sekedar hanya mengenakan celana pendek yang kelihatan lututnya(tau kan batasan aurat laki2x).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kader PKS tidak mengenal pacaran, karena menurut mereka adalah pemborosan dan membuka celah untuk melakukan pembodohan terhadap lawan jenis yang disukai, pacaran hanya melegalisasi pergaulan bebas antara pria dan wanita yang blm sah untuk menikah, jika ada seorang pria yang suka dengan salah seorang wanita, pria itu akan berusaha mengumpulkan uang untuk melamarnya secara langsung ke orang tuanya dengan diperantarai oleh pendampingnya sekaligus guru ngajinya (murobbi) atau murobbiah (pendamping wanita), tidak pernah ada pria yang nyelonong melamar tanpa rekomendasi dari murobbi atau murobbiah wanitanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aktivitas sosialnya kader PKS selalu terjun dalam setiap kesusahan yang dialami masyarakat umum, Kader-kader nya berinovasi mengadakan bakti sosial dengan menjual sembako murah, pengobatan gratis semata-mata bukan karena ada uangnya dari Struktur PKS, tapi kadang-kadang para kader mengeluarkan koceknya sendiri karena tidak tahan melihat masyarakat yang sedang mengalami kemiskinan dan kesulitan hidup, gw telah terlibat berkali-kali dalam aktivitas sosial yang diadakan PKS dan tak jarang kita mengalami kerugian akibat banyaknya masyarakat yg harus dilayani.&lt;br /&gt;Puncaknya ketika bencana tsunami menimpa rakyat aceh, gw berniat mewakafkan diri gw untuk menjadi relawan yang diterjunkan oleh DPP pada minggu-minggu pertama setelah bencana dimana masih sering terjadi gempa setiap harinya..dan memang bahaya yang ada tidak sampai merenggut nyawa tapi bertemu dengan komandan GAM dan anak buahnya yang tiap harinya nenteng-nenteng senjata bikin jantung deg-degan karena salah-salah sikap dia dan anak buahnya bisa aja setiap saat muntahin pelurunya kalo kita gak paham maksut kedatangan kita ke aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya: &lt;br /&gt;Menurut gw PKS bukan sekedar PARTAI an sich yang tujuannya kekuasaan belaka, gw dan orang-orang di komunitas ini adalah para aktivis islam yang mencoba paham akan kewajiban moral untuk menjadi orang-orang terdepan dalam kebaikan, klise bgt memang...dan sangat-sangat naif dijaman seperti ini dimana materialisme menjadi dewa yang dipuja disetiap sudut, tapi ternyata kita sanggup berkumpul untuk membentuk dream team ini, secara tak sengaja tiba-tiba komunitas ini mendapat simpati dimana-mana karena sepak terjangnya, cuma memang namanya aja PARTAI KEADILAN SEJAHTERA....cuma kebetulan aja...bisa menang dan duduk diparlemen padahal sih 20 tahun yang lalu komunitas ini tak lebih dari sekedar kelompok pengajian anak-anak muda disekolah-sekolah dan kampus-kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang keberadaan teman2x yg duduk diparlemen (anggota legislatif), mereka adalah orang yang sangat-sangat tidak ingin duduk disana, karena menanggung beban moral yang cukup berat kalo tidak bisa dibilang penuh fitnah dunia karena menanggung amanah teman2x aktivis dakwah yang lain yang kini berada didalam atau luar partai, sedikit saja mereka menyalahi amanah tersebut bisa gw pastikan laknat Allah akan langsung mengenai mereka satu persatu karena berkhianat pada komunitas dakwah ini, tanpa perlu teman-temannya itu menghujat atau meratapi kesalahan-kesalahan hatta karena menerima imbalan diluar gaji anggota dewan atau hadiah-hadiah yang diluar kebiasaan yang diterima sebagai anggota dewan yang cukup menggoda hawa nafsu untuk mencicipinya. Tapi kalo gw yang ditunjuk jadi caleg gw akan nolak karena gw blom sanggup menerima amanah berat dari orang-orang dinegara ini, karena setiap amanah pasti dimintai pertanggunjawabannya kelak dan gw gak mau merugi nanti diakhirat...Sungguh mulianya mereka yang sanggup memelihara amanah tersebut dengan menjadi anggota dewan...karena setiap sen yang diterima pasti Allah menanyainya tanpa luput sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang menjadikan komunitas da'wah ini menjadi sangat-sangat tertib dalam menjalankan struktural Kepartaiannya, semua kader yang didominasi oleh anak muda baik-baik dan selalu berbasiskan masjid, PKS memang dibentuk untuk mewujudkan mimpi menguasai parlemen dengan cara-cara yang santun dan sholeh, tidak hanya sekedar ingin berkuasa, tapi ingin menularkan kebaikan yang ada dalam komunitas da'wah ini untuk seluruh warganegara yang masih ingin INDONESIA JAYA dan DISEGANI negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sudah-sudah pamor komunitas ini semakin meninggi, tentunya anginpun semakin kuat menerpa, cibiran sebagai partai munafik, perpanjangan tangan Arab Saudi, Anti Maulid, Agen-agen imperialis Amerika, bentukan BIN dan Intelejen Internasional, Antek-Antek Komunis, dan banyak lagi yang lebih keji dan sangat-sangat lucu: (lucu karena gw cuma bisa ketawa aja kalo dengernya, karena menaggapinya adalah kesia-siaan dan cara yg amat bodoh)adalah suatu kewajaran ibarat selebriti yang sedang naik daun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, terlibat langsung dalam aktivitas komunitas ini, adalah pengalaman religius yang amat berharga, karena gw semakin tau...jika kita tak mampu jadi yang pertama dalam barisan da'wah tentunya kita akan ditinggalkan oleh dakwah itu sendiri, dan dakwah tak memerlukan kita karena memang dia punya kader ribuan diatas muka bumi ini...cuma sayangnya gw sangat-sangat memerlukan komunitas dakwah ini untuk mengisi kerinduan pada kampung akhirat dan kecintaan pada sosok Rosulullah yang telah wafat 14 abad yang lalu. Semoga PKS dan komunitasnya tetap istiqommah dan selalu dalam keridhoan Allah. Dan jika PKS suatu saat berubah semoga ada generasi selanjutnya yang bisa kasi ingat bahwa jalan da'wah ini adalah jalan rintisan Rosul dan Para Nabi...jangan sombong dan takabur..Wallahu 'alam bi showwab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-1644693096321751727?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/1644693096321751727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=1644693096321751727' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1644693096321751727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1644693096321751727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/03/testimoni-jadi-kader-pks.html' title='Testimoni jadi kader PKS'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2128765797125878453</id><published>2009-02-04T16:12:00.000+07:00</published><updated>2009-02-04T16:13:47.333+07:00</updated><title type='text'>Hanya Pekikan Takbir .....</title><content type='html'>Palestina,..... ya,.. Alloh menghendaki aku terlahir di Palestina.&lt;br /&gt;Negeriku, Palestina, darahku, Palestina. Aku terlahir di tengah desing&lt;br /&gt;peluru dan aroma kematian. Aku tak tahu, mungkin saat aku dilahirkan,&lt;br /&gt;tak jauh dari sisiku, ada saudaraku sesama anak Palestina  yang meregang&lt;br /&gt;nyawa dengan luka menganga di dada dan kepala  akibat peluru yang&lt;br /&gt;meghujam atau pecahan bom yang mendera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis saat dilahirkan, itulah garis hidupku, untuk menangis&lt;br /&gt;diawal kehidupanku. Mungkin tak jauh dari sisiku, ada juga yang&lt;br /&gt;menangis, ya, Ibu dari anak Palestina yang kehilangan anak akibat&lt;br /&gt;kejamnya peperangan. Anak itu sudah tidak bisa lagi menangis, mana&lt;br /&gt;mungkin, dia sudah terbujur kaku, tak berdaya dengan darah mengalir dari&lt;br /&gt;luka yang pasti sakit tak terkira...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibuku, pasti tersenyum saat aku lahir ke dunia, meski aku yakin, ia tak&lt;br /&gt;akan menampakkannya saat melalui lorong kematian di rumah sakit yang&lt;br /&gt;penuh sesak dengan gelimpang korban anak Palestina. Ibuku, pasti&lt;br /&gt;menangis jua, meski tertahan sesak di dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahku, saat itu tak ada, kelak aku tahu bahwa saat aku memandang dunia,&lt;br /&gt;dia tengah memandang kematian dengan sekedar batu melawan tank dan&lt;br /&gt;tentara yang membabi buta, menyerang menggila. Aku beruntung, masih bisa&lt;br /&gt;bertemu ayahku, meski pada akhirnya aku harus rela, ayahku kelak juga&lt;br /&gt;terbujur di tengah deru pesawat tempur yang memuntahkan bom kemana saja,&lt;br /&gt;di kota yang kucinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaza, itu tercatat dalam buku kelahiranku, aku terlahir di Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kecilku, kulalui dengan mainan senjata dan perang-perangan, ya,&lt;br /&gt;bagaimana tidak. Kotaku dikuasai  pasukan asing bersenjata. Sesekali&lt;br /&gt;kulihat senjata itu menyalak, memuntahkan isinya, ada gas air mata, dan&lt;br /&gt;tentu ada yang peluru tajam meminta nyawa, warga Palestina, dan tak&lt;br /&gt;jarang anak Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat anak Palestina seusiaku, sudah berani melawan pasukan asing&lt;br /&gt;meski hanya dengan ketapel kecil berisi sejumput batu yang tak berarti&lt;br /&gt;apa jika mengenai tameng tentara atau besi kendaraan lapis baja. Mereka&lt;br /&gt;berani tampil ke muka hingga ke dekat moncong senjata. Aku tak tahan,&lt;br /&gt;akhirnya akupun ikut jua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku senang, karena aku merasa sebagai pejuang, alias jagoan. Aku tak&lt;br /&gt;takut, bukankah anak Palestina lain juga tidak takut ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belum berusia remaja sampai suatu saat kelak aku kehilangan kawanku&lt;br /&gt;yang kulihat kerap melempar batu dan melontar ketapel tak&lt;br /&gt;lelah-lelahnya, ya kelak ku tahu itu bernama Intifada. Kawanku menjadi&lt;br /&gt;korban Intifada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kelamaan aku menjadi terbiasa, melihat dan mendengar  kawan,&lt;br /&gt;saudara, kerabat ataupun orang tak kukenal yang  hilang atau  tak tentu&lt;br /&gt;semesta, kabarnya dibawa pasukan asing dimasukkan ke penjara gelap&lt;br /&gt;gulita, atau tewas tak bernama. Aku terbiasa mengalami kehilangan, aku&lt;br /&gt;terbiasa melihat dan merasakan derita, aku terbiasa melihat airmata dan&lt;br /&gt;pasti aku terbiasa melihat warna merah mengalir dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata semua orang, kini kau sudah menjadi anak Palestina !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru kutahu, anak Palestina berarti anak terjajah, yang harus&lt;br /&gt;membebaskan negeri dari cerita kelam negeri yang terlunta. Dan baru&lt;br /&gt;kutahu, Israel adalah negara yang dahaga atas tanah Palestina. Aku mulai&lt;br /&gt;merasa, bahwa aku bermakna dan bangga menjadi anak Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;___________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, di penghujung tahun, kudengar lagi deru mesin tempur berseliweran&lt;br /&gt;di langit kotaku, kudengar dentuman membahana di sudut-sudut wilayah&lt;br /&gt;permaiananku, kutatap  kilatan cahaya mematikan menyilaukan pandangan&lt;br /&gt;mataku disertai bunyi sirene di segala penjuru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi, siang dan malam terus berlanjut tak menentu, deru itu, dentuman&lt;br /&gt;itu dan kilatan cahaya itu menyergap seluruh sisi hidupku. Kulalui hari&lt;br /&gt;dengan berlari, berlindung dan bersembunyi dari serbuan tak menentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tuli, kudengar tangisan dimana-mana, kudengar jerit teman&lt;br /&gt;sebaya, Ibu-ibu Palestina menggendong anak dan orang tua paruh baya yang&lt;br /&gt;terpaksa harus terpapah tanpa daya. Dan kudengar lenguh terakhir nyawa&lt;br /&gt;di dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak buta, kulihat luka, kulihat jasad dimana-mana, kulihat merah itu&lt;br /&gt;ada dan tak terkira, kulihat kotaku tak lagi indah mempesona. Dan&lt;br /&gt;harapan itu sepertinya sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak menangis, meski ayahku menjadi jasad tersisa di tengah gempuran&lt;br /&gt;melanda kota. Tak ada lagi tangis, aku sudah terbiasa, seperti juga anak&lt;br /&gt;Palestina lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu tiba, kata orang mulai ada perang kota !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berlindung dibalik reruntuhan bangunan rumah ibadah, aku lihat, ada&lt;br /&gt;orang Palestina bersenjata, dengan tutup wajah dimuka, kutahu juga ada&lt;br /&gt;remaja Palestina memanggul senjata. Mereka sigap, lincah, berlari ke&lt;br /&gt;sudut-sudut tak terjamah, melawan pasukan asing yang menyerbu kedalam&lt;br /&gt;kota. Aku tahu, mereka siap mati di tanah tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, seandainya aku bisa melalui hari-hari ini, tanpa sebutir peluru&lt;br /&gt;mengenai dada, tanpa pecahan bom menerpa kepala, mungkin aku tak-kan&lt;br /&gt;lupa, ini catatan kelam manusia di tanah terjajah, Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabbi, perkenankan aku menjadi remaja, agar aku bisa berlari membawa&lt;br /&gt;bendera, berikat kepala, bolehlah juga bersenjata, apa adanya, melawan&lt;br /&gt;pasukan asing sampai tetes terakhir itu tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kau berbaik hati Ya Rabbi, ijinkan aku menjadi dewasa, agar aku&lt;br /&gt;mengikat keras bendera di tiang dan sisa bangunan menjulang ke angkasa.&lt;br /&gt;Kulekatkan ikat kepala, selekat jiwa dan raga, senjata, apapun bisa&lt;br /&gt;kuguna, melawan hingga gelora di dada sirna bersamaan dengan hembusan&lt;br /&gt;nafas yang tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku anak Palestina, selamanya Palestina...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara Hati Bocah Bocah Yang Terzalimi.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-2128765797125878453?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/2128765797125878453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=2128765797125878453' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2128765797125878453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2128765797125878453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/02/hanya-pekikan-takbir.html' title='Hanya Pekikan Takbir .....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-6779729892950846602</id><published>2009-02-04T16:06:00.004+07:00</published><updated>2009-02-04T16:11:25.327+07:00</updated><title type='text'>Senyum Syuhada Gaza,</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbhc7njzI/AAAAAAAAAbg/KztzZfL__AM/s1600-h/senyum8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 249px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbhc7njzI/AAAAAAAAAbg/KztzZfL__AM/s400/senyum8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298867066838159154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbhVhlqJI/AAAAAAAAAbY/N90iyb9C1N4/s1600-h/senyum7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 348px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbhVhlqJI/AAAAAAAAAbY/N90iyb9C1N4/s400/senyum7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298867064849934482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbhWQxdEI/AAAAAAAAAbQ/wls7NX_2nmE/s1600-h/senyum6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 389px; height: 346px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbhWQxdEI/AAAAAAAAAbQ/wls7NX_2nmE/s400/senyum6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298867065047839810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJY5BAyI/AAAAAAAAAbI/BcAHYGpIoVE/s1600-h/senyum5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJY5BAyI/AAAAAAAAAbI/BcAHYGpIoVE/s400/senyum5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298866653436642082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJROBviI/AAAAAAAAAbA/9J5oMtgAuRE/s1600-h/senyum4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 273px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJROBviI/AAAAAAAAAbA/9J5oMtgAuRE/s400/senyum4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298866651377286690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJSoaH1I/AAAAAAAAAa4/AdyeLzlVhJ4/s1600-h/senyum3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 273px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJSoaH1I/AAAAAAAAAa4/AdyeLzlVhJ4/s400/senyum3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298866651756371794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJMz2JQI/AAAAAAAAAaw/rAwJWuaRzLY/s1600-h/senyum2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 302px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJMz2JQI/AAAAAAAAAaw/rAwJWuaRzLY/s400/senyum2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298866650193732866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJGRqWzI/AAAAAAAAAao/1JW5E-4Rhns/s1600-h/senyum1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 297px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbJGRqWzI/AAAAAAAAAao/1JW5E-4Rhns/s400/senyum1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298866648439741234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah agungnya seorang yang syahid… Di akhirat ia memperoleh kebesaran luar biasa. Dia tidak meninggalkan dunia ini kecuali dengan barisan yang mulia. Manusia menangis, sedangkan syahid tersenyum…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegembiraan melihat tempat tinggalnya di surga menyunggingkan senyum di bibir sang syahid, seperti yang kita lihat para Syuhada Gaza diatas berikut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-6779729892950846602?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/6779729892950846602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=6779729892950846602' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6779729892950846602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6779729892950846602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/02/senyum-syuhada-gaza.html' title='Senyum Syuhada Gaza,'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlbhc7njzI/AAAAAAAAAbg/KztzZfL__AM/s72-c/senyum8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-1014747417389588418</id><published>2009-02-04T16:00:00.003+07:00</published><updated>2009-02-04T16:05:00.937+07:00</updated><title type='text'>Faris Audah, Pelopor Perjuangan Anak-Anak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlZfusr8nI/AAAAAAAAAag/Tz0JgCJ5e7s/s1600-h/tank.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 218px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlZfusr8nI/AAAAAAAAAag/Tz0JgCJ5e7s/s400/tank.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298864838224376434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa tak kenal Palestina. Negeri tersubur dengan darah syuhada. Sesubur minyak pohon zaitun, yang tumbuh di seantero negeri ini. Lebih dari tujuh dekade ( sejak tahun 1948 ) kafilah syuhada terus bertambah panjang, tiada henti di negeri para Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlembar-lembar cerita seputar syuhada, luka, duka, nestapa, air mata …. Ada yang tersimpan dan tercatat. Namun, jauh lebih banyak lagi yang tercecer. Hanya tercatat pada lembaran Mahkamah Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara jejak perjuangan Palestina yang terabadikan adalah sepak terjang Faris Audah. Bocah Palestina berusia 11 tahun ini dengan gagah melempari tank Israel dengan batu dalam jarak 10 meter persis di hadapan moncongnya. Tank Israel memang tidak rusak sedikitpun. Tapi bukan itu pesan bocah Palestina kepada Israel dan dunia. Pesannya adalah “Hanya ada satu kata: Lawan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faris Audah pun menjemput syahadah pada malam harinya. Setelah komandan pasukan Israel memerintahkan menggeledah seluruh rumah untuk menangkap dan menghabisi Audah, sang bocah pemberani. Mereka berfikir panjang; membiarkan Faris tumbuh dewasa adalah memelihara bom waktu bagi Israel. Faris berpotensi menjadi sosok pejuang handal, seperti Imad Aqil, Yahya Ayyasy dan Mahmud Abu Hannud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto Faris kini tersebar ke penjuru dunia. Ia menjadi salah satu tonggak perlawanan jihad anak-anak Palestina. Faris tidak sendiri. ‘Adik-adiknya’ pun melakukan langkah-langkah yang sama. Seperti satu kisah nyata lainnya. Sang kakak (5 tahun) diajak berdemo melempar batu oleh adiknya (berumur 3 tahun). Perlawanan Palestina memang tidak main-main.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-1014747417389588418?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/1014747417389588418/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=1014747417389588418' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1014747417389588418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/1014747417389588418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/02/faris-audah-pelopor-perjuangan-anak.html' title='Faris Audah, Pelopor Perjuangan Anak-Anak'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SYlZfusr8nI/AAAAAAAAAag/Tz0JgCJ5e7s/s72-c/tank.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-4310917137987859982</id><published>2009-01-14T10:41:00.002+07:00</published><updated>2009-01-14T10:46:42.715+07:00</updated><title type='text'>SURAT DARI SEORANG KAWAN TENTANG PENDERITAAN RAKYAT GAZA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1f4lbk0jI/AAAAAAAAAZs/Se4BGHDl69E/s1600-h/IslamicJihad.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 261px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1f4lbk0jI/AAAAAAAAAZs/Se4BGHDl69E/s400/IslamicJihad.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290990562955285042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BismilllaahirRahmaanirRahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu'alaikum, sahabat sekalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sekalian tentu sudah melihat kebiadaban Zionis Israel hari ini (Sabtu, 27/12/08). Seratus lima puluh lima (jumlahnya bertambah terus) saudara kita di Gaza -yang selama 1,5 tahun ini dipaksa lapar dan sakit tanpa obat oleh blokade Zionis Israel-- pagi tadi dibantai dengan 30 rudal Zionis Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh-tubuh kami di Damaskus yang jaraknya hanya 60 km dari Palestina, bergetar keras, bukan karena musim dingin yang sedang mendaki ke puncaknya, tetapi karena amarah atas kebiadaban Zionis Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Aljazeera, di Almanar, di AFP dan Reuters, kami menyaksikan puluhan saudara-saudara kita menghadapi Sakaratul Maut sambil bersusahpayah mengangkat tangan ke atas sambil menggumamkan kalimat tauhid "Laa ilaaha illa ALLLAH!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid-masjid di seantero Damaskus basah oleh air mata para jama'ah, ketika para imam menutup rakaat terakhir sholat Ashar tadi dengan Qunut Nazilah yang menggetarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para imam itu mengangkat tangan ke langit dan berdoa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;turunkan para Malaikat-Mu untuk membantu para Mujahidin di Gaza dan Seluruh Palestina, sebagaimana telah Engkau turunkan ribuan Malaikat di Badar, di Khandaq dan di Tabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ringankanlah penderitaan saudara-saudara kami di Gaza,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kuatkanlah terus generasi baru dari antara anak-anak mereka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi generasi yang akan membawa kami pada kejayaan Islam lewat Jihad fii Sabiilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;janganlah Kau biarkan kami termasuk orang-orang yang berpangku tangan melihat kezaliman atas saudara-saudara kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftarkan nama-nama kami dalam daftar panjang para Mujahidin Mukhlisin dan para Syuhada yang menjemput Syurga-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Kau biarkan dunia yang hina ini melingkupi kehidupan kami sampai lupa pada Negeri Akhirat-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anugerahkan kepada kami kesabaran memegang teguh agama-Mu dan wafatkan kami dalam keadaan Muslim."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkat tangan kita, aminkan doa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatkan nama kita, infaqkan sebagian harta kita di jalan suci ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalaam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba Allah&lt;br /&gt;2008-12-28 00:40:27&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-4310917137987859982?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/4310917137987859982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=4310917137987859982' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4310917137987859982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4310917137987859982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/01/surat-dari-seorang-kawan-tentang.html' title='SURAT DARI SEORANG KAWAN TENTANG PENDERITAAN RAKYAT GAZA'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1f4lbk0jI/AAAAAAAAAZs/Se4BGHDl69E/s72-c/IslamicJihad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-8237848213552223820</id><published>2009-01-14T10:36:00.002+07:00</published><updated>2009-01-14T10:41:07.427+07:00</updated><title type='text'>H A M A S</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1eylIAP7I/AAAAAAAAAZk/EyLQri4re2I/s1600-h/HamasLogo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 179px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1eylIAP7I/AAAAAAAAAZk/EyLQri4re2I/s400/HamasLogo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290989360282353586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;HAMAS adalah kependekan dari Harokah al Muqowamah al Islamiyah atau Gerakan Perlawanan Islam, didirikan pada tanggal 14 Desember 1987 M oleh Syeikh para syuhada Ahmad Yasin bersama dengan beberapa orang yang meyakini pemikiran gerakan dan manhajnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tahapan-tahapan dari berdirinya gerakan ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase 70-an : Harokah (Gerakan) sudah mampu berperan dalam meletakan dasar dan memunculkan kelompok-kelompok islam di berbagai yayasan dan asosiasi. Dari sinilah muncul perkumpulan dan lembaga islam hingga terbentuknya Universitas Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal 80-an : Harokah semakin solid dalam aspek tanzhim (organisasi) dan ta’thir (ruang lingkup). Pada fase ini harokah merasakan kebutuhan yang mendesak untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Zionis. Di tahun 1983 dibentuklah suatu komisi militer yang melakukan berbagai gerakan-gerakan rahasia untuk melindungi kerja-kerja militer hingga terbentuk Organisasi Jihad dan Dakwah (MAJD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1987 : Harokah mulai melakukan aksi-aksi massa untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Zionis melalui berbagai domonstrasi dan penyebaran pamflet kepada rakyat Palestina di daerah Gaza demi memberikan pernyadaran dan kewaspadaan terhadap berbagai cara-cara penundukan yang dilakukan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desember 1987: Terjadi percikan pertama yang memunculkan HAMAS dikarenakan tindakan penganiayaan Zionis terhadap hak-hak rakyat Palestina hingga sampai tahap yang sudah tidak bisa ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan dan hak-hak rakyat Palestina dihina dan direndahkan yang menyebabkan munculnya revolusi. Munculnya Gerakan INTIFADHAH (gelombang perlawanan) bulan Desember 1987 diawali dengan berbagai pemberontakan, revolusi, demonstrasi dan aksi-aksi yang menunjukkan penolakan rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan-bulan itu juga para tokoh Gerakan Ikhwan memberikan berbagai pelatihan dalam menciptakan perlawanan massa dan penyebaran berbagai pamflet untuk menggiring opini umum dalam menentang pendudukan Zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Desember 1987: Terjadi tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh seorang supir sebuah Truk Zionis yang menabrakkan kendaraannya ke sebuah mobil kecil yang membawa para pekerja Arab dan mengakibatkan 4 orang penduduk Palestina syahid. Kejadian tersebut menandai munculnya tahapan baru dalam jihad rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tokoh Gerakan Ikhwan di Gaza mulai melatih para mahasiswa cara-cara berdemonstrasi. Mereka pun rela menutup kampusnya pada hari-hari demonstrasi. Mereka terus menerus melakukan berbagai demonstrasi baik siang maupun malam sehingga berhasil mendapatkan simpati dan dukungan dari masyarakat Palestina, bahkan rakyat pun ikut turun ke jalan bersama para mahasiswa menentang pendudukan Zionis. Inilah yang menjadi percikan pertama dari kemunculan intifadhah yang penuh berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Desember 1987 : Merupakan tahapan baru dalam jihad rakyat Palestina menentang pendudukan Zionis zhalim yaitu tahapan yang mencerminkan gelombang perlawanan islam. Pada awalnya dinamakan حمس (HAMAS) namun setelah beberapa hari diganti menjadi حماس (HAMAAS) kata yang berarti kekuatan dan aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran HAMAS ini diprakarsai oleh para tokoh Ikhwan yang berjumlah 7 orang. Mereka mengadakan pertemuan di wilayah Gaza setelah kejadian truk 6 Desember 1987 yang kemudian menghasilkan HAMAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh orang pendiri HAMAAS itu adalah Syeikh Ahmad Yasin, DR. Ibrahim al Bazuri, Muhammad Syam’ah (perwakilan di kota Gaza), Abdul Fatah Dakhon (Perwakilan Wilayah Tengah), DR. Abdul Aziz ar Rantisi (Perwakilan Khan Yunus), Isa an Nasyar (perwakilan kota Rafah), Shalah Syahadah (Perwakilan Wilayah Utara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan HAMAS ini membuat panik pendudukan Zionis sehingga pada tahun 1988 mereka melakukan banyak penangkapan dan pengusiran tidak terkecuali para pendiri gerakan kecuali Syeikh Ahmad Yasin yang baru dipenjarakan pada tahun 1989.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai penangkapan terhadap para pemimpin HAMAS di level pertama terus dilakukan namun itu semua tidak menghentikan regenerasi kepemimpinan dalam tubuh HAMAS hingga sampai level kelima. Penangkapan-penangkapan yang dilakukan Zionis itu tidak berpengaruh apa-apa apalagi menghentikan gerakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS juga menggunakan masjid dalam membangkitkan kesadaran dan perlawanan rakyat Palestina terhadap pendudukan Zionis, yang kemudian gerakan itu dikenal dengan “Tsaurotul Masjid” (Revolusi Masjid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS adalah sebuah Gerakan Jihad, Da’wah dan Politik, ia berdiri di atas Syumuliyatul Islam (Universalitas Islam) yang mencakup semua aspek kehidupan. Hal itu dibuktikan dengan masuknya HAMAS ke medan politik dan ikut serta dalam Pemilu bahkan bisa memenangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal, sebenarnya HAMAS sudah menunjukkan keuniversalannya, seperti memiliki Yayasan-yayasan Sosial, Pendidikan, politik dan Jihad. Masuknya HAMAS ke medan perpolitikan adalah proses alami yang bertujuan membenahi berbagai penyimpangan yang ada didalam berbagai peraturan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip rakyat Palestina dan memberikan perlindungan terhadap berbagai kekayaan dan hak-hak mereka. (disarikan dari hasil wawancara www.ikhwanonline.net dengan H. Muhammad Syam’ah, salah seorang pendiri HAMAS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran utama Gerakan HAMAS adalah mendirikan negara Palestina diatas seluruh tanah Palestina melalui jihad yang diikuti oleh seluruh kaum muslimin. Didalam Manifestasi Gerakan dijelaskan bahwa kemunculan Intifadhah adalah demi iizzah dan kemuliaan rakyat Palestina sebagaimana disebutkan “Demi mnegembalikan hak-hak kami di negara kami dan meninggikan Panji Allah di bumi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ditegaskan lagi didalamnya bahwa “Intifadhah (Perlawanan masal) rakyat kami adalah untuk berjaga-jaga di bumi yang sedang dijajah ini. Intifadhah lahir untuk menentang politik pemaksaan Zionis dan untuk memberikan penyadaran kepada setiap sanubari… “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman aqidah HAMAS bersandar kepada Al Qur’an dan Sunanh Nabi. Kemunculan HAMAS diprakarsai oleh pemikiran Ikhwanul Muslimin dan HAMAS adalah salah satu sayap dari Gerakan Ikhwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal Pertama di dalam Piagam Gerakan disebutkan bahwa manhaj HAMAS adalah islam. HAMAS menjadikan islam sebagai sumber pemikiran dan pemahamannya terhadap alam, kehidupan, manusia, kepadanya mereka berhukum dalam setiap prilakunya dan segala langkah-langkahnya juga merujuk kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS adalah salah satu mata rantai dari mata rantai-mata rantai jihad dalam memerangi orang-orang Zionis yang kemunculannya memiliki kaitan erat dengan asy Syahid Izzudin al Qossam dan para mujahidin Ikhwanul Muslimin tahun 1936, yang kemudian juga merupakan kelanjutan dari jihad rakyat Palestina dan jihad Ikhwanul Muslimin di dalam perang 1948 serta berbagai operasi jihad Ikhwan Muslimin di tahun 1967.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun struktur HAMAS terbagi menjadi 4 sayap yang saling terpisah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Sayap Mobilisasi Massa.&lt;br /&gt;   2. Sayap Keamanan (dahulu bernama MAJD) yang dibentuk pada tahun 1983&lt;br /&gt;   3. Sayap Militer (Batalyon Asy Syahid Izzuddin Al Qossam), sebelumnya bernama “Mujahidu Filistiniyin” atau “Al Mujahiduun”&lt;br /&gt;   4. Sayap Politik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS berkeyakinan bahwa peperangan dengan Zionis di Palestina adalah peperangan eksistensi yang tidak mungkin dihentikan kecuali setelah berbagai penyebabnya dilenyapkan yaitu pendudukan Zionis di bumi Palestina dan perampasan tanah-tanahnya serta pengusiran para penduduknya. (disarikan dari islamweb.net)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah swt senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran kepada para mujahidin Palestina dalam meninggikan panji Allah dan menjaga kehormatan bangsa Palestina dan kaum muslimin dalam melawan orang-orang yang paling keras permusuhannya kepada kaum muslimin, yaitu Zionis Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِّلَّذِينَ آمَنُواْ الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُواْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al Maidah : 82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas apakah mereka yang sedang berjihad di bumi Palestina adalah HAMAS atau Ikhwanul Muslimin ataukah dari organisasi yang lainnya, selama mereka semua berniat untuk meninggikan kalimat Allah maka mereka adalah para mujahidin di jalan Allah yang harus selalu mendapatkan dukungan dari seluruh saudara-saudaranya kaum muslimin di setiap jengkal bumi Allah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah memuliakan mereka dengan jihad, Allah telah meninggikan mereka dengan syahid di jalan-Nya dan Allah juga telah menjanjikan mereka dua ganjaran terbesar yaitu kemenangan dan surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah kejadian yang tengah melanda Palestina, khususnya Gaza saat ini sebagai sarana pemersatu seluruh umat islam. Lepaskanlah seluruh pakaian yang selama ini banyak menghiasi kaum muslimin dunia, seperti : ashobiyah (kesukuan), etnis, kedaerahan, kebangsaan, madzhab, ormas, jama’ah dan partai politik untuk kemudian mengenakan satu pakaian yang jauh lebih indah dan mulia, yaitu pakaian islam. Suatu pakaian yang diikat dengan tali akidah dan cocok dikenakan oleh seluruh umat islam dimana pun ia berada dan darimana pun ia berasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah suatu hadits yang diriwayatkan dari Hudzaifah berkata,”Rasulullah saw bersabda, ’Barangsiapa yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka dia bukan dari golongan mereka (kaum muslimin).” (HR. Ath Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(eramuslim/fn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-8237848213552223820?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/8237848213552223820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=8237848213552223820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8237848213552223820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8237848213552223820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/01/h-m-s.html' title='H A M A S'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1eylIAP7I/AAAAAAAAAZk/EyLQri4re2I/s72-c/HamasLogo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5234415561607252208</id><published>2009-01-14T10:30:00.002+07:00</published><updated>2009-01-14T10:35:12.088+07:00</updated><title type='text'>Ngapain sih mendukung Palestina?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1cpIbWLpI/AAAAAAAAAZc/mOXbMmwekMs/s1600-h/image002.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 323px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1cpIbWLpI/AAAAAAAAAZc/mOXbMmwekMs/s400/image002.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290986998936776338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sisi Lain Fakta Sejarah Kemerdekaan Indonesia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun sayang masih ada saja komentar anak bangsa ini yg mengatakan "Ngapain Sih Mendukung Palestina"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan komentar menarik dari majalah TIME&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...dengan kebangkitan Nasionalisme- Islam di Asia dan Dunia Arab. "Kebangkitan Islam di negeri Muslim terbesar di dunia seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari Eropa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngapain sih mendukung Palestina?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada ribut-ribut di negara- negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina, atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya baru-baru ini ketika Palestina diserang. Ngapain sih mendukung Palestina?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut diatas sering kita dengar, terutama karena kita bukan orang Palestina, bukan bangsa Arab, rakyat sendiri sedang susah, dan juga karena entah mendukung atau enggak, sepertinya tidak berpengaruh pada kegiatan kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, untuk yang belum mengetahui.. kita sebagai orang Indonesia malah berhutang dukungan untuk Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc.  Buku ini diberi kata sambutan oleh Moh. Hatta (Proklamator &amp; Wakil Presiden pertama RI), M. Natsir (mantan Perdana Menteri RI), Adam Malik (Menteri Luar Negeri RI ketika buku ini diterbitkan) , dan Jenderal (Besar) A.H. Nasution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada hal. 40, menjelaskan tentang peranserta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;".., pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan 'ucapan selamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan 'pengakuan Jepang' atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian "Al-Ahram" yang terkenal telitinya juga menyiarkan." Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi "Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia" dan memberi dukungan penuh. Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI. Tersebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia , Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: "Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia .."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seruan itu, maka negara daulat yang berani mengakui kedaulatan RI pertama kali oleh Negara Mesir 1949. Pengakuan resmi Mesir itu (yang disusul oleh negara-negara Tim-Teng lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh. Pengakuan itu membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan &amp; pembahasan tentang Indonesia di lembaga internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan Mengalir Setelah Itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, sokongan dunia Arab terhadap kemerdekaan Indonesia menjadi sangat kuat. Para pembesar Mesir, Arab dan Islam membentuk 'Panitia Pembela Indonesia '. Para pemimpin negara dan perwakilannya di lembaga internasional PBB dan Liga Arab sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia dalam pembahasan di dalam sidang lembaga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di jalan-jalan terjadi demonstrasi- demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah. Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya , demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal "Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu. Mereka menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah-putih –tanda solidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau blokade terhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air &amp; makanan untuk kapal "Volendam" milik Belanda yang berupaya melewati Terusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan. Kemudian motor boat besar pengangkut logistik untuk "Volendam" bergerak dengan dijaga oleh 20 orang polisi bersenjata beserta Mr. Blackfield, Konsul Honorer Belanda asal Inggris, dan Direktur perusahaan pengurus kapal Belanda di pelabuhan. Namun hal itu tidak menyurutkan perlawanan para buruh Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejuruan lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan nada salib menakut-nakuti Barat dengan kebangkitan Nasionalisme- Islam di Asia dan Dunia Arab. "Kebangkitan Islam di negeri Muslim terbesar di dunia seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari Eropa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saat ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsa Arab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita..(Lihat  foto bung Hatta, Hj Agus Salim, Mufti Palestina, dan pemimpin Mesir di attachement supaya kita kenal wajah wajah dari tokoh pembela Indonesia ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Statement Tokoh dalam buku ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Moh. Hatta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemenangan diplomasi Indonesia yang dimulai dari Kairo. Karena dengan pengakuan Mesir dan negara-negara Arab lainnya terhadap Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh, segala jalan tertutup bagi Belanda untuk surut kembali atau memungkiri janji, sebagai selalu dilakukannya di masa-masa yang lampau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.H. Nasution&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu tertjatatlah, bahwa negara-2 Arab jang paling dahulu mengakui RI dan paling dahulu mengirim misi diplomatiknja ke Jogja dan jang paling dahulu memberi bantuan biaja bagi diplomat-2 Indonesia di luar negeri. Mesir, Siria, Irak, Saudi-Arabia, Jemen, memelopori pengakuan de jure RI bersama Afghanistan dan Iran Turki mendukung RI. Fakta-2 ini merupakan hasil perdjuangan diplomat-2 revolusi kita. Dan simpati terhadap RI jang tetap luas di negara-2 Timur Tengah merupakan modal perdjuangan kita seterusnja, jang harus terus dibina untuk perdjuangan jang ditentukan oleh UUD '45 : "ikut melaksanakan ketertiban dunia jang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perumpamaan kaum muslimin yang saling kasih mengasihi dan cinta mencintai antara satu sama lain ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota berasa sakit maka seluruh tubuh akan turut berasa sakit dan tidak dapat tidur." (HR Bukhari)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5234415561607252208?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5234415561607252208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5234415561607252208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5234415561607252208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5234415561607252208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/01/ngapain-sih-mendukung-palestina.html' title='Ngapain sih mendukung Palestina?'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SW1cpIbWLpI/AAAAAAAAAZc/mOXbMmwekMs/s72-c/image002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-7347365692607461480</id><published>2009-01-07T13:24:00.003+07:00</published><updated>2009-01-08T18:05:55.803+07:00</updated><title type='text'>Ayah... (intro Uridu....Abiiii)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWRMpdL0HpI/AAAAAAAAAZU/h1A--hX7D4Y/s1600-h/ATT00005.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWRMpdL0HpI/AAAAAAAAAZU/h1A--hX7D4Y/s400/ATT00005.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288436137532333714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWRMoxwCThI/AAAAAAAAAZM/Danm9w30ORY/s1600-h/Durra.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWRMoxwCThI/AAAAAAAAAZM/Danm9w30ORY/s400/Durra.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288436125873098258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ayah..! Kata mereka kau penjahat...&lt;br /&gt;Padahal sebenarnya engkau bukan penjahat...&lt;br /&gt;Ayah..! Mengapa mereka jauhkan aku darimu&lt;br /&gt;Mereka menangkapmu tanpa memberimu kesempatan&lt;br /&gt;Untuk menciumku meskipun hanya sekali&lt;br /&gt;Atau mengusap airmata ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu..! Aku melihat airmata dikelopak matamu setiap pagi&lt;br /&gt;Apakah Palestina tidak cukup diberi pengorbanan ??&lt;br /&gt;Setiap hari aku bertanya pada matahari&lt;br /&gt;Ibu..! Apakah ayah akan kembali pada suatu hari ??&lt;br /&gt;Ataukah dia akan pergi selamanya sampai hari qiamat ??&lt;br /&gt;Atau dia akan mengusap airmata ibu yang terus menetes setiap hari ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ayah...! Dimanakah engkau ??&lt;br /&gt;Ooh... Bayi - bayi yang dijajah ...&lt;br /&gt;Kini telah datang hari raya baru setelah hari raya tahun lalu&lt;br /&gt;Dan bayi baru pun terlahir setelah bayi yang itu...&lt;br /&gt;Dan para syuhada berguguran setelah gugurnya syahid yang lalu...&lt;br /&gt;Sedang Ayah masih disembunyikan dibalik jeruji besi...&lt;br /&gt;Dalam sel yang mengerikan yang tidak layak dihuni manusia...&lt;br /&gt;Mana hari kemenangan dan kehancuran penjara-penjara besi itu ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malulah kalian...&lt;br /&gt;Malulah kalian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin Ayahku...&lt;br /&gt;Aku ingin Ayahku...&lt;br /&gt;Aku ingin Ayahku kembali....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-7347365692607461480?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/7347365692607461480/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=7347365692607461480' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7347365692607461480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7347365692607461480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/01/ayah-intro-uridu.html' title='Ayah... (intro Uridu....Abiiii)'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWRMpdL0HpI/AAAAAAAAAZU/h1A--hX7D4Y/s72-c/ATT00005.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-6463376381146898977</id><published>2009-01-07T11:31:00.003+07:00</published><updated>2009-01-07T13:21:28.149+07:00</updated><title type='text'>DOA BATU AIRMATA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWQzft0Ig4I/AAAAAAAAAZE/0De0_skTuaY/s1600-h/testthufail2.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 195px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWQzft0Ig4I/AAAAAAAAAZE/0De0_skTuaY/s320/testthufail2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288408482407023490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saksikanlah kebangkitan ini,&lt;br /&gt;Kebangkitan dari barisan rapat&lt;br /&gt;Pemuda islam diseluruh dunia&lt;br /&gt;Saksikanlah kebangkitan kami,&lt;br /&gt;Kebangkitan para pecinta syahid ,&lt;br /&gt;Para pewaris risalah Rasululloh SAW ..&lt;br /&gt;Allahu Akbar .. Allahu Akbar .. Allahu Akbar ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konotasi peraga penjajah darah &amp;&lt;br /&gt;tulang belulang para penyair syuhada&lt;br /&gt;Sketsa kata merubah fakta menjadi fitnah&lt;br /&gt;Generasi pewaris perang badar mulai angkat bicara&lt;br /&gt;senjata rima &amp; reaksi keras kupas tuntas&lt;br /&gt;Kebiadaban dunia yg tdk mengenal batas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satukanlah setiap harokah yg bertebaran&lt;br /&gt;Debu2 perlawanan pun mulai bersahutan &amp; melebur nyata&lt;br /&gt;Air mata kedukaan menjadi legenda ketapel &amp; sorban&lt;br /&gt;Menghunus perlawanan meretakan nada&lt;br /&gt;Tata heterogenitas dalam satu aqidah&lt;br /&gt;Intelektual yg pantang merekap gentar&lt;br /&gt;Kamilah pembakar batas aritokrasi dunia&lt;br /&gt;Membakar vatikan dalam omong kosong perdamaian&lt;br /&gt;Total… Total kebencian kami terhadap zionisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekapitulasi monumental penikmat peluru&lt;br /&gt;Konstruksi ukhuwah jadikan benteng yg tak goyah&lt;br /&gt;Rekreasi jihad hingga keujung senja kehidupan&lt;br /&gt;Ketika emosiku beresonansi keurat nadi&lt;br /&gt;Fisabilillah sabotase setiap kontribusi amerika serikat sampah&lt;br /&gt;Jelanta demokrasi dari pengecut regenerasi laknat yahudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alfahmu al-ikhlas al-amal aljihad attadhiyah&lt;br /&gt;attaat attsabat attajarud al-ukhuwah attsiqoh&lt;br /&gt;Kolektifitas robbani angkasa perlawanan islami&lt;br /&gt;Menuai benih kebeningan hati agar intisari tak tercemar&lt;br /&gt;dari para penghianat intifadoh&lt;br /&gt;Yakinkanlah dirimu hei pemuda islam&lt;br /&gt;Bergabung diantara pewaris penerus risalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahamilah ilmu agar peluru &amp; bom waktu&lt;br /&gt;Dapat mengerti arti kebijaksanaan cahaya hatimu&lt;br /&gt;Iringi ikhlasnya sebuah pengamalan&lt;br /&gt;Pengorbanan &amp; keteguhan tauhid&lt;br /&gt;Buah tata diatas totalitas perjuangan&lt;br /&gt;Percaya adalah permata ukhuwah&lt;br /&gt;Agar jihad juga dapat berdiri bersama cinta&lt;br /&gt;Keteladanan dari generasi para tabi’in&lt;br /&gt;Maka nyalakan lilin diantara tulang belulang&lt;br /&gt;Pandangilah nisan dari stasiun kehidupan&lt;br /&gt;Dan nikmatilah kematian&lt;br /&gt;Hiruplah kesturi syahid tanah negri&lt;br /&gt;Tanah dari panji bendera para mujahid&lt;br /&gt;Biarlah mata hati iringi perih stagnasi madinah&lt;br /&gt;Memori keharuman para sahabat&lt;br /&gt;Dan nafas terakhir sang nabi&lt;br /&gt;Ummati.. Ummati.. Ummati..&lt;br /&gt;Rapatkanlah setiap shaf perjuangan kita&lt;br /&gt;Rapatkan barisan hey umat islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;Doa Doa Batu Batu Airmata ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Thufail Al Ghifari, from Dari atas satu tanah tempat kita berpijak Album&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-6463376381146898977?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/6463376381146898977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=6463376381146898977' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6463376381146898977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/6463376381146898977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/01/doa-batu-airmata.html' title='DOA BATU AIRMATA'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWQzft0Ig4I/AAAAAAAAAZE/0De0_skTuaY/s72-c/testthufail2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5943399422346376437</id><published>2009-01-06T17:44:00.003+07:00</published><updated>2009-01-06T17:54:01.252+07:00</updated><title type='text'>Profil : As-Syahid Nizar Mohammad Rayyan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4J8_9sQI/AAAAAAAAAY8/K48x_jNl0VY/s1600-h/nizar5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4J8_9sQI/AAAAAAAAAY8/K48x_jNl0VY/s320/nizar5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288132131107483906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JhwcbDI/AAAAAAAAAY0/mfRrOSgDcFw/s1600-h/nizar4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 272px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JhwcbDI/AAAAAAAAAY0/mfRrOSgDcFw/s320/nizar4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288132123794631730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JeFUp2I/AAAAAAAAAYs/H5VZWBHo5H4/s1600-h/nizar3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JeFUp2I/AAAAAAAAAYs/H5VZWBHo5H4/s320/nizar3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288132122808461154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JRmvciI/AAAAAAAAAYk/SDmPNHL6J34/s1600-h/nizar2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 232px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JRmvciI/AAAAAAAAAYk/SDmPNHL6J34/s320/nizar2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288132119458968098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JL96o3I/AAAAAAAAAYc/CiG2qoGdnbs/s1600-h/nizar1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4JL96o3I/AAAAAAAAAYc/CiG2qoGdnbs/s320/nizar1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288132117945557874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ia menjadi korban pertama serangan udara Israel. Tokoh Hamas, Nizar Abdul Kader Mohammad Rayyan, lahir, 6 Maret, 1959, di kamp Jabaliya, Jalur Gaza. Tokoh yang memimpin sayap militer Hamas ini, memiliki latar belakang pendidikan yang sangat baik, di mana ia pernah mengeyam pendidikan di Universitas di Saudi Arabia, Jordan, dan Sudan, dan mendapatkan gelar Phd, dibidang Islamic Studies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menyelesaikan pendidikan di sejumlah Negara Arab, Rayyan kembali ke Gaza, dan menjadi seorang da’i, dan memberikan ceramah di berbagai masjid di Gaza, dan sambil masih terus memperdalam ilmunya, sampai ia mendapatkan gelar Profesor dibidang hukum Islam (Islamic Law) di Universitas Islam di Gaza. Di usianya yang masih belum terlalu tua itu, Rayyan dikaruniai enam orang anak laki-laki, enam orang anak perempuan, dan dua orang cucu. Dan, tokoh gerakan Hamas ini, menikahi empat orang muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rayyan memiliki pandangan yang sama dengan seluruh pemimpin Hamas, yang secara tegas menolak Negara Israel, karena Negara Zionis-Israel, tak lain adalah penjajah, yang harus dihapus. Maka, Rayyan menegaskan : “Kami tidak akan pernah menerima Israel. Apa yang disebut kata : ‘Israel’ adalah tidak ada, baik sebagai sebuah fakta atau imajinasi”, tandasnya. Tokoh yang memiliki tubuh tinggi besar ini, beberapa kali ditahan pemerintah Israel dan Otoritas Palestina (PA), dan dibebaskan ketika Hamas mengambil alih control seluruh wilayah Gaza dari tangan al-Fattah, Juni, tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rayyan sangat dikenal karena pendiriannya yang keras melawan Zionis Israel. Seorang kakek dari dua cucu, yang baru berumur 50 tahun itu, pernah menjadi pendiri Partai Penyelamat Islam (The Islamic Salvation Party), ketika terbentuk Otoritas Palestina di tahun 1994. Prof.Rayyan mempunyai peranan yang sangat menentukan, ketika Hamas harus berunding dengan berbagasi faksi yang ada di jalur Gaza, yang akan menentukan kepemimpinan di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh Hamas, yang menjadi pemimpin Brigade Izzuddin al-Qassam, di wilayah kamp Jabaliya ini, sangat dikenal sebagai seorang da’i yang sangat berpengaruh, dan dikenal sebagai seorang imam di masjid ‘Masjid Syuhada’. Rayyan sangat mendukung adanya ‘bom syahid’. Banyak anak-anak muda yang sudah mendaftarkan diri ingin menjdi ‘martyr’, guna menghadapi kebiadan Israel. Bahkan, Prof. Rayyan, yang sangat dikenal sikap yang keras dan tegas itu, mengirimkan putranya sendiri untuk melakukan missi ‘bom syahid’ (bukan bom bunuh diri), dan missi putranya berhasil membunuh dua orang Israel, di Rlei Sinai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yerusalem Post, yang terbit 1 Januari, 2009, Sheik Nizara Rayyan, termasuk pemimpin senior Hamas, tewas dengan seluruh keluarganya, empat istrinya dan anak-anaknya, hari Kamis, ketika pesawat tempur Israel, F.16, menjatuhkan bom diatas apartement, yang ditinggali bersama keluarganya di Jabaliya. Rayyan, bukan hanya seorang yang sangat religious (alim), tapi benar-benar seorang mujahid. Karena, Rayyan menjadi pemimpin sayap militer Hamas, yaitu Brigade Izzudin al-Qassam. Di Universitas Islam di Gaza, Rayyan mengajarkan tentang ‘bom syahid’. Inilah yang menyebabkan Israel sangat menaruh perhatian terhadap Rayyan. Laki-laki yang sudah memiliki dua belas orang anak dan dua cucu ini, kadang-kadang ikut bersama-sama dengan pejuang Hamas, melakukan patroli di wilayah Gaza, dan tempat-tempat lainnya. Ia selalu menekankan kepada para pejuang untuk melakukan ‘bom syahid’, terutama dalam mengahadapi agresi Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah Rayyan, konon menjadi tempat menyimpan amunisi dan senjata, dan dirumahnya pula, dikendalikan pusat informasi bagi gerakan Hamas. Ketika, 14 Maret 2004, kelompok Hamas berhasil mengelabuhi keamanan Israel, dan dengan menggunakan bom plastik yang canggih, dan mempunyai daya ledak yang sangat tinggi, berhasil membunuh sepuluh orang Israel dipelabuhan Ashdod.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel sangat takut dengan Rayyan. Karena, Rayyan mengembangkan senjata ‘manusia’ (human shield), yang telah banyak menewaskan orang-orang Zionis-Israel. Menurut Koran Israel, Haaretz, yang terbit 2 Januari 2009, sudah yang mengingatkan terhadap Rayyan, agar meninggalkan rumahnya. Karena, rumahnya sudah diindentifikasi fihak keamanan Israel (IDF), namun tokoh Hamas itu, tidak terlalu mengindahkannya. Dan, fihak IDF sudah memberikan sandi penyerangan rumah Nizar Rayyan dengan code ‘roof knocking’, dan hanya dalam waktu sepuluh menit, pesawat F.16 Israel menjatuhkan bom, dan gedung apartemen itu, nampak telah luluh lantak. Bersama keluarga Nizar Rayyan, seorang tokoh senior Hamas, yang paling ditakuti Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru bicara Hamas, Mushsir al-Masri menyatakan : “Tindakan Israel itu membuktikan telah terjadi perluasan dalam kekerasan yang dilakukan Israel. Kami akan mengambil segala resiko dalam melindungi dan menjaga para pemimpin Hamas”, tegasnya. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan wahai saudaraku. Semoga Allah Azza Wa Jalla memuliakanmu. Wallahu ‘alam. (M)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5943399422346376437?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5943399422346376437/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5943399422346376437' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5943399422346376437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5943399422346376437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2009/01/profil-as-syahid-nizar-mohammad-rayyan.html' title='Profil : As-Syahid Nizar Mohammad Rayyan'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SWM4J8_9sQI/AAAAAAAAAY8/K48x_jNl0VY/s72-c/nizar5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-7588832357869611685</id><published>2008-12-30T23:31:00.003+07:00</published><updated>2008-12-30T23:52:15.943+07:00</updated><title type='text'>Bosan Aku Dengan Palestina!!!!!!!!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SVpRri-0v3I/AAAAAAAAAX0/CaV3rWGjVmA/s1600-h/1024x768-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SVpRri-0v3I/AAAAAAAAAX0/CaV3rWGjVmA/s400/1024x768-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285626921239232370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Palestina....mengapa kini aku mulai bosan mendengarmu...?&lt;br /&gt;Karena yang kusimak tak lain dan tak bukan hanyalah tentang penderitaanmu..&lt;br /&gt;Tentang kekerasan yang tak kunjung usai menerpamu, tentang pendudukan tentara Yahudi ditanahmu..dan tentang anak kecil yang tewas karena peluru polisi-polisi Israel....tentang pembantaian sekeluarga pejuang hamas, tentang luka-luka yang dirawat dibangsal-bangsal rumah sakit di Ramlah....&lt;br /&gt;tentang air mata yang tak kunjung kering, tentang aksi solidaritas&lt;br /&gt;Lalu tentang Amerika yang ikut mengerdilkan diplomasimu, kenapa selalu saja kepecundangan yang kudengar dari sini??&lt;br /&gt;Wahai tentara Yahudi, kenapa kau begitu beringas mendengar kata pejuang Palestina??, kenapa tiba-tiba wajahmu berubah seperti anjing kelaparan ketika mendengar Hamas, kenapa begitu bencinya kau mendengar intifadhah, kenapa?&lt;br /&gt;Apa karena batu yang berasal dari tangan-tangan anak-anak itu mengenai helm bajamu, atau karena kau tak ingin tanah ini menjadi tanah milik kaum muslimin saja?&lt;br /&gt;Anehnya tingkah lakumu ingin menjadi raja ditanah milik orang lain..., tidakkah kau selama ini berpikir bahwa tindakanmu itu salah besar...atau memang kau sudah tak mampu lagi membedakan benar dan salah karena konsep Zionismu itu?&lt;br /&gt;Bosan aku mendengar kata Palestina!!!!!&lt;br /&gt;Kenapa tak kita kumpulkan saja seluruh penduduk negeri kaum muslimin dari penjuru dunia manapun untuk mengusir Yahudi dari tanah Palestina Itu!!!! apa karena ketidakmampuan kita bermobilisasi dan merangsek sekonyong-konyong kesana?? Apa karena memang kita telah akrab dengan titel pecundang??&lt;br /&gt;Apakah kita memang pecundang??&lt;br /&gt;Wahai kaum muslimin, dimanakah ruh Shalahudddin Al Ayubi??&lt;br /&gt;dimanakah spirit Muhammad Al Fatih sang pembebas kontantin??&lt;br /&gt;Kupanggil engkau dengan nada penuh amarah, belum saatnya kah tiba untuk maju kehadapan...&lt;br /&gt;Berhadapan langsung dengan segerombolan kera sombong sambil meneriakkan &lt;br /&gt;"Khaibar..khaibar ya yaahud, jaisyu Muhammad saufa ya'uud......!!!!!!"&lt;br /&gt;"Khaibar..khaibar ya yaahud, jaisyu Muhammad saufa ya'uud......!!!!!!"&lt;br /&gt;"Khaibar..khaibar ya yaahud, jaisyu Muhammad saufa ya'uud......!!!!!!"&lt;br /&gt;Aku bosan dengan Palestina...aku bosan dengar kata Palestina....&lt;br /&gt;Ayo kita teriakkan yel-yel kemenangan itu...ayo kita panggil jiwa-jiwa mujahid melawan penindasan yang sudah hampir selesai ini....&lt;br /&gt;Allahu Akbar!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-7588832357869611685?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/7588832357869611685/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=7588832357869611685' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7588832357869611685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7588832357869611685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/12/bosan-aku-dengan-palestina.html' title='Bosan Aku Dengan Palestina!!!!!!!!!!'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SVpRri-0v3I/AAAAAAAAAX0/CaV3rWGjVmA/s72-c/1024x768-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-859605886166776845</id><published>2008-12-30T19:51:00.003+07:00</published><updated>2008-12-30T20:03:44.546+07:00</updated><title type='text'>Wahai Bani Israil.....simaklah kisah dan sepak terjangmu di bumi ini....</title><content type='html'>&lt;p class="chapter"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" name="Normal (Web)"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-indent:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} h2 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 2 Char"; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	text-align:center; 	text-indent:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-outline-level:2; 	font-size:19.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	color:#55761F; 	font-weight:bold;} p 	{mso-style-unhide:no; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	text-indent:30.0pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.Heading2Char 	{mso-style-name:"Heading 2 Char"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 2"; 	mso-ansi-font-size:19.0pt; 	mso-bidi-font-size:19.0pt; 	color:#55761F; 	font-weight:bold;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 5pt 40pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;" class="chapter"&gt;SEJARAH YAHUDI&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Seperti telah ditunjukkan di awal, semua tanah Palestina, khususnya Yerusalem, adalah suci untuk orang-orang Yahudi, Nasrani, dan Muslim. Alasannya adalah karena sebagian besar nabi-nabi Allah yang diutus untuk memperingatkan manusia menghabiskan sebagian atau seluruh kehidupannya di tanah ini. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Menurut studi sejarah yang didasarkan atas penggalian arkeologi dan lembaran-lembaran kitab suci, Nabi Ibrahim, putranya, dan sejumlah kecil manusia yang mengikutinya pertama kali pindah ke Palestina, yang dikenal kemudian sebagai Kanaan, pada abad kesembilan belas sebelum Masehi. Tafsir Al-Qur'an menunjukkan bahwa Ibrahim (Abraham) AS, diperkirakan tinggal di daerah Palestina yang dikenal saat ini sebagai Al-Khalil (Hebron), tinggal di sana bersama Nabi Luth (Lot). Al-Qur'an menyebutkan perpindahan ini sebagai berikut:&lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim", mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi. Dan Kami seIamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia. (Qur'an, 21:69-71)&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Daerah ini, yang digambarkan sebagai “tanah yang telah Kami berkati,” diterangkan dalam berbagai keterangan Al-Qur'an yang mengacu kepada tanah Palestina. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Sebelum Ibrahim AS, bangsa Kanaan (Palestina) tadinya adalah penyembah berhala. Ibrahim meyakinkan mereka untuk meninggalkan kekafirannya dan mengakui satu Tuhan. Menurut sumber-sumber sejarah, beliau mendirikan rumah untuk istrinya Hajar dan putranya Isma’il (Ishmael) di Mekah dan sekitarnya, sementara istrinya yang lain Sarah, dan putra keduanya Ishaq (Isaac) tetap di Kanaan. Seperti itu pulalah, Al-Qur'an menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim mendirikan rumah untuk beberapa putranya di sekitar Baitul Haram, yang menurut penjelasan Al-Qur'an bertempat di lembah Mekah.&lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. (Qur'an, 14:37)&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Akan tetapi, putra Ishaq Ya’kub (Jacob) pindah ke Mesir selama putranya Yusuf (Joseph) diberi tugas kenegaraan. (Putra-putra Ya’kub juga dikenang sebagai “Bani Israil.”) Setelah dibebaskannya Yusuf dari penjara dan penunjukan dirinya sebagai kepala bendahara Mesir, Bani Israel hidup dengan damai dan aman di Mesir. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Suatu kali, keadaan mereka berubah setelah berlalunya waktu, dan Firaun memperlakukan mereka dengan kekejaman yang dahsyat. Allah menjadikan Musa (Moses) nabi-Nya selama masa itu, dan memerintahkannya untuk membawa mereka keluar dari Mesir. Ia pergi ke Firaun, memintanya untuk meninggalkan keyakinan kafirnya dan menyerahkan diri kepada Allah, dan membebaskan Bani Israil yang disebut juga orang-orang Israel. Namun Firaun seorang tiran yang kejam dan bengis. Ia memperbudak Bani Israil, mempekerjakan mereka hingga hampir mati, dan kemudian memerintahkan dibunuhnya anak-anak lelaki. Meneruskan kekejamannya, ia memberi tanggapan penuh kebencian kepada Musa. Untuk mencegah pengikut-pengikutnya, yang sebenarnya adalah tukang-tukang sihirnya dari mempercayai Musa, ia mengancam memenggal tangan dan kakinya secara bersilangan.&lt;/p&gt;             &lt;table width="422" align="center" bgcolor="#ffffff" border="1" bordercolor="#808080" cellpadding="2" cellspacing="0" height="21"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td height="196"&gt;                   &lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/27.jpg" width="405" align="middle" height="206" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Menyusul wafatnya Nabi Yusuf (Joseph), Bani Israel mengalami kekejaman tak terperikan di tangan Firaun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Meskipun Firaun menolak permintaannya, Musa AS dan kaumnya meninggalkan Mesir, dengan pertolongan mukjizat Allah, sekitar tahun 1250 SM. Mereka tinggal di Semenanjung Sinai dan timur Kanaan. Dalam Al-Qur'an, Musa memerintahkan Bani Israil untuk memasuki Kanaan:&lt;/p&gt;             &lt;p class="ayetler"&gt;Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi. (Qur'an, 5:21)&lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Setelah Musa AS, bangsa Israel tetap berdiam di Kanaan (Palestina). Menurut ahli sejarah, Daud (David) menjadi raja Israel dan membangun sebuah kerajaan berpengaruh. Selama pemerintahan putranya Sulaiman (Solomon), batas-batas Israel diperluas dari Sungai Nil di selatan hingga sungai Eufrat di negara Siria sekarang di utara. Ini adalah sebuah masa gemilang bagi kerajaan Israel dalam banyak bidang, terutama arsitektur. Di Yerusalem, Sulaiman membangun sebuah istana dan biara yang luar biasa. Setelah wafatnya, Allah mengutus banyak lagi nabi kepada Bani Israil meskipun dalam banyak hal mereka tidak mendengarkan mereka dan mengkhianati Allah. &lt;/p&gt;             &lt;table width="450" align="center" bgcolor="#f0f0f0" border="5" cellpadding="10" cellspacing="0"&gt;               &lt;tbody&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td class="ayetler" height="96"&gt;                   &lt;div align="center"&gt;Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mu'min dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Qur'an, 48:26)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Karena kemerosotan akhlaknya, kerajaan Israel mulai memudar dan ditempati oleh berbagai orang-orang penyembah berhala, dan bangsa Israel, yang juga dikenal sebagai Yahudi pada saat itu, diperbudak kembali. Ketika Palestina dikuasai oleh Kerajaaan Romawi, Nabi ‘Isa (Jesus) AS datang dan sekali lagi mengajak Bani Israel untuk meninggalkan kesombongannya, takhayulnya, dan pengkhianatannya, dan hidup menurut agama Allah. Sangat sedikit orang Yahudi yang meyakininya; sebagian besar Bani Israel mengingkarinya. Dan, seperti disebutkan Al-Qur'an, mereka itu yang: &lt;span class="ayetler"&gt;": telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (Al-Qur'an, 5:78)&lt;/span&gt; Setelah berlalunya waktu, Allah mempertemukan orang-orang Yahudi dengan bangsa Romawi, yang mengusir mereka semua keluar dari Palestina. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Tujuan penjelasan yang panjang lebar ini adalah untuk menunjukkan bahwa pendapat dasar Zionis bahwa “Palestina adalah tanah Allah yang dijanjikan untuk orang-orang Yahudi” tidaklah benar. Pokok permasalahan ini akan dibahas secara lebih rinci dalam bab tentang Zionisme. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Zionisme menerjemahkan pandangan tentang “orang-orang terpilih” dan “tanah terjanji” dari sudut pandang kebangsaannya. Menurut pernyataan ini, setiap orang yang berasal dari Yahudi itu “terpilih” dan memiliki “tanah terjanji.” Padahal, ras tidak ada nilainya dalam pandangan Allah, karena yang penting adalah ketakwaan dan keimanan seseorang. Dalam pandangan Allah, orang-orang terpilih adalah orang-orang yang tetap mengikuti agama Ibrahim, tanpa memandang rasnya. &lt;/p&gt;             &lt;p class="hyg"&gt;Al-Qur'an juga menekankan kenyataan ini. Allah menyatakan bahwa warisan Ibrahim bukanlah orang-orang Yahudi yang bangga sebagai “anak-anak Ibrahim,” melainkan orang-orang Islam yang hidup menurut agama ini:&lt;/p&gt;             Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. (Qur'an, 3:68)                                                                   &lt;div align="center"&gt;&lt;span class="baslik2"&gt;THE MUSLIM OBSERVER, September 2001&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tragedipalestina.com/images/palestine30.jpg" width="380" align="middle" height="424" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="hyg"&gt;W. REPORT, Juli 96                   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;Sementara umat Yahudi yang menentang Zionisme secara terbuka menentang pemerintah Israel, Yahudi fanatik berpandangan: “Tanah Terjanji adalah untuk Orang Terpilih. Selamanya. Kekal. Abadi.” Di sampul luar Washington Report on Middle East Affairs, Yahudi fanatik digambarkan membawa spanduk dengan semboyan ini. Karena pandangan keliru seperti ini, mereka bertindak kejam atas tahanan penduduk Palestina Kristen maupun Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PALESTINA, TANAH KAUM MUSLIMIN-1/3-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PALESTINA NEGERI PILIHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Inilah tanah pilihan, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan keberkahan tanah Palestina, tanah yang juga termasuk bagian dari Syam. Keberkahannya ini dapat dirunut, misalnya Syam menjadi tempat hijrah Nabi Ibrahim Alaihissalam, tempat singgah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menjalankan Isra dan Mi’raj, tempat dakwah para Nabi. Dakwah yang membawa misi agama tauhid. Dan juga lantaran keberadaan Masjidil Aqsha di tanah Palestina yang penuh berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” [Al-Israa : 1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memuliakan tanah Palestina, Allah juga memilih Mekkah dan Madinah. Begitulah Allah telah mengistimewakan wilayah Syam, dan Masjidil Aqsha. Dan Allah memilih Nabi kita, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menjadikannya sebagai khatamul anbiya wal mursalin. [1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BILAMANA KEBERADAAN BANI ISRAIL DI BUMI PALESTINA?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa Nabi Ya’qub Dan Nabi Yusuf&lt;br /&gt;Sejarah Yahudi bermula sejak Israil, yaitu Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim Al-Khalil, yang tumbuh di daerah Kan’an (Palestina) dengan dikarunia sejumlah 12 anak. Mereka itulah yang disebut asbath (suku) Bani Israil, dan hidup secara badawah (pedesaan) [2].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menempatkan Yusuf sebagai pejabat penting di Mesir, kemudian meminta kedua orang tua dan saudara-saudaranya untuk berpindah ke Mesir. Di Mesir, keluarga ini hidup di tengah masyarakat watsaniyyun (paganisme). Mereka hidup dengan kehidupan yang baik lagi nikmat di masa Yusuf [3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Nabi Yusuf wafat, seiring dengan perjalanan waktu dan pergantian penguasa, kondisi Bani Israil berubah total. Yang sebelumnya menyandang kehormatan dan kemuliaan, kemudian menjadi terhina, lantaran Fir’aun melakukan penindasan dan memperbudak mereka dalam jangka waktu yang amat lama, sampai Allah mengutus Nabi Musa Alaihissalam, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya, mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Rabb-mu” [Al-Baqarah : 49]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidud anak-anak perempuan mereka …” [Al-Qashash : 4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa Nabi Musa Alaihissalam&lt;br /&gt;Allah mengutus Nabi Musa dan Harun kepada Fir’aun dan kaumnya, dengan dibekali mukjizat, untuk menyeru mereka agar beriman kepada Allah dan membebaskan Bani Israil dari siksaan. Namun Fir’aun dan kaumnya mendustakan mereka berdua, kufur kepada Allah. Karenanya, Allah menimpakan kepada mereka berbagai bencana, kekeringan, rusaknya pertanian, mengirim angin kencang, belalang dan lain-lain. [4]. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Musa untuk lari bersama Bani Israil pada suatu malam dari negeri Mesir [5]. Fir’aun dan kaumnya pun mengejar. Tetapi Allah Subhanahu wa Ta’ala menenggelamkan Fir’aun beserta kaumnya, dan menyelematkan Musa dan kaumnya ke Negeri Saina, masuk dalam wilayah Palestina sekarang. Peristiwa itu terjadi pada hari Asyura. [6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Yahudi menyebutkan, lama Bani Israil tinggal di Mesir 430 tahun. Jumlah mereka waktu itu sekitar 600 ribu orang lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai besaran jumlah ini. Dr Su’ud bin Abdul Aziz Al-Khalaf berkata : [7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pengakuan ini sangat berlebihan. Karena berarti, bila ditambah dengan jumlah anak-anak dan kaum wanita, maka akan mencapai kisaran 2 juta-an jiwa. Tidak mungkin dapat dipercaya. Itu berarti jumlah mereka mengalami pertumbuhan 30 ribu kali. Sebab sewaktu Bani Israil masuk ke Mesir, berjumlah 70 jiwa. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam surat Asy-Syu’ara : 53.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Fir’aun berkata) ; ‘Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan yang kecil”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah 2 juta tidak bisa dikatakan kecil. Mustahil dalam satu malam terjadi eksodus dua juta jiwa. Kita tahu di dalamnya terdapat anak-anak dan kaum wanita serta orang-orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang bersama Nabi Musa, mereka adalah orang-orang dari Bani Israil yang mengalami penindasan dan kehinaan serta menuhankan manusia dalam jangka waktu yang lama. Aqidah mereka telah rusak, jiwanya membusuk, mentalnya melemah, dan muncul pada mereka tanda-tanda pengingkaran, kemalasan, pesimis, serta bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. [8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Allah telah menunjukkan banyak mukjizat dan tanda-tanda kekuasaan-Nya melalui Nabi Musa, tetapi mereka tetap ingkar, sombong dan tetap kufur. Mereka justru meminta untuk dibuatkan berhala sebagai tuhan yang disembah. Hingga akhirnya, As-Samiri berhasil menghasut mereka untuk menyembah anak sapi, menolak memerangi kaum yang bengis (Jababirah). Maka, Allah menimpakan hukuman kepada mereka berupa tiih (berjalan berputar-putar tanpa arah karena kebingungan) dalam jangka waktu yang dikehendaki Allah. Pada rentang waktu ini, Musa wafat. Sementara Harun sudah meninggal terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah usai ketetapan waktu yang Allah kehendaki untuk menghukum mereka dengan kebingungan tanpa mengetahui arah, Bani Israil berhasil menaklukan bumi yang suci di bawah pimpinan Nabi Yusya bin Nun Alaihissalam. [9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli, membagi perjalanan sejarah kota suci Palestina pasca penaklukan tersebut menjadi tiga periode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : Masa Qudhah, Yaitu masa penunjukkan hakim bagi setiap suku yang berjumlah dua belas, setelah masing-masing mendapatkan wilayah sesuai pembagian Nabi Yusya bin Nun. Masa ini, kurang lebih berlangsung selama 400 tahun lamanya. [10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua : Dikenal dengan masa raja-raja. Diawali oleh Raja Thalut. Kondisi masyarakat mengalami masa keemasan saat dipegang oleh Nabi Daud dan Nabi Sulaiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga : Periode yang disebut sebagai masa perpecahan internal, yaitu setelah Nabi Sulaiman wafat. Mereka terbelah menjadi dua kutub. Bagian selatan dengan ibukota Baitul Maqdis dan wilayah utara dengan ibukota Nablus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua wilayah ini, akhirnya dikuasai bangsa asing. Wilayah selatan ditaklukan oleh bangsa Assiria dari Irak. Wilayah utara diserbu Mesir. Disusul kedatangan Nebukadnezar, yang mampu mengusir bangsa Mesir dari sana. Pergantian kekuasaan ini, akhirnya dipegang bangsa Romawi yang berhasil mengalahkan bangsa Yunani, penguasa sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kekuasaan Romawi inilah, Isa Al-Masih diutus oleh Allah. Pada masa itu pula, musibah dahsyat dialami kaum Yahudi. Bangsa Romawi melakukan genocide (pemusnahan) secara keras etnis mereka, lantaran orang-orang Yahudi melakukan pemberontakan. Baitul Maqdis pun dihancurkan. Bangsa Yahudi tercerai-berai. Sebagian melarikan diri ke seluruh penjuru wilayah bumi. Demikianlah hukuman Allah dengan mendatangkan bangsa yang menindas mereka. Siksaan dan kepedihan ditimpakan kepada mereka, atas kerusakan, tindak aniaya dan akibat akhlak mereka yang buruk. [11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Romawi menguasai tanah Baitul Maqdis hingga beberapa lama, hingga kemudian pada abad pertama hijriyah, pada masa khalifah Umar Ibnu Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, kaum Muslimin berhasil mengambil alih penguasaan tanah penuh berkah ini dari tangan bangsa Romawi yang memeluk agama Nashrani, meliputi Palestina, Syam dan daerah yang ada di dalamnya. Tepatnya pada pemerintahan Khalifah Umar Ibnul Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, pada bulan Rajab tahun 16H, sehingga menjadi Darul Islam. Penyerahan Baitul Maqdis ini terjadi, setelah pasukan Romawi disana dikepung oleh pasukan kaum Muslimin selama empat puluh hari di bawah komando Abu Ubaidah Ibnul Jarrah Radhiyallahu ‘anhu. Kemudian Khalifah Umar Ibnul Khaththab menetapkan orang-orang Yahudi tidak boleh tinggal di Baitul Maqdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi Khusus 07-08/Tahun X/1427H/2006M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Almat Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183. telp. 0271-5891016]&lt;br /&gt;_________&lt;br /&gt;Footnotes&lt;br /&gt;[1]. Barakatu Ardhisy-Syam, Dr Abu Anas Muhammad bin Musa Alu Nashr, Majalah Manarusy-Syam, edisi Jumadal Ula 1425H.&lt;br /&gt;[2]. Lihat Surat Yusuf ayat 100&lt;br /&gt;[3]. Kisah tersebut termuat dalam Surat Yusuf.&lt;br /&gt;[4]. Lihat Surat Al-A’raaf ayat 133&lt;br /&gt;[5]. Lihat Surat Asy-Syu’ara ayat 52-66&lt;br /&gt;[6]. Dari Ibnu Abbas, ia berkata : “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, saat kaum Yahudi berpuasa hari Asyura. Beliau bersabda. Hari apakah ini yang kalian berpuasa padanya? Mereka menjawab : Ini hari kemenangan Musa atas Fir’aun. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabat : Kalian lebih pantas menghormati Musa daripada mereka, maka berpuasalah” [HR Al-Bukhari dan Muslim. Dinukil dari Shahih Qashashil Anbiyaa, halaman 310]&lt;br /&gt;[7]. Dirasatun Fil Adyan Al-Yahudiyah wa Nashraniyah, halaman 49&lt;br /&gt;[8]. Mujaz Tarikhil Yahudi, Majalah Al-Jami’ah Al-Islamiyah, halaman 248&lt;br /&gt;[9]. Nabi Yusya bin Nun Alalihissalam dalah salah seorang dari Nabi yang diutus kepada Bani Israil. Dalil yang menunjukkan kenabiannya, yaitu hadits dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi bersabda : “Matahari tidak pernah tertunda perjalanannya karena seseorang, kecuali bagi Yusya bin Nun, (ketika) pada malam hari ia menuju Baitul Maqdis: [HR Ahmad 2/325].&lt;br /&gt;Ibnu Katsir berkata : Sanadnya sesuai dengan syarat Al-Bukhari. Lihat Al-Bidayah, 1/333. Dan hadits ini dishahihkan oleh Al-Hafizh dalam Al-Fath, 2/221. Di tempat lain, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda : Ada seorang nabi dari kalangan para nabi yang berperang, (ia) berkata kepada kaumnya … kemudian ia berkata kepada matahari, ‘Sesungguhnya engkau diperintah, dan aku pun juga diperintah, Ya Allah, hentikanlah ia, maka matahari itu pun berhenti, sampai akhirnya Allah membuka kota tersebut lantaran mereka” [HR Al-Bukhari, Lihat Al-Fath 6/220]&lt;br /&gt;[10]. Dirasatun Fil Adyan, halaman 53&lt;br /&gt;[11]. Lihat surat Al-A’raaf ayat 167			 			 			&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="boxtext"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-859605886166776845?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/859605886166776845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=859605886166776845' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/859605886166776845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/859605886166776845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/12/wahai-bani-israilsimaklah-kisah-dan.html' title='Wahai Bani Israil.....simaklah kisah dan sepak terjangmu di bumi ini....'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-3384627884873136347</id><published>2008-12-12T19:22:00.006+07:00</published><updated>2008-12-19T11:24:43.697+07:00</updated><title type='text'>Saat Jalan Yang Ada Berakhir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SUJXpj6i3vI/AAAAAAAAAXM/Gp3C4KLhFCo/s1600-h/Bism011-h.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SUJXpj6i3vI/AAAAAAAAAXM/Gp3C4KLhFCo/s400/Bism011-h.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278878084758691570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada perasaan yang membuncah saat memandang jalan lebar didepan itu...&lt;br /&gt;begitu banyak harapan yang menggunung hendak dilantunkan dalam doa-doa pengharapan, seperti menyiapkan doa saat kesusahan mendera dan memotong kata-katanya jika tak ada aral melintang didepan mata&lt;br /&gt;Ada kalanya lemah saat melihat hidayah tapi aku tetap menatapnya&lt;br /&gt;ditingkahi suara azan menggema perlahan merayapi hati...aku bergegas menumpuk semangat agar tak ketinggalan dalam shaf terdepan, walau ada jeda maksiat yang tercekat dalam nafas langkahku menuju masjid.&lt;br /&gt;Kadang dalam hitungan rakaatku, memori kotor tentang kealpaan itu mencuat hebat, membuat aku berdegub dan merasa lemah berdiri dihadapanNya.&lt;br /&gt;Memang aku jahil yaa Robbi, tapi apakah dengan giatnya aku meraih kesempatan berjihad dan berijtihat dalam sikap yang baik menghalangiku beranjak ke syurgaMu?&lt;br /&gt;Kebodohanku yang sesaat itu, telah menghapus pahala-pahala yang telah kukumpulkan dengan susah payah dalam rally-rally ibadah panjang yang kurangkai dengan penuh tawadhu ditiap fajar menjelang.&lt;br /&gt;Butuh puluhan rakaat sholat taubat lagi untuk menebus kebodohan ini, butuh ratusan sholat dhuha lagi untuk menghapus satu-satu hitam ini, butuh ribuan rakaat sholat rawatib lagi untuk menghilangkan jejak dosa ini, tapi butuh berapa tahun lagi untuk mengakhiri kegelisahan akibat berbuat maksiat yang hanya sekejab??&lt;br /&gt;Dua puluh lima tahun pertama semenjak aku dimantapkan dalam separuh agama telah menghinakan iblis dan pasukannya didepan akad pernikahan agung, saat itu satu batalyon syaithon telah aku kalahkan dengan telak tanpa perlawanan, ketika akad pernikahan itu terucap mereka lari tunggang langgang dan mundur teratur....dan aku menjadi pemenang dihari yang bahagia itu.&lt;br /&gt;Tapi hari ini aku lelah bertempur, persediaan logistik tempurku menipis, dan aku mulai berpikir untuk tidur ditenda dapur umum.....&lt;br /&gt;Allah....jika aku hidup dizaman nabi, tentu aku tak pernah absen dalam setiap langkah para sahabat dalam menjemput seruan nabiMu...&lt;br /&gt;Tapi aku juga tak yakin apakah kau takdirkan aku dalam barisan Rosul apa dibarisan pasukan kafir Quraisy....&lt;br /&gt;Robbi....kesalahan ini telah membuatku luka...&lt;br /&gt;Luka yang tak mungkin sembuh selama nafas ini ada dalam ruh ku....&lt;br /&gt;Ku minta takdir termudah bagiku ya Robbi...&lt;br /&gt;Khusnul khotimah pasti mudah bagiMu ya Robbi...&lt;br /&gt;Beri aku ya Robb......Aminn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-3384627884873136347?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/3384627884873136347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=3384627884873136347' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3384627884873136347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3384627884873136347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/12/saat-jalan-yang-ada-berakhir.html' title='Saat Jalan Yang Ada Berakhir'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SUJXpj6i3vI/AAAAAAAAAXM/Gp3C4KLhFCo/s72-c/Bism011-h.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5351912883085918347</id><published>2008-12-11T11:12:00.002+07:00</published><updated>2008-12-19T15:54:24.361+07:00</updated><title type='text'>Remember This: Tangisan Sang Nabi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SUthA7XTuII/AAAAAAAAAXU/QRUFSIrHnuE/s1600-h/isfahangraphic125.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SUthA7XTuII/AAAAAAAAAXU/QRUFSIrHnuE/s400/isfahangraphic125.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281421656585386114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap pohon yang tidak berbuah, seperti pohon pinus dan  pohon cemara, tumbuh tinggi dan lurus, mengangkat kepalanya ke atas, dan semua  cabangnya mengarah ke atas. Sedangkan semua pohonnya yang berbuah menundukkan  kepala mereka, dan cabang-cabang mereka mengembang ke samping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah adalah orang yang paling rendah hati, meskipun dia memiliki  segala kebajikan dan keutamaan orang-orang dahulu kala dan orang-orang sekarang,  dia seperti sebuah pohon yang berbuah. Menurut sebuah riwayat, beliau bersabda,  “Aku diperintahkan untuk menunjukkan perhatian kepada semua manusia, untuk  bersikap baik hati kepada mereka. Tidak ada Nabi yang sedemikian diperlakukan  dengan sewenang-wenang oleh manusia selain aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu bahwa beliau  dilukai kepalanya, ditanggalkan giginya, lututnya berdarah karena lemparan batu,  tubuhnya dilumuri kotoran, rumahnya dilempari kotoran ternak. Beliau di hina,  dan di siksa dengan keji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat beliau berdakwah di Thaif, tak ada yang  didapatkannya kecuali hinaan dan pengusiran yang keji. Ketika Rasulullah  menyadari usaha dakwahnya itu tidak berhasil, beliau memutuskan untuk  meninggalkan Thaif. Tetapi penduduk Thaif tidak membiarkan beliau keluar dengan  aman, mereka terus mengganggunya dengan melempari batu dan kata-kata penuh  ejekan. Lemparan batu yang mengenai Nabi demikian hebat, sehingga tubuh beliau  berlumuran darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan pulang, Rasulullah Saw. menjumpai  suatu tempat yang dirasa aman dari gangguan orang-orang jahat tersebut. Di sana  beliau berdoa begitu mengharukan dan menyayat hati. Demikian sedihnya doa yang  dipanjatkan Nabi, sehingga Allah mengutus malaikat Jibril untuk menemuinya.  Setibanya di hadapan Nabi, Jibril memberi salam seraya berkata, “Allah  mengetahui apa yang telah terjadi padamu dan orang-orang ini. Allah telah  memerintahkan malaikat di gunung-gunung untuk menaati perintahmu.” Sambil  berkata demikian, Jibril memperlihatkan para malaikat itu kepada Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata malaikat itu, “Wahai Rasulullah, kami siap untuk menjalankan  perintah tuan. Jika tuan mau, kami sanggup menjadikan gunung di sekitar kota itu  berbenturan, sehingga penduduk yang ada di kedua belah gunung ini akan mati  tertindih. Atau apa saja hukuman yang engkau inginkan, kami siap  melaksanakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar tawaran malaikat itu, Rasulullah Saw. dengan  sifat kasih sayangnya berkata, “Walaupun mereka menolak ajaran Islam, saya  berharap dengan kehendak Allah, keturunan mereka pada suatu saat nanti akan  menyembah Allah dan beribadah kepada-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Makkah berhasil  ditaklukkan, beliau berkata kepada orang-orang yang pernah menyiksanya,  “Bagaimanakah menurut kalian, apakah yang akan kulakukan terhadapmu?” Mereka  menangis dan berkata, “Engkau adalah saudara yang mulia, putra saudara yang  mulia.” Nabi Saw. bersabda, “Pergilah kalian! Kalian adalah orang-orang yang  dibebaskan. Semoga Allah mengampuni kalian.” (HR. Thabari, Baihaqi, Ibnu Hibban,  dan Syafi’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan bin Harits, sepupu beliau, lari dengan membawa  semua anak-anaknya karena pernah menyakiti Rasul Saw., maka Ali bin Abi Thalib  Ra. bertanya kepadanya, “Hai Abu Sufyan, hendak pergi kemanakah kamu?” Ia  menjawab, “Aku akan keluar ke padang sahara. Biarlah aku dan anak-anakku mati  karena lapar, haus, dan tidak berpakaian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali bertanya, “Mengapa kamu  lakukan itu?” Ia menjawab, “Jika Muhammad menangkapku, niscaya dia akan  mencincangku dengan pedang menjadi potongan-potongan kecil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali  berkata, “Kembalilah kamu kepadanya dan ucapkan salam kepadanya dengan mengakui  kenabiannya dan katakanlah kepadanya sebagaimana yang pernah dikatakan oleh  saudara-saudara Yusuf kepada Yusuf, ….Demi Allah, sesungguhnya Allah telah  melebihkan kamu atas kami dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah  (berdosa). (QS. Yusuf [12]: 91).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan pun kembali kepada Nabi Saw.  dan berdiri di dekat kepalanya, lalu mengucapkan salam kepada beliau seraya  berkata, Wahai Rasulullah, demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkan  engkau atas kami dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah  (berdosa). (QS. Yusuf [12]: 91).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. pun menengadahkan  pandangannya, sedang air matanya membasahi pipinya yang indah hingga membasahi  jenggotnya. Rasulullah menjawab dengan menyitir firman-Nya, …Pada hari ini tidak  ada cercaan terhadap kamu. Mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu) dan Dia adalah  Maha Penyayang di antara para penyayang. (QS. Yusuf [12]: 92).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam  Bukhari meriwayatkan hadits dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah Saw.  bersabda kepadanya, “Bacakan al-Quran kepadaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud berkata,  “Bagaimana aku membacakannya kepada Engkau, sementara al-Quran itu sendiri  diturunkan kepada Engkau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ingin mendengarnya dari orang lain,”  jawab beliau. Lalu Ibnu Mas’ud membaca surat an-Nisa hingga firman-Nya, Maka  bagaimanakah (halnya orang kafir nanti) apabila Kami mendatangkan kamu  (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu). (QS. an-Nisâ [4]:  41).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu bacaan tiba pada ayat ini, beliau bersabda, “Cukup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud melihat ke arah beliau, dan terlihatlah olehnya bahwa beliau  sedang menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah ini kita memperoleh pelajaran berharga,  bahwa Rasulullah Saw. sangat mencintai umat manusia. Beliau sangat mengharapkan  agar orang-orang kafir itu beriman. Karena balasan kekafiran adalah neraka yang  menyala-nyala. Rasulullah sendiri pernah melihat neraka. Dia melihat sungguh  mengerikan neraka itu. Hingga ketika menyadari hal itu, mengalirlah airmatanya  dengan deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Dzar Ra. meriwayatkan dari Nabi Saw., bahwa beliau  mendirikan shalat malam, sambil menangis dengan membaca satu ayat yang  diulang-ulangi, yaitu, Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka  adalah hamba-hamba Engkau juga. (QS. al-Maidah [5]: 118).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan  diriwayatkan saat hari kiamat tiba, beliaulah orang yang pertama kali  dibangkitkan. Yang diucapkannya pertama kali adalah, “Mana umatku? Mana umatku?  Mana umatku?” Beliau ingin masuk surga bersama-sama umatnya. Beliau kucurkan  syafaat kepada umatnya sebagai tanda kecintaan beliau terhadap mereka. Beliau  juga sering berdoa, Allahumma salimna ummati. Ya Allah selamatkan umatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan diri Nabi Muhammad Saw. digambarkan Allah Swt. dalam firman-Nya,  Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa  olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu,  amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS. at-Taubah  [9]: 129).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah buruknya akhlak kita bila tak mencintai Nabi,  sebagaimana Nabi mencintai kita, berkorban untuk kita, dan meneteskan airmatanya  untuk kita. Di sini, apakah kita hanya berdiam diri saat Nabi dihina, seolah  kita bukan lagi umatnya. Apakah kita rela Nabi berdakwah seorang diri dan  kemudian dilempari batu hingga berdarah-darah, sementara umatnya yang begitu  banyak hanya bisa berdiam diri? Tangisan sang Nabi hendaknya menjadi pengingat  kita, untuk lebih mencintainya, membelanya, bahkan berkorban nyawa untuknya,  sebagaimana ia telah berkorban nyawa untuk kita agar kita selamat dari siksa  neraka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5351912883085918347?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5351912883085918347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5351912883085918347' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5351912883085918347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5351912883085918347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/12/remember-this-tangisan-sang-nabi.html' title='Remember This: Tangisan Sang Nabi'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SUthA7XTuII/AAAAAAAAAXU/QRUFSIrHnuE/s72-c/isfahangraphic125.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-8129426557369232464</id><published>2008-12-10T18:44:00.002+07:00</published><updated>2008-12-10T18:46:24.701+07:00</updated><title type='text'>Kematian Hati</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(63, 63, 63); font-family: arial; font-size: 12px; line-height: 15px; "&gt;&lt;p class="sjudul" style="line-height: 1.25; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 1.1em/normal helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: 12px; line-height: 15px; "&gt;Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asshiddiq Abu Bakar Ra. selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata.&lt;br /&gt;Dimana kau letakkan dirimu?&lt;br /&gt;Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.&lt;br /&gt;Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma'siat menggodamu dan engkau meni'matinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP &amp;amp; SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan. Mungkin engkau mulai berfikir "Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh" Betapa jamaknya 'dosa kecil' itu dalam hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan " Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?"&lt;br /&gt;Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana?&lt;br /&gt;Sekarang kau telah jadi kader hebat.&lt;br /&gt;Tidak lagi malu-malu tampil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru engkau akan dihadang tantangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki. Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang mau menghormati ummat yang "kiayi"nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua" Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da'wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka.&lt;br /&gt;Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa "westernnya" . Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku".&lt;br /&gt;Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.&lt;br /&gt;Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini datang "pemimpin" ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil, rumah mewah, "toko emas berjalan" dan segudang asesori. Saat fatwa digenderangkan, telinga ummat telah tuli oleh dentam berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. "Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi seleraku"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(63, 63, 63); font-family: arial; font-size: 12px; line-height: 15px;"&gt;&lt;p class="sjudul" style="line-height: 1.25; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 1.1em/normal helvetica; "&gt;(alm) Ust. Rahmat Abdullah&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: 12px; line-height: 15px; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="pol"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="sjudul" style="line-height: 1.25; margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font: normal normal normal 1.1em/normal helvetica; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; font-size: 12px; line-height: 15px; "&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="pol"&gt;PK-Sejahtera&lt;/span&gt; Online:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-8129426557369232464?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/8129426557369232464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=8129426557369232464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8129426557369232464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/8129426557369232464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/12/kematian-hati.html' title='Kematian Hati'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-4515042289073577047</id><published>2008-11-21T18:28:00.002+07:00</published><updated>2008-12-10T18:43:28.556+07:00</updated><title type='text'>Yusuf Thala'at, Tukang Kayu Berjihad ke Palestina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/ST-rTHv05fI/AAAAAAAAAXE/ye0K5u_GCLw/s1600-h/palestina_mozo_correndo_con_bandeira320.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 227px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/ST-rTHv05fI/AAAAAAAAAXE/ye0K5u_GCLw/s400/palestina_mozo_correndo_con_bandeira320.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278125633287022066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaannya tukang kayu dan jual beli hasil-hasil pertanian di Mesir, tabiatnya sangat pemberani, cerdas, sabar dan memiliki jiwa yang sangat tenang, memiliki kepedulian dan semangat untuk membela kaum muslimin, membela saudara-saudaranya di Palestina yang dizalimi penjajah Zionis Yahudi.&lt;br /&gt;Tukang kayu tersebut bernama Yusuf Thala’at, lengkapnya Yusuf Izzuddin Muhammad Thala’at, lahir pada bulan Agustus 1914 M di kota Ismailiyah, Mesir.&lt;br /&gt;Setelah berkenalan dengan Imam Hasan Al Banna, Mursyid Am Al Ikhwan Al Muslimin pada tahun 1936, Yusuf Thala’at termotivasi untuk berjuang membela, menolong kaum muslimin, khususnya kaum muslimin di Palestina yang sedang berjuang melawan penjajah Inggris yang didukung Zionis Internasional saat itu.&lt;br /&gt;Perjuangan menyokong dan membela Palestina dilakukan Yusuf Thala’at dengan berbagai macam cara, mulai dari meyebarkan brosur, mengadakan pelatihan/training tentang membela Palestina, khutbah, ceramah hingga demonstrasi.&lt;br /&gt;Sepak terjang dan aksi Yusuf Thala’at bersama Jama’ah Al Ikhwan Al Muslimin dalam demonstrasi solidaritas untuk Palestina diliput media masa Mesir. Surat kabar Al Ahram, Mesir yang terbit 13 Juli 1938 menjelaskan, “ Jamaah Al Ikhwan Al Muslimin di kota Ismailiyah mengadakan demonstrasi dari masjid Jami’ Al Abasi menuju kantor Al Ikhwan Al Muslimin untuk memperlihatkan perasaan dan kecintaan mereka pada Palestina. Polisi menangkap sejumlah demonstran. Setelah selesai melakukan penyidikan terhadap mereka, komisaris Ismailiyah mengambil keputusan menahan Hasan Al Banna, Yusuf Thal’at, dan tokoh-tokoh Ikhwan lain. Mereka ditahan selama empat hari demi keperluan penyidikan”.&lt;br /&gt;Pada tahun 1948, Imam Hasan Al Banna, mengerahkan 10.000 orang pasukan Al Ikhwan Al Muslimin dari Mesir, Suriah dan negara Arab lainnya untuk berjihad ke Palestina melawan penjajah Zionis Yahudi yang mendapat sokongan dari Inggris.&lt;br /&gt;Yusuf Thala’at termasuk diantara pasukan Al Ikhwan Al Muslimin yang berjumlah 10.000 orang tersebut. Ia merupakan orang yang pertama kali bergegas berangkat jihad ke Palestina bersama sejumlah ikhwan dari Ismailiyah.&lt;br /&gt;Dengan semangat juang yang tinggi dan tidak ada perasaan takut sedikitpun kecuali kepada Allah swt, Yusuf Thala’at memimpin perang di Dirul Balah melawan tentara Zionis Yahudi. Dalam peperangan itu, 12 orang mujahidin Al Ikhwan Al Muslimin gugur sebagai syuhada.&lt;br /&gt;Ketika diadakan gencatan senjata untuk menyerahkan jenazah para korban. Panglima perang Inggris tercengang saat melihat mujahidin Al Ikhwan Al Muslimin yang gugur, semua dadanya terkena tembakan peluru. Sehingga peristiwa ini menjadi perbincangan diantara pasukan musuh, mereka mengetahui sikap pejuang yang sejati, pejuang yang tidak mau lari dari medan laga, pejuang yang tidak takut mati, pejuang yang siap menyongsong lawan untuk mendapatkan syahid di jalan Allah.&lt;br /&gt;وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ ﴿٥٢﴾&lt;br /&gt;“dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, Maka mereka adalah orang- orang yang mendapat kemenangan." (QS: An Nur/24: 52).&lt;br /&gt;وَلَقَدْ كُنتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِن قَبْلِ أَن تَلْقَوْهُ فَقَدْ رَأَيْتُمُوهُ وَأَنتُمْ تَنظُرُونَ ﴿١٤٣﴾&lt;br /&gt;“Sesungguhnya kamu mengharapkan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya; (sekarang) sungguh kamu telah melihatnya dan kamu menyaksikannya”. (QS: Ali Imran/3 : 143)&lt;br /&gt;Pada tanggal 8 Desember 1954, Koran Bari Matish terbitan Perancis mewartakan bahwa:&lt;br /&gt;“Pada jam enam pagi tanggal 7/12/1954, bendera hitam dikerek di penjara Kairo dan orang-orang yang divonis hukuman mati digiring, dengan telanjang kaki dan memakai pakaian eksekusi mati berwarna merah.&lt;br /&gt;Pada jam delapan, dimulailah eksekusi hukuman mati terhadap enam orang Al Ikhwan Al Muslimin: Mahmud Abdul Latif, Yusuf Thala’at, Handawi Dawir, Ibrahim Ath Thayyib, Muhammad Farghali dan Abdul Qadir Audah. Keenam orang ini berjalan ketiang gantungan, dengan keberanian luar biasa dan memuji Allah karena mendapat kemuliaan syahid”.&lt;br /&gt;وَلاَ تَقُولُواْ لِمَنْ يُقْتَلُ فِي سَبيلِ اللّهِ أَمْوَاتٌ بَلْ أَحْيَاء وَلَكِن لاَّ تَشْعُرُونَ ﴿١٥٤﴾&lt;br /&gt;“dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.” (QS: Al Baqarah/2 : 154).&lt;br /&gt;وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاء عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ ﴿١٦٩﴾&lt;br /&gt;“janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.” (QS: Ali Imran/3 169).&lt;br /&gt;مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُم مَّن قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا ﴿٢٣﴾&lt;br /&gt;“di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu dan mereka tidak merobah (janjinya),” (QS: Al Ahzab/33:23).&lt;br /&gt;Sahabat Yusuf Thal’at, Syekh Abdul Qadir Audah, seorang hakim yang ahli fikih dan pakar undang-undang, sebelum dieksekusi mati berdoa kepada Allah, “Darahku akan menjadi laknat atas pemimpin-pemimpin Revolusi”.&lt;br /&gt;Allah mengabulkan doa orang yang terzalimi, darahnya menjadi laknat bagi penguasa yang terlibat dalam eksekusi terhadap para ulama dan pejuang Palestina. Tidak ada seorangpun diantara mereka yang zalim itu selamat dari sanksi Allah di dunia. Mereka mengalami kehidupan yang sangat tragis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamal Salim, ketua Mahkamah, menderita penyakit syaraf. Saudara Jamal Salim, Shalah Salim, ginjalnya tidak berfungsi, hinga air kencingnya tertahan dan mati keracunan. Syamsu Badran dijatuhi hukuman seumur hidup. Konselor Abdul Hakim Amir mati bunuh diri atau diracun. Hamzah Basyuni tertabrak truk, hingga tubuhnya terkoyak dan bertebaran di atas tanah. Al Askari Ghunaim ditemukan tewas di tengah kebun. Ash Shaul Yasin diserang untanya dan tulang lehernya retak hingga mati. Abdun Nashir seluruh hidupnya dipenuhi rasa ketakutan dan keresahan, baik dalam keadaan terjaga maupun tidur. Bahkan kuburnya digenangi aliran air.&lt;br /&gt;Semoga Allah mengumpulkan pejuang-pejuang yang gugur di jalan-Nya bersama Rasulullah saw di dalam surga-Nya yang mulia. Amin.&lt;br /&gt;H. Ferry Nur S.Si&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-4515042289073577047?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/4515042289073577047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=4515042289073577047' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4515042289073577047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/4515042289073577047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/11/yusuf-thalaat-tukang-kayu-berjihad-ke.html' title='Yusuf Thala&apos;at, Tukang Kayu Berjihad ke Palestina'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/ST-rTHv05fI/AAAAAAAAAXE/ye0K5u_GCLw/s72-c/palestina_mozo_correndo_con_bandeira320.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2144405685465190483</id><published>2008-11-19T18:37:00.002+07:00</published><updated>2008-11-19T18:41:50.524+07:00</updated><title type='text'>KEKAYAAN, KESUKSESAN, DAN CINTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SSP7b7L2REI/AAAAAAAAAWM/Ffj-44Umhls/s1600-h/ramadan11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 269px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SSP7b7L2REI/AAAAAAAAAWM/Ffj-44Umhls/s400/ramadan11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270332446116037698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Times;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Times;"&gt;&lt;span style="font-family:Times;"&gt;Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu berkata:&lt;br /&gt;"Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria berjanggut itu lalu balik bertanya,&lt;br /&gt;"Apakah suamimu sudah pulang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu menjawab,&lt;br /&gt;"Belum, dia sedang keluar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk."&lt;br /&gt;Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, kata pria itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang  isteri menceritakan semua kejadian tadi.&lt;br /&gt;Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya,&lt;br /&gt;"Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama" , kata pria itu hampir bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang pria itu berkata,&lt;br /&gt;"Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan sedangkan yang ini bernama Kesuksesan," sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya."Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar.&lt;br /&gt;Suaminya pun merasa heran.&lt;br /&gt;"Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu,  coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrinya tak setuju dengan pilihan itu.&lt;br /&gt;Ia bertanya,&lt;br /&gt;"sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu.&lt;br /&gt;Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah.&lt;br /&gt;"Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam.Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."&lt;br /&gt;Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata,  kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa ganjil,&lt;br /&gt;wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.&lt;br /&gt;"Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan.&lt;br /&gt;"Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemana pun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menyertai hidup ini"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-2144405685465190483?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/2144405685465190483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=2144405685465190483' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2144405685465190483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/2144405685465190483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/11/kekayaan-kesuksesan-dan-cinta.html' title='KEKAYAAN, KESUKSESAN, DAN CINTA'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SSP7b7L2REI/AAAAAAAAAWM/Ffj-44Umhls/s72-c/ramadan11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-333710313160287481</id><published>2008-10-06T09:48:00.002+07:00</published><updated>2008-10-07T19:16:14.560+07:00</updated><title type='text'>Tinggal Hanya Status..!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SOtTARSDFUI/AAAAAAAAAV0/UC4BiEOOriE/s1600-h/photography_F57F8909-3846-4108-9FD2-AFF0E0849F53_404x669.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SOtTARSDFUI/AAAAAAAAAV0/UC4BiEOOriE/s400/photography_F57F8909-3846-4108-9FD2-AFF0E0849F53_404x669.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254384654362023234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh Mashadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajahnya bersih. Klimis. Bibirnya kemerah-merahan. Pakaiannya selalu trendy dan nampak ‘charming’. Biasanya menggunakan merk terkenal atau barang branded. Seleranya tinggi. Gaya hidupnya nyaris sempurna. Flamboyan.&lt;br /&gt;Pergaulannya kalangan papan atas. Gaya bicaranya hanya bisa dipahami kalangan tertentu. Tak suka bergaul dengan orang ‘udik’. Konon, tetangganya meninggal pun, tak berkenan takziyah, karena yang meninggal orang tak ‘berkelas’.&lt;br /&gt;Bicaranya memukau siapa saja. Retorika dan pilihan katanya menarik. Menyihir orang-orang yang ada didekatnya. Mereka sangat ta’jub. Kecerdasannya diakui banyak kalayak. Ingatannya luar biasanya. Apa saja bisa dibicarakan. Dari yang ringan sampai yang rumit. Dari soal agama sampai soal politik global. Semua faham. Posisinya amat menentukan. Banyak orang bergantung kepadanya. Semua yang diucapkan dan dilakukannya menjadi perhatian. Menjadi perhatian siapa saja. Anjuran dan arahannya diikuti. Ia menjadi sebuah ‘icon’ di lingkungannya, dan memiliki magnitute yang luar biasa.&lt;br /&gt;Mungkin ia membaca teori-teori kepribadian dari berbagai ahli. Ahli kepribadian Barat. Kehidupannya menyesuaikan dengan ritme baru. Tak menggambarkan lagi sebagai orang lama. Orang yang konservatif. Orang yang tak berubah. Orang yang dalam terminologi lama disebut: ‘puritan’. Bersahaja. Kehidupan lama sudah tidak sesuai lagi. Ia tinggalkan semua yang berbau lama. Kaidah-kaidah lama tak lagi menguntungkan. Tak lagi dapat memberi kenyamanan. Kenyamanan kehidupan pribadinya.&lt;br /&gt;Karena semua berubah. Ia harus ikut berubah. Menyesuaikan. Kaidah-kaidah kehidupannya ikut berubah. Lingkungan pergaulannya menjadi luas. Tak terbatas. Tidak lagi sebatas orang-orang yang se-jenis. Dalam berbagai hal. Termasuk ideologi. Lebih luas. Lebih kosmopolitan. Lebih menjangkau seluruh kelompok-kelompok dan golongan. Tak ada sekat lagi.&lt;br /&gt;Tak lagi suka menggunakan idiom-idiom agama. Karena akan menyusahkan hidupnya. Agama hanya akan menjadi penghalang cita-citanya. Agama hanya akan menjadi tembok ‘barrier’ bagi karirnya. Menggunakan idiom agama adalah malapetaka. Menggunakan agama dapat di tuduh fundamentalis dan teroris. Agama harus dibuang jauh-jauh. Agama akan mengacaukan dukungan terhadap dirinya atau lingkungannya. Agama harus menjadi masa lalu.&lt;br /&gt;Tak lagi suka ceramah di masjid-masjid. Karena tak dapat memberikan ‘benefit’ apa-apa. Kecil. Lebih suka bertemu dengan kalangan-kalangan atas. Politisi, birokrat, atau pengusaha. Di kafe-kafe. Di lobi-lobi hotel berbintang. Nilai lebih tinggi. Sekali ‘deal’ sudah dapat digunakan, memuaskan hasratnya yang obsesif dengan kekuasaan. Kekuasaan sudah menjadi ‘ghoyah’ tujuan. Kekuasaan adalah di atas segala-galanya. Tak lagi peduli. Tak peduli dengan kritik. Semua harus diarahkan dan diajak menjangkau kekuasaan. Betapapun mahal.&lt;br /&gt;Pikiran, tenaga, dan seluruh potensi harus diarahkan menjangkau kekuasaan. Mimpi-mimpi yang dibangun adalah mimpi kekuasaan. Jangan mimpi yang lain. Ingatan kolektifnya adalah kekuasaan. Tak boleh yang lain. Seluruh lingkungan kolektifnya harus mengikutinya. Tak boleh ada yang melakukan interupsi. Kekuasaan harus segera direngkuh. Berkuasa menjadi keniscayaan. Ia yakin bisa terwujud. Yakin akan menjadi fakta kenyataan. Betapa heroiknya. Heroik yang disertai dengan daya khayal yang ambisius.&lt;br /&gt;Idiom-idiom baru terus disampaikan. Sebagian orang tak paham. Sebagian orang menolak. Sebagian orang menentang. Semua yang tak sepaham, akhirnya luruh dan pergi. Memang. Agar tujuan dapat diwujudkan, tak perlu ada perbedaan. Apalagi, ada orang yang menolak dan menentang. Harus homogin. Semuanya harus satu kata dan satu tujuan. Kekuasaan. Dibenaknya kekuasaan pasti akan memberikan segalanya. Harapan yang diimpikan, pasti akan terwujud. Tak ada lagi yang tak dapat diwujudkan. Kemuliaan. Penghormatan. Harta. Semua fasilitas akan terpenuhi. Kemewahan akan dinikmati.Lalu, orang-orang melihatnya menjadi tertegun. Seakan melihat sebuah keajaiban. Seakan tak percaya. Seakan melihat bayangan dalam mimpi. Inilah generasi baru yang membuat banyak orang menjadi terpana.&lt;br /&gt;Kini. Keterbukaan dan koalisi adalah ‘aqidah’ baru. Tak lagi berani menunjukkan identitasnya sebagai muslim. Assalamu’alaikum diganti dengan pekik 'merdeka!’. Kondisi menuntutnya seperti itu. Tak ada sekat lagi antara agama dan nasionalisme. Kaum agama dan kaum nasionalis bisa bersama-sama. Tak ada sekat lagi antara Islam dan Kristen. Tak ada sekat lagi partai yang berbasis agama dengan partai sekuler. Semua sama. Semua dalam satu cita-cita nasional. Pengorbanan harus dilakukan.&lt;br /&gt;Tak perlu terlalu menampakkan identitas atau jati diri. Berteman dengan siapapun tidak masalah. Berteman dengan golongan apapun tidak masalah. Karena rakyat ini tidak homogin. Tidak mengklaim kelompok yang paling benar dan ideal. Dan, tak aneh kalau kadang-kadang mengikuti selera rakyat. Rakyat suka yang ‘dilarang’ agama, harus diikuti selera mereka. Rakyat suka berjoget. Rakyat harus dipuaskan. Asal semua mendukung dan memilihnya. Kekuasaan harus direngkuh dengan cara apapun. Tak peduli. Melanggar atau tidak. Bukan lagi perdebatan pokok. Agama tak lagi menjadi penentu ‘mizan’ dalam beramal.&lt;br /&gt;Kini. Semua yang melihatnya tertegun. Bagaikan tak percaya. Harapan yang dibawa pupus. Berharap akan ada alternatif. Berharap solusi masa depan mereka. Berharap akan lebih baik. Belum lagi genap sepuluh tahun harapan itu memudar. Hampa. Tak ada kebanggaan yang padu. Tak ada kepercayaan yang tersisa. Setiap orang semua menunduk malu. Seakan melihat semua tontonan yang tak pantas ditonton. Pertunjukkan di panggung yang ‘absurd’. Satu-satu penonton meninggalkan panggung. Tak tertarik lagi dengan ajakan sang ‘aktor’. Karena para pengunjung malu dan merasa jijik.&lt;br /&gt;Memang. Masih berstatus sebagai muslim. Masih melaksanakan shalat. Masih berpuasa. Mungkin juga sering ke Timur Tengah, dan pergi umroh. Tapi, tak lagi berani menyatakan diri sebagai muslim. Tak percaya lagi. Tak yakin lagi. Tak merasa perlu berjuang bersama Islam. Islam sudah masa lalu. Realitas hari ini tak mendukung bagi kepentingan dan kebutuhan yang diinginkan. Komunitas ini harus menjadi besar dan kuat. Kalau mau menjadi besar dan kuat, tak harus mengandalkan kepada Islam. Inilah logika orang-orang yang sudah terobsesi dengan kekuasaan. Agama Islam is ‘nothing’.&lt;br /&gt;Tapi, dalam sejarah ada orang-orang yang memberikan kebanggan, yang tak ada habis-habisnya. Namanya, terus menjadi diingat, tak putus-putus oleh waktu. Hasan al-Banna mati ditembak. Sayyid Qutub mati ditiang gantungan. Ali Audah mati ditiang gantungan. Syeikh Ahmad Yasin mati oleh rudal Israel. Mereka semuanya tetap berpegang dengan keyakinan dan keimanannya.&lt;br /&gt;Mereka tak pernah berubah oleh waktu dan keadaan. Padahal, mereka semua mempunyai kesempatan mereguk kenikmatan dunia. Kesempatan mendapatkan segala yang menjadi ambisi manusia. Tapi, semua yang nisbi itu, dilupakannya.&lt;br /&gt;Coba renungkan yang disampaikan oleh Allah Azza Wa Jalla di bawah ini:&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (al-Qur’an), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan), maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk”. (al-Qur’an: 43: 36-37).&lt;br /&gt;Wallahu ‘alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-333710313160287481?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/333710313160287481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=333710313160287481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/333710313160287481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/333710313160287481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/10/tinggal-hanya-status.html' title='Tinggal Hanya Status..!'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SOtTARSDFUI/AAAAAAAAAV0/UC4BiEOOriE/s72-c/photography_F57F8909-3846-4108-9FD2-AFF0E0849F53_404x669.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-3611068613609778467</id><published>2008-10-06T08:59:00.001+07:00</published><updated>2008-10-06T09:01:30.177+07:00</updated><title type='text'>Ketika Derita Mengabadikan Cinta</title><content type='html'>“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”&lt;br /&gt;Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo. Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.&lt;br /&gt;Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…&lt;br /&gt;Bismillah, alhamdulillah, washalatu was salamu’ala Rasulillah, amma ba’du. Sebelumnya saya mohon ma’af , saya tidak bisa memberi nasihat lazimnya para ulama, para mubhaligh dan para ustadz. Namun pada kesempatan kali ini perkenankan saya bercerita…&lt;br /&gt;Cerita yang hendak saya sampaikan kali ini bukan fiktif belaka dan bukan cerita biasa. Tetapi sebuah pengalaman hidup yang tak ternilai harganya, yang telah saya kecap dengan segenap jasad dan jiwa saya. Harapan saya, mempelai berdua dan hadirin sekalian yang dimuliakan Allah bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang dikandungnya. Ambilah mutiaranya dan buanglah lumpurnya.&lt;br /&gt;Saya berharap kisah nyata saya ini bisa melunakkan hati yang keras, melukiskan nuansa-nuansa cinta dalam kedamaian, serta menghadirkan kesetiaan pada segenap hati yang menangkapnya.&lt;br /&gt;Tiga puluh tahun yang lalu… Saya adalah seorang pemuda, hidup di tengah keluarga bangsawan menengah ke atas. Ayah saya seorang perwira tinggi, keturunan “Pasha” yang terhormat di negeri ini. Ibu saya tak kalah terhormatnya, seorang lady dari keluarga aristokrat terkemuka di Ma’adi, ia berpendidikan tinggi, ekonom jebolan Sorbonne yang memegang jabatan penting dan sangat dihormati kalangan elit politik di negeri ini.&lt;br /&gt;Saya anak sulung, adik saya dua, lelaki dan perempuan. Kami hidup dalam suasana aristokrat dengan tatanan hidup tersendiri. Perjalanan hidup sepenuhnya diatur dengan undang-undang dan norma aristokrat. Keluarga besar kami hanya mengenal pergaulan dengan kalangan aristokrat atau kalangan high class yang sepadan! Entah kenapa saya merasa tidak puas dengan cara hidup seperti ini. Saya merasa terkukung dan terbelenggu dengan strata sosial yang didewa-dewakan keluarga. Saya tidak merasakan benar hidup yang saya cari. Saya lebih merasa hidup justru saat bergaul dengan teman-teman dari kalangan bawah yang menghadapi hidup dengan penuh rintangan dan perjuangan. Hal ini ternyata membuat gusar keluarga saya, mereka menganggap saya ceroboh dan tidak bisa menjaga status sosial keluarga. Pergaulan saya dengan orang yang selalu basah keringat dalam mencari pengganjal perut dianggap memalukan keluarga.&lt;br /&gt;Namun saya tidak peduli. Karena ayah memperoleh warisan yan sangat besar dari kakek, dan ibu mampu mengembangkannya dengan berlipat ganda, maka kami hidup mewah dengan selera tinggi. Jika musim panas tiba, kami biasa berlibur ke luar negri, ke Paris, Roma, Sydney atau kota besar dunia lainnya. Jika berlibur di dalam negeri ke Alexandria misalnya, maka pilihan keluarga kami adalah hotel San Stefano atau hotel mewah di Montaza yang berdekatan dengan istana Raja Faruq.&lt;br /&gt;Begitu masuk fakultas kedokteran, saya dibelikan mobil mewah. Berkali-kali saya minta pada ayah untuk menggantikannya dengan mobil biasa saja, agar lebih enak bergaul dengan teman-teman dan para dosen. Tetapi beliau menolak mentah-mentah.&lt;br /&gt;“Justru dengan mobil mewah itu kamu akan dihormati siapa saja” tegas ayah. Terpaksa saya pakai mobil itu meskipun dalam hati saya membantah habis-habisan pendapat materialis ayah. Dan agar lebih nyaman di hati, saya parkir mobil itu agak jauh dari tempat kuliah. Ketika itu saya jatuh cinta pada teman kuliah.&lt;br /&gt;Seorang gadis yang penuh pesona lahir batin. Saya tertarik dengan kesederhanaan, kesahajaan, dan kemuliaan ahlaknya. Dari keteduhan wajahnya saya menangkap dalam relung hatinya tersimpan kesetiaan dan kelembutan tiada tara. Kecantikan dan kecerdasannya sangat menajubkan. Ia gadis yang beradab dan berprestasi, sama seperti saya.&lt;br /&gt;Gayung pun bersambut. Dia ternyata juga mencintai saya. Saya merasa telah menemukan pasangan hidup yang tepat. Kami berjanji untuk menempatkan cinta ini dalam ikatan suci yang diridhai Allah, yaitu ikatan pernikahan. Akhirnya kami berdua lulus dengan nilai tertinggi di fakultas. Maka datanglah saat untuk mewujudkan impian kami berdua menjadi kenyataan. Kami ingin memadu cinta penuh bahagia di jalan yang lurus.&lt;br /&gt;Saya buka keinginan saya untuk melamar dan menikahi gadis pujaan hati pada keluarga. Saya ajak dia berkunjung ke rumah. Ayah, ibu, dan saudara-saudara saya semuanya takjub dengan kecantikan, kelembutan, dan kecerdasannya. Ibu saya memuji cita rasanya dalam memilih warna pakaian serta tutur bahasanya yang halus.&lt;br /&gt;Usai kunjungan itu, ayah bertanya tentang pekerjaan ayahnya. Begitu saya beritahu, serta merta meledaklah badai kemarahan ayah dan membanting gelas yang ada di dekatnya. Bahkan beliau mengultimatum: Pernikahan ini tidak boleh terjadi selamanya!&lt;br /&gt;Beliau menegaskan bahwa selama beliau masih hidup rencana pernikahan dengan gadis berakhlak mulia itu tidak boleh terjadi. Pembuluh otak saya nyaris pecah pada saat itu menahan remuk redam kepedihan batin yang tak terkira.&lt;br /&gt;Hadirin semua, apakah anda tahu sebabnya? Kenapa ayah saya berlaku sedemikian sadis? Sebabnya, karena ayah calon istri saya itu tukang cukur….tukang cukur, ya… sekali lagi tukang cukur! Saya katakan dengan bangga. Karena, meski hanya tukang cukur, dia seorang lelaki sejati. Seorang pekerja keras yang telah menunaikan kewajibannya dengan baik kepada keluarganya. Dia telah mengukir satu prestasi yang tak banyak dilakukan para bangsawan “Pasha”. Lewat tangannya ia lahirkan tiga dokter, seorang insinyur dan seorang letnan, meskipun dia sama sekali tidak mengecap bangku pendidikan.&lt;br /&gt;Ibu, saudara dan semua keluarga berpihak kepada ayah. Saya berdiri sendiri, tidak ada yang membela. Pada saat yang sama adik saya membawa pacarnya yang telah hamil 2 bulan ke rumah. Minta direstui. Ayah ibu langsung merestui dan menyiapkan biaya pesta pernikahannya sebesar 500 ribu ponds. Saya protes kepada mereka, kenapa ada perlakuan tidak adil seperti ini? Kenapa saya yang ingin bercinta di jalan yang lurus tidak direstui, sedangkan adik saya yang jelas-jelas telah berzina, bergonta-ganti pacar dan akhirnya menghamili pacarnya yang entah yang ke berapa di luar akad nikah malah direstui dan diberi fasilitas maha besar?&lt;br /&gt;Dengan enteng ayah menjawab. “Karena kamu memilih pasangan hidup dari strata yang salah dan akan menurunkan martabat keluarga, sedangkan pacar adik kamu yang hamil itu anak menteri, dia akan menaikkan martabat keluarga besar Al Ganzouri.”&lt;br /&gt;Hadirin semua, semakin perih luka dalam hati saya. Kalau dia bukan ayah saya, tentu sudah saya maki habis-habisan. Mungkin itulah tanda kiamat sudah dekat, yang ingin hidup bersih dengan menikah dihalangi, namun yang jelas berzina justru difasilitasi.&lt;br /&gt;Dengan menyebut asma Allah, saya putuskan untuk membela cinta dan hidup saya. Saya ingin buktikan pada siapa saja, bahwa cara dan pasangan bercinta pilihan saya adalah benar. Saya tidak ingin apa-apa selain menikah dan hidup baik-baik sesuai dengan tuntunan suci yang saya yakini kebenarannya. Itu saja.&lt;br /&gt;Saya bawa kaki ini melangkah ke rumah kasih dan saya temui ayahnya. Dengan penuh kejujuran saya jelaskan apa yang sebenarnya terjadi, dengan harapan beliau berlaku bijak merestui rencana saya. Namun, la haula wala quwwata illa billah, saya dikejutkan oleh sikap beliau setelah mengetahui penolakan keluarga saya. Beliaupun menolak mentah-mentah untuk mengawinkan putri&lt;br /&gt;nya dengan saya. Ternyata beliau menjawabnya dengan reaksi lebih keras, beliau tidak menganggapnya sebagai anak jika tetap nekad menikah dengan saya.&lt;br /&gt;Kami berdua bingung, jiwa kami tersiksa. Keluarga saya menolak pernikahan ini terjadi karena alasan status sosial , sedangkan keluarga dia menolak karena alasan membela kehormatan. Berhari-hari saya dan dia hidup berlinang air mata, beratap dan bertanya kenapa orang-orang itu tidak memiliki kesejukan cinta? Setelah berpikir panjang, akhirnya saya putuskan untuk mengakhiri penderitaan ini.&lt;br /&gt;Suatu hari saya ajak gadis yang saya cintai itu ke kantor ma’dzun syari (petugas pencatat nikah) disertai 3 orang sahabat karibku. Kami berikan identitas kami dan kami minta ma’dzun untuk melaksanakan akad nikah kami secara syari’ah mengikuti mahzab imam Hanafi.&lt;br /&gt;Ketika Ma’dzun menuntun saya, “Mamduh, ucapkanlah kalimat ini: Saya terima nikah kamu sesuai dengan sunatullah wa rasulih dan dengan mahar yang kita sepakati bersama serta dengan memakai mahzab Imam Abu Hanifah.” Seketika itu bercucuranlah air mata saya, air mata dia dan air mata 3 sahabat saya yang tahu persis detail perjalanan menuju akad nikah itu.&lt;br /&gt;Kami keluar dari kantor itu resmi menjadi suami-isteri yang sah di mata Allah SWT dan manusia. Saya bisikkan ke istri saya agar menyiapkan kesabaran lebih, sebab rasanya penderitaan ini belum berakhir. Seperti yang saya duga, penderitaan itu belum berakhir, akad nikah kami membuat murka keluarga. Prahara kehidupan menanti di depan mata.&lt;br /&gt;Begitu mencium pernikahan kami, saya diusir oleh ayah dari rumah. Mobil dan segala fasilitas yang ada disita. Saya pergi dari rumah tanpa membawa apa-apa. Kecuali tas kumal berisi beberapa potong pakaian dan uang sebanyak 4 pound saja! Itulah sisa uang yang saya miliki sehabis membayar ongkos akad nikah di kantor ma’dzun.&lt;br /&gt;Begitu pula dengan istriku, ia pun diusir oleh keluarganya. Lebih tragis lagi ia hanya membawa tas kecil berisi pakaian dan uang sebanyak 2 pound, tak lebih! Total kami hanya pegang uang 6 pound atau 2 dolar!!!&lt;br /&gt;Ah, apa yang bisa kami lakukan dengan uang 6 pound? Kami berdua bertemu di jalan layaknya gelandangan. Saat itu adalah bulan Februari, tepat pada puncak musim dingin. Kami menggigil, rasa cemas, takut, sedih dan sengsara campur aduk menjadi satu. Hanya saja saat mata kami yang berkaca-kaca bertatapan penuh cinta dan jiwa menyatu dalam dekapan kasih sayang , rasa berdaya dan hidup menjalari sukma kami.&lt;br /&gt;“Habibi, maafkan kanda yang membawamu ke jurang kesengsaraan seperti ini. Maafkan Kanda!” “Tidak… Kanda tidak salah, langkah yang kanda tempuh benar. Kita telah berpikir benar dan bercinta dengan benar. Merekalah yang tidak bisa menghargai kebenaran. Mereka masih diselimuti cara berpikir anak kecil.&lt;br /&gt;Suatu ketika mereka akan tahu bahwa kita benar dan tindakan mereka salah. Saya tidak menyesal dengan langkah yang kita tempuh ini. Percayalah, insya Allah, saya akan setia mendampingi kanda, selama kanda tetap setia membawa dinda ke jalan yang lurus. Kita akan buktikan kepada mereka bahwa kita bisa hidup dan jaya dengan keyakinan cinta kita. Suatu ketika saat kita gapai kejayaan itu kita ulurkan tangan kita dan kita berikan senyum kita pada mereka dan mereka akan menangis haru.&lt;br /&gt;Air mata mereka akan mengalir deras seperti derasnya air mata derita kita saat ini,” jawab isteri saya dengan terisak dalam pelukan. Kata-katanya memberikan sugesti luar biasa pada diri saya. Lahirlah rasa optimisme untuk hidup. Rasa takut dan cemas itu sirna seketika. Apalagi teringat bahwa satu bulan lagi kami akan diangkat menjadi dokter. Dan sebagai lulusan terbaik masing-masing dari kami akan menerima penghargaan dan uang sebanyak 40 pound.&lt;br /&gt;Malam semakin melarut dan hawa dingin semakin menggigit. Kami duduk di emperan toko berdua sebagai gembel yang tidak punya apa-apa. Dalam kebekuan, otak kami terus berputar mencari jalan keluar. Tidak mungkin kami tidur di emperan toko itu. Jalan keluar pun datang juga. Dengan sisa uang 6 pound itu kami masih bisa meminjam sebuah toko selama 24 jam.&lt;br /&gt;Saya berhasil menghubungi seorang teman yang memberi pinjaman sebanyak 50 pound. Ia bahkan mengantarkan kami mencarikan losmen ala kadarnya yang murah. Saat kami berteduh dalam kamar sederhana, segera kami disadarkan kembali bahwa kami berada di lembah kehidupan yang susah, kami harus mengarunginya berdua dan tidak ada yang menolong kecuali cinta, kasih sayang dan perjuangan keras kami berdua serta rahmat Allah SWT.&lt;br /&gt;Kami hidup dalam losmen itu beberapa hari, sampai teman kami berhasil menemukan rumah kontrakan sederhana di daerah kumuh Syubra Khaimah. Bagi kaum aristokrat, rumah kontrakan kami mungkin dipandang sepantasnya adalah untuk kandang binatang kesayangan mereka. Bahkan rumah binatang kesayangan mereka mungkin lebih bagus dari rumah kontrakan kami.&lt;br /&gt;Namun bagi kami adalah hadiah dari langit. Apapun bentuk rumah itu, jika seorang gelandangan tanpa rumah menemukan tempat berteduh ia bagai mendapat hadiah agung dari langit. Kebetulan yang punya rumah sedang membutuhkan uang, sehingga dia menerima akad sewa tanpa uang jaminan dan uang administrasi lainnya. Jadi sewanya tak lebih dari 25 pound saja untuk 3 bulan.&lt;br /&gt;Betapa bahagianya kami saat itu, segera kami pindah kesana. Lalu kami pergi membeli perkakas rumah untuk pertama kalinya. Tak lebih dari sebuah kasur kasar dari kapas, dua bantal, satu meja kayu kecil, dua kursi dan satu kompor gas sederhana sekali, kipas dan dua cangkir dari tanah, itu saja… tak lebih.&lt;br /&gt;Dalam hidup bersahaja dan belum dikatakan layak itu, kami merasa tetap bahagia, karena kami selalu bersama. Adakah di dunia ini kebahagiaan melebihi pertemuan dua orang yang diikat kuatnya cinta? Hidup bahagia adalah hidup dengan gairah cinta. Dan kenapakah orang-orang di dunia merindukan surga di akhirat? Karena di surga Allah menjanjikan cinta.&lt;br /&gt;Ah, saya jadi teringat perkataan Ibnu Qayyim, bahwa nikmatnya persetubuhan cinta yang dirasa sepasang suami-isteri di dunia adalah untuk memberikan gambaran setetes nikmat yang disediakan oleh Allah di surga. Jika percintaan suami-isteri itu nikmat, maka surga jauh lebih nikmat dari semua itu. Nikmat cinta di surga tidak bisa dibayangkan. Yang paling nikmat adalah cinta yang diberikan oleh Allah kepada penghuni surga , saat Allah memperlihatkan wajah-Nya. Dan tidak semua penghuni surga berhak menikmati indahnya wajah Allah SWT.&lt;br /&gt;Untuk nikmat cinta itu, Allah menurunkan petunjuknya yaitu Al-Qur’an dan Sunnah Rasul. Yang konsisten mengikuti petunjuk Allah-lah yang berhak memperoleh segala cinta di surga. Melalui penghayatan cinta ini, kami menemukan jalan-jalan lurus mendekatkan diri kepada-Nya. Istri saya jadi rajin membaca Al-Qur’an, lalu memakai jilbab, dan tiada putus shalat malam. Di awal malam ia menjelma menjadi Rabi’ah Adawiyah yang larut dalam samudra munajat kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Pada waktu siang ia adalah dokter yang penuh pengabdian dan belas kasihan. Ia memang wanita yang berkarakter dan berkepribadian kuat, ia bertekad untuk hidup berdua tanpa bantuan siapapun, kecuali Allah SWT. Dia juga seorang wanita yang pandai mengatur keuangan. Uang sewa sebanyak 25 poud yang tersisa setelah membayar sewa rumah cukup untuk makan dan transportasi selama sebulan.&lt;br /&gt;Tetanggga-tetangga kami yang sederhana sangat mencintai kami, dan kamipun mencintai mereka. Mereka merasa kasihan melihat kemelaratan dan derita hidup kami, padahal kami berdua adalah dokter. Sampai-sampai ada yang bilang tanpa disengaja,”Ah, kami kira para dokter itu pasti kaya semua, ternyata ada juga yang melarat sengsara seperti Mamduh dan isterinya.”&lt;br /&gt;Akrabnya pergaulan kami dengan para tetangga banyak mengurangi nestapa kami. Beberapa kali tetangga kami menawarkan bantuan-bantuan kecil layaknya saudara sendiri. Ada yang menawarkan kepada isteri agar menitipkan saja cuciannya pada mesin cuci mereka karena kami memang dokter yang sibuk. Ada yang membelikan kebutuhan dokter. Ada yang membantu membersihkan rumah. Saya sangat terkesan dengan pertolongan- pertolongan mereka.&lt;br /&gt;Kehangatan tetangga itu se&lt;br /&gt;olah-olah pengganti kasarnya perlakuan yang kami terima dari keluarga kami sendiri. Keluarga kami bahkan tidak terpanggil sama sekali untuk mencari dan mengunjungi kami. Yang lebih menyakitkan mereka tidak membiarkan kami hidup tenang.&lt;br /&gt;Suatu malam, ketika kami sedang tidur pulas, tiba-tiba rumah kami digedor dan didobrak oleh 4 bajingan kiriman ayah saya. Mereka merusak segala perkakas yang ada. Meja kayu satu-satunya, mereka patah-patahkan, begitu juga dengan kursi. Kasur tempat kami tidur satu-satunya mereka robek-robek. Mereka mengancam dan memaki kami dengan kata-kata kasar. Lalu mereka keluar dengan ancaman, “Kalian tak akan hidup tenang, karena berani menentang Tuan Pasha.”&lt;br /&gt;Yang mereka maksudkan dengan Tuan “Pasha” adalah ayah saya yang kala itu pangkatnya naik menjadi jendral. Ke-empat bajingan itu pergi. Kami berdua berpelukan, menangis bareng berbagi nestapa dan membangun kekuatan. Lalu kami tata kembali rumah yang hancur. Kami kumpulkan lagi kapas-kapas yang berserakan, kami masukan lagi ke dalam kasur dan kami jahit kasur yang sobek-sobek tak karuan itu. Kami tata lagi buku-buku yang berantakan. Meja dan kursi yang rusak itu berusaha kami perbaiki. Lalu kami tertidur kecapaian dengan tangan erat bergenggaman, seolah eratnya genggaman inilah sumber rasa aman dan kebahagiaan yang meringankan intimidasi hidup ini.&lt;br /&gt;Benar, firasat saya mengatakan ayah tidak akan membiarkan kami hidup tenang. Saya mendapat kabar dari seorang teman bahwa ayah telah merancang skenario keji untuk memenjarakan isteri saya dengan tuduhan wanita tuna susila. Semua orang juga tahu kuatnya intelijen militer di negeri ini. Mereka berhak melaksanakan apa saja dan undang-undang berada di telapak kaki mereka. Saya hanya bisa pasrah total kepada Allah mendengar hal itu.&lt;br /&gt;Dan Masya Allah! Ayah telah merancang skenario itu dan tidak mengurungkan niat jahatnya itu, kecuali setelah seorang teman karibku berhasil memperdaya beliau dengan bersumpah akan berhasil membujuk saya agar menceraikan isteri saya. Dan meminta ayah untuk bersabar dan tidak menjalankan skenario itu , sebab kalau itu terjadi pasti pemberontakan saya akan menjadi lebih keras dan bisa berbuat lebih nekad.&lt;br /&gt;Tugas temanku itu adalah mengunjungi ayahku setiap pekan sambil meminta beliau sabar, sampai berhasil meyakinkan saya untuk mencerai isteriku. Inilah skenario temanku itu untuk terus mengulur waktu, sampai ayah turun marahnya dan melupakan rencana kejamnya. Sementara saya bisa mempersiapkan segala sesuatu lebih matang.&lt;br /&gt;Beberapa bulan setelah itu datanglah saat wajib militer. Selama satu tahun penuh saya menjalani wajib militer. Inilah masa yang saya takutkan, tidak ada pemasukan sama sekali yang saya terima kecuali 6 pound setiap bulan. Dan saya mesti berpisah dengan belahan jiwa yang sangat saya cintai.&lt;br /&gt;Nyaris selama 1 tahun saya tidak bisa tidur karena memikirkan keselamatan isteri tercinta. Tetapi Allah tidak melupakan kami, Dialah yang menjaga keselamatan hamba-hamba- Nya yang beriman. Isteri saya hidup selamat bahkan dia mendapatkan kesempatan magang di sebuah klinik kesehatan dekat rumah kami.&lt;br /&gt;Jadi selama satu tahun ini, dia hidup berkecukupan dengan rahmat Allah SWT. Selesai wajib militer, saya langsung menumpahkan segenap rasa rindu kepada kekasih hati. Saat itu adalah musim semi. Musim cinta dan keindahan. Malam itu saya tatap matanya yang indah, wajahnya yang putih bersih. Ia tersenyum manis. Saya reguk segala cintanya. Saya teringat puisi seorang penyair Palestina yang memimpikan hidup bahagia dengan pendamping setia &amp;amp; lepas dari belenggu derita:&lt;br /&gt;Sambil menatap kaki langit&lt;br /&gt;Kukatakan kepadanya&lt;br /&gt;Di sana… di atas lautan pasir kita akan berbaring&lt;br /&gt;Dan tidur nyenyak sampai subuh tiba&lt;br /&gt;Bukan karna ketiadaan kata-kata&lt;br /&gt;Tapi karena kupu-kupu kelelahan&lt;br /&gt;Akan tidur di atas bibir kita&lt;br /&gt;Besok, oh cintaku… besok&lt;br /&gt;Kita akan bangun pagi sekali&lt;br /&gt;Dengan para pelaut dan perahu layar mereka&lt;br /&gt;Dan akan terbang bersama angin&lt;br /&gt;Seperti burung-burung&lt;br /&gt;Yah… saya pun memimpikan demikian. Ingin rasanya istirahat dari nestapa dan derita. Saya utarakan mimpi itu kepada istri tercinta. Namun dia ternyata punya pandangan lain. Dia malah bersih keras untuk masuk program Magister bersama!&lt;br /&gt;“Gila… ide gila!!!” pikirku saat itu. Bagaimana tidak…ini adalah saat paling tepat untuk pergi meninggalkan Mesir dan mencari pekerjaan sebagai dokter di negara Teluk, demi menjauhi permusuhan keluarga yang tidak berperasaan. Tetapi istri saya tetap bersikukuh untuk meraih gelar Magister dan menjawab logika yang saya tolak, “Kita berdua paling berprestasi dalam angkatan kita dan mendapat tawaran dari Fakultas sehingga akan mendapatkan keringanan biaya, kita harus sabar sebentar menahan derita untuk meraih keabadian cinta dalam kebahagiaan. Kita sudah kepalang basah menderita, kenapa tidak sekalian kita rengguk sum-sum penderitaan ini. Kita sempurnakan prestasi akademis kita, dan kita wujudkan mimpi indah kita.”&lt;br /&gt;Ia begitu tegas. Matanya yang indah tidak membiaskan keraguan atau ketakutan sama sekali. Berhadapan dengan tekad baja istriku, hatiku pun luluh. Kupenuhi ajakannya dengan perasaan takjub akan kesabaran dan kekuatan jiwanya. Jadilah kami berdua masuk Program Magister. Dan mulailah kami memasuki hidup baru yang lebih menderita. Pemasukan pas-pasan, sementara kebutuhan kuliah luar biasa banyaknya, dana untuk praktek, buku, dll. Nyaris kami hidup laksana kaum Sufi, makan hanya dengan roti dan air. Hari-hari yang kami lalui lebih berat dari hari-hari awal pernikahan kami.&lt;br /&gt;Malam hari kami lalui bersama dengan perut kosong, teman setia kami adalah air keran. Masih terekam dalam memori saya, bagaimana kami belajar bersama dalam suatu malam sampai didera rasa lapar yang tak terperikan, kami obati dengan air. Yang terjadi malah kami muntah-muntah. Terpaksa uang untuk beli buku kami ambil untuk pengganjal perut.&lt;br /&gt;Siang hari, jangan tanya… kami terpaksa puasa. Dari keterpaksaan itu, terjelmalah kebiasaan dan keikhlasan. Meski demikian melaratnya, kami merasa bahagia. Kami tidak pernah menyesal atau mengeluh sedikitpun. Tidak pernah saya melihat istri saya mengeluh, menagis dan sedih ataupun marah karena suatu sebab. Kalaupun dia menangis, itu bukan karena menyesali nasibnya, tetapi dia malah lebih kasihan kepada saya. Dia kasihan melihat keadaan saya yang asalnya terbiasa hidup mewah, tiba-tiba harus hidup sengsara layaknya gelandangan.&lt;br /&gt;Sebaliknya, sayapun merasa kasihan melihat keadaannya, dia yang asalnya hidup nyaman dengan keluarganya, harus hidup menderita di rumah kontrakan yang kumuh dan makan ala kadarnya. Timbal balik perasaan ini ternya menciptakan suasana mawaddah yang luar biasa kuatnya dalam diri kami. Saya tidak bisa lagi melukiskan rasa sayang, hormat, dan cinta yang mendalam padanya.&lt;br /&gt;Setiap kali saya angkat kepala dari buku, yang tampak di depan saya adalah wajah istri saya yang lagi serius belajar. Kutatap wajahnya dalam-dalam. Saya kagum pada bidadari saya ini. Merasa diperhatikan, dia akan mengangkat pandangannya dari buku dan menatap saya penuh cinta dengan senyumnya yang khas. Jika sudah demikian, penderitaan terlupakan semua. Rasanya kamilah orang yang paling berbahagia di dunia ini.&lt;br /&gt;“Allah menyertai orang-orang yang sabar, sayang…” bisiknya mesra sambil tersenyum. Lalu kami teruskan belajar dengan semangat membara. Allah Maha Penyayang, usaha kami tidak sia-sia. Kami berdua meraih gelar Magister dengan waktu tercepat di Mesir. Hanya 2 tahun saja! Namun, kami belum keluar dari derita. Setelah meraih gelar Magister pun kami masih hidup susah, tidur di atas kasur tipis dan tidak ada istilah makan enak dalam hidup kami.&lt;br /&gt;Sampai akhirnya rahmat Allah datang juga. Setelah usaha keras, kami berhasil meneken kontrak kerja di sebuah rumah sakit di Kuwait. Dan untuk pertama kalinya, setelah 5 tahun berselimut derita dan duka, kami mengenal hidup layak dan tenang. Kami hidup di rumah yang mewah, m&lt;br /&gt;erasakan kembali tidur di kasur empuk dan kembali mengenal masakan lezat.&lt;br /&gt;Dua tahun setelah itu, kami dapat membeli villa berlantai dua di Heliopolis, Kairo. Sebenarnya, saya rindu untuk kembali ke Mesir setelah memiliki rumah yang layak. Tetapi istriku memang ‘edan’. Ia kembali mengeluarkan ide gila, yaitu ide untuk melanjutkan program Doktor Spesialis di London, juga dengan logika yang sulit saya tolak: “Kita dokter yang berprestasi. Hari-hari penuh derita telah kita lalui, dan kita kini memiliki uang yang cukup untuk mengambil gelar Doktor di London. Setelah bertahun-tahun hidup di lorong kumuh, tak ada salahnya kita raih sekalian jenjang akademis tertinggi sambil merasakan hidup di negara maju. Apalagi pihak rumah sakit telah menyediakan dana tambahan.”&lt;br /&gt;Kucium kening istriku, dan bismillah… kami berangkat ke London. Singkatnya, dengan rahmat Allah, kami berdua berhasil menggondol gelar Doktor dari London. Saya spesialis syaraf dan istri saya spesialis jantung.&lt;br /&gt;Setelah memperoleh gelar doktor spesialis, kami meneken kontrak kerja baru di Kuwait dengan gaji luar biasa besarnya. Bahkan saya diangkat sebagai direktur rumah sakit, dan istri saya sebagai wakilnya! Kami juga mengajar di Universitas.&lt;br /&gt;Kami pun dikaruniai seorang putri yang cantik dan cerdas. Saya namai dia dengan nama istri terkasih, belahan jiwa yang menemaniku dalam suka dan duka, yang tiada henti mengilhamkan kebajikan. Lima tahun setelah itu, kami pindah kembali ke Kairo setelah sebelumnya menunaikan ibadah haji di Tanah Haram. Kami kembali laksana raja dan permaisurinya yang pulang dari lawatan keliling dunia. Kini kami hidup bahagia, penuh cinta dan kedamaian setelah lebih dari 9 tahun hidup menderita, melarat dan sengsara.&lt;br /&gt;Mengenang masa lalu, maka bertambahlah rasa syukur kami kepada Allah swt dan bertambahlan rasa cinta kami. Ini kisah nyata yang saya sampaikan sebagai nasehat hidup. Jika hadirin sekalian ingin tahu istri saleha yang saya cintai dan mencurahkan cintanya dengan tulus, tanpa pernah surut sejak pertemuan pertama sampai saat ini, di kala suka dan duka, maka lihatlah wanita berjilbab biru yang menunduk di barisan depan kaum ibu, tepat di sebelah kiri artis berjilbab Huda Sulthan. Dialah istri saya tercinta yang mengajarkan bahwa penderitaan bisa mengekalkan cinta. Dialah Prof Dr Shiddiqa binti Abdul Aziz…”&lt;br /&gt;Tepuk tangan bergemuruh mengiringi gerak kamera video menyorot sosok perempuan separoh baya yang tampak anggun dengan jilbab biru. Perempuan itu tengah mengusap kucuran air matanya. Kamera juga merekam mata Huda Sulthan yang berkaca-kaca, lelehan air mata haru kedua mempelai, dan segenap hadirin yang menghayati cerita ini dengan seksama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-3611068613609778467?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/3611068613609778467/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=3611068613609778467' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3611068613609778467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3611068613609778467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/10/ketika-derita-mengabadikan-cinta.html' title='Ketika Derita Mengabadikan Cinta'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-5098014242350000262</id><published>2008-09-29T21:11:00.003+07:00</published><updated>2008-09-29T21:15:01.553+07:00</updated><title type='text'>MENGADU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SODi3T1UcdI/AAAAAAAAAVk/eir-x1UdzNg/s1600-h/bersandar.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SODi3T1UcdI/AAAAAAAAAVk/eir-x1UdzNg/s400/bersandar.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251446605358592466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemana hendak mengadu&lt;br /&gt;Ditengah kedalaman kesedihan, derita dan rintihan kesengsaraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak-bapak berdasi itu berkata …&lt;br /&gt;Perekonomian bagus …tak pernah lebih baik….&lt;br /&gt;Lalu seolah data meng-iyakan&lt;br /&gt;“Inflasi rendah” …&lt;br /&gt;“Nilai tukar rupiah ditingkat yang menggembirakan”&lt;br /&gt;“Banyak investor luar negri masuk”&lt;br /&gt;“Suku bunga bank rendah”&lt;br /&gt;“Kapasitas ekspor meningkat”&lt;br /&gt;“Sales atas berang mewah naik”&lt;br /&gt;“Global environment sangat bersahabat”&lt;br /&gt;“Economy never been better”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ketika mereka meminta kita memilihnya bahasa mereka tidak menjelimet seperti itu…&lt;br /&gt;Mereka ketika itu berkata&lt;br /&gt;Akan menjaga Harga sembako tetap terjangkau&lt;br /&gt;Akan menjamin kemudahan naik angkot lewat terjangkaunya ongkos&lt;br /&gt;Akan mengadakan Sekolah gratis&lt;br /&gt;bahkan pengobatan gratis ….&lt;br /&gt;Akan menjadikan mudah untuk mencari kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana hendak mengadu&lt;br /&gt;Ditengah kedalaman kesedihan, derita dan kesengsaraan&lt;br /&gt;Apakah pada tetangga samping rumah yang memiliki mobil mewah 3 buah&lt;br /&gt;Apakah pada acara televisi yang mengumbar simpati…….&lt;br /&gt;Apakah Lewat persimpangan jalan dengan menggendong anak sambil memelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengadu ke Pemda  yang ada adalah cap pendatang illegal&lt;br /&gt;Mengadu pada DPR, hanya dianggap pengemis begitu bertemu satpam depan pagar&lt;br /&gt;Mengadu pada masjid kadang hanya diberi saat zakat fitrah atau idul kurban…..&lt;br /&gt;Padahal katanya 2.5 % hartanya milik fakir miskin……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemana hendak mengadu&lt;br /&gt;Ditengah kedalaman kesedihan, derita dan kesengsaraan&lt;br /&gt;Seolah sempit, terhimpit, tersedak, terjepit………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin lebih baik hidup dipenjara meski di kurung toh tidak lagi memikirkan bagaimana akan makan…..&lt;br /&gt;Mungkin lebih baik bunuh diri paling tidak berkurang beban pikiran pemda satu orang…..&lt;br /&gt;Mungkin lebih baik …?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana keadilan hidup&lt;br /&gt;Kemana kemanusiaan itu&lt;br /&gt;Kemana ….kemana……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan kami seharga seribu limaratus rupiah&lt;br /&gt;Makan mereka seharga seratus ribu rupiah&lt;br /&gt;Baju kami seharga sepuluh ribu rupiah&lt;br /&gt;Baju mereka seharga lima ratus ribu rupiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana hendak mengadu&lt;br /&gt;Ditengah kedalaman kesedihan, derita dan rintihan kesengsaraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kemanusiaan itu mati…!!&lt;br /&gt;Kemana hendak mengadu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUHAMAD SUKRI&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:kurangi_kesenjangan@yahoogroups.com"&gt;kurangi_kesenjangan@&lt;wbr&gt;yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-5098014242350000262?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/5098014242350000262/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=5098014242350000262' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5098014242350000262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/5098014242350000262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/09/mengadu.html' title='MENGADU'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SODi3T1UcdI/AAAAAAAAAVk/eir-x1UdzNg/s72-c/bersandar.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-7370205478785230192</id><published>2008-09-08T20:05:00.002+07:00</published><updated>2008-09-09T11:07:56.203+07:00</updated><title type='text'>Di Tepi Kesetiaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SMX2kDmpC0I/AAAAAAAAAVM/aUlMyyQbyXs/s1600-h/sunset_1_bg_111602.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SMX2kDmpC0I/AAAAAAAAAVM/aUlMyyQbyXs/s400/sunset_1_bg_111602.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243868440445913922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku telah menjauhinya&lt;br /&gt;ketika ‘Umar masih hidup&lt;br /&gt;bagaimana mungkin aku&lt;br /&gt;berdekat-dekat dengannya&lt;br /&gt;ketika ‘Umar telah tiada?&lt;br /&gt;-Fathimah binti ‘Abdul Malik-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah mengenang ketika suaminya, ’Umar ibn ’Abdul ’Aziz mulai memegang amanah kekhalifahan. ”Mungkin ada orang lain yang lebih banyak shalat dan ibadahnya daripada ’Umar”, kata Fathimah. ”Tapi aku belum pernah menyaksikan orang yang lebih takut kepada Allah daripadanya.” Pengangkatannya menjadi Amirul Mu’minin memang menjadi sebuah jungkir balik hidup yang dahsyat bagi ’Umar. Seorang sahabatnya menyaksikan ketika di hari-hari ia memangku jabatannya ’Umar memegang sehelai kain seharga 3 dirham dan berkomentar, ”Ini terlalu halus untukku!”&lt;br /&gt;Sang sahabat tersenyum. Tapi tak terasa, air matanya meleleh deras.&lt;br /&gt;”Mengapa kau tersenyum?”, tanya ’Umar.&lt;br /&gt;Sahabatnya itu menerawang ke arah lain sambil menghela nafas. “Aku ingat saat kau masih seorang pemuda di Madinah“, katanya. “Kau menganggap ringan terlambat shalat berjama’ah karena masih sibuk menyisir rambut. Dan kau..“ Sahabatnya itu tersenyum lagi, sambil geleng-geleng kepala seolah geli. “Kau pernah mengatakan saat itu bahwa kain seharga 3.000 dirham terasa sangat kasar. Lihat dirimu sekarang! Kau katakan kain seharga 3 dirham sebagai terlalu halus.“&lt;br /&gt;’Umar ikut tersenyum. Matanya kaca.&lt;br /&gt;Fathimah pun mengenang ketika sekali waktu ’Umar duduk di sampingnya kemudian berbisik lembut kepadanya. “Engkau pasti tahu dari mana ayahmu memberimu permata yang kau pakai ini. Oleh sebab itu apakah engkau keberatan bila permata ini kita taruh dalam sebuah kotak lalu kita masukkan ke Baitul Maal?“&lt;br /&gt;Fathimah terhenyak. Ia menatap lelaki yang amat dicintainya itu. Dirabanya permata yang menggantung di lehernya itu. Permata itulah satu-satunya perhiasannya yang masih tinggal. Ia sangat menyayanginya. Permata yang penuh kenangan. Permata itu hadiah ayahnya –sekaligus paman ’Umar-, Khalifah ’Abdul Malik ibn Marwan di hari pernikahan mereka.&lt;br /&gt;“Terlebih dahulu“, kata ’Umar, “Aku akan membelanjakan simpanan Baitul Mal yang lain, dan kalau sudah habis barulah akan kugunakan permata itu untuk kepentingan kaum muslimin.“&lt;br /&gt;Fathimah akhirnya tersenyum. Dibukanya pengait kalungnya. Diserahkannya permata itu ke genggaman suaminya. Dan ’Umar, dengan tubuhnya yang kini kurus memeluknya tanpa kata. Mesra. Dan lama. Fathimah tahu artinya. Seolah-olah ia mendengar suara lembut ’Umar, ”Terimakasih atas kesetiaanmu padaku di jalan yang mendaki lagi sulit ini. Semoga Allah mempersatukan kita dalam kehidupan yang lebih indah di sisiNya.”&lt;br /&gt;Kelak, ketika ’Umar wafat dan adik Fathimah yang bernama Yazid ibn ’Abdul Malik menggantikannya sebagai Khalifah, ujian kesetiaan itu datang. Yazid yang tahu perhiasan kesayangan kakaknya membawa kembali permata itu. Dengan penuh sayang diletakkannya permata itu di genggaman tangan kakaknya. Fathimah menggeleng sambil tersenyum. ”Aku telah menjauhinya ketika ‘Umar masih hidup. Bagaimana mungkin aku berdekat-dekat dengannya ketika ‘Umar telah tiada?” Begitu katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-7370205478785230192?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/7370205478785230192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=7370205478785230192' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7370205478785230192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7370205478785230192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/09/di-tepi-kesetiaan.html' title='Di Tepi Kesetiaan'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SMX2kDmpC0I/AAAAAAAAAVM/aUlMyyQbyXs/s72-c/sunset_1_bg_111602.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-435566283725513727</id><published>2008-08-14T16:13:00.003+07:00</published><updated>2008-08-14T16:18:27.473+07:00</updated><title type='text'>Ziarah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SKP4H9Sr_HI/AAAAAAAAAOs/4t7reQaQxXg/s1600-h/makam+rasul.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SKP4H9Sr_HI/AAAAAAAAAOs/4t7reQaQxXg/s400/makam+rasul.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234300007530364018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini pertama kali aku berdiri didepan makammu&lt;br /&gt;semua do'a sudah kuhapal&lt;br /&gt;tapi&lt;br /&gt;tetap saja aku tergagap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdirilah Saudaraku!!&lt;br /&gt;beri hormat pada lelaki ini....&lt;br /&gt;Berdirilah!!&lt;br /&gt;Ucapkan sholawat padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah tuan seluruh anak cucu Adam&lt;br /&gt;Dialah pemimpin semua nabi dan rasul&lt;br /&gt;Dialah yang hadir dipenghujung sejarah Persia dan Romawi&lt;br /&gt;Sewaktu kedua imperium itu mendekati kehancuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah yang menyelamatkan manusia dari kehancuran&lt;br /&gt;Allohuma Sholli 'Ala Muhammad...wa ala alihi sayyidina Muhammad.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Trasco Media-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-435566283725513727?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/435566283725513727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=435566283725513727' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/435566283725513727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/435566283725513727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/08/ziarah.html' title='Ziarah'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SKP4H9Sr_HI/AAAAAAAAAOs/4t7reQaQxXg/s72-c/makam+rasul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-3482336831538311036</id><published>2008-08-08T08:18:00.002+07:00</published><updated>2008-08-08T08:23:40.768+07:00</updated><title type='text'>Renungan Kebangsaan Untuk Indonesia di Ulang Tahunnya Yg Ke-63</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SJugEf4sbDI/AAAAAAAAAOk/SOYnxAws788/s1600-h/Can_t_work_today_1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SJugEf4sbDI/AAAAAAAAAOk/SOYnxAws788/s400/Can_t_work_today_1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231951391260175410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Diragahayu Indonesia.......&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;AKU BERMIMPI JADI KORUPTOR&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;AKHIR-akhir ini mediamassa, seminar, diskusi, konferensi pers, talk show, ngerumpi, dan pembicaraan di warung-warung gegap gempita dengan topik KKN. Terpilihnya Komisi Pemberantasan Korupsi oleh DPR diberitakan secara hiruk-pikuk pula. Saya sempat berpikir apakah KPK akan efektif karena modus operandi korupsi yang begitu beragam. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lagi pula, moral dan mental yang sudah rusak tidak termasuk dalam tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jadi, kalau diibaratkan pohon, KPK hanya menangani daun yang rusak karena akarnya busuk. Selama akarnya tidak diobati, selalu akan bermunculan daun-daun yang rusak. Mengobati akar atau kalau sudah tidak bisa membunuhnya saja, tidak termasuk domain KPK. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena intensnya dikonfrontasi dengan topik KKN seperti ini, saya tertimpa mimpi. Dalam mimpi itu saya menjadi koruptor. Saya menguasai&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;betul berbagai cara berkorupsi, dari yang paling kotor sampai yang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;paling canggih. Maka, saya menjadi orang sangat kaya. Rasanya tidak seorang pun yang mempunyai gambaran betapa besar kekayaan yang saya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;peroleh dari korupsi. Semuanya bisa dibeli dengan uang, juga hukum. Maka, dalam salah satu pesta ketika saya mabuk, saya berkata, "I am the Lord, I am the law, and I am the richest man inIndonesia. " &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;MIMPI selalu kacau. Dalam melakukan korupsi saya terkadang menjadi penguasa, terkadang pengusaha, terkadang pegawai negeri rendahan, terkadang pengusaha besar, tukang parkir, dan apa saja yang mempunyai kekuasaan. Kekuasaan adalah modal dasar korupsi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebagai pengusaha saya menyalahgunakan semua celah yang ada.Yang paling mudah dan sederhana adalah menjadi rekanan dan pemasok kepada pemerintah. Pemerintah membutuhkan barang dan jasa. Setiap tahunnya membelanjakan jumlah uang yang luar biasa besarnya. Caranya adalah kongkalikong dengan pejabat yang mempunyai wewenang untuk membeli barang dan jasa untuk kebutuhan kementerian atau badan pemerintah yang dipimpinnya. Harga saya naikkan berkali lipat dan selisihnya saya bagi dengan sang pejabat. Hasilnya lumayan, tetapi saingannya berat, karena banyak sekali yang melakukan hal ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Konsepnya terlampau mudah. Meski demikian, saya sudah tidak melakukannya sendiri. Saya sudah mempunyai banyak pegawai tingkat tinggi yang tidak memalukan kalau saya suruh bergaul dengan para pejabat yang rata-rata sarjana. Merekalah yang melayani pejabat habis- habisan, dari melayani istri dan anak- anaknya sampai mengantarkan sambil membayari mereka&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;berbelanja. Bahkan, mereka sampai berfungsi sebagai pembantu rumah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tangga sang pejabat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Modal utama cara berbisnis seperti ini adalah rai gedhek, mental budak, dan tahan ngelesot berhari-hari sambil sering berfungsi sebagai badut. Usaha ini yang dilakukan pegawai-pegawai saya berjalan terus. Saya sendiri meningkatkan diri dalam berkreasi dan inovasi konsep-konsep yang lebih canggih. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setiap zaman saya memberi peluang KKN yang bentuknya lain. Sejak tahun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;enam puluhan saya sudah melakukan banyak cara. Semuanya saya lakukan dalam mimpi juga, yang ketika itu saya bermimpi menjadi konglomerat. Berbagai modus operandi sudah saya tulis dalam berbagai artikel yang dihimpun dalam buku kecil dengan judul Saya Bermimpi Jadi Konglomerat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;DALAM mimpiku sekarang aku untung besar dengan hanya ongkang-ongkang saja. Pemerintah bermaksud meningkatkan ekspor (export drive). Caranya memberikan kredit murah dengan bunga 12 persen setahun asalkan kreditnya dipakai untuk membiayai kegiatan ekspor. Bunga deposito ketika itu 22 persen setahun. Saya mengajukan permohonan kredit ekspor dengan rencana&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ekspor yang meyakinkan. Feasibility study dibuat oleh konsultan asing&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan ditulis dalam bahasa Inggris. Pejabat tinggi kita menganggap apa saja yang asing dan dalam bahasa Inggris mesti lebih benar dan lebih pandai. Demikian juga laporan keuangan saya juga seluruhnya ditulis dalam bahasa Inggris setelah diaudit oleh kantor akuntan yang termasuk&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;big five di dunia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Segera saja kreditnya cair. Tentu dengan uang suap seperlunya. Kegiatan ekspor juga saya laksanakan. Hanya yang saya ekspor gombal, kain pel, potongan- potongan sisa tekstil untuk membuat pakaian jadi. Barang-barang ini diekspor kepada perusahaan saya sendiri di Singapura. Setibanya, barang-barang itu langsung dibuang. Jadi tidak ada penggunaan uang dari kredit ekspor untuk ekspor beneran. Namun, saya dapat memperlihatkan semua dokumen ekspor. Kredit dengan bunga 12 persen saya depositokan dengan bunga 22 persen. Kredit yang saya peroleh Rp 500&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;miliar. Dalam setahun saya mendapatkan pendapatan bersih (setelah dipotong pajak) sebesar Rp 93,5 miliar, yaitu 22 persen dari Rp 500&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;miliar dipotong pajak sebesar 15 persen. Bunga yang harus saya bayarkan kepada bank BUMN sebesar 12 persen dari Rp 500 miliar atau Rp 60 miliar. Saya untung Rp 33,5 miliar for doing nothing. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yang paling hebat adalah ketika ketahuan dan diberitakan di media massa. BI menyatakan tidak ada yang dirugikan karena saya membayar utang pokoknya tepat waktu.Demikian juga dengan bunga sebesar 12 persen setahun yang mereka tentukan. Hi-hi, mereka tidak peduli bahwa tujuan meningkatkan ekspor tidak tercapai. Jelas mereka membodohkan diri sendiri, menjadikan dirinya sendiri "teh botol" (teknokrat bodoh dan tolol) karena saya sogok. Sambil melakukan ini terus, melalui asosiasi perusahaan, dengan kawan-kawan saya kampanye antisuap. Mediamassa memberitakannya besar-besar tanpa kritik karena penyuapan cara halus yang dinamakan public relations saya cukup canggih. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;DALAM bidang transportasi daratIndonesia sangat ketinggalan. Praktis tidak ada jalan-jalan raya yang bebas hambatan (highway atau free way). Bayangkan, jalan raya sepanjang Pulau Jawa yang membangun adalah Daendels. Dalam kemerdekaan yang 58 tahun itu kita tidak mampu membangun jalan raya dari pulau yang paling padat. Sekarang keuangan negara bangkrut-krut. Pemerintah dalam arti APBN tidak mempunyai uang. Namun, bank-bank BUMN banyak duitnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya usulkan supaya saya diberi izin membangun jalan tol swasta yang milik saya. Modal yang dibutuhkan tentu sangat besar. Dengan menyogok seperlunya, saya memperoleh 100 persen dari dana yang dibutuhkan untuk membangun jalan tol tersebut. Biayanya Rp 800 miliar. Dengan kredit Rp&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;800 miliar jadilah jalan tol. Begitu dipakai, pemakainya membayar tol&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;fee secara tunai. Pemasukan uang ini dibagi 40 persen untuk saya dan 60 persen untuk membayar cicilan utang serta bunganya. Jadi begitu jalan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tol selesai, arus uang tunai serta-merta masuk ke kantong saya tanpa modal sama sekali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Utang saya beserta bunganya juga serta-merta dicicil dari pemasukan tol fee yang tunai.Saya membuat proyeksi tentang berapa tahun sejak dimulainya utang akan lunas, misalnya 15 tahun. Lantas saya umumkan bahwa setelah 15 tahun, jalan tol saya hibahkan kepada pemerintah. Bukankah luar biasa cemerlangnya saya? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tidak. Seperti saya katakan, tidak semua birokrat tingkat tinggi "teh botol". Mereka tahu bahwa semuanya dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Namun, saya sogok plus saya berikan segala argumentasinya,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;seperti jalan tol itu perlu, pemerintah tak punya uang, dan yang terpenting ideologinya bahwa pemerintah sebaiknya tidak ikut campur&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;memiliki barang, seperti jalan tol sekalipun. Saya jelaskan bahwa ini&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;aliran pikiran yang modern yang menyerahkan semuanya kepada mekanisme pasar. Mereka dan publik memakan teori ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;"&gt;Saya tertawa geli lagi karena ini bukan teori baru. Adam Smith yang mengenali berlakunya mekanisme pasar, adanya invisible hands yang mengaturnya. Namun, hal itu sudah lama ketinggalan zaman karena ditulisnya pada tahun 1776. Intinya masih berlaku, tetapi tidak untuk barang publik, melainkan untuk barang-barang kelontong yang bisa dipersaingkan dan tidak vital sifatnya. Jalan tol mengandung monopoli natural karena ruangnya untuk jalan tol untuk ruas tertentu hanya satu. Mengapa harus diberikan kepada saya? Karena saya sogok! Namun, justifikasinya berbagai argumen yang ternyata ditelan dengan fanatik karena yang berkuasa ketika itu "teh botol". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;PARALEL dengan ide tentang jalan tol ini, berbagai gedung pencakar langit saya beli.Gedung bank BUMN saya beli dengan uang yang 100 persen milik bank itu sendiri.Saya memperoleh pinjaman dari bank BUMN yang bersangkutan. Gedungnya saya beli.Karena gedung sudah milik saya, bank harus membayar sewa kepada saya. Perolehan pembayaran sewa ini saya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;pakai untuk mencicil utang pokok beserta bunganya dalam bentuk anuitas. Jumlah anuitasnya saya samakan dengan uang sewa yang saya terima. Dengan demikian, setelah sekian tahun gedung yang segitu besarnya milik saya. Mulai saat itu hasil sewa sepenuhnya saya nikmati karena utang sudah lunas sama sekali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bayangkan, berapa besar pendapatan saya karena yang saya begitukan bukan hanya satu gedung. Masa pimpinan bank begitu bodoh? Tidak, tetapi menjadi bodoh karena cemerlangnya pikiran saya ditambah dengan perolehan uang banyak dari persekongkolan dengan saya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;INDONESIA sudah maju, mempunyai banyak perusahaan asuransi, antara lain&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;asuransi jiwa. Kalau tertanggung mati, ahli warisnya mendapat santunan besar. Saya menciptakan orang-orang yang tidak ada. Jadi, saya menciptakan tertanggung fiktif yang tempat tinggalnya di daerah-daerah yang sangat terpencil. Setelah membayar premi beberapa kali saja, saya menciptakan dokumen aspal tentang kematian tertanggung yang memang tidak ada. Ahli warisnya orang-orang saya semua. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masih banyak lagi cara-cara membobol perusahaan asuransi. Tentu orang dalam perusahaan asuransi harus ikut di dalam komplotan ini supaya tidak meneliti lagi. Maka, hampir semua perusahaan asuransi modal ekuitinya negatif. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika ramai dibicarakan tentang adanya kemungkinan pemalsuan uang, bukan hanya satu pihak saja yang terlibat, seperti yang bahkan disebut namanya disurat kabar. Saya melakukannya juga. Uang palsu saya tidak pernah ketahuan karena tidak pernah beredar. Uang yang saya palsu senantiasa mengendap di kas sebagai iron stock atau persediaan minimum untuk menjaga keamanan likuiditas. Jadi, saya mencetak uang palsu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Uang ini saya tukar dengan uang yang harus selalu ada, tetapi nyatanya tidak pernah beredar karena setiap bank harus mempunyai persediaan minimal. Dengan demikian tidak akan pernah diketahui kecuali kalau akuntan publik mengauditnya dengan mencatat nomor seri uang dan selanjutnya mengamati apakah uang dengan nomor seri tertentu itu terus-menerus mengendap di kas. Akuntan publik tidak sampai kesana pikirannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masih banyak lagi yang saya lakukan dalam mimpi. Akan saya lanjutkan dalam mimpi berikutnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-family:'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Comic Sans MS';font-size:12;"  lang="EN-US" &gt;(Kwik Kian Gie, &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Comic Sans MS';font-size:12;"  &gt;Mantan &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:'Comic Sans MS';font-size:12;"  lang="EN-US" &gt;Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala  Bappenas)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-3482336831538311036?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/3482336831538311036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=3482336831538311036' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3482336831538311036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3482336831538311036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/08/renungan-kebangsaan-untuk-indonesia-di.html' title='Renungan Kebangsaan Untuk Indonesia di Ulang Tahunnya Yg Ke-63'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SJugEf4sbDI/AAAAAAAAAOk/SOYnxAws788/s72-c/Can_t_work_today_1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-3764502047789167206</id><published>2008-07-28T19:41:00.003+07:00</published><updated>2008-07-28T22:01:22.191+07:00</updated><title type='text'>Kepada Teman Seperjuangan (Renungan Keberadaan Jama'ah Dan Langkah Serta Kebersamaan Kita Sejauh ini)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SI3fN0Xwg-I/AAAAAAAAAOc/Lh54kM96eJg/s1600-h/Group+band+style.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SI3fN0Xwg-I/AAAAAAAAAOc/Lh54kM96eJg/s400/Group+band+style.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228080170936599522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum Wr.Wb.&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa menyatukan langkah kita dalam derap debu perjuangan yang benci terhadap kekafiran, kedzoliman, penghianatan, kebodohan diri dan kelemahan jiwa kepada kecintaan serta kerinduan yang teramat sangat terhadap Allah, Rosul dan Keimanan Islam.&lt;br /&gt;Sholawat dan salam kita haturkan kepada pemimpin akhir jaman, Rosulullah SAW yang memang telah tiada tapi ruh serta semangatnya menginap dalam jiwa kita sampai suatu saat kita bertemu dengannya di syurga dan mendapat syafaatnya amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ed, ngeliat perkembangan pks yang kita saksikan bersama di pks watch, gw mencium adanya ketidak beresan disitu, mereka saling debat dan berbantah-bantahan, gw gak mau itu terjadi diantara ikhwah (khususnya antara loe dan gw), apalagi dengan umur tarbiyah yg sdh mendekati umur da'wah itu sendiri dijazirah metropolitan saat ini.(dalam hal ini loe dan gw adalah sisa-sisa personil yang pernah exist diangkatan 95 dan gw yakin setelah kita mungkin gak ada lagi kader tarbiyah yg msh exist diangkatan kita selain kita, hitung aja sendiri ada berapa orang sih kita= fadli, sandi, muhadi, irfan toni, kaustar, abas cipto, nasrudi, elo dan gw ada lagi gak?).&lt;br /&gt;Dan kita tau sendiri kan adanya tarbiyah dan perangkatnya ini lebih tua umurnya dari keberadaan pks yg saat ini kita menjadi bagian dari jama'ahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum bangka juga dengan segala kelebihan, kekurangan, kebanggaan kita sebagai bagian dari jama'ah ini, ada rasa tidak suka yang menganggu gw. gw putuskan untuk tidak melihat lagi blog itu, karena telah menyita banyak energi gw untuk berpikir benar atau tidak, salah kah jama'ah ini atau betul kah qiyadah itu. gw merasa teracuni oleh DOS, tapi gw anggap hal ini msh biasa, mungkin biasa bagi ikhwah sekaliber gw (ciee.... ge er bgt ya) tapi bagi yang lain dampak ini mulai terasa.&lt;br /&gt;Di Cakung ada mantan ketua dpra uda gak tabiyah lagi gara-gara forum bangka ini, dan sebagian dari mereka ada juga yang menghilang gak  tau kemana, untuk kasus seperti ini gw semakin gak suka sama DOS dan blognya, gw merasa mendengar tawa terbahak-bahaknya si DOS itu karena keberhasilan dia menebar kebencian, dan betapa gw merasa sangat kehilangan dengan ikhwah-ikhwah tercinta di cakung, persis seperti kita kehilangan teman-teman dan kakak-kakak kelas kita yang ternyata bagian dari fenomena sunatullah "yang berguguran dijalan da'wah."&lt;br /&gt;Rasanya gw pengen ketemu si DOS ini, gak perduli sebrapa seniornya dia, dan seberapa sholehnya dia mungkin kalo gw boleh bilang dia adalah salah seorang jama'ah yang dicerminkan sebagai al mu'tazillah dengan segala sepak terjangnya, mungkin dia juga seorang abdullah bin saba' yang tindak-tanduknya sama persis terhadap para khulafaur rasyidin mengkritik ini dan itu menebar kebencian dari sisi kemakmuran dan kesejahteraan para elit pejabat, dan yg gw herannya lagi sebegitu bencinya dia dengan ust anis padahal seorang anis tetap muslim yg patut dijaga kehormatan dan segala keaibannya, kalau memang aib itu ada wallahu 'alam, jika benar apa yg ada dlm kalbu ust anis seperti yang dipersangkakan oleh pks watch biarlah Allah yang menjadi hakimnya, dan biarkan janji Allah menjadi nyata bahwa generasi "spt itu" pasti tergantikan dngan generasi sholeh yang Allah Ridho kepadanya(mudah-mudahan diantara kita berdua jika Allah berkenan suatu saat nanti menggantikan posisi generasi "spt itu" kelak. Allahu Akbar!!!)&lt;br /&gt;Bisa-bisanya  ada seorang ust mencipta sebuah penyelenehan terhadap saudara muslimnya dengan sebutan "anismisme", gw bilang mungkin ini orang memang saiko ed..., atau memang dulu dia ada masalah sama ust anis, yang membuat dia menjadi begitu dalam kebenciannya terhadap seorang anis.&lt;br /&gt;Soo kenapa ini jadi tertular ke kita, yang tak pernah kenal dengan ust anis begitu juga Dos,&lt;br /&gt;Peduli apa kita pada mereka yang sedang berseteru sehingga kita harus mengorbankan kecintaan kita terhadap romantisme da'wah ini dengan segala kemanisan iman yang kita dapatkan dalam berjama'ah dan terhadap apa-apa yang kita ukir sebagai sejarah keberadaan diri kita dijama'ah ini sehingga kita menjadi ragu dan lari dari kumpulan orang-orang sholeh ini? Terlalu mahal ed mahar yg dibayar...&lt;br /&gt;Jika ada tuntutan untuk lebih transparansi, bukan transparansi versi nafsu mereka yang harus kita ikuti, karena sejak dahulu ketika kita berada dalam organisasi da'wah sekelas anak sma-pun ada beberapa informasi yang tidak bisa kita bagi keseluruh anggota Majelis Ta'lim semata-mata karena amniyah yang harus dijalankan dan tuntutan kemaslahatan da'wah itu sendiri, (bukankan BPH dulu menjalankan prinsip-prinsip seperti yang PKS jalankan sekarang, tidak semua informasi bisa dibagi keseluruh jama'ah..coba ingatlah Ed...apa yg sdh kita lalui dimasa dulu)&lt;br /&gt;Biarlah sunatullah berjalan karena memang itu adalah tuntutan yang berlaku atas sebuah komunitas yang akan semakin besar, tapi kita juga tak boleh taklid terhadap sebuah pilihan adanya hisbiyah cuma karena harus menunaikan kewajiban yang harus dijalankan sebagai kader pilihan, karena kita berjuang bukan untuk qiyadah kita, bukankah semata-mata perjuangan kita adalah sebagai tumbal kejayaan Islam dimasa yang akan datang?&lt;br /&gt;Islam akan menang dengan atau tanpa kita, fase ini adalah sunatullah (ingat dng ceramah ust ihsan tanjung tentang umurul islam dan kedatangan al mahdi?)&lt;br /&gt;Gw hanya takut ada yang pergi hengkang sehingga gw harus berwasiat buat loe agar Tetaplah dalam jama'ah...walau apapun yang terjadi...ini gw bisikkan ke elo seperti juga jika suatu saat nanti gw lemah dan hendak hengkang karena suatu masalah didalam jama'ah atau mahdah tarbiyah, atau tiba-tiba gw berubah jadi borju dan gak ngaji lagi malah dugem tiap malam dngan teman-teman maksiat gw...innalillahi summa naudzubillah&lt;br /&gt;Sampaikan salam cinta dan rindu gw kepada rekan-rekan liqa di al manar, dan sampaikan penghormatan gw untuk murabbi kabbir kita, semoga badai ini lekas berlalu...Allahu Akbar....!!!&lt;br /&gt;Innallah ma asshobirin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ps: ijinkan gw publish ini di blog gw, biar semua dunia tau gw benci sama DOS, terlepas benar atau tidaknya pkswatch, yang pasti hanya pengecut yang make nama itu tanpa berani tampil kehadapan publik dan melaksanakan amar ma'ruf nahyi munkar secara jantan, dan gw berdo'a semoga setiap banci yang berpihak kepada DOS suatu saat menjadi seperti apa yang mereka persangkakan terhadap seorang anis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasalamualaikum wr wb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-3764502047789167206?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/3764502047789167206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=3764502047789167206' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3764502047789167206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/3764502047789167206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/07/kepada-teman-seperjuangan-renungan.html' title='Kepada Teman Seperjuangan (Renungan Keberadaan Jama&apos;ah Dan Langkah Serta Kebersamaan Kita Sejauh ini)'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SI3fN0Xwg-I/AAAAAAAAAOc/Lh54kM96eJg/s72-c/Group+band+style.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-7303565379118867150</id><published>2008-07-09T09:41:00.003+07:00</published><updated>2008-07-09T10:04:18.303+07:00</updated><title type='text'>BERSAMA SUNGGUH INDAH</title><content type='html'>&lt;pre&gt;Pernahkah tidur kita di suatu pagi yang dingin berteman selimut tebal&lt;br /&gt;lagi hangat, dikagetkan oleh suara adzan dari pengeras suara masjid di&lt;br /&gt;dekat rumah kita ? Kalau ya, apa yang segera kita lakukan ketika itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau,... ketika kita sangat lelah sehabis bekerja di suatu sore, suara&lt;br /&gt;yang lama memanggil kita untuk mendatangi rumah Allah yang jaraknya&lt;br /&gt;tidak jauh dari tempat istirahat kita ? Kalau ya, apa yang kita lakukan&lt;br /&gt;ketika itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua respon berbeda satu dengan lainnya. Pertama : membiarkan suara adzan&lt;br /&gt;lewat dan selesai, tanpa beranjak dari tempat dan aktivitas kita semula.&lt;br /&gt;Kedua : segera bangkit mengambil air wudlu untuk bergegas melaksanakan&lt;br /&gt;shalat. Jikalau kita dihadapkan dua pertanyaan lanjutan : "Mana di&lt;br /&gt;antara keduanya yang terbaik"; tentu semua muslim baligh dan berakal&lt;br /&gt;sehat akan sepakat menjawab bahwa sikap kedua lah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lanjutkan. Sikap kedua yang menjadi pilihan tadi pun akan&lt;br /&gt;melahirkan dua macam keadaan. Pertama, kita melaksanakan shalat di&lt;br /&gt;rumah, baik munfarid (sendirian) ataupun berjama'ah dengan keluarga.&lt;br /&gt;Kedua, kita melaksanakannya berjama'ah di masjid dengan kaum muslimin&lt;br /&gt;lainnya. Kita pun yakin dengan pasti bahwa semua orang akan mengatakan&lt;br /&gt;shalat berjama'ah di masjid itu lebih utama daripada shalat di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah mengikat manusia di atas fithrah tauhid dalam panggilan&lt;br /&gt;untuk mendatangi shalat berjama'ah. Allah pun telah menjadikannya&lt;br /&gt;(shalat berjama'ah) sebagai satu perintah yang pasti dalam Al-Qur'an&lt;br /&gt;melalui firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah bersama orang-orang&lt;br /&gt;yang rukuk" (QS. Al-Baqarah : 43).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat "rukuklah bersama orang-orang yang rukuk" merupakan perintah&lt;br /&gt;untuk shalat bersama manusia secara berjama'ah. Shalat berjama'ah di&lt;br /&gt;masjid yang di dalamnya dikumandangkan adzan telah menjadi salah satu&lt;br /&gt;syi'ar terbesar dalam agama Islam. Bahkan hal itu telah menjadi pembeda&lt;br /&gt;antara Daarul-Islam dan Daarul-Kufr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita tengok dalam As-Sunnah dan sejarah jihad Islam, maka kita&lt;br /&gt;dapatkan bahwa ketika Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam dan para&lt;br /&gt;shahabatnya akan menyerang satu negeri, maka mereka tunggu sampai waktu&lt;br /&gt;shubuh tiba. Jikalau negeri tersebut terdengar suara adzan (yang&lt;br /&gt;tentunya ditegakkan di dalamnya shalat berjama'ah), maka mereka&lt;br /&gt;menahannya (tidak jadi menyerang), dan apabila mereka tidak mendengarnya&lt;br /&gt;maka mereka maju (untuk menyerang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simaklah apa yang dituturkan oleh seorang shahabat yang mulia, Abdullah&lt;br /&gt;bin Mas'ud radliyallaahu 'anhu :&lt;br /&gt;"Sungguh aku telah melihat keadaan kami (yaitu keadaan para shahabat)!&lt;br /&gt;Tidaklah ada yang meninggalkan shalat berjama'ah (di masjid) kecuali&lt;br /&gt;orang munafik yang jelas kemunafikannya; atau orang yang yang sakit.&lt;br /&gt;Jika ia seorang yang sakit, tentu ia bisa berjalan dengan dipapah oleh&lt;br /&gt;dua orang sehingga dia bisa mendatangi shalat berjama'ah. Sesungguhnya&lt;br /&gt;Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam telah mengajarkan kepada kita&lt;br /&gt;'sunnah-sunnah huda' (= ajaran agama). Dan di antara sunnah-sunnah huda&lt;br /&gt;tersebut adalah shalat berjama'ah di masjid yang di dalamnya&lt;br /&gt;dikumandangkan adzan" (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Ibnu Mas'ud melihat keadaan masjid-masjid kaum muslimin saat&lt;br /&gt;ini yang kosong melompong, entah apa yang akan beliau katakan. Itulah&lt;br /&gt;keadaan para shahabat sebagai generasi terbaik umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menjanjikan pahala yang besar bagi mereka yang bersegera&lt;br /&gt;mendatangi shalat berjama'ah di masjid. Rasulullah shallallaahu 'alaihi&lt;br /&gt;wasallam telah bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada shalat (jama'ah) yang paling berat bagi orang-orang munafiq&lt;br /&gt;selain shalat shubuh dan isya'. Dan andaikan mereka mengetahui keutamaan&lt;br /&gt;yang ada pada keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun&lt;br /&gt;dengan merangkak" (HR. Bukhari dan Muslim. Disebutkan oleh An-Nawawi&lt;br /&gt;dalam Riyadlush-Shalihin nomor 1080).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebutan keutamaan shalat berjama'ah shubuh dan 'isya' di atas bukan&lt;br /&gt;berarti menafikkan keutamaan shalat-shalat berjama'ah yang lain. Hal itu&lt;br /&gt;disebabkan karena dua shalat tersebut merupakan indikator terhadap&lt;br /&gt;shalat-shalat yang lain. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam&lt;br /&gt;menyebut dua shalat sebagai shalat yang paling berat dan paling sering&lt;br /&gt;ditinggalkan oleh para pemalas di antara kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hikmah di balik perintah Allah dan Rasul-Nya untuk melazimkan&lt;br /&gt;shalat berjama'ah di masjid. Masjid adalah tempat yang paling baik dan&lt;br /&gt;mulia dalam Islam. Masjid adalah lambang kekuatan kaum muslimin.&lt;br /&gt;Tidaklah penuh jama'ah shalat lima waktu satu masjid kecuali di dalamnya&lt;br /&gt;tertanam benih-benih ukhuwah yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan lupa, Islam terlalu sempurna untuk mengajarkan "kebersamaan"&lt;br /&gt;hanya dalam shalat. Islam menganjurkan berjamaah dalam berbagai hal :&lt;br /&gt;bisnis, perjalanan / safar, mengkaji ilmu dan bentuk-bentuk kebaikan&lt;br /&gt;yang lain. Dari seluruh pesan untuk bersama-bersama, berjamaah,&lt;br /&gt;bersyarikat ini, terdapat 2 pesan : Bersama berarti bersaudara, dan&lt;br /&gt;Bersama berarti berjuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Islam adalah persaudaraan, karena Islam melahirkan kerja besar&lt;br /&gt;dengan perjuangan. Semuanya dengan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu,21 Jumaadil Tsani 1429 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Syiar - Sarana Kerohanian Islam Indosat&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-7303565379118867150?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/7303565379118867150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=7303565379118867150' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7303565379118867150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/7303565379118867150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/07/bersama-sungguh-indah.html' title='BERSAMA SUNGGUH INDAH'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-9065042723301184848</id><published>2008-06-30T21:11:00.007+07:00</published><updated>2008-07-02T21:39:46.241+07:00</updated><title type='text'>Mengenang Seorang Manusia Yang Hatinya Pernah Dihampiri Perkataan Illahi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SGjqZ3Wg0wI/AAAAAAAAANs/QUxwrGRuIlc/s1600-h/muhammad.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SGjqZ3Wg0wI/AAAAAAAAANs/QUxwrGRuIlc/s400/muhammad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217677898384724738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;AIRMATA RASULULLAH SAW...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Allahumma Sholli 'Alaa Muhammad Wa 'Ala Alihi Sayyidinaa Muhammad.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam", kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?", tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?", tanya Jibril lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Jangan  khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: "Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perlahan ruh Rasulullah ditarik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1214834569_8"&gt;sakaratul maut&lt;/span&gt; ini." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;"Ummatii,ummatii,ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku" &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:100%;"&gt;Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:100%;"&gt;Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:100%;"&gt;Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7773607-9065042723301184848?l=satujalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://satujalan.blogspot.com/feeds/9065042723301184848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7773607&amp;postID=9065042723301184848' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/9065042723301184848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7773607/posts/default/9065042723301184848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://satujalan.blogspot.com/2008/06/mengenang-seorang-manusia-yang-didalam.html' title='Mengenang Seorang Manusia Yang Hatinya Pernah Dihampiri Perkataan Illahi'/><author><name>arie301</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14473040016203519132</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SwIJOGmyoFI/AAAAAAAAAek/7USpwqP9F9w/S220/IMG_5547Copy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SGjqZ3Wg0wI/AAAAAAAAANs/QUxwrGRuIlc/s72-c/muhammad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7773607.post-2614560217831783412</id><published>2008-05-26T11:08:00.002+07:00</published><updated>2008-07-28T22:15:02.641+07:00</updated><title type='text'>Ikhwan, Parlemen, Pemilu dan Partai Politik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SDo-qyXlbJI/AAAAAAAAANE/uJcjc9NH8C0/s1600-h/1228723201_fc3ff370dd_o.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wwsE9tjeJFg/SDo-qyXlbJI/AAAAAAAAANE/uJcjc9NH8C0/s400/1228723201_fc3ff370dd_o.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204541224176151698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Telah ada fatwa tentang haramnya seorang muslim aktif di parlemen. Alasannya, Allah Swt melarang kaum muslimin duduk satu majelis dengan orang-orang kafir yang memperolok-olok ayat Allah Swt, Keberadaan seorang muslim yang memperjuangkan aspirasi umat Islam di parlemen adalah ajang bagi orang-orang kafir untuk memper-olok-olok ayat-ayat Allah Swt di depan mereka. Alasan lain, parlemen bukan terlahir dari Islam, melainkan wajihah kufur dari Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya di antara musibah yang menimpa kaum muslimin saat ini adalah ghirah Islam yang begitu tinggi, tetapi tidak diikuti landasan ilmu dan tashawwur (persepsi) yang benar terhadap ajaran Islam. Belum termasuk kelengahan sebagian ulamanya yang mudah menelorkan tarwa-fatwa instan yang justru kontraproduktif dengan perjuangan kaum muslimin. Itulah yang ditunggu-tunggu musuh-musuh Islam. Gerakan Islam yang mengatur strategi perjuangan dan pemanfaatan sarana terhenti dan jatuh lantaran fatwa-fatwa janggal yang mengharamkan parlemen, Pemilu dan partai politik. Anehnya mereka merasa telah berjasa untuk Islam dengan perbuatannya itu. Tanpa mereka sadari, musuh Islam bertepuk tangan dan berterima kasih kepada mereka karena telah menyelesaikan sebagian tugas musuh Islam dengan gemilang untuk mencegah para pejuang yang begitu payah memperjuangkan kejayaan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;a. Tentang Parlemen&lt;br /&gt;Istidlal (pengambilan dalil) yang dilakukan untuk mengharamkan parlemen sungguh tidak pada tempatnya. Kekhawatiran bahwa ayat-ayat Allah Swt akan diperolok-olok jika kita hadir di sana pun adalah alasan yang mengada-ada. Begitupun anggapan keikutsertaan di parlemen atau pemerintahan tidak Islami adalah bentuk pengakuan terhadap kesekuleran mereka. Namun, alasan itu pun tidak tepat karena Rasulullah Saw bersabda, Sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya (HR Imam bukhari dan Imam Muslim. Hadist itu masyhur menurut kalangan Hanafiyah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyah berkata, Itu merupakan perkara yang harus dibedakan menurut niat dan tujuannya. Siapa yang menjadi pembantu penguasa zalim, lalu menjadi penengah antara penguasa dan rakyat yang dizalimi agar penguasa itu menghentikan kezalimannya, ia adalah orang baik. Namun, jika ia cenderung membantu penguasa yang zalim itu, ia termasuk yang berbuat buruk.41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim yang menjadi anggota dewan di parlemen tidak mengira dan tidak pernah terlintas dalam kesadarannya akan munculnya olok-olok kaum kafir di parlemen terhadap ayat-ayat Allah Swt. Bahkan, sekalipun ada, justru itu menjadi hujjah (alasan) baginya untuk berada di parlemen mengurangi kezaliman mereka semampunya atau sebagai pengimbang kekuatan kuffar. Jadi, bukan lari dan menghindari kuffar yang justru membuat mereka leluasa melecehkan Islam dan kaum muslimin. Akhirnya, umat Islam tidak memiliki wakil dan tidak tahu cara untuk menyalurkan aspirasinya. Apa jadinya lantaran fatwa itu- umat Islam tidak memiliki satu pun wakil parlemen di negerinya sendiri? Semuanya nonmuslim, sekuler bahkan ada yang musyrik atau ateis dan mereka semua memusuhi Islam. Tentunya, mustahil kepentingan umat Islam mendapat jatah yang wajar. Sebaliknya, jahiliyah mendapat tempat yang luas secara fikrah maupun hukum-hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Mamun al Hudaibi, Ikhwan tidak melibatkan diri dalam parlemen untuk membuat produk hukum yang tidak Islami. Namun paling tidak, sedapat mungkin mencegah keluarnya hukum-hukum jahiliyah. Ikhwan menggolongkan pekerjaan itu sebagai bagian amar maruf nahi munkar. Meski demikian, nahi munkar tidak akan berhasil hanya dengan slogan dan pernyataan bahwa hal ini atau hal itu haram. Namun, sebuah alternatif lain pun mesti diperkenalkan untuk menghindari kesalahan fatal.42)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita rela jika khamr menjadi halal karena telah disahkan DPR/MPR? Apakah pelacuran mendapatkan legalitas karena telah sah menurut peraturan daerah karena omzetnya sangat besar bagi pendapatan asli daerah? Apakah kita mau pelajaran agama dihilangkan dari sekolah hanya karena berbau SARA (dan itu sudah ditetapkan melaui Tap MPR). Apakah kita akan diam jika tabligh akbar atau majlis talim dibubarkan karena dilarang UU antiterorisme? Apakah itu semua yang kita inginkan hanya karena haram berada di dalamnya sehingga di sana tidak satu pun aktivis Islam yang mencegah dan melawan semua itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian masalahnya yang ternyata tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mufti yang profesional akan mempertimbangkan berbagai faktor yang ada dan tidak berpikir naif dan pendek agar fatwa yang dihasilkan memiliki kekuatan yuridis (hujjah) dan membumi serta relevan dengan realitas yang berkembang di masyarakat. Bagi para mufti (pemberi fatwa), ada baiknya memperhatikan nasihat Syaikh al Imam Muhammad Abu Zahrah rahimahullah, Syarat lain seorang mufti adalah harus tahu benar kasusnya dan mempelajari psikologi peminta fatwa dan lingkungannya agar dapat diketahui dampak negatif maupun positif dan fatwa sehingga tidak menjadikan agama Allah Swt bahan tertawaan dan permainan.43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu sama dengan keikutsertaan seorang muslim dalam pemerintahan yang zalim (tidak islami). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, Segala puji bagi Allah . Jika ia berusaha berbuat adil dan menyingkirkan kezaliman menurut kesanggupannya dan kekuasaan itu mendatangkan kebaikan dan maslahat bagi orang-orang muslim daripada dipegang orang lain, ia diperbolehkan memegang kekuasaan itu dan dia tidak berdosa karenanya. Bahkan, jabatan itu lebih baik daripada di tangan orang lain dan menjadi wajib jika tidak ada orang lain yang sanggup memegangnya.44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyah melanjutkan, Jika ada yang berkata, Engkau tidak boleh terlibat dalam kekuasaan itu dan engkau harus angkat kaki darinya padahal jika ditinggalkan akan diambil alih orang lain dan kezaliman semakin menjadi-jadi berarti orang yang berkata seperti itu adalah orang yang bodoh dan tidak bisa membaca keadaan dan hakikat agama.45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ada pandangan ekstrem dari Imam Izzuddin bin Abdus Salam, Jika orang kafir menjadi pemimpin suatu wilayah yang luas, lalu mereka melimpahkan kekuasaan kepada orang yang dapat mendatangkan maslahat bagi orang-orang mukmin secara umum, keadaan itu dapat dijalankan karena mendatangkan mashalat secara umum dan menyingkirkan mafsadat sekalipun jauh dari rahmat syariat karena memang orang yang memiliki kesempurnaan dan layak diserahi kekuasaan itu tidak ada.46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pandangan yang mendalam dari para Imam kita. Adakah kita dapat mengambil pelajaran? Jika kita baca sejarah umat ini dengan baik, niscaya akan kita temukan bahwa konsep parlemen telah ada dalam perjalanan kehidupan politik umat Islam pada masa-masa keemasannya. Pada masa Khalifatur Rasyid kedua, Umar bin Khattab Ra, beliau telah menunjuk enam orang sahabat Nabi Saw yang senior dan alim 47) untuk mendiskusikan calon pengganti dirinya. Itulah parlemen sederhana dan sementara yang mewakili segenap suara umat Islam masa itu. Para Ulama kita memberi nama ahlul halli wal aqdi (Dewan Perwakilan). Adapun parlemen yang kita kenal saat ini adalah bentuk modern dan lebih kompleks dari ahlul halli wal aqdi saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tentang Pemilu atau Pemungutan Suara&lt;br /&gt;Sebagian kaum muslimin telah mengigau dengan menganggap syirk berpartisipasi dalam pemungutan suara.48) Pemungutan suara atau Pemilu adalah bentuk perampasan hak Allah Swt sebagai Hakim karena dalam Pemilu keputusan ditentukan manusia, bukan Allah. Anggapan itu amat gegabah. Disadari atau tidak, orang-orang seperti itu terjebak pada tuduhan sesat ke mayoritas umat Islam karena mayoritas umat Islam telah menggunakan cara itu untuk memilih anggota legislatif dan pemimpin. Ada beberapa hal yang perlu kita dudukkan sesuai tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kita bicara tentang Pemilu di negeri muslim: kandidatnya muslim, pemilihnya pun muslim dan keterlibatan nonmuslim dalam proses itu sangat tidak signifikan.49). Kedua, adanya campur tangan namusia untuk menentukan jalan hidupnya selama masih dalam kaidah umum nash syariat Islam. Allah Swt berfirman, hadirkanlah dua orang saksi yang adil di antara kamu.(QS ath Thalaq:2). Jika kamu khawatir adanya perselisihan antara keduanya, hendaklah kamu hadirkan seorang hakim dari keluarga suami dan seorang hakim dari keluarga isteri. (QS an Nisa:35). Ketiga, jika kita perhatikan dengan seksama Pemilu atau pemungutan suara menurut Islam adalah pemberian kesaksian terhadap kelayakan calon pejabat negara atau calon anggota dewan. Oleh karena itu, si pemilih harus punya kelayakan sebagai seorang saksi adil dan baik perilakunya sehingga orang banyak ridha kepadanya. Allah azza wa Jalla berfirman, hadirkanlah dua orang saksi yang adil di antara kamu. (QS ath Thalaq:2) dari saksi-saksi yang kamu ridhai. (QS al Baqarah:282). Si pemilih harus jujur bahwa orang yang dipilihnya adalah orang shalih. Jika ternyata bohong (tidak shalih), berarti ia telah berbuat dosa besar karena memberikan qauluz zur (kesaksian palsu). Jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta (kesaksian palsu). (QS al Hajj:30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, siapa saja yang memberikan kesaksian (memilih) calon pemimpin atau lainnya semata-mata karena orang tersebut masih kerabatnya, karena putera daerahnya atau demi keuntungan pribadi dari pilihannya (baca: nepotisme) tanpa memperhatikan kesolehan dan kecakapan, berarti itu menyalahi perintah Allah Swt, Hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. (QS ath Thalaq:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, siapa yang tidak mau memberikan kesaksian (hak suara) sedangkan orang yang tidak layak dan tidak memenuhi syarat mendapatkan kemenangan; berarti ia telah menyembuhyikan kesaksian yang sangat dibutuhkan umat. Allah Azza wa Jall berfirman, Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberikan keterangan) jika mereka dipanggil. (QS alBaqarah:208) Janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Siapa saja yang menyembunyikannya, sesungguhnya dialah orang yang berdosa hatinya. (QS alBaqarah:283)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesaksian terhadap sifat dan syarat kandidat yaitu shalih, layak dan berilmu adalah hal yang lebih utama untuk diperhatikan. Pada akhirnya, patokan dan arahan dalam Pemilu yang seolah berasal dari luar tampak sejalan dengan Islam50)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Tentang Partai Politik&lt;br /&gt;Saudara-saudara kami bersuara miring terhadap Ikhwan lantaran menurut mereka- saat ini Ikhwan telah menyimpang dari manhaj Hasan al Banna. Bukanlah al Banna menolak berdirinya partai-partai dan tegas mengatakan bahwa Ikhwan bukan partai? Namun dalam perjalanannya, para pengikut gerakan ini di banyak negara telah mendirikan parta politik sebagai salah satu sarana dakwanya.51) Ada pula saudara-saudara kami semoga Allah Swt meluruskan kita semua- menyatakan bahwa mendirikan parpol adalah haram dan bidah. Alasannya, parpol bukan sarana dakwah Rasulullah Saw dan salafush shalih. Selain itu, adanya parpol Islam mengindikasikan adanya perpecahan di tubuh umat Islam dan tentunya hal itu haram juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada kelompok pertama, seharusnya terlebih dahulu mereka mengetahui salah satu karakter agama ini, yaitu murunah (fleksibel), bagi masalah-masalah yang tidak ada nashnya secara jelas dan tegas. Begitu pula karakter dakwah Islam yang dipahami Ikhwan selalu terbuka bagi perubahan yang positif dan bermanfaat. Itu bukanlah cela dan bukan pula penyimpangan manhaj. Hal itu memiliki landasan kuat dalam konstitusi Islam dan sejarahnya. Imam Syahid Hasan al Banna bukanlah ulama yang jumud, bukan pula diktator yang memberlakukan hasil ijtihadnya kepada orang lain dalam waktu tidak terbatas. Ucapannya bukanlah firman Allah Swt, bukan pula sabda baginda Nabi Saw yang mashum. Seandainya ijtihad beliau benar seperti penolakan terhadap keberadaan partai-partai pada masanya- ijtihad itu benar dan pas pada masa dan tempatnya, tetapi belum tentu benar dan pas pada masa dan tempat yang berbeda. Sesungguhnya perbedaan al Banna dengan pengikutnya bukanlah perbedaan dalil-dalil, melainkan perbedaan situsasi, kondisi, zaman dan tempat. Hal ini telah masyhur di kalangan ahli ilmu bahwa ijtihad atau fatwa tentang masalah yang sama sangat mungkin berubah sesuai perubahan situasi, kondisi, zaman dan tempat. Selama mencakup muatan yang memang mungkin berubah (mutaghayyirat), bukan yang baku (tsabit) seperti rukun iman, rukun sholat dan rukun Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Abidin, Masalah-masalah fiqhiyah adakalanya ditetapkan hukumnya berdasarkan nash (teks) yang sharih (jelas) dan adakalanya ditetapkan melalui ijtihad. Pada umumnya, seorang mujtahid menetapkan hukum berdasarkan kebiasaan yang berkembang pada zamannya. Seandainya ia berada pada zaman yang lain dengan kebiasaan yang baru, niscaya ia akan mengeluarkan pendapat bahwa mujtahid harus mengenali kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di tengah masyarakat. Dapat dimengerti jika terdapat banyak ketetapan hukum yang berbeda-beda lantaran perbedaan zaman. Dengan kata lain, seandainya suatu diktum hukum ditetapkan seperti sediakala, niscaya timbul masyaqqat (banyak kesulitan) dan mudharat bagi manusia. Selain itu, hal itu bertentangan dengan kaidah syariat yang didasarkan pada takhfif (meringankan), taysir (memudahkan) dan dafu adh dharar (menghindari kerusakan) demi terwujudnya tatanan masyarakat yang baik dan kokoh. Oleh karena itu, kita dapati tokoh-tokoh ulama mazhab menentang ketetapan hukum mengenai banyak hal yang telah ditetapkan masyarakat berdasarkan situasi dan kondisi yang ada pada zamannya. Jika diandaikan tokoh ulama mazhab itu hidup sezaman dengan mereka, niscaya ia akan berpandangan sama dengan pendapat mereka (baca: masyarakat).52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Syaikhul Islam Yusuf al Qaradhawy, Tanpa mengenal manusia dan bersosialisasi dengan mereka, seorang mufti akan berada dalam kesesatan atau tertidur dalam khayalan dan berseberangan dengan kondisi umat sesungguhnya. Ia hanya mengetahui hal yang seharusnya (idealitas) tanpa mengetahui hal yang sebenarnya terjadi (realitas), sedang hal yang ideal tentu berbeda dengan kenyataan. Kemudian, al Qaradhawy mengutip ucapan Ibnul Qayyim dalam Ilamul Muwaqiin, Seorang yang faqih adalah orang yang mengaplikasikan secara sinkron nilai yang ideal dan nilai yang sedang terjadi karena setiap masa memiliki kentuan hukum tersendiri dan manusia cermin kemiripan dengan kondisi masa mereka seperti kemiripan mereka dengan orangtua mereka.53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya al Banna hidup hingga kini, tidak mustahil ia akan mengubah ijtihad-nya karena ia bukan jenis ulama yang kaku. Hal itu terjadi pula pada Imam Abu Yusuf dan Imam Muhammad bin Hasan asy Syaibani yang banyak berbeda pendapat dengan gurunya sendiri, Imamul azham Abu Hanifah. Para ulama kita menyebutkan bahwa perbedaan antara murid dan guru itu bukanlah perbedaan dalil, melainkan perbedaan waktu dan kondisi. A Imam Nahirus Sunnah Asy SyafiI ra ketika masih tinggal di Madinah memiliki pandangan fiqh dan ijtihad yang sering disebut Qaul Qadim (pendapat lama). Namun ketika hijrah ke Mesir seiring dengan perbedaan kondisi yang dihadapi serta kematangan usia dan ilmu- beliau merevisi pendapatnya dalam Qaul Jadid (pendapat baru). Semua yang mereka lakukan sejalan dengan contoh dari Rasulullah Saw dan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw pernah melarang kaum wanita berzirah kubur. Namun ketika kondisi berubah dan akidah tauhid telah menghujam ke dalam dada, Rasulullah Saw mengizinkan mereka.54) Rasulullah Saw pernah melarang seorang suami baru mencium insterinya saat pemuda itu berpuasa. Namun, pada saat hampir bersamaan Rasulullah Saw membolehkan seorang suami yang sudah lama mencium isterinya saat berpuasa. Perbedaan izin itu berdasarkan pada perbedaan keduanya. Biasanya suami baru lebih sulit mengendalikan hasrat seksualnya dibanding suami yang sudah lama dan dikhawatirkan akan membahayakan puasanya. Selain itu, salah satu adab perang dalam Islam adalah Rasulullah Saw melarang menebang pepohonan. Namun ketika perang melawan Yahudi, Rasulullah Saw membolehkan menebang pepohonan sebagai strategi untuk melemahkankondisi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Abbas Ra pernah ditanya seorang pemuda, Jika aku membunuh, apakah tobatku akan diterima? Ibnu Abbas menjawab, Tidak! Jawaban itu amat mengejutkan sahabat lainnya. Ibnu Abbas pun memberi tanggapan, Aku melihat di mata orang muda itu, ada keinginan yang amat kuat untuk membunuh. Jadi, jawaban tidak Ibnu Abbas Ra adalah upaya untuk menakut-nakuti pemuda itu agar mengurungkan niatnya membunuh. Seandainya pembunuhan itu terjadi, lalu pemuda itu bertanya tentang hal yang sama, niscara Ibnu Abbas Ra akan menjawab Ya agar pemuda itu tidak putus asa dari rahmat dan ampunan Allah azza wa jalla. Itu semua adalah bukti kedalaman ilmu Ibnu Abbas Ra yang mengerti betul perubahan fatwa karena perbedaan kondisi, waktu dan tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraian ini sudah amat menjelaskan bahwa parai politik Islam yang didirikan Ikhwanul Muslimun adalah salah satu sarana dakwah dan bukanlah hal yang tabu, apalagi keliru, walau pendiri Ikhwan mencela keberadaan partai-partai pada masanya. Hal itu tidak ada sangkut pautnya dengan penyimpangan manhaj Ikhwan masa kini karena hanya masalah ijtihadi yang berubah-ubah. Sarana dakwah itu sama kedudukannya di mata Ikhwan dengan sarana-saranan lainnya, seperi yayasan-yayasan sosial, kelompok diskusi, karang taruna atau kelompok kajian budaya. Pembeda semua itu adalah objeknya. Jika partai bergerak di wilayah politik, sarana lain bergerak di wilayah sosial, pendidikan dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada kelompok kedua, menahan lisan dari mengucapkan kata-kata haram dan bidah terhadap masalah-masalah yang masih diperdebatkan adaah sikap seorang alim yang benar. Adapun membiarkan lisan dan tulisan bergerak liar menuruti hawa nafsu dengan membuat vonis haram-bidah, selain bukan sifat ahli ilmu, bukan pula akhlak salafush shalih yang sama-sama kita teladani. Allah azza wa jalla berfirman, Janganlah kamu mengatakan terhadap sesuatu yang disebut-sebut lidahmu secara dusta, Ini halal dan ini haram untuk mengadakan kebohongan terhadap Allah (an Nahl: 116)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya itu adalah urusan dunia yang hukum asalnya mubah, kecuali ada nash yang melarangnya sesuai kaidah, Kullu Asya al Ibahah illa Ma Warada Anisy Syari Tahrimuhu. Segala sesuatu diperbolehkan kecuali ada ketetapan dari syari (pembuat syariat) tentang pengharamannya. Mereka mengatakan haram dan bidah-nya partai politik semata karena hal itu tidak pernah dilakukan dan diajarkan Rasulullah Saw, sahabat dan salafush shalih. Alasan itu amatlah sederhana untuk mengharamkan sesuatu yang sebenarnya telah memiliki hak eksistensi menurut keluasan kaidah syariat. Tidak ada yang mennyangkal bahwa telah banyak perubahan dan hal-hal baru pada masa sahabat yang belum ada pada masa Rasulullah Saw. Pada masa tabiin pun perubahan terjadi. Namun, ahli ilmu saat itu jauh lebih dalam ilmunya dan jauh lebih takut kepada Allah Swt dibandingkan kita- tidak ada yang mengingkari semua perubahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Abu Bakar ash Shiddiq Ra, beliau mengadakan Baitul Maal yang belum pernah ada pada masa Rasulullah Saw dan para sahabat senior lain tidak ada yang mempermasalahkan, apalagi melarangnya. Justru mereka mendapat manfaat darinya. Pada masa Umar Ra, beliau mengadakan penjara bagi pelaku tindak kejahatan, menggaji prajurit perang dan menyediakan mahkamah pengadilan. Itu adalah hal yang benar-benar baru saat itu dan tidak ada yang melarangnya. Pada masa Utsman bin Affan Ra telah mapan, dilakukan kodifikasi mushaf alQuran padahal pada masa Rasulullah Saw alQuran hanya berupa mushaf terpisah. Haramkah itu semua? Bidah-kah? Barangkali memang bidah (hal yang baru), tetapi bukan dalam pengertian bidah syara, melainkan bidah dalam arti lughawi (bahasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai politik adalah benar sesuatu yang baru (bidah), tetapi bukanlah bidah dalam pengertian syara. Para ulama mengatakan, semua bidah dalam agama yang tidak ada landasannya secara khusus aau umum adalah bidah dhalalah (sesat). Tidak ada bidah hasanah di dalamnya. Itulah makna hadit Kullu bidatin dhalalah (setiap bidah adalah sesat). Berkata Imam Malik Ra, Siapa yang berbuat bidah, lalu mengira baik (hasanah) perbuatannya itu, sama saja menuduh Nabi Muhammad Saw mengkhianati risalah (Islam). Berkata Hasan al Banna, Setiap bidah dalam agama Allah Swt yang tidak ada pijakannya, berupa penambahan maupun pengurangan tetapi dianggap baik hawa nafsu manusia adalah kesesatan yang wajib diperangi dan dihancurkan secara sebaik-baiknya agar tidak menimbulkan keburukan yang lebih parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegasnya, bidah yang diharamkan adalah ajaran berupa pemikiran atau praktik baru dalam urusan agama yang tidak memiliki dalil khusus atau umum. Ajaran tersebut ibarat sesuatu yang menyelinap dan menyusup ke dalam Islam, padahal bukan bagian dari Islam. Adapun urusan dunia, inovasi yang dibuat manusia tidak termasuk bidah yang sesat! Barangkali itulah yang cocok disebut bidah hasanah itu. Rumah sakit, bank Islam, majalah sekolah, kampus, organisasi adalah hal bru yang belum pernah ada pada masa Nabi Saw atau satu abad setelahnya. Hanya manusia purba yang meng-kategori-kan semua itu sebagai bentuk bidah sesat. Salafush shalih berlepas diri dari anggapan seperti itu. Jika ada manusia seperti itu, tidak perlu pandangannya mengatas-namakan manhaj salaf. Kasihan sekali para pendahulu kita sebaik-baik umat dan masa- telah dizalimi orang-orang yang tidak mampu menampilkan wajah salaf dengan baik dan benar. Wajah salaf yang mulia ditampilkan dengan tidak sepantasnya, kolot, jumud dan dhayyigul ufuk (sempit pandangan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lain adalah adanya parpol (Islam) menunjukkan atau berpotensi menimbulkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam. Kewajiban dan kemutlakan persatuan umat Islam telah diketahui orang awam dan ditegaskaskan orang alim. Adapun perpecahan adalah indikasi cacatnya iman seseorang, bahkan mendekati kekufuran. Hal itu telah sahih dan sharih dalam dua pusaka Rasulullah Saw, alQuran dan asSunnah. Namun, benarkah berdirinya parpol berasaskan Islam mempunyai arti perpecahan atau penyebab perpecahan? Mungkin benar, mungkin juga tidak. Dalam memahami tu perlu dipetakan dan dibatasi masalahnya secara jelas. Analoginya berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuntut ilmu adalah perbuatan mulia, begitu pula hal-hal yang menjadi derivatnya, seperti mengerjakan PR, ujian bersama, belajar kelompok, atau apa pun namanya. Namun, jika ada yang melakukan kecurangan dalam proses menuntut ilmu misalnya mencontek ketika ujian- bukan menuntut ilmunya yang tercela (baca: haram), melainkan tindakan curangnya itu. Sama halnya dengan muzhaharah (demonstrasi) sebagai upaya menyalurkan aspirasi atau taushiah adalah sah-sah saja. Namun, jika diikuti dengan hujat-menghujat, sumpah serapah, dan ucapan kotor, itu tidak dapat dibenarkan. Jadi, perilaku kotor yang ada di dalamnya yang layak dicegah, bukan demonstrasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan partai politik yang sekedar wadah manusia berkumpul seperti perkumpulan lain yang dibuat manusia. Jika ada yang berbuat jahat di dalam sebuah parpol atau organisasi nonpolitik- serta sesalu mengajak perpecahan, korup dan asusila, perilaku bejat manusia yang ada di dalamnya yang perlu disalahkan bukan wadahnya. Berbeda partai Islam pun tidak selalu berarti perpecahan. Rasulullah Saw pernah membiarkan para sahabatnya tetap di bawah panji kabilah masing-masing ketika melakukan ghazwah (peperangan). Para sahabat Nabi Saw tidak sedikit menisbatkan dirinya pada sukubangsa mereka dan Nabi Saw tidak melarangnya karena tidak menunjukkan kesombongan dan perpecahan. Contohnya, Salman al Farisy (Salman si Persia), Abu Ayyub al Anshary (Abu Ayyub orang Anshar), Abu Musa al Asyary (Abu Musa orang Asyary, kabilah di Yaman). Begitu pula ulama kita yang menymatkan di belakang nama mereka mazhab fiqh yang mereka anut. Contoh, Imam al Ghazaly asy Syafii (ia bermazhab Syafii, Abu Bakar bin al Araby al Maliky (bermazhab Maiki) dan Imam Abu Rajab al Hambali (bermazhab Hambali). Jadi, semua itu tidak maslah jika tidak diikuti fanatisme buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah Swt merahmati alAllamah al Imam Yusuf al Qaradhawy ketika berkata bahwa partai-partai adalah mazhab-mazhab dalampolitik, seperti mazhab adalah partai-partai dalam fiqh. Gejala wajar dan alami pula jika manusia cenderung berkelompok dengan manusia lain yang memiliki kesamaan pandangan dan tujuan. Amat dimalumi jika ada manusia yang mendirikan yayasan, karang taruna, study club, laskar jihad atau partai politik. Seuanya adalah sama, yaitu sama-sama wadah manusia berkelompok. Perbedaannya hanya terletak pada obyek aktivitasnya. Apa pun bentuk, nama dan obyek aktivitasnya jika semuanya memiliki tujuan yang tidak benar, merusak dan jahat, tanpa kecuali- tidak syak lagi keharamannya. Misalnya, sindikat narkoba, komplotan bajak laut atau gank-gank jalanan. Adapun jika kelompok apa pun dibentuk berdasarkan pada tujuan yang mulia demi menjaga kehormatan manusia, agama, harta, akan dan jiwa, itu merupakan sebuah amal shalih dalam agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada kaum muslimin, kita tentu memahami bahwa salah satu tugas pengabdian manusia kepada Khaliq-nya adalah iqmatuddin (menegakkan agama) di semua lini kehidupan. Untuk itu, diperlukan kekuatan penopang, pelindung dan penyempurna penerapan ajaran agama dan syariah. Dalam hal ni, penguasa adalah pihak yang memiliki kekuatan untuk itu karena ucapannya didengar, titahnya dijalankan, bahkan mereka merupakan bayangan Allah Swt di bumi (HR Imam Bukhari). Wajar jika Imam Ahmad dan Fudhail bin Iyadh pernah mengatakan seandainya punya doa yang mustajab, niscaya mereka akan mendoakan kebaikan bagi penguasa. Masalahnya, penguasa seperti apa yang mau sadar melakukan tugas menopang, melindungi dan menyempurnakan syariat Islam? Tentu penguasa yang shalih dan mengerti. Bagaimana memilih orang yang shalih dan mengerti serta memiliki kekuasaan? Tentu harus melalui aturan main (mekanisme) yang telah terlanjur ada dan mapan di sebuah negara. Umumnya melalui jalur politik kepartaian. Begitulah alur yang harus dipahami dan dilalui jika ingin memperbaiki umat dengan syariah. Utsman bin Affan Ra berkata, Segala yang tidak dapat diluruskan alQuran, Allah Swt akan meluruskan melalui tangan penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya jika umat Islam sendiri mengharamkan keberadaannya? Jalur apa yang dapat dijadikan sarana bagi aktivis Islam untuk bergerak dalam mewujudkan manusia yang adil dan sejahtera? Sungguh kesempitan itu tidak akan terjadi seandainya tidak ada fatwa janggal yang mengharamkan parpol. Mungkinkah orang soleh dan mengerti dapat menjadi presiden, menteri atau anggota dewan jika mereka hanya duduk diam dan manggut-manggut di depan kitab Syarah Aqidah Thahawiyah, Aqidah Washitiyah, Aqidah Salaf ash Habul Hadits dan Fathul Majid?55) Untuk masa kini, masyarakat kita butuh orang yang layak dan kenal tokoh yang akan menjadi pemimpin mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu pihak yang mengharamkan parpol tidak akan ridha jika mereka dipimpin orang-orang kafir, zalim atau fasiq. Jadi, biarkan aktivis Islam bergerak mengikuti mekanisme yang ada sebagai jalur perjuangan mereka. Nyatanya, Rasulullah Saw pernah memanfaatkan kebiasaan masyarakatnya untuk mashalat dakwah ketika kedudukan beliau masih lemah seperti keadaan aktivis dan umat Islam saat ini. Seharusnya setiap muslim apalagi yang faqih terhadap agamanya- membantu saudaranya yang berjuang dan bukan menjegal dengan fatwa-fatwa menyesatkan. Ada syair yang cocok untuk itu, Jangan kau caci kegelapan, tetapi nyalakanlah pelita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah! Berikan petunjuk kepada kami yang benar itu benar dan kuatkanlah kami untuk mengikutinya. Berikan petunjuk kepada kami bahwa yang salah itu salah dan kuatkanlah kami untuk menjauhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[41] Yusuf al Qaradhawy, Fiqih Daulah, hlm. 269.&lt;br /&gt;[42] Ishlah, Loc cit, hlm. 23, kol. 1.&lt;br /&gt;[43] Muhammad Abu Zahrah, Ushul Fiqih, hlm. 595.&lt;br /&gt;[44] Yusuf al Qaradhawy, Op Cit, hl, 263.&lt;br /&gt;[45] Ibid, hlm. 265.&lt;br /&gt;[46] Ibid, hlm. 262.&lt;br /&gt;[47] Penunjukkan kepada enam sahabat Nabi yang senior dan alim itu mengisyaratkan bahwa orang yang layak menjadi ahlus syura dalam ahlul halli wal aqdi, adalah orang yang bermoral, berpengalaman, berwibawa dan berilmu. Ketiga hal itu ada pada enam sahabat Nabi tadi. Amat berbeda dengan yang terjadi hari ini. Dengan alasan persamaan hak, siapa saja berhak dicaonkan dan menjadi anggota dewan tanpa meperdulikan kebejatan atau kebodohannya. Hal itu tidak lain menunjukkan ambisi memperbanyak jumlah kelompoknya di parlemen karena bingung terhadap kondisi kelompoknya yang minim kader berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[48] Mereka menyebutkan ada 36 mafsadat (kerusakan) akibat pemungutan suara, di antaranya: 1. Perbuatan syirik kepada Allah Swt 2. Menekankan pada suara terbanyak 3. Anggapan dan tuduhan bahwa Dinul Islam kurang lengkap 4. Pengabaian alWala wal bara 5. Tunduk kepada UU sekuler 6. Mengecoh orang banyak, khususnya kaum muslimin 7. Memberikan kepada Demokrasi baju Syariat 8. Membantu dan mendukung musuh Islam 9. Menyelisihi Rasulullah Saw dalam metode menghadapi musuh 10. Termasuk wasilah yang diharamkan 11. Memecah belah kesatuan umat 12. Menghancurkan persaudaraan sesama muslim 13. Mewujudkan fanatisme golongan atau partai yang terkutuk 14. Menumbuhkan pembelaan (jahiiyah) terhadap partai-partai di golongan mereka 15. Rekomendasi yang diberikan hanya untuk maslahat golongan 16. Janji-janji tanpa realisasi dari para calonnya hanya ntuk menyenangkan hati pemilih 17. Pemalsuan, penipuan dan pembohongan untuk meraih simpati massa 18. Menyia-nyiakan waktu hanya untuk kampanye, bahkan kadang-kadang sampai meninggalkan kewajiban agama 19. Membelanjakan harta tidak pada tempat yang disyariatkan 20. Money Politic dari kandidat untuk mempengaruhi dan membujuk para pemilih 21. Terpedaya dengan kuantitas, bukan kualitas 22. Ambisi merebut kursi tanpa peduli pada rusaknya akidah 23. Memilih seorang calon tanpa memandang akidahnya 24. Memilih calon tanpa peduli dengan syarat-syarat syarI seorang pemimpin 25. Pemakaian dalil-dalil syarI tidak pada tempatnya, di antaranya adalah ayat-ayat syura, yaitu Dan urusan mereka, mereka selesaikan dengan musyawarah 26. Tidak diperhatikannya syarat-syarat syarI dalam kesaksian, sebab pemberian amanat adalah persaksian 27. Penyamarataan yang tidak syarI, di mana disamaratakan antara wanita dan pria, alim dan jahil, shalih dan fasik, muslim dan kafir 28. Fitnah wanita yang terdapat dalam proses pemungutan suara, di mana mereka boleh dijadikan sebagai salah satu calon. Padahal Rasulullah Saw telah bersabda: Tidak beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada wanita (HR. Bukhari) 29. Mengajak menusia kepada tempat-tempat pemalsuan 30. Termasuk tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran 31. Melibatkan diri dalam perbuatan sia-sia 32. Jani-jani palsu dan semu yang disebar 33. Memberi label pada perkara-perkara yang tidak ada labelnya seperti partai islam, pemillu islami, kampanye islami, dll 34. Berkoalisi dan beraliansi dengan partai-partai menyimpang dan sesat hanya untuk merebut suara terbanyak 35. Sogok-menyogok dan praktek-praktek curang lainnya yang digunakan untuk memenangkan pemungutan suara 36. Pertumpahan darah yang kerap kali terjadi sebelum atau sesudah pemungutan suara karena memanasnya suasana pasca pemungutan suara atau karena tidak puas, karena kalah atau merasa dicurangi (As Sunnah edisi 11/Th. III/1420-1999, hlm. 39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat bahwa betapa anggapan ini terlalu instan, memaksa, mengada-ada, dan ghuluw (berlebihan), sekaligus menunjukkan ketidakmampuan mereka dalam memahami masalah. Seharusnya mereka memetakan masalah itu dengan baik bahwa Pemilu adalah satu hal, sedangkan manusia sebagai penyebab kerusakan-kerusakan adalah hal lain. Pemilu sebagai sebuah sarana atau cara tidak sesederhana itu untuk dianggap sebagai perbuatan syirik, wasilah yang haram, atau menyalahi metode Rasul Saw. Meski kami tidak mengingkari bahwa Pemilu memiliki cacat dan kekurangan yang sulit dihindari, seperti pemyamarataan orang yang dipilih tanpa mempertimbangkan keshalihan atau kefasikan, alim atau jahil, muslim atau kafir. Hali pilihan-pilihan itu menjadi representasi bahi pemilihnya. Namun, tidak sepantasnya jika kesalahan-kesalahan yang dilakukan manusia ketika Pemilu berlangsung diarahkan kepada Pemilunya, padahal Pemilu hanyalah alat. Semua kerusakan yang disebutkan tadi tidak lain bersumber pada mentalitas atau moralitas manusianya yang bermasalah. Jika terjadi money politic, perpecahan dan lainnya seperti yang mereka sebutkan, sungguh hal itu dapat terjadi pada cara selain Pemilu. Bahkan pihak yang menerapkan sistem syura (musyawarah) pun mungkin saja diikuti money politic atau perpecahan seperti yang pernah kita dengar. Meski begitu, apakah syura menjadi buruk? Tentu tidak. Itu hanya masalah mentalitas manusianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[49] Bagaimana dengan Pemilu di negara berpenduduk muslim yang tidak menerapkan syariat Islam alias bukan negara Islami? Bagaimana berpartisipasi dalam Pemilu di sana? Keragu-raguan itu dijawab Syaikh Mamun al Hudaibi, Para ulama salaf yang kami ikuti tuntunannya menggunakan cara serupa ketika menemui para pemimpin negeri di zamannya (catatan: kebanyakan dari pemimpin itu lebih buruk sifatnya dibandingan para pemimpin negeri dewasa ini). Mereka membri nasihat dan melarang dari kejahatan. Tujuan Ikhwan memasuki parlemen adalah mencoba mencegah kezaliman semampu mereka. Anda boleh saja mengatakan, Ini kan pemerintahan rezim non-Islami? Memang benar bahwa rezim sekarang bukanlah rezim negara yang berlandaskan Islam. Namun masalahnya apakah rezim ini dipimpin seorang kafir yang membolehkan keterlibatan pihak mana pun dalam sistem yang dibangunnya? Jawaban-nya, seluruh pejabat yang menjalankan pemerintahan itu seperti di Mesir- bukanlah orang-orang kafir, melainkan mujrimin (pelaku dosa). Kami tidak menghukumi keimanan seseorang sepanjang mereka tidak mengumumkan diri keluar dari Islam. Namun, kami adalah juru dahwah yang menyeru kepada Allah Swt (lihat buku Nahnu Duat La Qudhat Kami Penyeru Dakwah bukan Penuduh) yang ditulis Hasan al Hudaibi. (Ishlah edisi 67/Th. IV, 1996, hlm. 24, kol. 1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[50] Yusuf al Qaradhawy, Fatwa-Fatwa Kontemporer Jilid II, hal. 929-930&lt;br /&gt;[51] Tidak semua pejuang Ikhwan mendirikan partai politik, seperti HAMAS di Palestina atau Jamaah Islam Malaysia di Malaysia karena Ikhwan memahami setiap negara memiliki realitas politik tersendiri yang perlu penanganan spesifik dan berbeda dari negara lain. Perlu diketahui, ada tokoh-tokoh Ikhwan yang menolak parpol, seperti Fathi Yakan, Muhammad Qutb dan Sayyid Qutb. Mereka cenderung mendahulukan dakwah tauhid atau revolusi. (Mustafa Mahmud Thahhan, Rekonstruksi Menuju Gerakan Iszlam Modern, kata pengantar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[52] Muhammad Abu Zahrah, Ushul Fikih, hlm. 420. Baca juga Yusuf al Qaradhawy, Fikih Taysir, hlm. 21&lt;br /&gt;[53] Yusuf al Qaradhawy, Konsep dan Praktik Fatwa Kontemporer, Antara Prinsip dan Penyimpangan, hlm. 39&lt;br /&gt;[54] Sebagian Ulama kita menetapkan, pemberian izin Rasulullah Saw itu bukanlah menasakh (menghapus) larangan yang pertama. Larangan untuk berziarah tidak lain adalah penundaan karena kondisi akidah mereka belum siap. Ketika kondisi berubah Rasulullah Saw mengizinkannya. Hal itu sama halnya dengan perintah Allah Swt untuk menahan diri dari jihad dan baru diizinkan ketika turun ayat udzina lilladzina yuqataluna bi annahum zhulimu. Itupun sebuah penundaan yang baru diizinkan pada saat keadaan berubah, yaitu saat kaum muslimin memiliki kekuatan aqidah dan materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[55] Penyebutan kitab-kitab itu bukan bermaksud melecehkan kitab-kitab ulama yang amat bermanfaat itu. Konteks kalimat itu adalah sebagai pertanyaan kritis bagi manusia yang selalu mengkaji kitab-kitab itu tanpa melihat dunia luar, apalagi alergi dengan dunia luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan Berlebihan (Israf) dalam Berpolitik?&lt;br /&gt;Ikhwanul Muslimun sebagai gerakan massa keagamaan dianggap telah melampaui batas wilayah kerjanya; dakwah. Masuknya mereka ke dalam wilayah politik akan membuat dakwah mereka terbengkalai dan tidak murni lagi. Bahkan, dakwah akan tercemari getah-getah politik yang biasa mengotori pelaku politik. Pandangan seperti itu tidak lain berangkat dari tashawur yang juziyah (parsial) tentang taalimul Islam (muatan ajaran Islam). Pemilahan Islam dan politik atau aspek lainnya tidak dapat dibenarkan menurut nash maupun sejarah. Orang-orang seperti itu memiliki pendahulu dan kader. Dalam pandangan mereka Islam adalah Islam dan negara adalah negara. Di antara keduanya tidak ada sangkut paut. Sesungguhnya pandangan itu bukan dari Islam, melainkan dari Nashrani yang memiliki doktrin, Berikan kepada Tuhan hak Tuhan dan berikan kepada kaisar hak kaisar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, pemikiran asing itu ditujukan kepada Islam. Lebih aneh lagi, umat Islam menerimanya tanpa mengoreksi kebenarannya. Bahkan, menghina pandangan ulama dulu dengan anggapan mereka jumud (statis). Mereka merasa sebagai mujaddid (pembaru), padahal hanya ingin memperbarui Islam dengan sesuatu yang bukan dari Islam dan tidak pernah dikenal. Mereka ingin mengubah segalanya. Jika mampu, menukar bumi menjadi langit dan malam menjadi siang. Jika demikian, mereka labih layak disebut mubaddid (perusak) agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan tidak memahami Islam hanya aktual di pesantren, tetapi hampa di rumah; aktual di masjid, hampa di istana; aktual di ceramah dan seminar, tetapi hampa dalam keseharian karena generasi terbaik imat ini tidak memahami dan menjalani Islam seperti itu. Islam adalah Islamnya Alquran dan Assunnah dengan segala hal yang terkandung di dalamnya tanpa pemisahan. Apakah generasi terbaik itu layak dianggap menjalankan politisasi agama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak masalah istilah apa pun yang disematkan orang terhadap agama Allah Swt ini. Intinya, Islam memiliki syariat yang universal meliputi seluruh aspek kehidupan, termasuk kebutuhan untuk mengatur dan membangun daulah (negara) dan memiliki khalifah. Anehnya, mereka tidak mempermasalahkan berdirinya nebara berdasarkan ieologi selain Islam seperti negara komunis, sosialis, kapitalis, bahkan negara Katolik. Mereka memberi kebebasan yang amat luas dengan alasan demokrasi, tetapi mereka sibuk mengerahkan segenap kemampuan dan senjata untuk membendung berdirinya Daulah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada merekalah Imam Syahid Hasan al Banna memberikan seruan, Wahai kaum kami, sungguh ketika kami menyeru kalian, ada Alquran di tangan kanan kami dan Assunnah di tangan kiri kami serta jejak kaum salaf yang soleh dari putera-putera terbaik umat ini sebagai panutan kami. Jika orang yang menyeru kepada itu semua kalian namakan politikus, alhamdulillah kami adalah politikus yang ulung. Jika kalian ingin menyebut itu sebagai politik, silakan memberi nama apa saja yang kalian suka. Nama sama sekali tidak penting bagi kami selama muatan dan tujuannya jelas. Wahai kaum kami, janganlah kata-kata menghalangi kalian dari melihat kebenaran. Jangan pula nama menghijabkan kalian dari tujuan. Jangan sampai kemasan (bungkus) menghijab kalian dari muatannya yang hakiki. Jangan sampai itu semua terjadi. Sesungguhnya dalam Islam ada politik, tetapi politik yang padanya terletak kebahagiaan dunia dan akhirat. Itulah politik kami. Kami tidak menginginkan pengganti apa pun selain itu. Pimpinlah diri kalian untuk itu dan ajaklah orang lai melakukan hal yang sama, niscaya kalian akan memperoleh kehormatan di akhirat. Suatu saat kalian pasti akan tahu tentang kebenaran kabar ini.57)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Tuduhan Saudara Seperjuangan&lt;br /&gt;Sebagai duat, ada yang ikut menuding Ikhwan juga dari sisi ini dengan perspektif lain. Mereka menganggap Ikhwan melupakan dakwah tauhid serta melalaikan masalah bidah dan khurafat yang ada di masyarakat. Itu semua terjadi lantaran Ikhwan dianggap lebih mementingkan politik.58) Penilaian-penilaian seperti itu sah-sah saja, apalagi secara kebetulan itulah yang mampu mereka lihat dan pahami secara kasat mata dari keseharian aktivis Ikhwan. Namun, melakukan penelitian dan pemeriksaan yang seksama adalah sebuah keharusan ilmiah bagi mereka agar memiliki hujjah yang argumemtatif dan bukan hawa nafsu dan emosi. Bagi yang mau melihat, lalu merenungi, dan ikhlas dalam itu semua, mereka akan melihat bahwa anggapan Ikhwan terlalu bermain politik adalah keliru. Banyak kenyataan yang tidak mendukung tudingan itu. Di antaranya, tengoklah semua perpustakaan Islam dunia di ujung Barat dan Timur, kita akan melihat karya-karya al Banna dan pengikutnya yang tidak terhitung jumlahnya dan menduduki tempat tersendiri. Bahkan, tidak jarang menjadi best-seller. Bukalah karya-karya itu, apakah isinya selalu kajian politik? Tidak, itu hanya sebagian kecil saja, bahkan amat kecil. Berikut adalah sebagian karya tokoh Ikhwanul Muslimun yang telah menyebar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Ilmu-Ilmu Alquran dan Tafsirnya:&lt;br /&gt;1. Mabhats fi Ulumil Quran (Manna Khalil al Qattan)&lt;br /&gt;2. Kaifa Nataamal Maal Quran (Yusuf al Qaradhawy&lt;br /&gt;3. Ash Shabru fil Quran (Yusuf al Qaradhawy&lt;br /&gt;4. Dialog dengan Alquran (Muhammad al Ghazaly)&lt;br /&gt;5. Alquran dan akal (Yusuf al Qaradhawy&lt;br /&gt;6. Marjaiyatul Ulya lil Islam al Quran was Sunnah (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;7. Fi Zhilalil Quran (Sayyid Qutb)&lt;br /&gt;8. Taswirul Fanni fil Quran (Sayyid Qutb)&lt;br /&gt;9. Fi Zhilalis Surah at Taubah (Abdullah Azzam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Hukum Islam:&lt;br /&gt;1. Tasyi al Jinai fil Islam (Abdul Qadir Audah)&lt;br /&gt;2. Al Fatawa (Abdul Halim Mahmud)&lt;br /&gt;3. Fiqhus Sunnah (Sayyid Sabiq)&lt;br /&gt;4. Fiqhun Nisa (Abdul Karim Zaidan)&lt;br /&gt;5. Fiqhuz Zakat (Yusuf al Qaradhawy&lt;br /&gt;6. Fiqhus Shiyam (Yusuf al Qaradhawy&lt;br /&gt;7. Al Halal wal Haram fil Islam (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;8. Min Fiqhid Daulah (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;9. Fatwa-fatwa Kentemporer (3 jilid) (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;10. Fiqh Aulawiyat (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Akidah Islam:&lt;br /&gt;1. Aqidah Islam (Sayyid Sabiq)&lt;br /&gt;2. AlAqaid (Hasan al Banna)&lt;br /&gt;3. Tauhidullah (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;4. Al Wala (Said Hawwa)&lt;br /&gt;5. Trilogi Allah, Rasul al Islam (Said Hawwa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Sirah Nabi dan Sahabat:&lt;br /&gt;1. Fiqhus Sirah (Muhammad al Ghazaly)&lt;br /&gt;2. Sirah Nabawiyah (Said Ramadhan al Buthy)&lt;br /&gt;3. Manhaj Haraki (Munir al Ghadban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Hadist Nabawi:&lt;br /&gt;1. Kaifa Nataamal maas Sunnah (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;2. Madkhal lid Dirasah as Sunnah an Nabawiyah (Yusuf al Qaradhawy&lt;br /&gt;3. As Sunnah an Nabawiyah Mashdaran lil Marifah wal Hadharah (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;4. Marjaiyatul Ulya lil Islam al Quran was Sunnah (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;5. Al Muntaqa fit Tarhib wat Targhib (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;6. As Sunnah an Nabawiyah baina Ahlil Fiqh wa Ahlil Hadist (Muhammad al Ghazaly)&lt;br /&gt;7. As Sunnah an Nabawiyah wa Makanatuha fi Tasyriil Islam (Mustafa as Sibai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Pembinaan Akhlak dan Ruhani:&lt;br /&gt;1. Akhlak Muslim (Muhammad al Ghazaly)&lt;br /&gt;2. Sabar (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;3. Tawakal (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;4. Niat dan Ikhlas (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;5. Tarbiyah Ruhiyah (Abdullah Nasih Ulwan)&lt;br /&gt;6. Tarbiyah Akhlaqiyah (Abdullah Nasih Ulwan)&lt;br /&gt;7. Tarbiyatul Aulad (Abdullah Nasih Ulwan)&lt;br /&gt;8. Tarbiyatunar Ruhiyah (Said Hawwa)&lt;br /&gt;9. Tazqiyatun Nafs (Said Hawwa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Dakwah dan Jihad:&lt;br /&gt;1. Fiqhud Dakwah (Amin Jumah Abdul Aziz)&lt;br /&gt;2. Dakwah Fardiyah (Abdul Halim Hamid)&lt;br /&gt;3. Tarbiyah Jihadiyah (Abdullah Azzam)&lt;br /&gt;4. Risalah Jihad (Hasan al Banna)&lt;br /&gt;5. Risalah Dawatuna (Hasan al Banna)&lt;br /&gt;6. Dakwah dan Hati (Abbas as sisi)&lt;br /&gt;7. Dakwah dan Tarbiyah (Abbas as sisi)&lt;br /&gt;8. Ikhwanul Muslimin Ahdats Shanaat Tarikh (Mahmud Abdul Halim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian Tsaqafah Islamiyah:&lt;br /&gt;1. Keprihatinan Muslim Modern (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;2. Anatomi Masyarakat Islam (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;3. Fiqh Tajdid wash Shahwah Islamiyah (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;4. Ghairul Muslim fil Islam (Yusuf al Qaradhawy)&lt;br /&gt;5. Maalim fit Thariq (Sayyid Qutb)&lt;br /&gt;6. Aladalah al Ijtimaiyah (Sayyid Qutb)&lt;br /&gt;7. Al Mustaqbal li hadzad Din (Sayyid Qutb)&lt;br /&gt;8. Jahiliyah Abad Duapuluh (Muhammad Qutb)&lt;br /&gt;9. Tafsir Islam atas Realitas (Muhammad Qutb)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan pun memiliki beberapa ulama hadist terkemuka, yaitu Syaikh Muhibbun al Khathib, Abdul Fattah Abu Guddah, dan Yusuf al Qaradhawy. Bahkan, Syaikh al Albany dahulunya aktif dalam halaqah Ikhwan. Masih banyak karya tokoh-tokoh Ikhwan yang belum disebutkan dan bukan di sini tempatnya. Sebagaimana yang kita lihat, benarkah perhatian Ikhwan hanya tertuju pada masalah politik seperti yang dituduhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi aktivitas pun, Ikhwan bergerak ke sektor lain yang nyata. Pendidikan, bantuan sosial, kajian ilmu, jihad, olahraga, dan amal Islami lainnya. Kenyataan itu amat kentara dan tidak dapat dibantah! Adapun terjunnya Ikhwan ke wilayah politik bukanlah tanpa sebab. Pertama, Ikhwan tidak pernah meng-anaktirikan satu pun ajaran Islam. Semua mendapat perhatian yang seimbang, termasuk politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Ikhwan lahir di tengah masyarakat muslim yang memahami Islam secara parsial. Lalu mereka membuat kelompok-kelompok pergerakan dengan agenda perbaikan masing-masing. Ada yang bergerak dalam memperbaiki akhlak pemuda, ada yang bergerak dalam memberantas bidah dan syirik atau ada yang bergerak dalam memberantas munkar. Mereka saling menuding dan merasa paling benar dalam manhaj-nya. Itu semua tidak memuaskan Hasan al Banna yang memahami Islam tidak dalam serpihan seperti itu. Menurutnya Islam itu adalah Nizham (tatanan) sempurna dan lengkap termasuk politik- yang kurang mendapat perhatian dari aktivis Islam saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Ikhwan memahami benar prioritas amal dakwah sehingga kadar perhatian terhadap masalah pun berbeda sesuai prioritasnya. Itu pun dapat berubah seiring dengan perubahan prioritas. Betapa banyak pengikut Ikhwan di berbagai negeri justru apolitis (tidak berpolitik) di dalam negeri mereka karena keadaan menuntut mereka berkiprah di bidang lain.59) Namun, tidak perlu diingkari bahwa Ikhwan berpolitik. Mungkin mereka menilai menghancurkan penguasa tiran lebih prioritas daripada meributkan kain atau celana panjang yang melebihi mata kaki (isbal), melindungi kaum muslimin dari kaum kafir lebih prioritas daripada meributkan cadar yang masih ikhtilaf, mempersoalkan makna istiwa (bersemayam), atau menggosok gigi pakai siwak. Abdullah bin Umar Ra pernah ditanya seseorang, Menurut anda, apa hukumnya membunuh nyamuk? Ibnu Umar Ra
