Posts

Bung Karno Bangkit dari Kubur

_Dia haus ingin minum_ Ku suguhkan air mineral _Dia hanya bingung tak mau minum_ Karena tanah airnya tinggal tanah *Sedang airnya milik Perancis sudah* Kuseduhkan segelas teh celup _Dia hanya termenung tak mau minum_ Karena kebun tehnya tinggal kebun Lahan tebunya tinggal lahan *Gulanya milik malaysia, Tehnya Inggris yg punya* Lalu ku bukakan susu kaleng _Bung Karno hanya menggeleng_ Kandang sapinya tinggal kandang *Sedang sapinya milik Selandia, Diperah Swiss dan Belanda* *Bung Karno bangkit dari kubur* _Dia lapar ingin sarapan_ Kuhidangkan nasi putih, _Dia tak mau makan hanya bersedih_ Karena sawahnya tinggal sawah Lumbung padinya tinggal lumbung. *Padinya milik Vietnam Berasnya milik Thailand* Kusulutkan sebatang rokok _Dia menggeleng tak mau merokok_ Tembakau memang miliknya, Cengkehnya dari kebunnya *Tapi pabriknya milik Amerika* Bung Karno bingung bertanya2: _*Sabun, pasta gigi kenapa Inggris yang punya, Toko2 milik Prancis dan Malaysi...

oleh Kwik Gian Gee

Assalamu'alaikum wrwb. Ini ada artikel dari Kwik Kian Gie yg sangat mencerahkan. Tlg dibaca sampai habis ya (mmg agak panjang). Tp, percayalah artikel Ini sangat-sangat bagus dan akan membuka mata kita ttg Indonesia yg sebenarnya. Selamat membaca... http://www.maharprastowo.com/2010/06/pumpunan-kkg-sri-mulyani-indrawati-smi.html Pumpunan KKG: SRI MULYANI INDRAWATI (SMI), BERKELEY MAFIA, ORGANISASI TANPA BENTUK (OTB), IMF DAN WORLD BANK (WB) Oleh Kwik Kian Gie Mundurnya Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai Menteri Keuangan RI menimbulkan kehebohan dan banyak pertanyaan tentang penyebab yang sebenarnya. Ada yang mengatakan bahwa perpindahannya pada pekerjaan yang baru di World Bank (WB) adalah hal yang membanggakan. Tetapi ada yang berpendapat, bahkan berkeyakinan tidak wajar, terutama kalau dikaitkan dengan skandal Bank Century (Century). Saya termasuk yang berpendapat, bahkan yakin sangat tidak wajar.Alasan-alasan saya sebegai berikut. Beberapa ungkapan dan pernyataan ...

Siroh Sahabat Nabi "Panglima Besar yg di pecat"

*KISAH PANGLIMA PERANG YANG DIPECAT KARENA TAK PERNAH BERBUAT KESALAHAN* Pada zaman pemerintahan *Khalifah Syaidina Umar bin Khatab*, ada seorang panglima perang yang disegani lawan dan dicintai kawan. Panglima perang yang tak pernah kalah sepanjang karirnya memimpin tentara di medan perang. Baik pada saat beliau masih menjadi panglima Quraish, maupun setelah beliau masuk Islam dan menjadi panglima perang umat muslim. Beliau adalah *Jenderal Khalid bin Walid*. Namanya harum dimana-mana. Semua orang memujinya dan mengelu-elukannya. Kemana beliau pergi selalu disambut dengan teriakan, _"Hidup Khalid, hidup Jenderal, hidup Panglima Perang, hidup Pedang Allah yang Terhunus."_ Ya! .. beliau mendapat gelar langsung dari Rasulullah SAW yang menyebutnya sebagai *Pedang Allah yang Terhunus*. Dalam suatu peperangan beliau pernah mengalahkan pasukan tentara Byzantium dengan jumlah pasukan 240.000. Padahal pasukan muslim yang dipimpinnya saat itu hanya berjumlah 46.000 orang. Denga...

Militancy is Endurance (email resign anti mainstream)

Assalamu'alaikum Wr.Wb. Rekan-rekan BMI yang saya banggakan, Tiba saat bagi saya untuk menyampaikan kata-kata perpisahan, yang mungkin sudah saya tulis lama dan tersimpan di folder draft dibawah inbox email corporate kita, berkaca dari beberapa email rekan-rekan yang mengucapkan hal yang sama. Ijinkan saya berucap hal lain tentang perpisahan kita kali ini, Bahwa menjadi bagian dari BMI adalah perjalanan sejarah yang begitu membanggakan buat diri saya, mimpi saya untuk mendulang pahala "bertempur" membela kehormatan kaum muslimin dibidang muamalah tertunaikan dengan menjadi mujahid (pegawai/Kru) terdepan dalam tatanan ekonomi (perbankan) syari'ah di Bank Muamalat, walaupun idealnya menjadi mujahid itu tidak menerima upah (tapi diganjar pahala Syahid bila gugur dan berniat karena Alloh), tapi menyandang predikat sebagai jundi yang loyal dan siap berjuang di lini terdepan medan pertempuran (baca : unit bisnis) adalah andai-andai yang begitu menyenangkan, membahagiakan...

Surat Kepada Bapak Presiden

SIKLUS PACEKLIK DAN CELAH-CELAH BERKAH http://salimafillah.com/siklus-paceklik-dan-celah-celah-berkah/ Kepada Yang Terhormat, Presiden Republik Indonesia Keselamatan, kasih sayang Allah, dan kebaikan yang tiada henti bertambah semoga dilimpahkan ke atas Ayahanda Presiden, Sungguh benar bahwa cara terbaik menasehati pemimpin adalah dengan menjumpainya empat mata, menggandeng tangannya, duduk mesra, dan membisikkan ketulusan itu hingga merasuk ke dalam jiwa. Tapi tulisan ini barangkali tak layak disebut nasehat. Yang teranggit ini hanya uraian kecil yang semoga menguatkan diri kami sendiri sebagai bagian dari bangsa ini untuk menghela badan ke masa depan yang temaram. Mengapa ia di-kepada-kan untuk Ayahanda; harapannya adalah agar huruf-huruf ini kelak menjadi saksi di hadapan Allah dan semesta akan cinta kami kepada Indonesia. Syukur-syukur jika ia mengilhami para pemimpin yang berwenang-berdaulat, untuk melakukan langkah-langkah yang perlu bagi kemaslahatan kami. Dan bermu...

illahi maafkan Hamba

🌴 DIALOG ALLAH DENGAN HAMBANYA.🌴 💫 Allah : "Hambaku, bangunlah ! Lakukan Shalat Malam 11 Rakaat !" Hamba : "Illahi, aku lelah, tidak sanggup rasanya." 💫 Allah : "Hambaku, lakukan 2 rakaat saja dan 1 rakaat witir saja!" Hamba : "Illahi, aku lelah dan rasanya sulit bagiku untuk bangun di tengah malam." 💫 Allah : "Hambaku shalat witir saja.." Hamba : "Illahi, hari ini capek sekali, apa tidak ada cara lain ?" 💫 Allah : "Hambaku, Wudhulah sebelum tidur lalu menatap ke langit katakan Ya Allah..." Hamba : "Illahi, aku sudah ngantuk kalau aku bangun nanti ngantuknya hilang." 💫 Allah : "hambaku, tayammum saja di tempat tidur mu dan katakan Ya Allah..." Hamba : "Illahi, udara terasa dingin sekali, aku tak sanggup mengeluarkan tanganku dari dalam selimut." 💫 Allah : "Hambaku, kalau begitu sebut saja dalam hati ya Allah dan akan kami hitung itu sebagai Shalat malam....

Rindu pada Setelan Jas Putih dan Pantolan Putih Bung Hatta

Sebuah puisi oleh Taufik Ismail yang dibuat tahun 2001 Dibacakan kembali oleh beliau di sebuah seminar di balai sidang Bung Hatta, Bukittinggi, 1 Juni 2013. *** 1 Setiap kali di dalam majelis orang banyak, ketika hadirin diminta berdiri menyanyikan lagu kebangsaan, inilah pengalaman yang ingin kuceritakan, Sampai kepada bait refrein yang harus diulang-ulang, “Indonesia Raya, merdeka, merdeka …“, pita suaraku tak bisa menyebut “merdeka, merdeka” itu, Mulutku terkatup bisu, menyebut dua kata merdeka itu tidak mampu, dan ada rasa pedih menyayat dalam kalbuku, Seorang kemenakanku yang memperhatikan mulutku, belakangan dia bertanya karena ingin tahu. “Paktuo, paktuo, kenapa paktuo diam saja, kenapa ketika sampai pada refrein “merdeka, merdeka” paktuo tidak ikut nyanyi bersama?” Aku tersenyum mendengar pengamatannya itu, “Betul. Karena paktuo sekarang tidak merasa betul-betul merdeka. Sebabnya? Orang merdeka adalah orang yang tidak berhutang, dan kalaupun berhuta...

Luka Tolikara

Seruan Buya Dari Ranah Minangkabaw --------------------- Buya Gusrizal Gazahar 19 Juli pukul 20:34 · "Bukan Pemimpin Umat dan Bukan Pula Pemimpin Bangsa" (Pesan dari Ranah Minang Untuk Penguasa Negeri) Toleransi yang tuan-tuan minta, telah diberikan oleh umat Islam dalam kurun waktu yang begitu lama. Tak pernah terhambat lonceng gereja berbunyi di tengah mayoritas negeri ini. Tak pernah terhalang hio terbakar walaupun dilakukan oleh mereka yang minoritas. Kalau ada insiden yang terjadi di tengah mayoritas negeri ini, cobalah telusuri akar permasalahannya ! Ketika berbagai aturan diterabas dan mereka masuk ke jantung umat Islam dengan kepalsuan dan kebohongan untuk melakukan pemurtadan, reaksi umat yang tersinggung tak pernah melampaui batas melainkan setelah didiamkan tanpa mendapatkan keadilan. Para penganut ajaran sesat SLIPS dan lainnnya bisa saja melemparkan tuduhan berbungkus kalimat "berkaca diri" kepada umat Islam. Tanpa peduli fakta di ...

Bab Iklhas

Taujih Subuh, 25 Ramadhan 1436 H Suatu hari ketika Syufay al-Ashbahani memasuki kota Madinah, tiba-tiba dia mendapati seseorang yang sedang dikerumuni orang banyak, maka dia pun bertanya, “Siapakah orang ini?” Mereka menjawab, “Ini adalah Abu Hurairah sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Maka Syufay pun mendekat hingga dia duduk di hadapan Abu Hurairah, yang saat itu dia sedang menyampaikan hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para hadirin. Ketika selesai dan hadirin telah meninggalkan tempat, Syufay berkata, “Sebutkanlah untukku sebuah hadits yang engkau dengar langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan amat engkau hafal dan engkau pahami.” Abu Hurairah menjawab, “Baiklah, akan kuceritakan padamu suatu hadits yang aku dengar langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan amat aku pahami.” Saat Abu Hurairah akan menyebutkan hadits itu tiba-tiba beliau tidak sadarkan diri untuk beberapa saat. Ketika siuman dia kembali berkata, “Baik...

Kisah Seorang Lelaki Yang Ingin Memukul Rosulullah

Bacalah dengan perlahan, semoga menjadikan kita penduduk surga. Aamiin.. ~KISAH SEORANG LELAKI YANG INGIN MEMUKUL RASULULLAH SAW~ Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum meninggal. Rasulullah SAW telah jatuh sakit yang agak lama, sehingga Rasulullah SAW tidak dapat sholat berjamaah dengan para sahabatnya di Masjid. Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta beberapa sahabat membawanya ke Masjid. Rasulullah di dudukkan atas mimbar, lalu Rasulullah meminta Bilal memanggil semua para sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak dapat melihat Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat-sahabatku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah Tuhan yang layak di sembah?" Semua sahabat menjawab dengan suara bersemangat, " Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa s...