Posts

Wahai Ibnu Syam dan Misrii...bersabarlah!!!!

Darah yang terserak kini adalah tumpahan kemuliaan yang menjadi tumbal peradaban...Islam mengugurkan kandungannya dari kehamilan yang sangat prematur...dan mereka yang berada disana menyambut dengan debut-debut kecintaan kepada kesyahidan dan membenci kedzaliman. Mesir....telah lama ikhwan menjadi nafas dakwah parlemen disana, dan mendapatkan kesempatan ketika demokrasi menyandingnya sebagai pemegang mahkota kepresidenan, Muhammad Mursi pun mengumumkan metode politiknya untuk menggiring masyarakat mesir menuju Islam tetapi oposan sekuler gerah tak bisa diam meminta ijin pada Amerika untuk mengugurkan bayi syariat Islam dalam genangan darah kemarahan seorang jendral munafik As Shisi. Syiria....ribuan martir berangkat menuju medan pertempuran, untuk meruntuhkan kesombongan seorang Fir'aun abad ini Bashar Ashad...ketika pasukan sunni berkerubung untuk menanti ratusan peluru yang berdesingan ke arah mereka dilepaskan secara brutal dan liar oleh dukungan syiah dan rezim berkuasa.......

Kreativitas Fiskal dan Pembodohan Terhadap Masyarakat

Image
Oleh: Anthony Budiawan Direktur Eksekutif – Indonesia Institute for Financial and Economic Advancement (IIFEA) Rektor – Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) Seorang Sultan dari Negeri RI memiliki tanah yang sangat subur tetapi awalnya tidak sadar atas karunia tersebut. Sultan didatangi oleh orang asing yang ingin mengelola tanah nan subur tersebut dengan cara bagi hasil dengan pembagian 30% untuk asing dan 70% untuk Sultan. Dari pengelolaan tanah tersebut diperoleh hasil sebanyak 100 unit Produk MB per tahun dengan pembagian 30 unit untuk pengelola (mitra asing) dan 70 unit untuk Sultan. Dengan demikian, Sultan memperoleh 70 unit MB tanpa mengeluarkan biaya sama sekali (biaya = Rp 0). Sultan merasa sangat beruntung dengan kerja sama tersebut. Sultan sadar bahwa Produk MB ini sangat dibutuhkan oleh rakyatnya, dan berjanji akan menggunakannya demi kepentingan, dan untuk kesejahteraan, Rakyat RI. Oleh karena itu, Sultan memutuskan untuk menjual Produk MB tersebu...

Lentera Istana Umar

Suatu malam, Umar bin Abdul Azis sedang sibuk bekerja di salah satu ruangan istananya. Tak disangkanya, salah seorang putranya masuk hendak membicarakan sesuatu. "Untuk perkara apakah wahai putraku ke sini, untuk urusan negarakah ataukah urusan keluarga kita?" begitu tanya Umar. "Urusan keluarga, wahai ayahanda", jawab sang anak. Maka secepat kilat Umar mematikan lentera diruangan tersebut  sehingga gelap gulita suasananya. "Mengapa ayahanda mematikan lentera itu?", tanya sang anak dengan penuh keheranan. "Anakku, lentera ini milik negara, minyaknya juga di beli dengan uang negara, sehingga hanya boleh dipergunakan untuk urusan negara, bukankah engkau datang untuk urusan keluarga?" begitu Umar menjelaskan. Tak lama kemudian Umar mengambil lentera lain dari ruangan dalam dan berkata: "Anakku sekarang bicaralah, lentera ini milikku dan minyaknya juga dibeli dengan uangku sendiri, maka kita berhak memakainya untuk pembicaraan...

Abu Dzar r.a. - Pejuang Sebatang Kara

BismilLahirRahmanirRahim Assalamu'alaikum wa rahmatulLahi wa barakatuh, Tidak perlu menjadi anggota organisasi preman kampung untuk berjuang. Tidak perlu AK-47. Tidak perlu belajar bela diri. Apalagi ilmu kebatinan. Tidak perlu sombong. Tidak perlu takut. Berani! Yang penakut itu salah. Yang was-was itu tanda iman setengah batu. [baca: Surah 114] Semua orang bakal mati. Hanya itu yang pasti. Kematian hanya sarana 'tuk menuju Sang Rahman dan Rahim Yang Mencintai dan Dicintai Hamba-Nya. Yang menentang Allah, hantam. Yang sesuai, itu saudara. Remang-remang hanya wilayah permainan setan. Mencla-mencle sifat penipu pengecut munafik. Bak koruptor yang "anti-korupsi" Straightforward! Pilihan hanya surga atau neraka. Putih atau hitam . Bukan fuzzy logic. Benci dan cinta hanya karena Allah swt. Semoga Ikhwanul Muslimin wafat husnul khatimah dalam ridha Allah Azza wa Jalla. Allahu a'lam La haula wa la quwwata illa bilLah Wassala...

IZINKAN AKU MENCINTAIMU WALAU AKU LIBERAL": KETIKA FILSAFAT DAN CINTA TIDAK LAGI BERJARAK (SEBUAH NOVELET FILSAFAT PART I)

*Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi** *Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi ? (QS Al 'Ankabuut 2).*  Ciputat I am in Love. Saat pelupuk hamparan indah danau kecil Situ Gintung meriak-riak ingin dilempar batu. Ketika wewangian alam terhampar berserambi kalbu. Tidak ada yang bisa menulis kisah cintanya sendiri, sekalipun mata pena sudah memoncong siap melukis. Arisiska Lenila Wahid, Perempuan muda satu-satunya yang mampu menjadi Ketua Umum BEM Fakultas Ushuluddin dan Filsafat tahun ini. Frederich Nietsczhe berkelamin perempuan yang menikam “Tuhan” memang banyak, tapi yang sanggup membunuh cinta, belum ada. Ia sadar bahwa ia benar-benar jatuh cinta pada seorang ikhwan hanif itu. Hati itu muncul begitu saja, sekalipun Arisiska sendiri antara percaya Tuhan dan tidak. Ia termenung bingung. Tidak bisa berbuat apa-apa melawan hatinya. Hanya diam menunggu. Fokus belajar me...

Alloh memanggilku...bertamu kerumah-Nya

Image
Dengan tiba-tiba kesempatan itu mampir ke pangkuanku sesuai permintaan dan harapan yang pernah aku do'akan.....Do'a yang kupanjatkan ketika sangat-sangat berharap, berurai airmata agar minta dikabulkan..kini di ijabah.... Lengkaplah semua kesempatan...berbilang genap dalam hitungan waktu dan umur... Aku dipanggil ke tanah suci untuk bertamu ke rumah Nya.... kemudian hari-hari menjelangpun kuturuti sambil menikmati anugerah dan nikmatNya menerima pemberian besar dari Sang Maha... Aku merasa begitu dimuliakanNya...merasa diberi dunia dan seisinya... Merasa dipersilahkan masuk ke syurga tanpa amal... Bagaikan seorang syahid yang diberi ganjaran syurga.... Tak ada lagi kesusahan bagiku setelah ini... Hanya saja aku harus berusaha keras untuk menjadi hamba dengan amalan haji terbaiknya agar mendapat predikat mabrur dariNya...bukan dari makhluknya... Sesaat kemudian bergetar hatiku memandang foto Baitullah, meringis rindu memandang kubah masjid Quba tempat dimana Rosul...

Selamat Jalan Bro....

Akhirnya, kita pun pasti pulang ke kampung akhirat menyusul orang-orang yang telah ikhlas berjuang untuk Islam. Mujahid dakwah yang satu ini terkenal dikalangan anak muda sebagai ustad gaul, itulah cara almarhum mensosialisasikan kebaikan diri dengan ber Islam yang baik dan benar. Berangkat dari santri sebuah pesantren, sempat tercebur dalam dunia anak muda dengan segala problematikanya kemudian hijrah sempurna menuju panggilan Illahi..dakwah Ilallah. Uje telah berhasil merangkak dari kehidupan gelap kepada kehidupan penuh cahaya hidayah, pasti almarhum pernah membatin alangkah singkatnya usia ini jika tak sesegera mungkin berkhidmat kepada Islam dan ummatnya sekedar membalas keburukan masa lalu dengan prestasi iman yang dicicil dari hari ke hari, dan almarhum berhasil. Seperti kebanyakan da'i yang sesaat pernah merasa bosan dalam titik jenuh, almarhum pun mengungkapkannya sesaat sebelum beliau wafat, hanya saja kejenuhan itu dia sikapi dengan bijak bahwa jika seorang da'...

Inilah tanah para syuhada negeri

Image
Dari setiap tanah yang membesarkanku...baru tersadar bahwa aku berdiri diatas tanah yang lekukannya pernah dialiri darah syuhada. Teringat cerita bahwa asal muasal jalan Pahlawan Komarudin di cakung adalah nama pahlawan rakyat yang berjuang bersama masyarakat Betawi...Sang Pahlawan meregang nyawa saat membantu evakuasi warga yang kampungnya sedang dihujani mortir Belanda. Bekasi...kampung Babelan adalah kampung halaman seorang kyai kharismatik yang mengumpulkan seluruh santri-santri pesantrennya yang sedang belajar dibangku panjang pengajian, membaca dan menghafal Qur'an untuk bangkit dan berjuang melawan penjajah Belanda yang akhirnya menginjakkan kakinya di perbatasan Batavia lewat udara. Sang Kyai yang akhirnya mendapatkan gelar pahlawan nasional di tahun 2011 sempat bertahan di masjid pesantren bersama-sama santri-santri terbaiknya yang kala itu setiap jengkal tanah pemondokan sedang dihujani mortir Belanda tanpa henti siang dan malam. Dan kini aku berdiri diatas tanah Re...

Transkrip Pidato Perdana Presiden PKS Anis Matta

Image
Bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillahi robbil 'alamin wabihi nasta'in wa 'ala umuriddunya waddin, wahayyikum jami'an bitahiyyatin islam bil kholidah. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Para pimpinan PKS yang hadir pada siang hari ini, khususnya yang saya hormati, yang saya cintai, KH.Hilmi Aminuddin sebagai ketua Majelis Syuro. Saya pertama kali mengucapkan penghargaan sedalam-dalamnya kepada Ketua Majelis Syuro yang telah mengambil keputusan yang sangat kilat dan sangat cepat merespon usulan dan permohonan pengunduran diri Presiden kita semuanya yaitu Luthfi Hasan Ishaaq. Saya juga ingin mengucapkan penghargaan yang sedalam-dalamnya kepada saudaraku, Luthfi Hasan Ishaaq. Kalau dia menonton acara ini, saya ingin mengatakan padanya, saya mencintainya. Dan seluruh pengurus, seluruh pemimpin PKS, seluruh kader PKS mencintai beliau. Kita juga percaya pada integritas beliau. Kita sepenuhnya tsiqoh. Tetapi yang dihadapi oleh PKS hari ini adalah seb...