Posts

ANDAI INI RAMADHAN TERAKHIR....

wahai dikau...renungkanlah engkau akan nasib diri wahai qalbu...sadarkah engkau akan gerak hati wahai akal...berpikirkah engkau akan apa yang bakal terjadi andai ini merupakan Ramadhan yang terakhir kali untukmu sekujur jasad yang bakal berlalu pergi tatkala usia bernoktah di penghujung kehidupan duniawi apabila tiba saat tepat seperti yang dijanjikan Ilahi kematian...adalah sesuatu yang pasti andai kau tahu ini Ramadhan terakhir tentu siangnya engkau sibuk berzikir tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu mendayu..merayu...kepada-NYA Tuhan yang satu andai kau tahu ini Ramadhan terakhir tentu sholatmu kau kerjakan di awal waktu sholat yang dikerjakan...sungguh khusyuk lagi tawadhu' tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji "innasholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin" [sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku... kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekelian alam] andai kau ...

SEJAK ITU RASUL

Ketika seribu tahun pertama Dipasang api neraka Semakin keadaannya Menjadi putih warnanya Ketika seribu tahun kedua Menyala api neraka Bertambah panas keadaannya Menjadi merah warnanya Ketika seribu tahun ketiga Berkobar api neraka Memuncak panas keadaannya Akhirnya hitam warnanya Hitam yang kelamnya bersangatan Panas yang tak terhitung bilangannya Besar tak terukur dimensinya Serta tak pernah padam-padamnya Sekiranya jahanam terbuka Seukuran lubang jarum saja Api yang bocor dari dalamnya Membakar bumi jadi bubur api Sekiranya… sekiranya lepas mata rantai Yang melilit membelenggu neraka Dan dikalungkan di gunung dunia Gunung amblas dan berlubang dunia Demikian kisah Jibril pada Rasul kita Berita demikian dahsyat mengerikannya Mereka menangis mencucurkan air mata Mereka menangis mencucurkan air mata Sejak itu tak bisa tertawa keras Rasul kita Sejak itu tak bisa terbahak-bahak Rasul kita Mengingat dahs...

Untuk Istriku....

Dari kawan yang selalu mensupportku, trima kasih atas kiriman syair indah ini.... Untuk Istri Pernikahan ataupun perkawinan, Membuka tabir rahasia, Suami yang menikahi kamu, Tidaklah semulia Muhammad, Tidaklah setaqwa Ibrahim, Pun tidak setabah Ayub, Atau pun segagah Musa, Apalagi setampan Yusuf Justeru suamimu hanyalah pria akhir zaman, Yang punya cita-cita, Membangun keturunan yang soleh ... Pernikahan ataupun Perkawinan, Mengajar kita kewajiban bersama, Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya, Suami adalah Nahkoda kapal, Kamu navigatornya, Suami bagaikan balita yang nakal, Kamu adalah penuntun kenakalannya, Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya, Seketika Suami menjadi bisa, Kamu lah penawar obatnya, Seandainya Suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya ... Pernikahan ataupun Perkawinan, Mengajarkan kita perlunya iman dan takwa, Untuk belajar meniti sabar dan redha, Karena memiliki suami yang tak segagah mana, Justeru Kamu akan tersentak dari alpa, ...

MUNGKIN SEKALI SAYA SENDIRI JUGA MALING

MUNGKIN SEKALI SAYA SENDIRI JUGA MALING by : Taufiq Ismail Kita hampir paripurna menjadi bangsa porak-poranda, terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara di dunia. Penganggur 40 juta orang, anak-anak tak bisa bersekolah 11 juta murid, pecandu narkoba 6 juta anak muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang, VCD koitus beredar 20 juta keping, kriminalitas merebat di setiap tikungan jalan dan beban hutang di bahu 1600 trilyun rupiahnya. Pergelangan tangan dan kaki Indonesia diborgol di ruang tamu Kantor Pegadaian Jagat Raya, dan di punggung kita dicap sablon besar-besar Tahanan IMF dan Penunggak Bank Dunia. Kita sudah jadi bangsa kuli dan babu, menjual tenaga dengan upah paling murah sejagat raya. Ketika TKW-TKI itu pergi lihatlah mereka bersukacita antri penuh harapan dan angan-angan di pelabuhan dan bandara, ketika pulang lihat mereka berdukacita karena majikan mungkir tidak membayar gaji, banyak yang disiksa malah diperkosa dan pada jam pertama mendarat di negeri sendiri d...

Dikeramaian

Dikeramaian yang penuh sesak ...di atas bis yang melaju dengan jejalan penumpang... Ditengah pasar ditingkahi pedagang dan pembeli yang bertransaksi... Diantara kemacetan ibukota ...disela-sela kendaraan-kendaraan yang berhenti untuk antri... Kugumamkan do'a pada Mu Illahi Robbi... Ya Robbku tolonglah aku dalam menghadapi hidupku... Ya Robbku selamatkanlah keluargaku dari siksa hidup dunia dan akhirat..dan berilah kelapangan kepada kami keluarga kecil dan mungil ini... Ya Robbku mudahkanlah rezekiku...semudah keringatku yang meluncur turun saat ini.... Ya Allah kabulkan do'a ku... Amin

menghidupkan lilin hatiku

Aku tahu saat hati ini lelah dan cahayanya pun mulai redup, dan aku pun tahu bagaimana menghidupkan cahaya ini....karena aku mengerti siapa diriku...hanya perlu banyak berdo'a dan meminta pada yang Maha Memberi...dan mencoba untuk tetap bertahan dalam jalan yang penuh onak dan duri ini....yakinlah

Adakah jaminan untuk ku

Aku sering memohon pada Allah Ta'ala untuk memudahkan akhir hidupku...dan aku pun sering memohon padaNya supaya aku dimudahkan melewati hisab di hari pembalasan, Aku tak pernah lupa berdo'a padaNya supaya aku tak mengalami siksa kubur... dan aku pun tak lupa menunaikan do'a padaNya diakhir sholatku supaya aku selamat dunia dan akhirat.... Tapi hatiku tetap tak tenang...gundahku meraja..dan aku merasa tak pernah nyaman...dengan pertanyaan-pertanyaanku terhadap takdir hidupku... Akankah Engkau Ya Allah melupakan dosa-dosaku padahal aku sering memohon ampunan pada Mu...? Akankah engkau Ya Allah bersedia memaafkan dosa-dosaku yang aku mintakan ampunan padaMu itu? Akankan Engkau Ya Allah menyelamatkan kakiku agar tak tersentuh api neraka sedikitpun...? Akankah sifat Maha PemurahMu akan menyelamatkan aku yang hina ini... Akankah aku selamat sampai disyurgaMu ya Allah... Adakah jaminan.....???? Robbi Yang Maha Pemberi...berilah aku kesyahidan.... sehingga dengan kesyahidan ku yang...

Dan Langit Pun Menangis

Setiap kali Ramadhan akan pergi, selalu saja ada rasa perih di hati, entah kenapa selalu saja begini, dari tahun ketahun dari Ramadhan ke Ramadhan..selalu saja meninggalkan perih yang amat sangat di dada.... Kekhawatiran semakin menjadi-jadi karena kita tidak tahu apa yang terjadi dimasa yang akan datang..entah kita masih menjejakkan kaki diatas bumi ini atau sudah terbujur kaku diperut bumi... Dada ini makin perih menangis karena amalan kita Ramadhan ini ternyata masih kurang untuk menebus syurga dengan segala isinya...pantaskah...? Tapi air mata telah habis karena kita memang Maha Dhoif...tak ada yang bisa kita lakukan ketika hisab itu nanti dimulai.... Hanya mengharapkan kemurahan Rabb Yang Maha Pemurah saja....hisab itu akan dimudahkan, tapi akankah itu menjadi kepastian atau hanya impian...Yaa Allah Robb ku tercinta.....kemanakah hamba meminta pertolongan..disaat wajah-wajah tertunduk malu dihadapanMu...karena tak memiliki prestasi ibadah...yang patut dibanggakan... Dan Ramad...

Sudut Kamar dengan Biru Aura, 24.33 wib

Kututup lembar hari yang baru berakhir. Rebahkan kepala dan mencoba pejamkan mata. Mengenang bergilirnya episode hidup dan kehidupan yang terus berjalan. Dinamis dan tak pernah statis. Meski ia kadang pelangi, atau guntur yang menakutkan terjadi. Parade jiwa-jiwa hari ini kusaksikan. Dan kupejamkan mata kuat-kuat, menyesali kehidupan sosok muda penuh fatamorgana, berbungkus glamour kesemuan yang memperdaya. Meraup duka dari ratusan sosok mungil yang bertebaran dijalan-jalan karena terpaksa atau bahkan dipaksa. Menganyam empati atas rasa kehilangan ceria dimasa kecil terindah yang harus tiada. Mengencangkan semangat dan membakarnya demi tegak nurani dan sepadannya perilaku dan kata. Melantangkan kebenaran dihadapan kedzoliman penguasa. Bukan menjadi sosok-sosok apatis yang sibuk berkutat didunia mininya dengan segudang buku bermilyar halaman, atau yang masih bangga dengan klasiknya semboyan, "Buku, Pesta dan Cinta". Meresap azzam dan cita para syuhada yang tak pernah rela A...

Perbatasan Gaza, 23.59 Waktu Setempat

Bayang seseorang tampak tunduk terpekur dalam keheningan malam. Mencoba mencari dan menyusun kekuatan pada sumber Yang Teramat Kuat, mencoba mengais iba pada Zat Tunggal Yang Maha Perkasa.Tersengguk disekanya tetes-tetes yang menggenang dipelupuk kedua mata. Bukan! Bukan tangis kedukaan! Tetapi keterharuan yang memuncak dalam impian akan perjumpaan dengan wajah Kekasih yang dirindukan. Pun pada wangi kesturi keni'matan jannah Sang Raja Yang Maha Menundukkan. Diucapkannya basmalah, dan ditanggalkannya berlapis-lapis riya' yang mungkin terpasung di alam bawah sadarnya. Bangkit ian bergegas menyambut seruan Tuhan, dan menggumam perlahan, "ini untuk ayah-bundaku, adik-kakakku, teman-teman seperjuanganku, untuk Al Aqsha, untuk Palestina, untuk Al Islam!". Mengeras rahangnya menahan degup dendam suci atas tercabiknya kehormatan. Berkilat mata elangnya menyiratkan tekad penuh kesungguhan dan keberanian tak kenal gentar. Mengendap. Berkelebat dibawah bayang-bayang purnam...

Hari Gini Masih Ada Orang Yang Menolak Fasilitas Negara Yang Sudah Menjadi Haknya...?

Prof Dr Hidayat Nurwahid-lah orangnya....ust yang tawadhu ini sekali lagi menorehkan sejarah dalam peta perpolitikan Indonesia, tak ada yang akan menyangka beliau dengan ringannya menolak semua fasilitas kemewahan yang memang sudah menjadi haknya sebagai Ketua MPR, setelah mengundurkan diri dengan cara yang sangat terhormat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera karena katanya sebaiknya jabatan publik tak boleh dirangkap dengan jabatan politik karena nantinya akan mengakibatkan benturan kepentingan-kepentingan dimasa yang akan datang, maka kini sekali lagi masyarakat Indonesia harus berani membuktikan bahwa masih ada pahlawan-pahlawan yang akan menorehkan jasanya pada negara ini tanpa pamrih....masih ada. Dan kini sosok-sosok itu akan lebih sering muncul kepermukaan. Seperti pendahulunya yang juga diangkat sebagai mentri, Ust Nurmahmudi juga mengundurkan diri dari jabatan politiknya untuk kemudian berkonsentrasi pada jabatan publik yang diamanahkan padanya. Sungguh sebuah komunit...

Boom Exploded at Kuningan

Kenapa sih kok gak ada tokoh yang punya ide pasang bendera setengah tiang selama seminggu penuh, ini kan tragedi nasional, kaya' amrik donk pas 11 september meledak rasa nasionalisme mereka malah booming sampai ke negara-negara lain. Kenapa presiden kita gak langsung ngadain konferensi pers dan bilang "Saudara-saudara sekalian, Indonesia kita hari ini harus berkabung lagi, karena tindakan-tindakan segelintir orang yang tidak paham akan sebuah iklim kondusif untuk bangkitnya sebuah bangsa dari keterpurukan, kita harus berkabung lagi karena kepedihan kita akan siksaan-siksaan perasaan ini...dan selayaknyalah kita bangga sebagai orang Indonesia, bahwa kita tengah didera cobaan yang tidak semua bangsa dapat menanganinya dengan arif dan bijak, saudara-saudara, mari kita sama-sama berdo'a pada Yang Maha Kuasa...semoga kita semua tabah menghadapi musibah ini...karena ini adalah musibah terhadapa bangsa kita...yang tengah mencoba bangkit bergerak menuju perubahan yang nyata......

Air mata untuk Indonesia Raya

Dipanggung tujuh belasan tak ada yang istimewa, anak-anak muda berdiri dipentas menyanyikan Indonesia Raya bersama-sama sambil meneteskan air mata mengenang kemerdekaan semu ini yang ke 59.. Tapi tari-tarian yang dipersembahakan adalah tarian modern berbau western dan band yang ditampilkan adalah hardrock dan punk...lalu kita merdeka atas apa? Apakah merdeka diatas kebudayaan yang bukan milik kita...lalu mengapa kita masih saja merasa telah menguasai Indonesia ini sepenuhnya...alamnya, hutannya, lautnya..tanahnya negerinya, ideologinya....kebijakan-kebijakannya...bukankah masih milik segelintir orang..yang punya jabatan, kekuasaan, punya monopoli, konglomerasi. Perbudakan atas buruh-buruh pabrik, dan penindasan terhadap ras dan suku tertentu...TKW-dan pekerja wanita kita yang ditelanjangi di negeri orang...jadi agenda kepemimipinan kita sampai hari ini.... Artis-artis kita yang kini tak malu lagi buka aurat didepan umum sambil melegalkan statement bahwa kumpul kebo bukan suatu yang ...

hanya waktu yang dapat menjawabnya 3

Saat dunia terasa gelap, dan keluhan menjadi raja dihati....kita tahu tak ada jalan dan jawaban atas masalah yang ada...tetapi kenapa jadi resah dan tak tahu apa yang mesti dilakukan.... Merasa tak memiliki apa-apa merasa putus asa dan tak berarti...dan diri menjadi kerdil dan tak tau diri... Lalu setiap orang yang kita pandang menjadi mulia dihadapan kita.Setiap perkataan adalah ejekan terhadap diri kita dan malu mulai menjalari hati.. Apa yang bisa kita rasakan disaat kritis seperti itu, saat semua masalah seperti mengerubungi kepala. Tak adakah seorang penolong... Bahkan teman setia pun lari dari kita... Dan aku pun mencoba melarikan diriku dalam gelap pekat malam... Lalu kujumpai cahaya bersih disana... didalam hati yang mengharu biru dalam syukur...seakan apa yang ada menjadi berharga... udara, nafasku, jantungku, hidupku dan rezekiku...anak dan istriku, dunia ku menjadi pelipur laraku..dan Tuhanku tempat ku mengadu menjadi pengobat saat hati ku penat.... Wahai sang Maha...

hanya waktu yang dapat menjawabnya 2

Langit yang dipandangi berubah menjadi jingga...petang menjelang, lalu nafas lepas kearah yang kosong. Kemana kaki melangkah...mengikuti putaran roda hari, dan lukisan yang kita amati tempo hari berubah menjadi gambaran sejati angkuhnya seorang pucundang. Wahai fir'aun abad ini menjadi tuhan seperti apa lagi hari ini, puas menginjak kaki-kaki orang-orang papa, dan tertawa mengikuti nafsu yang angkara. Dan waktu pun berlalu atas kita menjejaki otak yang diisi hayalan pemuas diri.Cita-cita yang hanya mementingkan diri, memperjuangkan isi perut sendiri,kepentingan diri sendiri, kedudukan diri sendiri, memakmurkan ego, menuhankan emosi dan perasaan, dan berikrar untuk menjadi satu-satunya agen kebenaran.  Iblis penghuni kerak neraka ajaklah aku bersamamu..........

Golput gak yah....

Banyak diantara kita jika ditanya akan memilih apa dalam pemilu 2004 nanti sebagian dari kita menjawab "Saya gak tau mungkin Saya golput aja". Atau karena begitu frustasinya kita pada partai-partai yang telah ada dan ternyata setelah kita tahu bahwa kita hanya dijadikan mangsa-mangsa politik, maka kita menjadi sangat benci jika ada yang bicara partai atau politik. Inilah kenyataan yang ada disekitar kita. Kita menjadi sangat apolitik dan berencana tidak akan ikut serta memberikan suara kita pada salah satu partai politik yang ada karena menurut kita sampai saat ini tak ada partai politik yang memenuhi janjinya setelah memenangkan pemilu. Dalam setiap pemilu kita sering menyaksikan para fungsionaris dan kader berkampanye secara gencar melakukan segala cara agar kita yang merupakan sasaran-sasaran kampanye dengan secara sukarela memberikan hak suara kita kepada mereka. Bahkan tak jarang ketika pemilu agar mereka menang mereka menjanjikan hal-hal yang muluk bahkan mustahil kep...

Menyikapi Poligami

Sebagian besar wanita takut membicarakan masalah poligami, dan hal paling menakutkan bagi mereka mungkin pembahasan tentang  poligami. Pernah suatu saat diadakan talk show di sebuah stasiun televisi yang membicarakan tentang poligami, narasumbernya antara seorang yang muslim, yang telah melakukan poligami dan yang satunya seorang muslim yang tidak setuju dengan poligami dan tentunya tidak berpoligami, dan seorang host yang non Islam. Disela-sela acara tersebut diadakan dialog interaktif antara pemirsa televisi lewat telepon dan para narasumber di studio, disela-sela obrolan juga tampak berseliweran kutipan-kutipan sms yang dikirimkan oleh pemirsa televisi berisikan pro dan kontra tentang masalah poligami. Sebagian acara diplot sedemikian rupa agar tidak bersinggungan dengan ajaran agama sehingga jika ada pembicaraan yang mengarah kepada pembahasan agama yang mendasari permasalahan poligami maka host acara langsung memotong pembicaraan kedua narasumber. Begitu juga jika ada penele...

bait untuk melangkah

Sebutir debu ridhaNya lebih baik dari seribu amalan hamba yang shaleh NamaNya adalah ruh dari semua ruh, seruanNya adalah sumber permata. Cinta Nya dalam jiwa Dia adalah harapan dan pelarian kita Ketika Aku menyebut NamaNya kebajikan menjelma SebutanNya adalah Yang Disebut tanpa kemenduan, tanpa kesangsian Lupakanlah yang tampak, masuklah kedalam yang tak tampak Disana kalian akan menemukan pebendaharaan yang tiada tara.

Rockhound and Blessing Me

Saat kalbu menggapai apa yang diinginkan Maka tak ada lagi kepuasan setelah semua ini Tak ada lagi cita-cita yang tergantung dilangit bumi Dan semua lelah telah terobati Ambisi jiwa telah menghusung semangat Dan setiap detik usaha adalah perjuangan yang tak sia-sia Semua keikhlasan menjadi pembalut rindu Onak dan duri berubah menjadi mawar segar yang indah Aku melangkah dengan ringan Diatas awan keberhasilan Melambung laksana balon kemenangan Berucap syukur tlah menghadapi cobaan besar Dan petualangan lain tlah menunggu dengan kerinduannya Berharap dijamah oleh jiwa muda yang selalu mencari bingkai kata Nisbi dan kenyataan adalah hal biasa Dan kebosanan adalah tembok yang harus diruntuhkan Tali apakah lagi yang akan mengekang kuda jiwaku Tak kan menghentikan hela pacu semangatku Datanglah kabar baik kan kusambut dengan suka citaku Bagai bidadari bermata jeli yang menunggu sang Pahlawan Syahid Setiap kelemahan adalah kekuatan yang tertahan Setiap ketak...

Untuk Guruku.....

Ya Allah Ya Tuhan kami, Hari ini kami berdiri dihadapan Mu, dengan segala kelemahan dan dosa dosa kami maka berilah ampunan kepada kami Ya Allah Yang Maha Pengampun Ya Allah Ya Tuhan kami, Mungkin hari ini adalah hari terakhir kami untuk bertemu dan bersua dengan guru-guru kami maka kami mohon kepadaMu Ya Allah agar Engkau memberikan umur panjang kepada kami dan guru-guru kami agar kami selalu dapat menjalin ikatan silaturahmi dan kasih sayang yang selalu Engkau curahkan kepada Orang-orang kesayanganMu termasuk guru-guru kami. Ya Allah Ya Tuhan kami, Limpahkanlah kepada guru-guru kami kesehatan taufik serta hidayah dan curahkanlah ampunan seluas langit dan bumi kepada mereka karena tak ada yang bisa kami berikan kepada mereka kecuali do’a-do’a kami kepada mereka karena guru-guru kami selama ini telah mengajar dan membina kami dengan susah payah sehingga kami dapat membaca dan menulis dan mengenal dunia yang indah ciptaan Mu ini kepada kami Ya Allah… Ya Allah Yang Maha Peng...